Advertising

Saturday, 8 January 2011

[wanita-muslimah] Bahwa Allah Mempunyai Tangan

Ahlus Sunnah Beriman Bahwa Allah Mempunyai
Tangan<http://ghuroba.blogsome.com/2007/07/26/allah-mempunyai-tangan/>
*Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed*

Pengenalan kepada Allah (ma'rifatullah) merupakan prinsip aqidah yang paling
penting yang akan mempengaruhi seluruh amalan, ucapan dan perbuatan
seseorang. Oleh karena itu mengenali Allah dan sifat-sifatNya dari sumber
yang pasti yaitu Al Qur'an dan hadits yang shahih merupakan kewajiban bagi
setiap muslim.

Dalam masalah ini, manusia telah terpecah menjadi sekian aliran dan
kelompok-kelompok yang menyimpang. Diantaranya:

1. *Ahlu ta'thil* yaitu para penolak sifat Allah, seperti mu'tazilah dan
jahmiyah. Mereka menolak adanya seluruh sifat-sifat Allah dengan alasan
agar tidak sama dengan makhlukNya.
2. *Ahlu tasybih* yaitu kelompok yang berpendapat sebaliknya. Mereka
menganggap semua sifat-sifat Allah sama dengan makhluk-Nya.
3. *Ahlu ta'wil* yaitu para pentakwil sifat-sifat Allah seperti
Asy'ariyah. Mereka menyelewengkan makna dari sifat-sifat Allah tersebut
kepada makna-makna lain yang sama sekali tidak berkaitan dengan lafadnya.
4. *Ahlu tafwidh* yaitu kelompok yang tidak mau memahami dan
menterjemahkan makna kalimat-kalimat tersebut. Mereka menyatakan bahwa kita
serahkan saja maknanya kepada Allah.


Sebagai contoh ketika disebutkan dalam al-Qur'an bahwa Allah ÓÈÍÇäå æÊÚÇáì
memilikitangan dalam ayat Allah (yang artinya): *"Hai iblis, apakah yang
menghalangimu sujud kepada yang telah Kuciptakan dengan Kedua TanganKu.
Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang
yang (lebih) tinggi?"*. (Shad: 75)

Sebagian kelompok mengira bahwa menetapkan adanya tangan bagi Allah
merupakan penyerupaan Allah dengan makhlukNya, maka merekapun menolak adanya
tangan pada ayat ini. Sebagian ada yang menolak dengan terang-terangan, ada
pula yang menyatakan bahwa maknanya tidak diketahui. Dan sebagian lagi
dengan menyelewengkan artinya dengan mengatakan bahwa yang dimaksud dalam
ayat di atas bukan tangan tetapi "kekuatan (kekuasaan -red)" atau
"kenikmatan". Adapun golongan yang lain, mereka menetapkan sifat tangan ini,
namun dengan menyamakan dengan tangan makhluk-Nya.

Mereka yang menolak bahwa Allah mempunyai Tangan, berarti ia menentang
Al-Qur'an dan as-Sunnah yang shahihah yang telah dengan tegas menetapkan
sifatTangan bagi Allah.

Mereka yang menyamakan Tangan Allah dengan tangan makhluk-Nya, berarti
menentang ayat (yang artinya): *Tidak ada yang serupa dengan-Nya, dan Ia
Maha Mendengar lagi Maha Melihat.* (asy-Syura: 11)

Dan mereka yang tidak mau memahami makna lafadh *"Yad"* dari ayat tersebut
berarti ia adalah orang yang mengajak kepada kebodohan, sehingga Ibnu
Taimiyah menggelari ahlu tafwidh dengan ahlu tajhil (golongan yang mengajak
kepada kebodohan). Karena Allah menurunkan al-Qur'an dengan bahasa arab
untuk dipahami maknanya.

*"Sesungguhnya Kami menjadikan Al-Quran dalam bahasa Arab supaya kalian
memahaminya." *(az-Zukhruf: 3)

Adapun mereka yang menyatakan penolakan tersebut dengan ta'wil tidak
memiliki dalil dan bukti-bukti yang jelas. Siapa yang menerangkan kepada
mereka bahwa yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah "kekuatan" atau
"kenikmatan". Padahal tidak ada satu ulama pun menyatakan demikian sejak
zaman shahabat, tabi'in, dan pengikut mereka dari ulama Ahlus Sunnah wal
jama'ah sampai hari ini. Ucapan seperti itu bermula dari kaum mu'tazilah,
kemudian diikuti oleh Asy'ariyah.

*Adapun Ahlus Sunnah, sejak zaman para Shahabat, Tabi'in, Atbau't Tabi'in
dan diikuti oleh para ulama ahlul hadits sampai hari ini, mereka mengimani
dan meyakini adanya nama-nama Allah dan sifat-sifat Allah, dengan menerima
makna lafadz secara dhahirnya, tanpa tahrif (penyimpangan maknanya), tanpa
ta'thil (penolakan terhadap sebagian maupun keseluruhannya), tanpa tafwidh
(tidak mau menerjemahkannya secara dhahir dengan alasan menyerahkannya
kepada Allah), tanpa tasybih atau tamtsil, yaitu tidak menyerupakan
Allah dengan
makhluk-Nya dan tanpa Takyif, yaitu tidak menanyakan seperti apa dan
bagaimananya.
*
Berkata Imam Abu Utsman ash-Shabuni: "Para ulama ashhabul hadits
mempersaksikan dan meyakini bahwa Allah menciptakan Adam dengan KeduaTangan-Nya
sebagaimana disebutkan dalam ucapan-Nya (yang artinya):*"Hai iblis, apakah
yang menghalangimu sujud kepada yang telah Kuciptakan dengan KeduaTangan-Ku.
Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang
yang (lebih) tinggi?"*. (Shad: 75)

Mereka tidak menyelewengkan makna ayat ini kepada makna-makna lain. Tidak
menarik maknanya kepada makna "dua kenikmatan", atau "dua kekuatan" seperti
penyelewengan yang dilakukan mu'tazilah dan jahmiyyah –semoga Allah
membinasakan keduanya-. Ashhabul hadits tidak mempertanyakan seperti apa
bentuk tangan Allah. Tidak pula menyerupakan dua tangan Allah dengan
tangan makhluk-makhluk-Nya,
seperti penyerupaan yang dilakukan oleh golongan musyabihah –semoga
Allah menghinakan
mereka-. (Aqidatus Salaf AshHabul Hadits, hal. 161).

Dengan demikian Ahlus Sunnah wal jama'ah seluruhnya mengimani dan meyakini
bahwa Allah memiliki tangan dan menciptakan Adam dengan kedua tangan-Nya.
Mereka tidak menolak sifat tersebut, tidak menolak berita tersebut, tidak
menyelewengkan maknanya kepada makna yang lain dan tidak pula mempertanyakan
seperti apa bentuk tangan Allah? Yang pasti, mereka meyakini bahwa tangan
Allahtidak sama dengan tangan makhluk-Nya berdasarkan firman Allah (yang
artinya):*"Tidak ada yang serupa dengan-Nya, dan Ia Maha Mendengar lagi maha
Melihat*". (asy-Syura: 11)

*DALIL-DALIL TENTANG PENETAPAN ADANYA TANGAN BAGI ALLAH
*
Allah ÓÈÍÇäå æÊÚÇáì berfirman dalam ayatnya (yang artinya): *"Orang-orang
Yahudi berkata: "Tangan Allah terbelenggu", sebenarnya tangan merekalah yang
dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka
katakan itu. (Tidak demikian), bahkan Kedua Tangan Allah terbuka; Dia
menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki…." *(al-Maidah: 64)

Dalam riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah ÑÖí Çááå Úäå tentang
hadits syafaat, Rasulullah Õáì Çááå Úáíå æÓáã bersabda:*" … Mereka menemui
Adam dan berkata: "Wahai Adam engkau adalah Bapaknya manusia, Allah telah
menciptakan engkau denganTangan-Nya, meniupkan ruh dalam dirimu, dan
Allah telah
memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadamu, mintakanlah syafaat
untuk kami kepada Rabbmu…*" (HR. Bukhari Muslim)

Dari Abu Hurairah ÑÖí Çááå Úäå berkata, Aku pernah mendengar Rasulullah Õáì
Çááå Úáíå æÓáã bersabda (yang artinya): "*Allah* ÓÈÍÇäå æÊÚÇáì *berfirman:
"Anak Adam selalu mencaci-maki masa, padahal Akulah masa. Siang dan malam
berada di Tangan-Ku"*. (HR. Bukhari Muslim)

Dari Musa al-'Asyari ÑÖí Çááå Úäå, berkata Rasulullah Õáì Çááå Úáíå æÓáã
(yang artinya),*"Sesungguhnya Allah ta'ala membentangkan Tangannya pada
malam hari untuk menerima taubat sampai siang harinya, dan dari siang hari
sampai malam harinya hingga matahari terbit dari arah tenggelamnya".* (HR.
Muslim)

Disebutkan pula dalam riwayat do'a istiftah, di antaranya beliau Õáì Çááå
Úáíå æÓáã mengucapkan (yang artinya):*"Aku penuhi panggilan-Mu dengan
kerelaan. Dan kebaikan seluruhnya di Tangan-Mu…" *(HR. Muslim)

Juga amat sering kita mendengar Rasulullah Õáì Çááå Úáíå æÓáã bersumpah
dengan mengatakan (yang artinya): *"Demi Allah yang jiwaku ada di Tangan
-Nya".*
*
*Bahkan lebih tegas lagi disebutkan bahwa Tangan Allah keduanya adalah
Kanan, yang berarti tidak mungkin dapat dita'wilkan pada "kekuatan" atau
"kenikmatan", karena keduanya tidak bisa disebut dengan "kanan". (Baca: Sifat
Kedua Tangan Allah
Ta'ala<http://ghuroba.blogsome.com/2007/09/03/sifat-kedua-tangan-allah-taala/>
-red)

Diriwayatkan pula dari Abdullah bin Amr ÑÖí Çááå Úäå Rasulullah Õáì Çááå
Úáíå æÓáã bersabda (yang artinya): *"Sesungguhnya orang-orang yang berbuat
adil di sisi Allah (mereka berada) di atas mimbar dari cahaya dari sisi
kanan Allah azza wa jalla. Dan keduatangan Allah adalah kanan …*" (HR.
Muslim)

*Demikianlah sikap ahlul sunnah dalam mengimani, meyakini dan menetapkan
bahwa Allah mempunyai tangan dengan tetap meyakini bahwa tangan Allah tidak
sama dengan tangan mahluk-Nya. Hal ini pulalah yang semestinya harus menjadi
keimanan bagi setiap muslim, agar menjadi benar pula aqidah mereka. *Wallahu
a'lam.

*Sumber: www.salafy.or.id*
*Judul asli: "Mengimani bahwa Allah Memiliki Tangan"*


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

0 comments:

Post a Comment