Masalahnya orang autistik berat kan tidak mempunyai kecerdasan emosional dan sosial yang normal mas.. meskipun secara intelejensia mungkin sangat brilian
apakah masih wajib menjalankan iman dan amal saleh?
:D
On Feb 24, 2011, at 3:50 PM, Abdul Muiz wrote:
> Kalau idiot, imbecil dan moron kan sering disebut abnormal karena di bawah garis
> normal, nah kalau autis menurut hemat saya ya abnormal juga karena di atas garis
> normal, tetapi tidak bisa dikategorikan sepadan dengan idiot karena
> kecerdasannya kan malah di atas rata-rata. Jadi ya tidak masalah apabila
> menerima iman dan beramal shaleh.
>
> Wassalam
> Abdul Mu'iz
>
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: donnie damana <donnie.damana@gmail.com>
> Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Terkirim: Kam, 24 Februari, 2011 21:45:41
> Judul: Re: Bls: Bls: Bls: [wanita-muslimah] Imam Homo: 'Homoseksualitas Bukan
> Dosa'
>
> Kalo anak autis masuk kedalam kategori mana mas Mu'iz?
>
> On Feb 24, 2011, at 3:40 PM, Abdul Muiz wrote:
>
> > Mbak Mei,
> >
> > Ayat tersebut ada kelanjutannya, "kemudian Kami kembalikan dia ke dalam bentuk
>
> > yang seburuk-buruknya, kecuali orang yang beriman dan beramal shaleh, maka bagi
> >
> > mereka ada pahala yang tiada putus-putusnya" (QS 95:5-6).
> >
> > Nah yang jadi perbincangan saya dengan pak Chodjim adalah, bahwa yang terlahir
>
> > intelegensinya idiot, imbecil dan moron tidak memiliki kesempatan untuk beriman
> >
> > dan beramal shaleh, karena faith (iman) dan good work (amal shaleh) hanya bisa
>
> > diterima oleh orang aqil baligh, sementara anak yang terlahir idion, imbecil
> >dan
> >
> > moron meskipun sampai dewasa dia tidak akan berkesempatan untuk beriman maupun
>
> > beramal shaleh, karena aqil balighnya tidak pernah mengalami kemajuan.
> >
> > Memang pada akhir ayat di QS at tiin tsb disebutkan, "maka apa yang membuat
> >kamu
> >
> > mendustakan pembalasan setelah itu (adanya keterangan), bukankah Allah itu Maha
> >
> > Menghakimin dan Maha Adil ?".
> >
> > Berbeda dengan mereka yang cuma cacat fisik, tetapi mental maupun
> >intelegensinya
> >
> > masih sehat, maka dia masih sanggup menerima iman dan beramal shaleh, kelemahan
> >
> > fisik masih bisa diatasi dengan mengaktifkan kelebihan yang lain.
> >
> > Wassalam
> > Abdul Mu'iz
> >
> > ________________________________
> > Dari: L.Meilany <wpamungk@centrin.net.id>
> > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Terkirim: Kam, 24 Februari, 2011 20:41:39
> > Judul: Re: Bls: Bls: [wanita-muslimah] Imam Homo: 'Homoseksualitas Bukan Dosa'
> >
> > Nimbrung Pak Muiz:
> > Bagaimana dengan ayat yg menyatakan bahwa Allah menciptakan manusia dengan
> > sempurna
> > dan dalam sebaik-baik bentuk?
> > Artinya kan orang yg terlahir punya kekurangan [ cacat mental, cacat tubuh]
> > adalah 'kesalahan' si ibu yg mengandung.
> > Kesalahan lingkungan.
> > Yg saya tahu bahwa selama masa kehamilan itulah calon bayi di bentuk. Selain
> > campur tangan Allah tapi juga gimana si ibunya.
> >
> > Fakta jelas, bahwa bayi, anak2 yg cacat adalah faktor dari ibunya ketika
> hamil.
> > Yg banyak pantanglah, yg kurang asupan makanan yg benerlah.
> > Makanya anak2 cacat keliatannya lebih banyak dari kalangan orang2 miskin atau
> >yg
> >
> > nggak peduli sama kesehatan waktu hamil.
> >
> > Kalo gila /skizofren, homo mungkin dari pola asuh, trauma, lingkungan?
> > Makanya kan kalo menikah musti tahu riwayat penyakit masing2 pasangan yg
> > kemungkinannya bisa menurun.
> > Dimaping gitu nenek moyangnya pernah punya masalah psikis, kesehatan/kejadian
> > apa.
> > Jadi nantinya siap2 apa perlu punya anak atau tidak. Kalo tetep mau punya anak
>
> > dengan segala risiko [ misal nenek moyangnya ada yg sarap]
> >
> > upayakan nanti si anak terus dalam kondisi yg terhindar dari pencetus gila,
> > misalnya
> > Daripada bikin anak tapi belakangannya si anak menderita. Jadi beban
> masyarakat
> >
> > Karena kalo jadi gila, homo itu selalu ketahuannya sudah dewasa. Jadi selama
> > dalam masa asuh itu pinter2lah si ortunya.
> >
> > Kan kalo gak bisa ngurus anak itu dosa.
> > Silaken saja dilanjut oleh para ahlinya :-)
> >
> > Salam,
> > l.meilany
> > ----- Original Message -----
> > From: Abdul Muiz
> > To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Sent: Thursday, February 24, 2011 5:15 AM
> > Subject: Bls: Bls: Bls: [wanita-muslimah] Imam Homo: 'Homoseksualitas Bukan
> > Dosa'
> >
> > Thanks Pak Chodjim,
> >
> > tidak salah memang mengasihani anak terlahir idiot sehingga menjadi beban orang
> >
> > lain seumur-umur, namun jangan lupa firman Allah, "ma khalaqta hadza bathila" =
> >
> > tidak ada yang Engkau ciptakan ini sia-sia.
> >
> > Kadang ketika kita mudah mengasihani anak yang terlahir cacat (sekali lagi saya
> >
> > menilai, saya tidak menyalahkan sikap mengasihani tsb), namun lupa pada sisi
> > yang lain. Sebagai komparasi saya ingin menyampaikan bahwa betapa kasihan nasib
> >
> > kambing, rusa, sapi atau binatang lain di hutan seumur-umur dijadikan mangsa
> > melulu oleh sang raja hutan harimau atau singa. Apakah kita akan mengatakan
> > Allah maha kejam ya ?:) apa kawaban dari fenomena ini ? bisa beragam jawaban
> > yang akan diberikan. Begitu juga dengan fenomena dissable anak yang terlahir
> > cacat, misalnya akan memberikan inspirasi bagi orang lain untuk riset dan
> > pengembangan pengetahuan, memikirkan lembaga pendidikan yang cocok seperti SDLB
> >
> > (SD Luar Biasa), sang guru juga terinspirasi untuk mengupdate metode belajar,
> > dsb. Salah satu efek fenomena anak idiot atau dissable kan membuka lapangan
> > kerja di sektor pendidikan ?.
> >
> > Dan jangan salah, manusia-manusia yang ditaqdirkan terlahir cacat bawaan
> > (dissable) ternyata mampu berbuat "sesuatu" yang di luar perhitungan manusia,
> > seperti yang tunanetra memiliki kepekaan mendengar yang luar biasa, sehingga
> >dia
> >
> >
> > mampu menutupi kekurangan pandangan mata tergantikan oleh kepekaan pendengaran,
> >
> > mampu dengan tepat menebak siapa yang datang hanya lewat deteksi langkah kaki
> > bahkan bau keringat dsb dsb.
> >
> > Saya sekarang punya pimpinan yang salah satu anak kandungnya yang cacat telah
> > memberikan inspirasi bagi dirinya untuk tabah dan terenyuh ketika sang anak
> >yang
> >
> >
> > cacat suatu ketika dapat meresponse dengan baik suatu problem yang semula
> > bingung apa solusinya. Saya juga dulu punya tetangga yang cacat bawaan lahir
> > sejak bayi, tidak punya kaki, orang tuanya amat bersedih dan pesimis bagaimana
>
> > memprediksi masa depan sang anak, namun saat remaja dia belajar otodidak ilmu
> > elektronika, dia sering mengamati pamannya yang berprofesi service radio, dan
> > diam-diam dia belajar sendiri, dan sering mencoba mengotak-atik radio rusak
> > hingga baik, akhirnya dia menjadi mahir dan mampu melakukan reparasi radio
> > sebagaimana yang dilakukan orang normal, lama-lama dia punya pelanggan sendiri
>
> > dan mampu hidup mandiri bahkan dia sanggup berderma pada orang lain yang dia
> > anggap lebih miskin dari dirinya. Mungkin saya tidak begitu banyak referensi
> > untuk menjelaskan fenomena ini. Silakan teman-teman memberikan komentar.
> >
> > Allah berfiman, "fa man ya'mal mitsqala dzaaratin syarron yarah, wa man ya'mal
>
> > mitsqala dzaaratin khayron yara". Allah tidak pernah menyia-nyiakan amal
> > hamba-Nya meskipun seberat atom.
> >
> > Wassalam
> > Abdul Mu'iz
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






0 comments:
Post a Comment