Advertising

Saturday, 25 September 2010

Re: [wanita-muslimah] Teroris mau Mendirikan negara Islam?

 

Model skenario infiltrasi demikian ini adalah model anti-guereula warfare post WW-II dari negara-negara Barat pemenang PD-II. Model ini masih terus dipergunakan secara intensif bahkan telah dikembangkan hingga ke alat kepolisian, di mana Orde Baru (~1980 ~) pernah mengirim sejumlah pegawai kepolisian dan dinas intel kepolisian didik (tidak gratis tentunya) di negara-negara anggota IGGI, dan produk yang diperoleh saat ini adalah pembasmian "terrorisme Islam" yang marak dan berkembang di Indonesia.

From: istiaji sutopo
Sent: Saturday, September 25, 2010 8:38 AM
To: WANITA MUSLIMAH
Cc: ujung blangutama
Subject: [wanita-muslimah] Teroris mau Mendirikan negara Islam?

--- On Sat, 25/9/10, wirawan_smg <wirawan.smg@gmail.com> wrote:

From: wirawan_smg <wirawan.smg@gmail.com>
Subject: Teroris mau Mendirikan negara Islam?
Date: Saturday, 25 September, 2010, 10:17 AM

Teroris Mendirikan negara Islam?

Muhasabah SI 91

Beberapa waktu lalu di Singapura Presiden SBY menyampaikan
bahwa dirinya mendapat sms yang menyebut bahwa teroris yang akhir-akhir ini
ditangkap di Pamulang, Pejaten, Solo dan sekitarnya adalah bertujuan mendirikan
negara Islam . Dan disinyalir bahwa
mereka hendak membunuh presiden pada tanggal 17 Agustus nanti.

Memang hampir tidak ada yang merespon pernyataan SBY
tersebut. Namun di lubuk hati umat
Islam, khususnya para aktivisnya,
kiranya bertanya-tanya: betulkah para teroris yang lugu-lugu itu hendak
mendirikan negara Islam? Lalu negara
Islam itu sendiri negara yang bagaimana? Konsepsi ideologinya bagaimana,
konsepsi politik ekonomi, politik pemerintahan, politik pertahanan keamanan,
dan politik luar negerinya bagaimana? Dan juga apakah konsepsi negara Islam itu
lebih menjamin kesejahteraan rakyat atau tidak dibandingkan dengan konsepsi
kenegaraan demokratis yang dijalankan secara praktis oleh presiden SBY
sekarang? Dengan system negara Islam
apakah keadilan bisa ditegakkan atau kezaliman semakin merajalela dibandingkan
system pemerintahan yang dikendalikan oleh presiden SBY sekarang? Dan dengan system negara Islam apakah korupsi
bisa diberantas tuntas atau malah lebih sempurna?

Kita masih bertanya-tanya apa maksud SBY melemparkan
pernyataan bahwa para teroris itu bertujuan menegakkan negara Islam yang tentu
dalam perspektif presiden SBY hukumnya haram dan harus diperangi para aktivis
yang memperjuangkannya.

Adalah tidak masuk akal kalau ada suatu kelompok yang ingin
mendirikan negara dengan cara menebar terror kepada warga negara yang
mayoritasnya memiliki pandangan hidup yang sama dengan kelompok yang
menggunakan metode terror itu.
Barangkali satu-satunya negara yang pernah berdiri berkat aktivitas
terror hanyalah Israel . Israel diproklamasikan oleh David
Ben Gurion tahun 1948.

Namun perjuangan bangsa Yahudi itu telah dimulai dengan aktivitas terror yang
mereka lakukan kepada kaum muslim penduduk Palestina sejak tahun 1920-an
setelah kaum Yahudi bermigrasi ke negeri tersebut dengan fasilitas yang
diberikan oleh militer Inggris yang menguasai wilayah Palestina pasca
kemenangan Inggris atas Khilafah Turki Utsmani pada perang dunia pertama pada
tahun 1917. Jadi antara peneror dengan
warga yang diteror tidak sebangsa dan seaqidah.

Oleh karean itu, tidak bisa diterima oleh akal sehat kalau
ada sekelompok muslim bersenjata bom yang terus-menerus main bom dengan tujuan
menegakkan negara Islam. Pasalnya para
pengebom itu tidak dikenal oleh masyarakat muslim. Lebih tidak masuk akal lagi ketika mantan
Kepala BIN Hendro Priyono dan mantan Komandan Densus 88 Suryadarma dan seorang
mantan petinggi JI asal Malaysia Nasir Abbas mengatakan bahwa Nurdin M Top dkk.
menebar bom dan serangan bersenjata untuk menegakkan Khilafah di Indonesia lalu akan menyerang Malaysia dan Pilipinan untuk
membentuk Khilafah yang meliputi wilayah Asia Tenggara. Sebab orang yang disebut Noordin M Top itu
sama sekali tidak dikenal oleh masyarakat muslim di Indonesia, bahkan oleh para
aktivis dari parpol Islam maupun oramas-ormas Islam. Apalagi Noordin itu warganegara Malaysia
seperti Nasir Abbas.

Jadi jelas tidak masuk akal kalau para "teroris" yang
keberadaannya di negeri ini tidak dikenal luas dan tidak mengakar di tengah-tengah
masyarakat itu bisa mendirikan negara Islam.
Jangankan mendirikan negara Islam, mengambil alih kekuasaan saja tidak
akan bisa. Logika mereka yang membuat
pernyataan teroris akan mendirikan negara Islam itu jelas tidak nyambung
(broken logic). Sadar atau tidak sadar
justru pernyataan tersebut telah menciptakan dua monster, yakni "Negara Islam"
dan "Para Teroris Yang Hendak
Mendirikannya" yang datang yang sangat berbahaya. Jadi siapa sebenarnya yang menebar terror?

Dalam pertemuan FUI membahas teroris beberapa waktu lalu,
pakar aliran sesat Amin Djamaluddin mengisahkan pengalamannya bersama para 200
aktivis GPI pada tahun 1978 ditangkap dan dipenjara. Mereka diciduk di Jakarta karena mau demo menentang kebijakan
Suharto. Ceritanya ada seorang kader
yang dibilang keturunan tokoh DI bernama Suprapto dimasukkan kedalam GPI
melalui Sekjen GPI waktu itu Zainuddin Q oleh mertuanya DM Hasan. Suprapto ini langsung aktif dalam rapat-rapat
GPI dan dialah yang menulis poster-poster provokatif terhadap pemerintahan
Soeharto. Namun malam sebelum demo
ternyata Suprapto digelandang oleh sejumlah tentara Garnisun ibukota dan
digiring ke kantor GPI dan tempat-tempat berkumpulnya para aktivis. Semua ditangkap atas petunjuknya. Belakangan diketahui bahwa Suprapto adalah
anggota militer aktif.

Apa yang terjadi di Aceh, Pamulang, Pejaten, dan Solo
baru-baru ini tidak lepas dari peranan yang dimainkan oleh seorang disertir
polisi bernama Sofyan Sauri, yang nempel kepada Ustadz AA yang dikenal sangat
digandrungi anak-anak muda karena dianggap sangat anti thaghuut dan pro
jihad. Operasi intelijen seperti itu
tentu punya motif, misalnya saja menjadi tabir asap kasus Century,
menakut-nakuti agar tidak demo tolak Obama, atau agar tidak menentang kebijakan
mencabut subsidi BBM yang mencekik rakyat!

Umat harus waspada (QS. An Nisa 71) terhadap operasi
intelijen yang akan menghancurkan umat dan mengubur cita-cita mereka. Wayamkuruuna wayamkurullah wallahu khairul
maakiriin! Wallahul musta'an…

http://www.voa-islam.com/lintasberita/suaraislam/2010/06/03/6704/teroris-mendirikan-negara-islam/

7/11/2010 10:43 PM

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
MARKETPLACE

Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.


Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.

.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment