Advertising

Tuesday, 24 May 2011

Re: [wanita-muslimah] Penjajah Nato kena batunya

 

Sudah dijawab kotek !
Wassalam
HMNA

----- Original Message -----
From: <aldiy@yahoo.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Tuesday, May 24, 2011 11:45 AM
Subject: Re: [wanita-muslimah] Penjajah Nato kena batunya

Hehe, pertanyaan arcon nggak dijawab, dasar ulama preman yg pinter berkelit,
bukan pintar berargumen..
Salam
Mia
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "H. M. Nur Abdurrahman" <mnur.abdurrahman@yahoo.co.id>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Tue, 24 May 2011 11:37:05
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: [wanita-muslimah] Penjajah Nato kena batunya

Kalau Thaliban beraksi untuk kemerdekaan, diributkan
Kalau NATO melaksanakan resolusi DK PBB dalam perang kolonial modern untuk
merampok minyak, kok tidak diributkan.

Wassalam
HMNA

----- Original Message -----
From: "Ari" <masarcon@gmail.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Tuesday, May 24, 2011 11:14 AM
Subject: Re: [wanita-muslimah] Penjajah Nato kena batunya

btw, tetep.

jadi abah dan wawan setuju dan mendukung seratus persen suapya rumah sakit,
dokter, tenaga medis dibumi hanguskan, terutama kalau itu dari pihak "sana"
?

meskipun itu berlawanan dengan ajaran nabi ?

anda inkarus sunnah yah ?

salam,
Ari

<http://papabonbon.wordpress.com>

2011/5/24 Ari <masarcon@gmail.com>

> yg ngebom libya bukannya perancis ya ?
>
>
> salam,
> Ari
>
> <http://papabonbon.wordpress.com>
>
>
> 2011/5/24 H. M. Nur Abdurrahman <mnur.abdurrahman@yahoo.co.id>
>
>
>>
>> Konvensi Jenewa??? Itu semua teori dalam perang kolonial modern
>> Prakteknya?
>>
>> http://arrahmah.com/read/2011/03/21/11465-as-dan-sekutunya-ancam-akan-terus-membom-libya-selama-diperlukan1.html
>> Rudal dan bom menghancurkan rumah sakit Bir al-Usta Milad, di pinggiran
>> Tripoli dalam rangka perang kolonial modern untuk merampok emas hitam
>> alias
>> minyak .
>> Silakan baca terus di bawah
>>
>> Wassalam
>> HMNA
>>
>> AS dan sekutunya ancam akan terus membom Libya selama "diperlukan"
>> Hanin Mazaya
>> Senin, 21 Maret 2011 05:44:41
>>
>> TRIPOLI (Arrahmah.com) - Menurut laporan yang dikeluarkan AP dari Libya,
>> selama serangan tengah malam pada 19 Maret lalu oleh pesawat NATO-AS
>> terhadap sasaran sipil, mengikuti resolusi DK PBB, 48 orang telah tewas
>> dan
>> 150 lainnya mengalami luka, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak dan
>> perempuan. Jumlah korban tewas terus meningkat karena banyak jenazah yang
>> tertimbun dalam puing-puing bangunan yang hancur.
>> Serangan rudal dan bom menghancurkan sasaran sipil, khususnya rumah sakit
>> Bir al-Usta Milad, di pinggiran Tripoli. Obama tidak berkomentar mengenai
>> pembantaian tersebut sejauh ini.
>>
>> Pada Minggu (20/3/2011) pagi, pesawat AS dan sekutunya kembali
>> membombardiri infrastruktur sipil di Tripoli, menciptakan bencana
>> kemanusiaan di Libya. Jumlah pasti korban tewas dalam serangan ini belum
>> diungkapkan. Terdapat laporna bahwa AS membom sekolah dan rumah sakit.
>>
>> Kantor berita Libya melaporkan mengenai serangan terhadap sipil di
>> berbagai kota besar termasuk Tripoli, Benghazi dan Zuwarah dan fasilitas
>> penyimpanan di Misurata, mengakibatkan kebakaran besar di sana.
>>
>> Pesawat baru dari Kanada, Denmark, dan Spanyol tiba di pangkalan udara
>> Mediterania untuk mengambil bagian dalam serangan di Libya..

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment