Asal ente tahu,
Ahad bisa dijama'
Jama' ahad adalah ahaduuna alif-ha-dal-waw-nun,
Sedangkan wahid tidak ada jamaknya
HMNA
----- Original Message -----
From: "abdul mu'iz" <quality@posindonesia.co.id>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Saturday, January 08, 2011 11:28
Subject: Re: Bls: Re: [wanita-muslimah] TUHAN YANG BAIK HATI
> ABDUL MU'IZ : Ya, beginilah kalau mempersepsi asma'ul husna menurut
> syahwat pribadi, sehingga al ahad tidak perlu ada karena dianggap :
> 1) sinonim dengan al wahid, 2) tidak lazim menggunakan nama abdul
> ahad pada manusia.
>
> HMNA : Tidak ada masalah syahwat pribadi. Tidak ada alasan Ar-Rabb
> tidak dimasukkan, padahal ada yang kelebihan yaitu Ahad dan Wahid.
> Susunan Asmaul Husna itu saya ambil dari Handbooknya kakek saya Opu
> Tuan Imam Barat Batangmata, yang beliau dapatkan dari guru beliau di
> Makkah..Kok dibilangin guru kakek saya itu pakai syahwat pribadi.
> Coba bercermin, apakah kata-kata yang ente lontarkan itu bukankah
> pantulan dari ente punya syahwat pribadi ?!? Saya tersinggung, mulai
> sekarang saya berENTE kepada ente yang menghina guru kakek saya itu.
> Ente itu sangat tidak sopan rupanya.
>
> ABDUL MU'IZ : Sedikitpun tidak ada niat saya berlaku tidak sopan,
> mohon maaf kalau tersinggung, saya cuma jujur menilai abah HMNA apa
> adanya, ya gpp saya dipanggil ente, sebagai balasan saya panggil abah
> pakai anda.
>
> ABDUL MU'IZ : Padahal asma'ul husna 1) banyak yang sinonim, contohnya
> : Allah Maha Pengampun ada al ghaffar, al ghafuur, belum lagi nama
> lain tetapi ada kedekatan makna dengan pengampun yaitu al afw dan al
> tawwab kemudian Maha Besar ada al kabiir dan ada al mutakabbir, Maha
> Kasih Sayang ada al Rahman dan al Rahiim,
>
> HMNA : Oh, ente memang masih picik. Kalau kail panjang sejengkal,
> jangan laut hendak diduga.Rahman tidak sama dengan Rahim Allah dengan
> sifat RahmanNya itu tidak membeda-bedakan hamba sahayaNya di dunia
> ini, apakah ia Islam, atau bukan, bahkan yang ingkar kepadaNya
> sekalipun. Siapa saja yang mencari rezeki termsuk ilmu dengan
> bersungguh-sungguh, Allah akan memberikan. Allah dengan sifat
> Rahimnya hanya diberikan kepada yang bermohon kepadaNya. Orang kafir
> yang ingkar kepadaNya tidak akan mendapatkannya. Sebagai bonus
> silakan ente simak Seri 038 di bawah:ttg dua orang ilmuwan Schaever
> dan Vonnegut , agar ente bertambah ilmunya yang picik itu, yang tidak
> tahu kesopanan, asal bicara tentang syahwat pribadi.
>
> ABDUL MU'IZ : Lho bukannya yang tidak sopan itu abah Sendiri, kalau
> sombong atau bangga dengan takabur dan merasa paling alim ya silakan
> saja, saya tidak tersinggung meskipun dikatakan picik, karena
> penjelasan dan uraian Anda tidak membantah postingan saya (saya cuma
> geli saja), pakai bonus segala, artikel yang anda tulis kan bukan hal
> yang baru. Masih ingat kan, kalau Anda suka menuding orang lain
> impulsif, ternyata anda menuding cermin, makanya jangan suka memotong
> postingan saya, saya ulang postingan saya yang anda hapus "
> ..................... masih banyak lagi yang sinonim, dan yang perlu
> diketahui adalah sinonim dalam asmaul husna tidak selalu memiliki
> makna yang persis sama tetapi apabila diurai lebih lanjut akan
> dijumpai perbedaannya. Adapun 2) penafian al ahad tidak ada
> hubungannya dengan kelaziman nama manusia (abdul wahid lebih lazim
> daripada abdul ahad). Kalau pakai logika ini maka tidak ada artinya
> sifat wajib Tuhan "laysa kamitslihi" atau "mukhalafatulil hawaditsi".
>
> Nama-nama Allah yang indah terlalu luas untuk diurai dan dijelaskan
> dengan kata-kata dan teramat banyak untuk ditafsirkan, maka tidak ada
> yang aneh dengan istilah tuhan yang baik hati dari pak Sarlito
> Wirawan, begitu juga dengan opini Emha Ainun Najib yang pernah
> menyebut bahwa Allah itu Maha Lucu.
>
> Sudah saya tegaskan bahwa tidak semua yang sinonim itu memiliki makna
> yang sama persis, contohnya ya al rahman dan al rahim meskipun
> memiliki akar kata yang sama tetapi bisa berbeda dalam memaknainya.
> Begitu pula dengan al wahid dan al ahad memiliki akar kata yang sama
> tetapi bisa berbeda dalam memaknainya. Jadi karena Anda terlalu
> impulsif maka langsung mengatakan al rahim dan al rahman itu beda lha
> kalau begitu apa bedanya penjelasan anda dengan postingan saya ??
> lantas kalau al ahad dan al wahid memiliki kesamaan akar kata tetapi
> makna bisa berbeda mengapa Anda katakan berlebihan sehingga tidak perlu ??
>
> Ok deh, biar gak tambah emosi, dan diskusi ini nanti jadi tidak
> bermanfaat, maka saya closed, mohon postingan ini tidak usah Anda reply.
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment