Refleksi : Kalau benar Rp 1,5 juta untuk menebus ijazah maka yang membuat peraturan harus bayar ijazah pun harus dituntut di pengadilan, karena memberatkan beban hidup keluarga (masyarakat) melarat.
http://megapolitan.kompas.com/read/2010/11/27/05353594/Kegadisan.ABG.Dijual.Bibi.Rp.1.5.Juta
Kegadisan ABG Dijual Bibi Rp 1,5 Juta
Sabtu, 27 November 2010 | 05:35 WIB
SURYA.co.id/sugiharto
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Anom Wibowo (kiri), memintai keterangan pada tersangka human trafficking di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (26/11/2010). Tersangka ditangkap setelah polisi menyamar jadi pembeli.
SURABAYA, KOMPAS.com - Seorang bibi menjual kegadisan keponakannya, FI (15) yang masih duduk di bangku SMP di Surabaya seharga Rp 1,5 juta. SA (30) inisial bibi tersebut, warga Jalan Kenjeran Surabaya, berdalih butuh biaya menebus ijazah keponakannya itu yang masih tertahan di sekolah.
Karena dibujuk rayu, akhirnya FI bersedia "dijual" kepada hidung belang. Ayah FI seorang pekerja serabutan yang tak tentu penghasilannya, sedangkan ibunya menjadi TKW di luar negeri. Mereka tergolong keluarga miskin.
Semula, SA bibinya itu bertemu SAR di sebuah rumah makan cepat saji kawasan jalan raya Darmo. Kemudian terjadi kesepakatan terkait harga kegadisan FI yang selanjutnya dibawanya ke hotel menemui seorang pria.
Sudah begitu, FI yang harus melayani 3 pria hidung belang di hari pertamanya, justru uangnya dinikmati oleh SA.
Polisi yang menerima laporan masyarakat terkait adanya remaja jadi korban transaksi seksual, segera menyelidikinya. Tak berapa lama polisi berhasil menggerebek keberadaan SAR dan SA yang sedang mencari pelanggan untuk FI.
"Awalnya disepakati antara tersangka dan korban hasilnya dibagi dua. Tapi sampai tiga kali kencan, uang milik korban tak diberikan denga alasan disimpan bibinya," papar Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Wiwik Setyaningsih.
"Kami menangkap seorang wanita setelah terbukti menjual keponakannya yang masih duduk di bangku SMP" ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Anom Wibowo di Surabaya, Jumat (26/11).
Akibat perbuatan yang dilakukannya, kedua tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 2 Jo 17 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 dan/atau Pasal 88 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 506 KUHP.
TERKAIT:
a.. DS 15 Kali Perkosa Anak Sendiri
b.. Usul, Tes Keperawanan Tanpa Cek Fisik
c.. Wuih! Telepon Salah Sambung, Kegadisan Melayang
d.. Siswi SMP Obral Kegadisan
e.. Pak Lurah yang Doyan Daun Muda
[Non-text portions of this message have been removed]
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.
0 comments:
Post a Comment