ABDUL MU'IZ : Ya, beginilah kalau mempersepsi asma'ul husna menurut
syahwat pribadi, sehingga al ahad tidak perlu ada karena dianggap :
1) sinonim dengan al wahid, 2) tidak lazim menggunakan nama abdul
ahad pada manusia.
HMNA : Tidak ada masalah syahwat pribadi. Tidak ada alasan Ar-Rabb
tidak dimasukkan, padahal ada yang kelebihan yaitu Ahad dan Wahid.
Susunan Asmaul Husna itu saya ambil dari Handbooknya kakek saya Opu
Tuan Imam Barat Batangmata, yang beliau dapatkan dari guru beliau di
Makkah..Kok dibilangin guru kakek saya itu pakai syahwat pribadi.
Coba bercermin, apakah kata-kata yang ente lontarkan itu bukankah
pantulan dari ente punya syahwat pribadi ?!? Saya tersinggung, mulai
sekarang saya berENTE kepada ente yang menghina guru kakek saya itu.
Ente itu sangat tidak sopan rupanya.
ABDUL MU'IZ : Sedikitpun tidak ada niat saya berlaku tidak sopan,
mohon maaf kalau tersinggung, saya cuma jujur menilai abah HMNA apa
adanya, ya gpp saya dipanggil ente, sebagai balasan saya panggil abah
pakai anda.
ABDUL MU'IZ : Padahal asma'ul husna 1) banyak yang sinonim, contohnya
: Allah Maha Pengampun ada al ghaffar, al ghafuur, belum lagi nama
lain tetapi ada kedekatan makna dengan pengampun yaitu al afw dan al
tawwab kemudian Maha Besar ada al kabiir dan ada al mutakabbir, Maha
Kasih Sayang ada al Rahman dan al Rahiim,
HMNA : Oh, ente memang masih picik. Kalau kail panjang sejengkal,
jangan laut hendak diduga.Rahman tidak sama dengan Rahim Allah dengan
sifat RahmanNya itu tidak membeda-bedakan hamba sahayaNya di dunia
ini, apakah ia Islam, atau bukan, bahkan yang ingkar kepadaNya
sekalipun. Siapa saja yang mencari rezeki termsuk ilmu dengan
bersungguh-sungguh, Allah akan memberikan. Allah dengan sifat
Rahimnya hanya diberikan kepada yang bermohon kepadaNya. Orang kafir
yang ingkar kepadaNya tidak akan mendapatkannya. Sebagai bonus
silakan ente simak Seri 038 di bawah:ttg dua orang ilmuwan Schaever
dan Vonnegut , agar ente bertambah ilmunya yang picik itu, yang tidak
tahu kesopanan, asal bicara tentang syahwat pribadi.
ABDUL MU'IZ : Lho bukannya yang tidak sopan itu abah Sendiri, kalau
sombong atau bangga dengan takabur dan merasa paling alim ya silakan
saja, saya tidak tersinggung meskipun dikatakan picik, karena
penjelasan dan uraian Anda tidak membantah postingan saya (saya cuma
geli saja), pakai bonus segala, artikel yang anda tulis kan bukan hal
yang baru. Masih ingat kan, kalau Anda suka menuding orang lain
impulsif, ternyata anda menuding cermin, makanya jangan suka memotong
postingan saya, saya ulang postingan saya yang anda hapus "
..................... masih banyak lagi yang sinonim, dan yang perlu
diketahui adalah sinonim dalam asmaul husna tidak selalu memiliki
makna yang persis sama tetapi apabila diurai lebih lanjut akan
dijumpai perbedaannya. Adapun 2) penafian al ahad tidak ada
hubungannya dengan kelaziman nama manusia (abdul wahid lebih lazim
daripada abdul ahad). Kalau pakai logika ini maka tidak ada artinya
sifat wajib Tuhan "laysa kamitslihi" atau "mukhalafatulil hawaditsi".
Nama-nama Allah yang indah terlalu luas untuk diurai dan dijelaskan
dengan kata-kata dan teramat banyak untuk ditafsirkan, maka tidak ada
yang aneh dengan istilah tuhan yang baik hati dari pak Sarlito
Wirawan, begitu juga dengan opini Emha Ainun Najib yang pernah
menyebut bahwa Allah itu Maha Lucu.
Sudah saya tegaskan bahwa tidak semua yang sinonim itu memiliki makna
yang sama persis, contohnya ya al rahman dan al rahim meskipun
memiliki akar kata yang sama tetapi bisa berbeda dalam memaknainya.
Begitu pula dengan al wahid dan al ahad memiliki akar kata yang sama
tetapi bisa berbeda dalam memaknainya. Jadi karena Anda terlalu
impulsif maka langsung mengatakan al rahim dan al rahman itu beda lha
kalau begitu apa bedanya penjelasan anda dengan postingan saya ??
lantas kalau al ahad dan al wahid memiliki kesamaan akar kata tetapi
makna bisa berbeda mengapa Anda katakan berlebihan sehingga tidak perlu ??
Ok deh, biar gak tambah emosi, dan diskusi ini nanti jadi tidak
bermanfaat, maka saya closed, mohon postingan ini tidak usah Anda reply.
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment