beritanya taliban membunuh 51 dokter. dan dengan bangga abah
menyebarluaskannya kemana mana. seharusnya abah menghujat hal itu karena
tidak sunnah rosul.
bahkan termasuk kejahatan perang.
gak sekalian pamer kebanggaan kalau mufti palestina bersekutu dengan hitler,
bah ?
salam,
Ari
<http://papabonbon.wordpress.com>
2011/5/25 H. M. Nur Abdurrahman <mnur.abdurrahman@yahoo.co.id>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "donnie damana" <donnie.damana@gmail.com>
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Sent: Tuesday, May 24, 2011 8:55 PM
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Penjajah Nato kena batunya
>
> Mana yang bilang mereka tidaks edang bertugas di rumah sakit?
>
> Yang ada hanya inforamsi tentang ini:
> Kedua Mujahid yang melaksanakan operasi, syahid (Insha Allah). Sebelum
> meledakkan diri, mereka sempat terlibat baku tembak selama satu jam di
> dalam
> pangkalan militer dan rumah sakit militer, laporan menambahkan.
>
> |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
> HMNA:
> Saya tidak ada urusan dengan berita tsb. Dari mana berita itu sumbernya?
> Yang saya beritakan dengan subject: Penjajah Nato kena batunya seperti
> berrikut:
>
> Sebanyak 51 dokter militer, petinggi NATO dan tentara boneka Afghan tewas.
>
> |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
>
> Termasuk rumah sakit didalamnya yang diserang.
>
> Memang aneh.. sudah jadi konvensi perang yang beradab. (yang justru
> diajarkan oleh Nabi sendir), malah direndahkan oleh pengikutnya.. :(
>
> :D
> On May 24, 2011, at 2:25 PM, H. M. Nur Abdurrahman wrote:
>
> > Kenapa mesti usil ngeributkeun dokter, paramedis dan rumah sakit yang
> > dibunuhi.
> > Baca beritanya baik-baik:
> > Sebanyak 51 dokter militer, petinggi NATO dan tentara boneka Afghan
> tewas.
> > Semua yang tewas itu tidak sedang bertugas di rumah sakit. Tetapi karena
> > yang tewas itu hasil kerja Thaliban, ya ditanggapi secara emosional dan
> > dikembangkan ke para medis dan rumah sakit segala. Bagimana kalau itu
> > konvoi
> > militer penjajah NATO ?!?
> >
> > Wassalam
> > HMNA
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: "Ari" <masarcon@gmail.com>
> > To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> > Sent: Tuesday, May 24, 2011 11:40 AM
> > Subject: Re: [wanita-muslimah] Penjajah Nato kena batunya
> >
> > kita meributkan dokter, paramedis dan rumah sakit yang dibunuhi itu lho.
> >
> > salam,
> > Ari
> >
> > <http://papabonbon.wordpress.com>
> >
> > 2011/5/24 H. M. Nur Abdurrahman <mnur.abdurrahman@yahoo.co.id>
> >
> > >
> > >
> > > Kalau Thaliban beraksi untuk kemerdekaan, diributkan
> > > Kalau NATO melaksanakan resolusi DK PBB dalam perang kolonial modern
> > > untuk
> > > merampok minyak, kok tidak diributkan.
> > >
> > > Wassalam
> > > HMNA
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






0 comments:
Post a Comment