Advertising

Tuesday, 22 February 2011

Bls: [Muhammadiyah-Indonesia] Re: [wanita-muslimah] Pria dengan 39 isteri, 94 anak, 33 cucu hidup damai dalam satu

 

Kalau saya melihat kebenaran itu tidak diukur oleh kuantitas, bukan diukur oleh
jumlah mayoritas dan minoritas si pengusung kebenaran. Begitu juga dengan
kedamaian dalam sebuah pernikahan bukanlah diukur pernikahan berapa istri atau
berapa suami baik model poligami, monogami bahkan polyandri, pernikahan apapun
model dan praktek yang dipilih punya peluang yang sama untuk meraih kedamaian.
begitu pulah ketidakdamaian alias percekcokan atau konflik bisa dihasilkan oleh
pernikahan model poligami, monogami dan polyandri. Islam secara tegas
membolehkan monogami dan polygami tetapi mengharamkan polyandri, apa ada yang
protes, monggo didiskusikan.

Wassalam
Abdul Mu'iz

________________________________
Dari: Karaeng Galesong <karaeng.galesong75@gmail.com>
Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com; "HASMIPUSAT@yahoogroups.com"
<HASMIPUSAT@yahoogroups.com>; mnur.abdurrahman@yahoo.co.id;
"kmnu2000@yahoogroups.com" <kmnu2000@yahoogroups.com>;
"Muhammadiyah-Indonesia@yahoogroups.com"
<Muhammadiyah-Indonesia@yahoogroups.com>; Jamaah-Islamiyah@yahoogroups.com;
"parapemikir@yahoogroups.com" <parapemikir@yahoogroups.com>; Adi Handoko
<adi.handoko99@yahoo.com>; Akmal Burhanuddin <akmal_burhanuddin@yahoo.com>;
salma.arif@rocketmail.com; cokropranoto99@hotmail.com; buas22@yahoo.com;
bjrpatroman@naiklah.biz; bajigur_profile@yahoo.co.id; bcomemine@hotmail.com;
cute_cute028@yahoo.co.id; djatikita@yahoo.com; denis_rukmindar@yahoo.com;
diahsinar@yahoo.co.id; digi_islam@yahoo.com; daeng_makasar@yahoo.co.id;
fahmi_yusuf2000@yahoo.com; ferrywongg@yahoo.com; gubes02@yahoo.com;
haris@aisgozan.com; "istiqlal@yahoogroups.com" <istiqlal@yahoogroups.com>;
irwankertawijaya@yahoo.com; inoen8@yahoo.com; irawanthamrin@gmail.com;
jefri_photography@yahoo.com; jamrodin@apsara.co.id; "jonder78@gmail.com"
<jonder78@gmail.com>; marwanbatubara@yahoo.co.id; satrioarismunandar@yahoo.com;
menti sari <castle_ms@yahoo.com>; wijaya_y79@yahoo.co.id; yudi@geoindo.com
Terkirim: Rab, 23 Februari, 2011 07:04:11
Judul: [Muhammadiyah-Indonesia] Re: [wanita-muslimah] Pria dengan 39 isteri, 94
anak, 33 cucu hidup damai dalam satu

 
DASAR HMNA....BANDOT TUA TIDAK TAHU DIRI....!!!

PANTASLAH OTAKNYA MEMALUKAN !!! DASAR CABUL !!!

COCOKNYA KAWIN SAMA KAMBING SI HMNA BANDOT TUA....!!!

MANA ADA PEREMPUAN MAU SAMA BANDOT BAU HMNA....!!!

On 2/23/11, H. M. Nur Abdurahman <mnur.abdurrahman@yahoo.co.id> wrote:
> Pria dengan 39 isteri, 94 anak, 33 cucu hidup damai dalam satu atap
>
> Seluruh Keluarga Damai Tinggal Satu Atap
>
> `Bagaimana rasanya hidup satu rumah dengan 39 istri, 94 anak,dan 33 cucu?
> Repot? Penuh konflik? Ternyata tidak buat Ziona Chana.Pria India ini mengaku
> bahagia dengan keluarga besarnya.
>
> BANGUNAN berlantai 4 dengan 100 kamar di Desa Baktwang,Mizoram, India, itu
> sepertinya lebih tepat disebut asrama daripada rumah tempat tinggal.Betapa
> tidak? Setiap lantai ibarat kamar tidur karena dijejali puluhan ranjang.
>
> Begitu berdesakannya sehingga antara ranjang yang satu dengan yang lain
> tanpa sekat. Inilah tempat tidur bagi istri-istri Chana dan anak-anak,serta
> cucu-cucunya. Chana membangun rumah yang disebut Chhuanthar Run atau rumah
> dari generasi baru untuk keluarga besarnya. "Saya beruntung karena bisa
> menjadi suami dari 39 perempuan sekaligus menjadi kepala rumah tangga
> keluarga besar ini,"ujar Chana. Bukan tanpa alasan bila pria 67 tahun ini
> memutuskan menikahi begitu banyak perempuan. Dia adalah pemimpin sekte Chana
> yang mempercayai suatu hari mereka akan memimpin dunia. Dikembangkan
> Challian Chana yang juga kakek Ziona Chana, sekte ini memungkinkan
> penganutnya dapat mengambil istri sebanyak yang mereka inginkan.
>
> Boleh percaya boleh tidak, Chana awalnya yakin tidak akan menikah. "Ayahku
> memiliki tujuh istri. Melihat dia merawat banyak wanita sepertinya hal itu
> cukup sulit sehingga aku tidak berniat demikian," ungkpa Chana."Namun
> keinginanku bukan keinginan Tuhan," sambung dia. Pada umur 17 tahun dia
> menikah untuk kali pertama. Begitu seterusnya hingga dia pernah menikahi 10
> perempuan dalam satu tahun. Tidakkah sangat sulit menghidupi anggota
> keluarga yang demikian banyak? Chana agaknya sudah mempersiapkan segalanya.
> Dia memiliki sekolah untuk anakanak dan cucunya,taman bermain, lokakarya
> pertukangan, peternakan babi dan unggas,sawah,serta kebun sayur luas yang
> cukup untuk menghasilkan makanan bagi seluruh anggota keluarga. Asal
> diketahui, dengan anggota keluarga mencapai 181 orang, butuh makanan ekstra
> bagi keluarga besar Chana.
>
> Untuk sekali makan, mereka memotong sedikitnya 30 ayam, merebus 59 kg
> kentang, serta menanak 99 kg beras. Menariknya, makan bersama diterapkan
> disiplin layaknya tentara. Bila makan ada cara tersendiri, begitu pula
> mengenai "urusan ranjang". Chana mempunyai aturan tersendiri untuk mengatur
> waktu bersama istri-istrinya. Pria berkulit putih ini memiliki kamar dengan
> ranjang besar yang ditempatinya sendiri. Sementara ranjang-ranjang istrinya
> berada di sekitarnya. Paling dekat dengan kamarnya adalah istri-istri
> termuda, sedangkan istri-istri tua makin jauh.
>
> Istri-istri muda berada di lantai atas atau sama dengan lantai tempat Chana
> tinggal dan istri tertua di lantai dasar. Pada siang hari,Chana bisanya
> memanggil 7-8 istri untuk menemaninya, memijit tangan atau kaki hingga
> meminyaki rambut. Tidakkah hal itu menimbulkan cemburu bagi istri-istri
> lain? Huntharn-ghaki, salah satu istri menegaskan, semua istri Chana akur.
> "Jika sistem keluarga diletakkan pada fondasi rasa tulus saling mencintai
> dan menghormati, sistem ini dijamin sukses,"tuturnya. Rinkimi yang menikah
> dengan Chana selama 11 tahun mengatakan, suaminya merupakan orang paling
> penting dalam rumah."Melayani dia seperti melayani Tuhan.
>
> Dia orang yang paling tampan di desa ini dan saya merasa beruntung
> memilikinya,"sebut perempuan 35 tahun ini. Ngaihzuali,37,menambahkan, "Dia
> sering memanggil saya untuk meminyaki rambutnya. Pekerjaan tersebut membuat
> saya merasa istimewa." Ngaihzuli menikah dengan Chana 18 tahun lalu. Dia
> mengklaim sebagai istri favorit dalam keluarga besar itu. Zathiangi, istri
> tertua Chana menjelaskan, sebagai istri tertua dalam keluarga, dia memiliki
> kewajiban menjaga manajemen rumah tangga."Saya menikah paling lama dengan
> Chana dan semua orang dalam keluarga ini respek padaku.Saya bangga menjaga
> suami dan keluarga,"tuturnya. Dalam tugas-tugas harian, Zathiangi yang
> mengomando.
>
> Perempuan 69 tahun ini mendelegasikan tugas untuk istri-istri yang lain dan
> anakanaknya. Parliana,50,putra tertua Chana menjelaskan, sebagian besar
> perempuan yang dinikahi ayahnya merupakan wanita miskin dan yatim piatu dari
> Desa Baktwang. "Dia tidak hanya kepala rumah ini, tetapi juga pemimpin dari
> sekitar 4.000 orang dari sekte Chana," ungkapnya. Parliana mengaku jumlah
> orang yang begitu banyak terkadang menimbulkan kesulitan tersendiri, tapi
> semuanya merasa senang dan mengalami kehidupan yang aman. "Dengan mendukung
> dia dalam pekerjaannya, saya merasa dekat dengan Tuhan," sebutnya. Parliana
> sendiri mengikuti jejak ayahnya meskipun sulit bagi dia untuk memecahkan
> rekor Chana.
>
> Parliana "baru"memiliki 2 istri dan 13 anak. Chana sendiri mengaku
> kehidupannya saat ini belum yang terakhir. "Untuk memperluas sekte, saya
> bahkan bersedia pergi bahkan ke Amerika Serikat untuk menikah," tandas dia.
> (Daily Mail/The Sun/ anastasia ika)

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment