mahasiswa medan juga sih pak km.
tapi anak makasar emang terkenal sih, kalo lagi konferensi atau rapat
apapun, suka bikin isu dikotomi swasta vs ptn, atau isu jawa vs non jawa,
tujuannya emang buat bikin rame rame dan keonaran. rada sarkasme sih, tapi
sering juga saya merasa capek dengan cara mahasiswa makasar mencari
perhatian. :))
salam,
Ari
2010/3/6 kmjp47@indosat.net.id <kmjp47@indosat.net.id>
>
>
> Berita tv tentang makassar selalu soal demo mahasiswa, soal perkelahian
> massal antar mahasiswa, dan sejenisnya. Komentar anak saya, kapan
> mahasiswa Makassar belajar? Komentar tetangga saya, kalau mau belajar
> berdemo dengan kekerasan, pergi ke Makassar.
> Apapun penyebabnya, penyelesaian dengan kekerasan adalah hal yang
> keliru jika dilakukan oleh kaum yang terpelajar.
> KM
>
>
> ----Original Message----
> From: mnur.abdurrahman@yahoo.co.id <mnur.abdurrahman%40yahoo.co.id>
> Date: 06/03/2010 10:38
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com <wanita-muslimah%40yahoogroups.com>>
> Subj: Re: [wanita-muslimah] Wisma HMI dan Kantor Polsek Rusak Parah
>
> ----- Original Message -----
> From: "sunny" <ambon@tele2.se <ambon%40tele2.se>>
> To: <Undisclosed-Recipient:;>
> Sent: Saturday, March 06, 2010 05:35
> Subject: [wanita-muslimah] Wisma HMI dan Kantor Polsek Rusak Parah
>
> http://www.ambonekspres.com/index.php?act=news&newsid=28740
>
> Jumat, 05 Mar 2010, | 11
>
> Kapolda : Sudah Diseting untuk Menjatuhkan Saya
> Wisma HMI dan Kantor Polsek Rusak Parah
>
> Makasar, AE.- Imbas penyerangan(*) oleh oknum anggota Densus 88
> dan pemukulan terhadap belasan pengurus HMI Cabang Makassar,
> menyebabkan aksi demonstrasi besar-besaran mahasiswa dari berbagai
> perguruan tinggi Kamis, 4 Maret. Ada dua titik demo yang berujung
> bentrok.
>
> #########################################################################################
> (*)
> Geromblan pengacau yang menyerang itu, yakni: seorang dari anggota
> Densus 88 anti terror Aipda Sutriman, dan tiga orang dari anggota
> Polwiltabes Makassar masing-masing AKP Elyasar Kiding, Aiptu Kanafi dan
> Briptu Sardi. Patut diduga itu sebuah skenario untuk membenturkan
> mahasiswa vs polisi untuk mengalihkan focus perhatian mahasiswa dan
> masyarakat dalam hal mengawal keputusan DPR yang menetapkan memilih
> opsi C ttg skandal Bank Century.
> HMNA
>
> #########################################################################################
>
>
> Dua titik bentrokan melibatkan mahasiswa dengan polisi yang
> dibantu masyarakat(**), terjadi di depan Wisma HMI Jalan Botolempangan
> dan depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Jalan Sultan Alauddin.
> Khusus di Jalan Botolempangan, aksi demonstrasi berakhir dengan
> dirusaknya Wisma Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar.
>
> ##########################################################################################
> (**)
> Ini adalah preman binaan binaan oleh perancang skenario pembenturan
> mahasiswa vs polisi di kedua titik bnetrokan tsb. Preman binaan tsb
> berasal BUKAN dari pemukim di sekitar Wisma HMI dan kampus UIN, tetapi
> dikerahkan dari tempat lain. Dalam penyerangan terhadap mahasiswa di
> depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Jalan Sultan Alauddin,
> preman binaan itu maju di depan dijadikan tameng polisi, dan ini juga
> dapat disaksikan di layar TV-One dan Metro.
> HMNA
>
> ##########################################################################################
>
> Pengrusakan dilakukan polisi berpakaian preman dibantu
> masyarakat menggunakan batu, sekira pukul 13.45 Wita. Selain merusak
> wisma berikut inventarisnya seperti komputer, 27 unit motor milik
> pengurus HMI yang terparkir di depan dan gudang wisma dirusak massa
> (***) menggunakan parang.
>
> #######################################################################################
> (***)
> Massa ini terdiri dari polisi berpakaian preman dan preman binaan
> HMNA
>
> ########################################################################################
>
> Pemicu pengrusakan Wisma HMI, dipicu oleh ulah sekira 50-an
> orang pengurus HMI Cabang Makassar merusak kantor Polsekta Ujungpandang
> yang letaknya tak jauh dari Wisma HMI. Lemparan batu mahasiswa
> menyebabkan kaca kantor polsekta pecah.
>
> Tak terima kantornya dirusak, anggota Polsekta Ujungpandang
> dibantu masyarakat sekitar lalu mengejar mahasiswa dan melemparinya
> dengan batu. Aksi saling lempar pun berlangsung sekira 15 menit.
