MAULID NABI MUHAMMAD SAW.
ISMAIL - 100302 - Assalaamu'alaikum wr. wb.
Bismillahir rahmaanir rahiim, Allahumma
shalli 'alaa Sayyidina Muhammad wa 'alaa ali sayyidina Muhammad.
BULAN RABI'UL AWWAL ADALAH BULAN YANG AGUNG
DAN BULAN KELAHIRAN NABI MUHAMMAD SAW.
Memang benar, semakin besar justru oleh
orang2 sesama Islam yang ingin menghasut agar tidak perlu
menyelenggarakan peringatan Maulid Mabi SAW.
Sebenarnya kekhilafan mereka begitu
besar, karena seperti pantun sederhana :
" BAGAIKAN SEORANG DITEPI SUNGAI,
MELIHAT ADA SEMUT DISEBERANG NAMPAK, TETAPI MELIHAT GAJAH YANG BEGITU BESAR
DIPELOPAK MATANYA TAK NAMPAK ".
Bahwa begitu indahnya dan berkahnya
sebenarnya penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Benarlah bahwa orang2 yang beriman itu
satu sama lain adalah bersaudara, sehingga ada bisikan2 musuh2 Islam yang
sengaja ditiupkan pada telinga orang2 Muslim itu sendiri, untuk memecah belah
umat Islam, melemahkan prinsip2 persaudaraan itu, berhati2lah. Terutama
hasutan2 dari Kaum Kafir Barat yang dimotori oleh Kaum Yahudi Zionis itu. Kami
tidak main2, sungguh mereka bekerja sangat halus sekali … yang akhirnya dari
mulut kemulut, dari kertas ke kertas, akhirnya sampai pada saudara2 kita yang
hatinya bisa goncang dan melemah imannya, bahkan pada saudara2 kiya yang begitu
ta'at badahnya dan orang2 yang demikian santun atau sudah menjadi tokoh
masyarakat dan / atau ulama itu.
Akhirnya kita cukup menegaskan akan Ridha
Allah SWT. yang sangat besar atas penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad saw. di
hari kelahirannya 12 Rabi'ul Awwal.
Bahkan bulan Rabi'ul awwal, bulan
kelahiran Nabi saw, sampai bulan Rabi'ul akhir, banyak lembaga Islam, Masjid,
Pesantren diluar tanggal 12 Rabi'ul awwal, yang masih menyelenggarakan
peringatan Maulid Nabi SAW. silih berganti.
Dan disetiap malam jum'at sebagaimana
banyak ulama2 tingkat tinggi melakukannya, diselenggarakan acara Maulid Nabi,
terbatas pada membacakan Sirah Nabi SAW. berbagai salawat Nabi SAW dan Tauziyah
oleh para Da'i yang diramaikan dengan marawis itu, dibanyak Masjid-Surau para
Ahlus Sunnah Wal Jama'ah diseluruh dunia, berlangsung meriah sejak 900 tahun
sudah. Kenapa baru akhir2 ini atau semenjak masa kemerdekaan Indonesia
ada beberapa golongan yang mengkafirkan penyelenggaranya ? Sungguh aneh bin
ajaib.
Nah akhirul kata, untuk mencerahkan dengan
lebih mudah, serta berfikir Islam secara sederhana, dari fakta2 penyelenggaraan
Maulid Nabi Muhammad SAW.
Maka jelas dan tegas perayaan Maulid Nabi
Muhammad SAW. telah memenuhi 5 ( lima
) hal yang diperintahkan agama, tanpa perlu panjang lebar menjelaskan dari
riwayat2 atau hadits2 yang tidak perlu diurai2kan, karena tidak pada tempatnya
lagi, yaitu :
(
1 ) Penyelenggaraan majlis dzikir – Adanya Shalat
berjama'ah sesuai saat jatuh waktu shalat fardhu, adanya pembacaan ( pengalunan
) ayat suci Al Qur'an, berdo'a bersama, bertasbih-tahmid-
bersalawat bersama.
(
2 ) Penyelenggaraan majlis ta'lim, karena adanya
tauziyah, yang berarti pengajaran2 oleh ulama pada masyarakat tentang
keagamaan, terutama sekali tentang aqidah dan amar ma'ruf nahi munkar yang
diajarkan Rasulullah SAW.
(
3 ) Penyelenggaraan ( pembacaan ) sejarah dan riwayat
Nabi Muhammad SAW, lengkap dengan ajaran2nya, nasihat2nya, warisan2nya,
wasiat2nya dan keteladanannya, untuk direnungkan kembali oleh hadirin-hadirat
dan diingatkan selalu setiap tahun sekali berulang2, dalam setiap peringatan
tahun demi tahun.
(
4 ) Penyelenggaraan majlis silaturahim secara umum
diantara umat Islam yang hadir. Karena setiap umat Islam siapapun dia, akan
diundang dengan berbagai selebaran dan maklumat oleh penyelenggara dan mereka
tidak khawatir kekurangan tempat ataupun kekurangan persediaan hidangan jamuan.
Silaturahim baik sesama ulama, sesama orang awam, saling bertemu saling ucapkan
salam, jabat tangan dan tegur sapa, dalam kesempatan berkumpul itu.
(
5 ) Penyelenggaraan jamuan makan bersama, yang lebih
berbentuk sadaqah, karena banyak para hadirin dari golongan orang2
dhuafa ( yang lemah ) menjadi arena kegembiraan sambil menghibur hati mereka
dari acara2 yang diselenggarakan yang memang selalu penuh kegembiraan.
Nah,
apalagi yang perlu disangsikan dengan penyelenggaraan Maulid Nabi SAW.?
Sama
halnya kita selenggarakan acara peringayan Isra' dan Mi'raj, acara syukuran
ulang tahun, acara syukuran keberangatan haji, acara hari ultah kemerdekaan,
acara pembukaan / peresmian tempat / gedung dll. yang biasa diisi
dengan majlis2 do'a, dzikir dan tauziyah itu bukan ? Apa bedanya ?
Sangat
disayangkan pada kaum yang mencelanya, dengan sebab terlalu jauh berfikir
soal hukum2 detail agama Islam, padahal kebaikan agama itu ada "
dikelopak mata tetapi sama sekali tidak terlihat " seperti ungkapan pantun diatas
tadi.
(
1 ) Majlis Dzikir, ( 2 ) Majlis Ta'lim, ( 3 ) Pengetahuan sejarah Nabi Muhammad
SAW., ( 4 ) Majlis silaturahim dan ( 5 ) sadaqah : kelimanya boleh dikatakan
yang wajib dijalani umat Islam, yang kebetulan dirangkum dalam suatu
acara dengan judul " Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW " –penyelenggaraan
kelima2nya dalam suatu waktu, tempat dan kesempatan yang sangat
baik itu, sudah pasti sangat dianjurkan oleh agama dan Insya Allah mendapat
ridha dan Rahmat-Nya.
Amiin
….
Demikianlah mohon
ma'af apabila ada yang khilaf, yang benar hanya Allah swt.
Wallahu a'lam bish
shawwab – Wassalaamu'alaikum wr. wb.
ISMAIL
Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!
http://mail.
[Non-text portions of this message have been removed]
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment