Advertising

Wednesday, 3 March 2010

[wanita-muslimah] Re: MT : "wanita yang merokok dan suka dugem tidak baik untuk dijadikan istri"

 

Soal jodoh ya...hmmm...Saya juga percaya jaman sekarang emang sulit, Mas WIkan. Salah satu yang menyebabkan sulit mungkin karena materialisme yg sudah jadi sahabat manusia, sehingga spiritualisme nya jadi tumpul. Tapi "perjodohan ala murobbi" bukan suatu hil yang mustahal juga sih didunia ini. Karena beragamnya tingkatan (keyakinan/keimanan) manusianya, termasuk murobbi nya...he he. Jadi kebayang film2 Ayat Ayat Cinta neh (mereka gak sekufu, tuh...yaa namanya juga pilem seh). Jadi, maksute bergantung kepada yang dijodohin dan murobbi nya juga. Kepercayaan yg dijodohin kpd murobbinya. Kalo mereka percaya, akan timbul suggesti yg akan mempengaruhi pola pikir yg dijodohin.

Adalagi kisah nyata yang memang nikah karena dijodohin ortu. Awalnya yang wanita ogah bener deh pokoknya. Namun karena ini permintaan orang tua, akhirnya dengan derai air mata wanitanya rela menikah dgn orang yg tidak dicintai and memutuskan pacarnya. Saya sendiri gak tau apa mereka happy (happy itu relatip sih ye?), tapi mereka oke oke aja sampai mempunyai 3 anak dan sekarang suaminya meninggal karena sakit.

Jodoh itu suatu yang rumit and rahasia ilahi...:-). Mo gimana caranya, monggo wae lah.

Tapi kembali ke soal sekufu, mungkin karena mereka 'untungnya' emang sekufu...yak! Laaah, gimana biar 'untung'....??? he he he istikharah istikharah biar dpt yg sekufu. Tapi, setidaknya agama telah menasehati utk cari yang sekufu. "Bagaimana yg sekufu buat saya?" yaaa itu derita elo deh...he he he...

wassalam,

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Wikan Danar Sunindyo <wikan.danar@...> wrote:
>
> ini yang menurut saya sulit dengan model "perjodohan" ala murobbi/murobbiyah
> di mana jodoh ditentukan oleh murobbi/gurunya
> sehingga definisi "sekufu" ditentukan oleh sang murobbi
> kalau murobbinya bilang, ini cocok dan sekufu maka "jadilah"
> padahal belum tentu
>
> lalu bagaimana caranya mengetahui kalau pemikirannya sekufu kalau
> tidak ada saling interaksi?
> katanya gak boleh berinteraksi ini itulah
> padahal dari interaksi ini jadi tahu bagaimana jalan pikiran
> masing-masing, tidak seperti membeli kucing dalam karung baik dari
> pihak laki-laki maupun perempuan
> interaksi di sini tidak harus diartikan pacaran lho :)
>
> salam,
> --
> wikan
>
> 2010/3/3 Lina <linadahlan@...>
> >
> >
> >
> > Iye, Pan. Sekufu kudu dalam segala hal. Yg asyik kalo pikirannya sekufu...he..he..Ntu yang extra-jos!
>

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment