Advertising

Monday, 8 August 2011

Re: [wanita-muslimah] Re: Seri 986 Mempermasalahkan Hadits tentang Khilafah

Makanya, itu mimpi total, tapi bukan maksutku ngimpiin Pak Total lho. Hanya ngimpi. Sedemikian rupa, sehingga mba Lina pun nggak percaya ini HMNA yg nulis, mba Mei nggak percaya HMNA bicara khalifah - jangan2 yg namanya HMNA emang nggak exist sesuai mimpinya...
Salam
Mia
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "total" <total_sacrifice@yahoo.com>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Tue, 09 Aug 2011 01:23:21
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: [wanita-muslimah] Re: Seri 986 Mempermasalahkan Hadits tentang Khilafah

Seharusnya pake logika aja. Menyelenggarakan pemerintahan yg bersih, berwibawa, adil, dan makmur untuk tingkat Kabupaten aja susahnya minta ampun. Ini malahan mau bikin Khilafah yg kekuasaannya mendunia... opo tumon rek!

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "H. M. Nur Abdurrahman" <mnur.abdurrahman@...> wrote:
>
> Janji saya kepada Mia sudah terpenuhi
>
> BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
>
> WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
> [Kolom Tetap Harian Fajar]
>
> 986 Mempermasalahkan Hadits tentang Khilafah
>
> Ditimba dari
> http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/message/113174
>
> Prof Nadirsyah Hosen(#): Khilafah Islam, FIKTIF!
>
> Para pejuang berdirinya khilafah percaya bahwa Nabi telah menjanjikan akan datangnya kembali khilafah di akhir jaman nanti. Ini dalil pegangan mereka:
> "Adalah masa Kenabian itu ada di tengah tengah kamu sekalian, adanya atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Ia menghendaki untuk mengangkatnya. Kemudian adalah masa Khilafah yang menempuh jejak kenabian (Khilafah 'ala minhajin nubuwwah), adanya atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya (menghentikannya) apabila Ia menghendaki untuk mengangkatnya. Kemudian adalah masa Kerajaan yang menggigit (Mulkan 'Adldlon), adanya atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya apabila Ia menghendaki untuk mengangkatnya. Kemudian adalah masa Kerajaan yang menyombong (Mulkan Jabariyah), adanya atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya, apabila Ia menghendaki untuk mengangkatnya. Kemudian adalah masa Khilafah yang menempuh jejak Kenabian (Khilafah 'ala minhajin nubuwwah). Kemudian beliau (Nabi) diam." (Musnad Ahmad:IV/273) .
>
> Ada baiknya kita bahas saja Hadis di atas.
> Salah satu rawi Hadis di atas bernama Habib bin Salim. Menurut Imam Bukhari, "fihi nazhar". Inilah sebabnya imam Bukhari tidak pernah menerima hadis yang diriwayatkan oleh Habib bin Salim tsb. Di samping itu, dari 9 kitab utama
> (kutubut tis'ah) hanya Musnad Ahmad yang meriwayatkan hadis tsb. Sehingga "kelemahan" sanad hadis tsb tidak bisa ditolong. Rupanya Habib bin salim itu memang cukup "bermasalah". Dia membaca hadis tsb di depan khalifah 'umar bin abdul aziz utk menjustifikasi bhw kekhilafahan 'umar bin abdul azis merupakan khilafah 'ala minhajin nubuwwah. Saya menduga kuat bhw Habib mencari muka di depan khalifah. Jadi nuansa politik hadis ini sangat kuat. Kalau khilafah 'ala minhajin nubuwwah periode yg kedua baru muncul di akhir jaman maka Umar bin Abdul Azis termasuk golongan para raja yang ngawur.
> -----------
> (#)
> Prof. Dr. Nadirsyah Hosen adalah putra ahli fiqh Indonesia almarhum Prof. Ibrahim Hosen. Penulis adalah pengajar di Fakultas Hukum, Universitas Wollongong (NSW, Australia)
>
> ***
>
> Gayung bersambut:
>
> 1. Nadirsyah Hosen tidak menulis yang ini: Hudzaifah berkata: "Saya hafal khuthbah Nabi saw. Nabi saw bersabda: dst." Artinya Hadits itu marfu', sanadnya sampai kepada Rasulullah SAW.
>
> 2. Nadirsyah Hosen menyatakan Habib bin Salim bermasalah karena mencari muka di depan khalifah tanpa berlandaskan referens, melainkan berlandaskan kata-kata: RUPANYA, dan DUGAAN KUAT.
>
> 3. Padahal yang sebenarnya, Habib bin Salim tidaklah membaca hadis tsb di depan khalifah, melainkan hanya menulis surat, di mana dalam surat itu beliau menulis; "Aku menulis hadits ini dan aku berharap khalifah 'Umar bin 'Abdul 'Aziz menjadi seperti para khalifah 'ala minhajin nubuwwah setelah kekuasaan kerajaan pemerintahan diktator". Beliau tidaklah mencari muka, karena beliau tidaklah menyatakan pemerintahan Umar bin Abdul Aziz termasuk sebagai khilafah 'ala minhajin nubuwwah, perhatikan ungkapan beliau: "Aku berharap".
>
> 4. Memang tak dapat disangkal bahwa pemerintahan Umar bin Abdul Azis itu baik dan adil, na


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

0 comments:

Post a Comment