Advertising

Sunday, 27 March 2011

Re: Bls: Bls: Bls: [wanita-muslimah] Aneh, Banyak Muslim Dukung Invasi AS ke Libya untuk Hisab Darah Umat

 

Abdul Muiz-----------------Bismilahirahmanirrahiim

Jangalah menjadi seorang yang Fanatik atau BIGOT...berbahaya
Lihatlah contoh2 klompok2 Fanatik agama,semua matanya tertutup dan akirnya masuk kedalam kehidupan yg terhina,..

Mana yang baik dan benar menurut AL Quran,kita terima dgn syukur
kalau betentangan dggn al Quran,kita tolak...Kuncinya sdr Abdul Muiz adalah ALQURAN sebagai FILTER kehidupan kita di dunia ini.

Agar kita janga mudah tertipu dgn bermacam macam muslihat syaitan,kita harus benar2 mengerti INTI SARI al quran itu.Kalau kita tdk mengerti mudah terbawa bawa oleh harus...

Coba bandingkan ulama2 yg anda sukai seperti; Abu Bakar Basyir,R.Shihab, atau klompok2 ulama2 Garis keras...

lihat karya2nya dlm masarakat......tidak lain adalah membuat umat terpecah belah dan menghakimi keyakinan orang lain.Kalau tidak mau ikut dgn mereka di zolimi dan di bunuh...

Lihat karya2 dan perjuangan HY...mengajak kedamaian,merakul semua
ulama2 Yahudi,nasrani dgn hormat dan kasih sayang...

Lihat Islam yg diperjuangkannya sesuai dgn Rasulullah saw yaitu;

----affection----compassion----love---peace....anti kekerasan dan tumpah darah...Islam yg berilmu Science..

Sampai hari ini saya belum melihat pendapat2 HY yg bertentangan dgn al quran dan sunnah Rasul...

Kalau ada mohon diberitahukan kpd saya...

Wassalam

https://docs.google.com/document/d/1feZJIlmY1amTUYMqvFt42Oby24VviM07EHQ2khqpGiw/edit?hl=en

http://twitter.com/#!/tasusayumi

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, <muizof@...> wrote:
>
> mbah dullatif sedang membuka karakter aseli, lagi cari identitas asli, sejak
> awal promosi diri sebagai pemikir progresif liberal, lha kok mau dikibuli harun
> yahya, kita tunggu sikap inkonsisten (ketidak-istiqomah-an) mbah Dul yang lain
> :) Gak usah ditunggu sie, nanti akan nongol sendiri :)
>
>
>
>
>
> ________________________________
> Dari: "aldiy@..." <aldiy@...>
> Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Terkirim: Ming, 27 Maret, 2011 07:17:17
> Judul: Re: Bls: Bls: [wanita-muslimah] Aneh, Banyak Muslim Dukung Invasi AS ke
> Libya untuk Hisab Darah Umat
>
>
> Kalo ngomong dengan Dul yg tadinya udah pas dilebih2in jadinya nggak bener.
> Aspek agama yg masuk politik adalah bukan ide totalitas agamanya sendiri,
> melainkan irisannya di aspek hablum minannas. Ada unsur power sharing di hablum
> minannas, di sini "agama" menjadi duniawi seperti yg lain2nya juga. Ya nggak
> papa juga, atau tak terhindarkan.
>
> Namun ketika totalitas agama yg berintikan keyakinan,hablum minallah, the
> sacred, mitos, "diatasnamakan" ke politik, ini yang kudu disekularkan. Bagaimana
> cara mensekulerkan itu? Ya dibahas atau disepakati satu2 seperti kebijakan
> publik lainnya, koridornya tetep di ranah yang sama koridor kebijakan publik.
>
> Makanya jamaah yg PKS masuk ke politik praktis itu oke, yg nggak mau berpolitik
> praktis itu juga ok. HTI disarankan berpolitik praktis juga, ketimbang
> menggunting di lipatan. FPI juga boleh, yang suka ngamuk2 atau makar2 ya kudu
> ditangkap.
>
> Contoh kebijakan publik yang dibahas satu2 itu, misalnya jilbab. Pake jilbab
> diwajibkan secara Perda itu melanggar UUD yang menjamin kebebasan hak setiap
> warga negara. Pelarangan keyakinan Ahmadiyah juga melanggar UUD yang menjamin
> setiap warga negara atas keyakinannya. Ini yang namanya proses sekular untuk
> hablum minnannas.
>
> Salam
> Mia
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
>
>
> -----Original Message-----
> From: Abdul Muiz <muizof@...>
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Sun, 27 Mar 2011 04:09:11
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Bls: Bls: [wanita-muslimah] Aneh, Banyak Muslim Dukung Invasi AS ke
> Libya untuk Hisab Darah Umat
>
>
> mbah Dulatif,
>
> 1) kalau agama tidak boleh masuk dalam berpolitik, maka apakah nabi muhammad,
> abubakar umar, utsma dan ali bukan seorang politisi ?
> 2) syari'ah agama tidak boleh menjadi sistem pemerintahan, maka sejarah
> kekhalifahan islam tidak akan pernah ada ??, mengapa haram ?
> 3) Ulama' -ulama' tidak boleh berpolitik, maka apakah nabi muhammad, abubakar,
> umar, utsman, ali steril dari aksi politik ? citra islam apa dirusak mereka ??
>
>
>
>
>
> ________________________________
> Dari: abdul <latifabdul777@...>
> Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Terkirim: Sab, 26 Maret, 2011 21:27:15
> Judul: Re: Bls: [wanita-muslimah] Aneh, Banyak Muslim Dukung Invasi AS ke Libya
> untuk Hisab Darah Umat
>
>
> Abdul Muiz--bismilahirahmanirrahiim
>
> Oleh karena itu agama tidak boleh masuk dalam berpolitik
> Syariat Agama tidak boleh menjadi sistem pemerintahan.haram hukumnya.
> Ulama2 tidak boleh berpolitik berbahaya kpd agama.,,akan merusak citra agama
> Islam.
>
> salam
>
> --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, <muizof@> wrote:
> >
> > Di rimba politik tidak ada kawan dan lawan yang abadi, yang abadi adalah
> > kesamaan kepentingan (interest), coba kita perhatikan :
> > 1) Ketika Uni Soviet menyerbu Afghanistan, USA bergandengan tangan dengan Al
> > Qaidah mengusir soviet dari Afghanistan.
> > 2) Ketika Menara Kembar WTC Newyork hancur diterjang pesawat, USA dengan geram
>
>
> > menuduh aksi teror tersebut didalangi Al Qaidah, meskipun tidak ada data dan
> > bukti keterlibatan Al Qaidah. USA membombardir Afghanistan dengan dalih ingin
> > membinasakan dedengkot Al Qaidah Osamah Bin Laden (dilebeli dalang terorist dan
> >
> >
> > the most wanted) yang bersembunyi di Afghanistan.
> > 3) Moammar Qadafi pemimpin Libya kurang berkenan dengan Al Qaidah (saling
> > membenci dan saling sikut) ternyata tidak otomatis USA mendukung Moammar Qadafi
> >
> >
> > justru USA dan aliansi sekutu membombardir Moammar Qadafi. Sepertinya Moammar
> > Qadafi mirip dengan nasib Saddam Husain pemimpin Irak, ketika hubungan USA
> > bermasalah dengan Iran, diam-diam USA lebih condong mensupport Iraq di bawah
> > Saddam Husain memerangi Iran yang akhir episode perang Iran vs Irak tidak jelas
> >
> >
> > siapa pemenang dan pecundangnya. Namun ketika Saddam Husain mencaplok Kuwait,
> > USA justru membombardir Irak dan Saddam terguling bahkan diseret oleh
> >pengadilan
> >
> > Irak sebagai penjahat perang.
> >
> > Kalau Saddam dibenci USA karena kontrak minyak Irak, Saddam bergandengan mesra
>
>
> > dengan Rusia dan Cina. Libya di bawah Moammar Qadafi juga dalam kontrak minyak
>
>
> > bermesraan dengan Rusia, maka pertanyaannya seberapa pentingkah faktor minyak
> > bagi USA dan aliansinya ???
> >
> > Wassalam
> > Abdul Mu'iz
> >
> >
> >
> > ----- Pesan Asli ----
> > Dari: donnie damana <donnie.damana@>
> > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Terkirim: Sab, 26 Maret, 2011 17:47:39
> > Judul: Re: [wanita-muslimah] Aneh, Banyak Muslim Dukung Invasi AS ke Libya
> >untuk
> >
> > Hisab Darah Umat
> >
> > Iya yah Bah. Kenapa banyak yang dukung invasi AS yah?
> > Lebih aneh lagi sebenernya amerika bah. Padahal si Gadafi sudah bilang kalo dia
> >
> >
> > berperang melawan Al Qaeda. Yang kata Gadafi sendiri bilang merupakan
> >organisasi
> >
> > teroris.
> > Berarti sebenarnya Libya tuh harusnya dibela Amerika yah bah?
> >
> > Jadi yang harusnya dibela Muslim itu Gadafi atau Al Qaeda yang di "perangi"
> > Gadafi yah Bah?
> >
> > :D
> >
> > On Mar 26, 2011, at 9:17 AM, H. M. Nur Abdurrahman wrote:
> >
> > > Aneh, Banyak Muslim Dukung Invasi AS ke Libya untuk Hisab Darah Umat
> > >
> > > *Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.
> >Inna
> >
> > >lillahi wa inna ilaihi raji'un. Allahumma inna nas'alukal 'afiyah fid dunya
> >wal
> >
> > >akhirah. Amin ya Rahiim.*
> > >
> > > Sangat sulit dipahami, bagaimana mungkin banyak Muslim hari ini mendukung
> > >invasi Amerika Cs ke Libya. Baik itu ulama, ustadz, pengamat, pemerhati,
> > >jurnalis, dan sebagainya. Bagaimana mungkin akal kita bisa membenarkan invasi
>
> >ke
> >
> > >Libya itu? Sesempit itukah wawasan kita? Sependek itukah nalar sejarah kita?
> > >Tidakkah kita mau belajar dari penderitaan bangsa Irak dan Afghanistan, pasca
>
>
> > >invasi Amerika Cs tahun 2003 dan 2001 lalu?
> > >
> > > Alasan yang dipakai para AGRESSOR untuk menghujani Libya dengan rudal-rudal
> > >adalah: "Demi menyelamatkan warga Benghazi yang anti Qaddafi dari serangan
> > >brutalnya yang telah menewaskan manusia sampai 6000 orang lebih." Dengan
> >alasan
> >
> > >ini lalu kita membenarkan serangan udara negara-negara syaitan seperti
> >Amerika,
> >
> > >Inggris, Perancis, Italia, Kanada, dll.
> > >
> > > *Apakah Kalian Mendukung Mereka Menghisap Darah Kaum Muslimin??? *
> > >
> > > Mula-mula harus diklarifikasi dulu, benarkah korban yang jatuh dari pihak
> > >demonstran anti Qaddafi sampai 6000 jiwa lebih? Laporan ini berdasarkan
> >pantauan
> >
> > >TV *Aljazeera*, lembaga HAM Libya, dan lembaga HAM internasional.
> > > Sedangkan, korban menurut versi Pemerintah Libya sendiri tidak pernah
> >dilihat.
> >
> > >Setidaknya, kita harus melihat laporan kalangan *Islam independen*, yang tidak
> >
> >
> > >terlibat dalam pertikaian politik di Libya. Kalau Aljazeera kan jelas-jelas
> > >sudah terlibat dalam revolusi dunia Arab saat ini, malah TV ini merupakan
> > >PROVOKATOR paling sengit.
> > >
> > > Cobalah berpikir logis. Selama terjadi bentrok di Libya, pernahkah kita
> >melihat
> >
> > >mayat-mayat bergelimpangan dalam jumlah besar? Pernahkah kita lihat ke
> > >rumah-rumah sakit, di sana ada ribuan korban jiwa? Pernahkah kita lihat ada
> > >pekuburan-pekuburan massal untuk mengubur jenazah yang ribuan orang itu?
> > >Pernahkah kita lihat ada gambar-gambar mayat bertumpuk-tumpuk di Libya saat
> >ini?
> >
> > >Kalau ada semua itu, saya yakin rakyat Libya yang semula pro Qaddafi,
> > > mereka akan berbalik menyerang Qaddafi. Sebab fitrahnya manusia, tidak suka
> > >melihat kekejaman.
> > >
> > > Bukannya kita mendukung kekejaman Qaddafi. Tidak sama sekali. Tetapi jangan
> > >sampai kita zalim dengan enuduhkan sesuatu yang memang tidak ada realitasnya.
>
>
> > >Kekejaman Qaddafi kepada demonstran ya jelas harus dihentikan. Bukan seperti
> >itu
> >
> > >cara yang seharusnya dilakukan. Baik Qaddafi maupun pasukan NATO, haram
> >berbuat
> >
> > >kezaliman.
> > >
> > > Sekarang masalahnya, bagaimana bisa kita menolak kekejaman Qaddafi, sementara
> >
> >
> > >kita membenarkan kekejaman serangan NATO terhadap target-target sasaran sipil
>
> >di
> >
> > >Libya? Apakah kalau yang menyerang itu Qaddafi, ia dilarang; tetapi kalau
> >NATO,
> >
> > >ia dibenarkan? Itukah yang namanya keadilan?
> > >
> > > Seandainya NATO benar-benar adil -sedangkan syaitan tak ada yang bersikap
> >adil-
> >
> > >seharusnya mereka segera menghajar Israel dengan serangan ribuan ton rudal.
> > >Karena kita tahu betapa kejamnya Israel saat menyerang warga Ghaza pada 2008
> > >lalu. Begitu pula betapa kejinya bangsa itu saat merampok kapal Mavi Marmara
> >dan
> >
> > >membunuhi puluhan manusia di dalamnya. Mengapa kita tidak meminta NATO
> >menghajar
> >
> > >Israel dengan segala kekejiannya itu?
> > >
> > > Apakah seorang Muslim pantas meminta orang kafir membunuhi sesama Muslim
> >(warga
> >
> > >Libya), sementara dia tidak pernah meminta orang kafir itu membalas kekejaman
>
>
> > >Yahudi Israel? *Siapapun yang merestui pembunuhan kaum Muslimin di Libya saat
>
>
> > >ini, dengan meminta bantuan tangan-tangan keji kaum kuffar, mereka bisa jatuh
>
>
> > >dalam kekufuran*. Berhati-hatilah wahai kaum Muslimin.
> > >
> > > Mungkin Anda akan membantah, "Tapi kan Qaddafi sudah kejam, sudah biadab,
> >sudah
> >
> > >membunuhi ribuan orang Muslim? Dia harus dihentikan bagaimanapun caranya,
> > >berapapun harganya?"
> > >
> > > Demi Allah, kekejaman Qaddafi -jika benar demikian adanya- tidak bisa
> > >dibenarkan dalam Syariat Islam. Dalam menyikapi pertikaian politik antar
> >sesama
> >
> > >Muslim (Pemerintah Qaddafi dan demonstran anti Qaddafi) seharusnya
> > > ditempuh jalan damai, jalan perundingan, dan kompromi. Bukan saling membunuh.
> >
> >
> > >Nabi Saw mengatakan, kalau dua orang Muslim berhadapan, keduanya sama-sama
> > >menghunus pedang, lalu salah satu darinya mati; maka keduanya
> > > masuk neraka. Yang terbunuh pun masuk neraka, sebab dia sudah ada niat
> >membunuh
> >
> > >kawannya.
> > >
> > > Cara terbaik mengatasi pertikaian antar sesama Muslim adalah JALAN DAMAI,
> >bukan
> >
> > >saling serang dan membunuh. Dan lebih keji lagi, kalau untuk urusan saling
> > >membunuh itu, kaum Muslimin meminta bantuan orang kafir -laknat Allah atas
> > >mereka-. Wong, saling serang antar Muslim saja haram, apalagi meminta bantuan
>
>
> > >kuffar untuk menyerang Ummat Islam lainnya. Ini adalah perbuatan terkutuk yang
> >
> >
> > >bisa mengeluarkan pelakunya dari Islam.
> > >
> > > Andaikan Qaddafi telah berbuat kejam dengan membunuhi ribuan Muslim. Tetap
> >saja
> >
> > >solusinya bukan dengan mendatangkan kekuatan kuffar untuk menghancurkan
> >seluruh
> >
> > >negara Libya dan rakyatnya. Jangan sampai, hanya demi mengusir tikus yang
> >masuk
> >
> > >rumah, kita menyewa meriam milik orang kuffar. Nanti, bukan hanya tikus itu
> >yang
> >
> > >terbakar, tetapi seluruh rumah akan menjadi hancur berkeping-keping.
> > >
> > > Cobalah ingat bagaimana latar-belakang perang Afghanistan dan perang Irak!
> > >Alasan perang Afghan, adalah untuk menghajar Usamah bin Ladin dan Al Qa'idah.
>
>
> > >Tetapi yang dihancurkan oleh NATO adalah seluruh negara Afghan dan
> > > rakyatnya, sementara Al Qa'idah sampai sekarang masih terus eksis. Alasan
> > >perang Irak, adalah untuk menghajar Saddam yang memiliki senjata pemusnah
> > >massal. Ternyata kemudian terbukti, alasan itu bohong belaka. Tetapi bangsa
> > > Irak sudah remuk-redam dihajar ribuan ton rudal NATO.
> > >
> > > Kalau masalah kekejaman, Qaddafi bukan satu-satunya penguasa kejam. Coba
> >hitung
> >
> > >berapa ribu manusia yang telah tewas di Afghanistan dan Irak! Sebagian
> >menyebut
> >
> > >sudah jutaan. Lalu hitung berapa korban Muslim di Palestina akibat kekejaman
> > >Israel! Lalu hitung kekejaman di Somalia, di Rwanda, di Chechnya, di Bosnia,
> > >bahkan di Ambon, Maluku, Sampit, Sambas, dan lainnya. Ada berapa ribu manusia
>
>
> > >yang "disate" di tempat-tempat itu? *Lalu apakah NATO segera bergerak cepat
> > >untuk menghancurkan pihak-pihak pembantai di tempat-tempat itu?*
> > >
> > > Kita masih ingat bagaimana kekejaman regim militer di Aljazair ketika
> >merampas
> >
> > >kemenangan FIS pada tahun 1991-1992 lalu. Ketika itu regim militer tersebut
> > >*membunuh 50.000* lebih aktivis Islam, atas dukungan negara syaitan
> > > Prancis. Apa kita lupa dengan fakta sejarah itu? Lalu di mana pembelaan NATO
>
>
> > >terhadap FIS? Padahal FIS memenangkan pemilu secara demokratis? Mengapa
> >penguasa
> >
> > >militer Aljazair tidak dihajar oleh NATO dan negara sampah seperti Amerika,
> > >Inggris, Kanada, dan sejenisnya? *Di mana pembelaan mereka terhadap nasib
> >50.000
> >
> > >aktivis Islam di Aljazair? *
> > >
> > > Dan yang paling konyol lagi, ialah alasan: "*Menciptakan demokrasi di
> >Libya*."
> >
> > >Ini adalah alasan yang paling TOLOL yang bisa dikemukakan. Demi melaksanakan
> > >demokrasi, kita menghalalkan invasi negara-negara kuffar -semoga Allah
> > > mengutuk mereka dan menghancurkan ekonomi mereka-.
> > >
> > > Bagaimana mungkin negara-negara itu ingin memaksakan demokrasi dengan bahasa
>
>
> > >"rudal dan bom"? Ini adalah KEMUNAFIKAN yang sangat telanjang. Mungkinkah bisa
> >
> >
> > >terjadi demokrasi dengan bahasa rudal? Sangat sulit dimengerti. Apakah artinya
> >
> >
> > >demokrasi jika menghalalkan agresi, invasi, dan serangan rudal-rudal? Disebut
>
>
> > >demokrasi karena disana tidak digunakan cara-cara kekerasan. Kalau memakai
> >cara
> >
> > >kekerasan, yang terjadi bukan demokrasi,
> > > tetapi *demokrasi berdarah*. Lihatlah di Afghanistan, disana Amerika berusaha
> >
> >
> > >mendemokrasikan bangsa Afghan tetapi dengan memakai rudal. Akibatnya, rakyat
> > >Afghan merespon ajakan Amerika itu dengan serangan-serangan bom manusia,
> >sampai
> >
> > >saat ini. *Demokrasi darah, ya hasilnya akan dibayar dengan darah pula*.
> > >
> > > Satu hal yang harus disadari. Andaikan nanti Qaddafi berhasil dihancurkan
> >oleh
> >
> > >pasukan NATO, lalu diganti tokoh lain yang lebih demokratis. Pertanyaannya,
> > >apakah setelah itu NATO akan pulang ke rumah masing-masing secara damai dan
> > >penuh ikhlas? Jangan bodoh kawan! Mereka sudah keluar uang banyak untuk
> > >menjatuhkan Qaddafi. Mereka pasti akan meminta BAYARAN atas uang yang sudah
> > >mereka keluarkan untuk aksi militer itu. Sebagai catatan, harga 1 unit rudal
> > >Tomahawk saja bisa mencapai Rp. 5 miliar sampai Rp. 9 miliar.
> > >
> > > Semua biaya-biaya itu pasti akan dimintakan agar diganti oleh negara Libya.
> > >Kalau bukan dibayar secara cash, bisa dikonversi dalam bentuk hutang negara.
> > >Atau dialihkan dalam bentuk penguasaan ladang-ladang minyak di Libya. Mana ada
> >
> >
> > >perang yang cuma-cuma, kawan? Jangan bodoh dan terlalu lugu. Negara-negara
> > >agressor seringkali memanfaatkan perang semacam itu untuk mendapat penghasilan
> >
> >
> > >ekonomi besar. Itulah yang disebut sebagai "*jualan
> > > amunisi berkuah darah*".
> > >
> > > Sehebat apapun konflik di tengah kaum Muslimin, solusinya bukan dengan
> >meminta
> >
> > >bantuan pasukan kuffar yang terkenal haus darah dan zhalim itu. Konflik di
> > >antara kaum Muslimin seharusnya diselesaikan dengan ISHLAH. Al
> > > Qur'an mengajarkan agar kita menempuh jalan damai ketika menyelesaikan
> >sengketa
> >
> > >suami-isteri. Bila konflik sudah serius, kita bisa mengambil,"*Hakaman min
> > >ahlihi wa hakaman min ahliha*" (seorang penengah dari pihak suami, dan
> > > penengah dari pihak isteri). Cara demikian diutamakan, karena Islam menganut
>
>
> > >prinsip, "*Was shulhu khair*" (perdamaian atau ishlah itu lebih baik).
> > >
> > > Kalau untuk konflik rumah-tangga diutamakan cara ishlah, apalagi konflik yang
> >
> >
> > >menyangkut darah, nyawa, harta, dan kehidupan kaum Muslimin dalam skala luas?
>
>
> > >Lalu dimana akal kita ketika kini menyetujui invasi Amerika Cs ke
> > > Libya? Itukah cara Islami yang diajarkan oleh Kitabullah dan As Sunnah?
> >Sangat
> >
> > >jauh, sangat jauh; seperti jauhnya langit dan bumi, serta jauhnya Barat dan
> > >Timur.
> > >
> > > *"Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali
> >dengan
> >
> > >meninggalkan orang-orang mukmin. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya
> >lepaslah
> >
> > >ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari
> >sesuatu
> >
> > >yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri
> > >(siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu)"** *(TQS Ali Imran: 28).
> > >
> > > Cukuplah ayat di atas sebagai peringatan bagi kita semua. [Abinya Syakir]
> > >
> >>http://www.voa-islam.com/news/islamic-world/2011/03/26/13939/aneh-banyak-muslim-dukung-invasi-as-ke-libya-untuk-hisab-darah-umat/
> >>
> >/
> > >/
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> > >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > =======================
> > Milis Wanita Muslimah
> > Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> > Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> > Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> > ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> > Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> > Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> > Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
> >
> > Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
> >
>
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment