Advertising

Tuesday, 22 February 2011

Re: [wanita-muslimah] Pria dengan 39 isteri, 94 anak, 33 cucu hidup damai dalam satu

Pernah punya isteri satu orang saja, sekarang sudah tidak punya lagi

Wassalam
HMNA

----- Original Message -----
From: <fwiwaha@yahoo.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Wednesday, February 23, 2011 07:03
Subject: Re: [wanita-muslimah] Pria dengan 39 isteri, 94 anak, 33 cucu hidup
damai dalam satu

Abah sdh brp skrg istrinya? Menurut sy kok lebih cocok disebut penangkaran
drpd asrama :) latar belakang pendidikan istri2nya sayangnya tdk disebutkan
:)

Selamat pagi yg cerah Abah dan rekan2 WM.. Salamun alaykum wr.wb.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "H. M. Nur Abdurahman" <mnur.abdurrahman@yahoo.co.id>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Wed, 23 Feb 2011 06:15:31
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: [wanita-muslimah] Pria dengan 39 isteri, 94 anak, 33 cucu hidup
damai dalam satu

Pria dengan 39 isteri, 94 anak, 33 cucu hidup damai dalam satu atap

Seluruh Keluarga Damai Tinggal Satu Atap

`Bagaimana rasanya hidup satu rumah dengan 39 istri, 94 anak,dan 33 cucu?
Repot? Penuh konflik? Ternyata tidak buat Ziona Chana.Pria India ini mengaku
bahagia dengan keluarga besarnya.

BANGUNAN berlantai 4 dengan 100 kamar di Desa Baktwang,Mizoram, India, itu
sepertinya lebih tepat disebut asrama daripada rumah tempat tinggal.Betapa
tidak? Setiap lantai ibarat kamar tidur karena dijejali puluhan ranjang.

Begitu berdesakannya sehingga antara ranjang yang satu dengan yang lain
tanpa sekat. Inilah tempat tidur bagi istri-istri Chana dan anak-anak,serta
cucu-cucunya. Chana membangun rumah yang disebut Chhuanthar Run atau rumah
dari generasi baru untuk keluarga besarnya. "Saya beruntung karena bisa
menjadi suami dari 39 perempuan sekaligus menjadi kepala rumah tangga
keluarga besar ini,"ujar Chana. Bukan tanpa alasan bila pria 67 tahun ini
memutuskan menikahi begitu banyak perempuan. Dia adalah pemimpin sekte Chana
yang mempercayai suatu hari mereka akan memimpin dunia. Dikembangkan
Challian Chana yang juga kakek Ziona Chana, sekte ini memungkinkan
penganutnya dapat mengambil istri sebanyak yang mereka inginkan.

Boleh percaya boleh tidak, Chana awalnya yakin tidak akan menikah. "Ayahku
memiliki tujuh istri. Melihat dia merawat banyak wanita sepertinya hal itu
cukup sulit sehingga aku tidak berniat demikian," ungkpa Chana."Namun
keinginanku bukan keinginan Tuhan," sambung dia. Pada umur 17 tahun dia
menikah untuk kali pertama. Begitu seterusnya hingga dia pernah menikahi 10
perempuan dalam satu tahun. Tidakkah sangat sulit menghidupi anggota
keluarga yang demikian banyak? Chana agaknya sudah mempersiapkan segalanya.
Dia memiliki sekolah untuk anakanak dan cucunya,taman bermain, lokakarya
pertukangan, peternakan babi dan unggas,sawah,serta kebun sayur luas yang
cukup untuk menghasilkan makanan bagi seluruh anggota keluarga. Asal
diketahui, dengan anggota keluarga mencapai 181 orang, butuh makanan ekstra
bagi keluarga besar Chana.

Untuk sekali makan, mereka memotong sedikitnya 30 ayam, merebus 59 kg
kentang, serta menanak 99 kg beras. Menariknya, makan bersama diterapkan
disiplin layaknya tentara. Bila makan ada cara tersendiri, begitu pula
mengenai "urusan ranjang". Chana mempunyai aturan tersendiri untuk mengatur
waktu bersama istri-istrinya. Pria berkulit putih ini memiliki kamar dengan
ranjang besar yang ditempatinya sendiri. Sementara ranjang-ranjang istrinya
berada di sekitarnya. Paling dekat dengan kamarnya adalah istri-istri
termuda, sedangkan istri-istri tua makin jauh.

Istri-istri muda berada di lantai atas atau sama dengan lantai tempat Chana
tinggal dan istri tertua di lantai dasar. Pada siang hari,Chana bisanya
memanggil 7-8 istri untuk menemaninya, memijit tangan atau kaki hingga
meminyaki rambut. Tidakkah hal itu menimbulkan cemburu bagi istri-istri
lain? Huntharn-ghaki, salah satu istri menegaskan, semua istri Chana akur.
"Jika sistem keluarga diletakkan pada fondasi rasa tulus saling mencintai
dan menghormati, sistem ini dijamin sukses,"tuturnya. Rinkimi yang menikah
dengan Chana selama 11 tahun mengatakan, suaminya merupakan orang paling
penting dalam rumah."Melayani dia seperti melayani Tuhan.

Dia orang yang paling tampan di desa ini dan saya merasa beruntung
memilikinya,"sebut perempuan 35 tahun ini. Ngaihzuali,37,menambahkan, "Dia
sering memanggil saya untuk meminyaki rambutnya. Pekerjaan tersebut membuat
saya merasa istimewa." Ngaihzuli menikah dengan Chana 18 tahun lalu. Dia
mengklaim sebagai istri favorit dalam keluarga besar itu. Zathiangi, istri
tertua Chana menjelaskan, sebagai istri tertua dalam keluarga, dia memiliki
kewajiban menjaga manajemen rumah tangga."Saya menikah paling lama dengan
Chana dan semua orang dalam keluarga ini respek padaku.Saya bangga menjaga
suami dan keluarga,"tuturnya. Dalam tugas-tugas harian, Zathiangi yang
mengomando.

Perempuan 69 tahun ini mendelegasikan tugas untuk istri-istri yang lain dan
anakanaknya. Parliana,50,putra tertua Chana menjelaskan, sebagian besar
perempuan yang dinikahi ayahnya merupakan wanita miskin dan yatim piatu dari
Desa Baktwang. "Dia tidak hanya kepala rumah ini, tetapi juga pemimpin dari
sekitar 4.000 orang dari sekte Chana," ungkapnya. Parliana mengaku jumlah
orang yang begitu banyak terkadang menimbulkan kesulitan tersendiri, tapi
semuanya merasa senang dan mengalami kehidupan yang aman. "Dengan mendukung
dia dalam pekerjaannya, saya merasa dekat dengan Tuhan," sebutnya. Parliana
sendiri mengikuti jejak ayahnya meskipun sulit bagi dia untuk memecahkan
rekor Chana.

Parliana "baru"memiliki 2 istri dan 13 anak. Chana sendiri mengaku
kehidupannya saat ini belum yang terakhir. "Untuk memperluas sekte, saya
bahkan bersedia pergi bahkan ke Amerika Serikat untuk menikah," tandas dia.
(Daily Mail/The Sun/ anastasia ika)

------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

0 comments:

Post a Comment