> Bantuan personel dari Polwiltabes Makassar, membuat mahasiswa semakin
> terdesak dan memilih mundur.
>
> Serangan polisi dan masyarakat membuat mahasiswa dari berbagai
> perguruan tinggi yang tergabung di HMI Cabang Makassar langsung kocar-
> kacir. Melihat Wisma HMI kosong melompong, massa pun langsung
> melemparinya dengan batu. Tak lama berselang, sebanyak 15 pengurus HMI
> ditemukan bersembunyi di belakang wisma dan langsung didata.
>
> Setelah didata, ke-15 pengurus HMI tersebut pun langsung dibawa
> ke Polwiltabes Makassar menggunakan mobil taktis. Ke-15 mahasiswa yang
> ditahan adalah Muchtar, Jumadin, Idris, Firman, Handi, Rifaldi, Asri,
> Ramadhan, Jumriawan, Agus, Sarjan, Sumardi, Akbar, Reski, dan Tolib.
> Salah satu mahasiswa Tolib, mengalami luka di bagian bibir bawah(****).
> ######################################################################
> (****)
> Yang jadi eksekutor di Polwiltabes Makassar tsb yaitu Briptu Sardi
> salah seorang di antara gerombolan pengacau yang dikepalai oleh anggota
> Densus 88 anti terror Aipda Sutriman yang menyerang Wisma HMI.
> HMNA
> ######################################################################
>
> Sekira 30 menit setelah pengrusakan Wisma HMI Cabang Makassar,
> Koordinator Alumni HMI yang juga anggota DPRD Sulsel, Adil Patu
> langsung meninjau Wisma HMI. Adil sangat menyesalkan ulah represif
> aparat yang merusak wisma.
>
> "Polisi harus bertanggung jawab dan mengganti semua kerusakan di
> Wisma HMI. Mestinya polisi bisa menahan diri dan tidak melakukan
> pengrusakan," kecam Adil.
>
> Sesaat setelah Adil tiba di Wisma HMI, Kapolda Sulselbar
> Inspektur Jenderal Polisi Adang Rochjana dan Kapolwiltabes Makassar,
> Komisaris Besar Polisi Gatta Chairuddin, juga tiba di lokasi. Saat
> digelar negosiasi di ruangan tengah wisma, beberapa pengurus HMI
> terlihat emosi dan berorasi di bagian depan wisma sambil memukul kaca.
>
> Sementara itu kerusuhan dalam aksi demontrasi mahasiswa di depan
> Wisma HMI Jalan Botolempangan, dan depan kampus Universitas Islam
> Negeri (UIN) Jalan Sultan Alauddin, dinilai sudah sengaja disetting
> atau diatur sedemikian rupa. Tujuannya, untuk menjatuhkan Kapolda
> Sulselbar Irjen Pol Adang Rochjana dari jabatannya.(*****)
>
> ##########################################################################################
> (*****)
> Kapolda Sulselbar Irjen Pol Adang Rochjana adalah korban setting yang
> sebenarnya, yaitu skenario pembenturan mahasiswa vs polisi untuk
> mengalihkan focus perhatian mengawal keputusan DPR ttg skandal Bank
> Century.
> HMNA
> ###########################################################################################
>
>
> Pengakuan blak-blakan ini dilontarkan Kapolda Adang Rochjana,
> saat berdialog dengan mahasiswa di Wisma HMI Cabang Makassar Jalan
> Botolempangan, sore kemarin. Kapolda mengaku sangat terpukul dengan
> adanya pengrusakan Wisma HMI dan mengaku memang ada oknum tertentu yang
> ingin menjatuhkannya.
>
> "Sejak awal saya sudah menduga, kasus penyerangan Wisma HMI
> Cabang Makassar ini sudah disetting untuk menjatuhkan saya. Buktinya,
> persoalan pribadi tapi merembet ke bentrok antara HMI dan polisi,"
> beber Adang.
>
> Persoalan pribadi dimaksud menurut Adang, melibatkan salah
> seorang mahasiswa Universitas 45, Azhary Setiawan alias Kama Cappi, 35,
> dengan anggota Densus 88 Anti Teror, Aiptu Sutriman. Penyebabnya, Kama
> Cappi diduga melontarkan kata-kata kotor terhadap Sutriman saat
> mengamankan aksi demonstrasi di depan kampus Universitas 45 Jalan Urip
> Sumoharjo.
>
> Karena dikejar oleh Sutriman, Kama Cappi lalu berlari ke Wisma
> HMI. "Nah, karena mencari Kama Cappi anggota langsung masuk ke Wisma
> HMI. Dari sinilah kemudian timbul gesekan antara polisi dan mahasiswa,"
> kata Adang.
>
> Meski begitu, Kapolda berjanji menindak tegas anggotanya yang
> terbukti melakukan tindakan represif dengan sanksi berat berupa
> pemecatan. "Anggota yang terbukti menyerang Wisma HMI dan memukuli
> mahasiswa tentu akan diberi sanksi. Kalau perlu dipecat," tegas Adang.
> (ram)
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






0 comments:
Post a Comment