Sunny mengutip:
Peramal juga beroperasi melalui Qareen tersebut. Qareen adalah jin pendamping yang ditugaskan untuk setiap manusia.
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
HMNA:
Jin Qarin dapat pula dibaca dalam Seri 793 di bawah:
***************************************
BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
793. Past Life Regression vs Jin Qarin
Melalui jalur pribadi (Japri) saya menerima e-mail, yang saya ringkaskan seperti berkut:
Ustadz, saya telah membaca tulisan Ustadz Seri 792 tentang An-Na'im dalam salah satu milis. Namun dari teman saya, saya mendapatkan yang lebih hebat dari sosialisasi An-Na'im, yaitu Metode Hypnotic Past Life Regression, yang secara resmi dipergunakan dengan luas untuk penelitian reinkarnasi. Pada tanggal 31 Maret - 1 April 2007, diselenggarakan seminar/training spiritualisme tentang Past Life Regression di hotel Darmawangsa, Kemang Jakarta, Selatan, yang pesertanya seorang Hindu, seorang Buddhis, beberapa orang Kristian dan selebihnya Islam; dari pendidikan dan profesi para peserta, ada Prof Pertanian IPB, psikiater, dokter umum, dokter gigi (tiga orang), arsitek, psikolog, konsultan hukum, konsultan manajemen, dan pengusaha. Jumlah peserta hanya sekitar 40 orang, karena biayanya cukup mahal. Seorang asisten muda yang beragama Islam, pembantu penatar Dr Richard yang tidak beragama, sambil membuat gerakan setengah lingkaran dengan tangan kanan, memutari tangan kiri dari bawah ke atas, menjawab: "Saya mencari spritualitas. Saya tidak ingin membenturkan ini dengan agama saya." Seorang dokter umum peserta seminar itu meyakinkan dirinya tidak membentur dengan berasumsi: "Dalam Al Quran juga ada ayat yang menyebut soal reinkarnasi."
Demikianlah Ustadz keterangan yang saya peroleh dari teman saya itu. Saya minta pencerahan, utamanya apakah benar ada itu reinkarnasi ?
***
Saya layani dahulu itu dokter umum. Itu banyak saya temukan dari orang-orang yang berupaya menegakkan benang basah, dengan mengemukakan ayat (2:28). Ini sudah dibahas dalam Seri 649, yaitu ayat (2:28) tidak bisa dijadikan referns untuk faham reinkarnasi. Ayat (2:28) menjelaskan pengembaraan ruh manusia: "dari alam arwah, ke alam rahim, ke alam dunia, ke alam barzakh, berakhir di alam akhirat."
Yang berminat, silakan visit link => http://waii-hmna.blogspot.com/2004/10/649-tidak-ada-faham-reinkarnasi-dalam.html.
***
Firman Allah:
-- ALDzY KhLQ FSWY S. ALA'ALY, 87:2). dibaca:
-- alladzi- khalaqa fasawa-, artinya:
-- Yaitu Yang mencipta dan menyempurnakan.
Allah mencipta Adam dan Hawa langsung secara revolusi menjadi sempurna yang terdiri dari tataran jasmani, nafsani (diri, psi) dan ruhani. Adapun penciptaan keturunan pasangan suami isteri ini, ialah melalui proses evolusi di dalam alam rahim untuk menjadi sempurna.
-- KhLQ MN MAa DAFQ . YKhRJ MN BYN ALShLB WALTRAaB (S. ALThARQ, 86:6-7), dibaca:
-- khuliqa min ma-in da-fiqin . yakhruju mim bainish shulbi wattaraaib, artinya:
-- (Manusia) diciptakan dari air yang dipancarkan . Keluar antara shulb dan taraib (86:6,7).
Antara shulb dengan taraib dalam konteks tubuh manusia ialah daerah sexual. Shulb dari akar kata yang dibentuk oleh Shad-Lam-Mim, artinya sesuatu yang keras. Taraib akarnya dari Ta-Ra-Ba sesatu yang lembut. Sperma laki-laki dipancarkan dari zakar yang keras karena ereksi dan ovum perempuan keluar dari indung telur yang lembut.
-- ANA KhLQNA ALANSN MN NTHFt AMSyAJIN (S. ALANSN, 76:2), dibaca:
-- inna- khalaqnal insa-na min nuthfatin amsa-jin, artinya:
-- Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari nuthfah yang bercampur (76:2).
Jadi Al-Quran tidak bicara ttg sperma saja tetapi campuran nuthfah laki-laki (sperma) dengan nuthfah perempuan (ovum). Penyatuan sperma dan ovum dalam ilmu kecambah disebut zygote, menurut Dr Moore seorang embriolog (the mixture of the sperm and the ovum).
Tentang proses tahapan evolusi di dalam rahim:
-- TsM KhLQNA ALNThFT 'ALQt FKhLQNA AL'ALQt MDhGht FKhLQNA ALMDhGhTt 'AZhAMA FKSWNA AL'AZhAM LhMA TsM ANSyAaNH KhLQA AKhR FTBARK ALLH AhSN ALKhALQYN (S. ALMWaMNWN, 23:14), dibaca:
-- tsumma khalaqnan nuthfata 'alaqatan fakhalaqnal 'alaqata mudhghatan fakhalqnal mudhghata 'izha-man fakasawnal 'izha-ma lahman tsumma ansya'na-hu khalqan a-khara fataba-rakaLla-hu ahsanul kha-liqi-n (s. almu'minu-n), artinya:
-- Kemudian nuthfah itu Kami jadikan 'alaqah, lalu 'alaqah itu Kami jadikan mudhghah, lalu mudhghah itu Kami jadikan 'izham, maka Kami bungkus 'izham itu dengan lahm, kemudian Kami kembangkan menjadi makhluq lain. Maka Berkat Allah sebaik-baik menciptakan (23:14).
Menurut embriologi di atas 42 hari terbentuklah mekanisme perlengkapan pendengaran, penglihatan, kulit, otot-otot dan tulang-tulang, bentuknyapun menjadi sempurna, Yaitu seperti Hadits yang dirawikan oleh Muslim, yang artinya: Setelah 42 malam berlalu, maka Allah mengutus malaikat untuk menyempurnakan bentuk janin itu, memberikan pendengaran, penglihatan, kulit, otot-otot dan tulang-tulang, menghembuskan ruh ke dalamnya. Itulah tahapan sempurna, yaitu tahapan khalqun akhar (makhluq yang lain), yang sudah terdiri atas tataran jasmani, nafsani dan ruhani.
***
Begitu bayi lahir ke dunia, keluar dari alam rahim, Allah menetapkan makhluk pendamping pada bayi itu, yaitu yang disebut dengan jin qarin(*).
-- Dari Abdullah Bin Mas'ud mengatakan bahwa : Rasulullah saw bersabda; "Tidak ada seorangpun diantara kalian yang tidak ditunjuk untuknya Jin pendamping (Qarin)". Para sahabat bertanya; "Termasuk anda ya Rasulullah ?, "Ya" jawab Nabi, Hanya saja aku mendapat pertolongan Allah, sehingga Jin pendampingku masuk Islam, dan dia tidak pernah mengajakku kecuali yang baik-baik" (HR Muslim).
Jin pendamping itu bisa baik bisa jahat, bisa polos(**). Pengaruh manusia terhadap jin qarin, lebih besar ketimbang sebaliknya. Jin qarin yang baik mencintai orang yang didampinginya, misalnya antara lain membantu untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah. Ketika anda lupa shalat dia membantu mengingatkan dan membangunkan anda.
Pada Hari Pengadilan (yawm al-Diyn) jin qarin itu melempar tanggung-jawab kejahatan kepada orang yang didampinginya:
-- QAL QRYNH RBNA MA AThGhYTH WLKN KAN FY DhLL B'AYD (S. Q, 50:27), dibaca:
-- qaala qariinuhuu rabbanaa maa athghaituhuu walaakin kaana fii dhalaalim ba'iidin, artinya:
-- Berkata yang menyertainya (qariinuhuu, jin qariin): "Ya Tuhan Kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh".
Apabila seseorang meninggal dunia, maka jin qarin itu ditugaskan berpindah kepada seorang bayi yang baru dilahirkan. Umur rata-rata Jin qarin itu panjang, yaitu mencapai ribuan tahun. Ulah jin qarin inilah yang menceritakan masa lalu waktu ia mendampingi manusia yang telah meninggal itu, biasanya berupa mimpi kepada orang yang baru didampinginya, sehingga bagi orang yang baru didampingi itu merasa seakan-akan itu adalah pengalaman kehidupan sebelumnya dari orang yang baru yang didampingi jin qarin itu. Itulah pula yang diceritakan orang itu tatkala ia dihipnotis, maka yang menjawab itu adalah jin qarin, karena orang yang dihipnotis itu tidak menyadari dirinya lagi. Jadi spiritualisme dalam konteks Hypnotic Past Life Regression, sesungguhnya bukan spiritualisme melainkan hanya sekadar "wawancara" dengan jin qarin. "Wawancara" atau "Metode Hypnotic Past Life Regression" itu sama sekali tidak akan berhasil mengorek apa-apa dari jin qarin yang baik, kecuali mengenai pengalaman masa lalu yang tidak bersifat rahasia dari orang yang sementara didampinginya itu saja.
Alhasil, tidak ada itu reinkarnasi, atau past life, karena sesungguhnya yang berpindah-pindah itu bukanlah ruh orang yang telah mati, sebab setelah ruh itu berpisah dari jasad langung pindah ke alam barzakh, melainkan yang berpindah-pindah itu dari orang mati ke bayi yang baru lahir, ialah jin qarin itu. WaLlahu a'lamu bisshawab.
*** Makassar, 26 Agustus 2007
[H.Muh.Nur Abdurrahman]
http://waii-hmna.blogspot.com/2007/08/793-past-life-regression-vs-jin-qarin.html
------------------------------------
(*)
Jin akar katanya dibentuk oleh huruf-huruf jim, nun, nun [J-N-N], mempunyai pengertian terlindung, terhalang, terisolasi dan terasing. [J-N-N] menurunkan kata-kata: Jinn adalah makhluk yang tidak kelihatan, terlindung dari pandangan mata manusia, dan dapat pula berarti suku terasing. Jannah, taman, adalah tempat yang terlindung dari matahari oleh bayangan pohon, mujannah, perisai, penghalang dari tebasan musuh, janin, bayi yang masih terlindung dalam rahim ibu, majnun, orang gila, orang yang pikirannya kabur seakan-akan terhalang oleh kabut, tidak dapat membedakan antara bayangan dengan kenyataan. Qarin akar katanya qaf, ra, nun [Q-R-N] artinya pendamping, yang menyertai. Qarnun artinya teman.
(**)
Jin polos atau yang netral ini hanya sekadar menyertai pengalaman orang yang didampinginya itu. Dia tidak mempengaruhi orang yang didampinginya untuk berbuat baik ataupun berbuat jahat, namun karena polosnya itu jin qarin yang netral itu akan membocorkan apa yang kita pikirkan, sebab apa yang kita pikirkan diketahui pula oleh jin qarin kita itu. Dukun klenik atau paranormal ada yang bisa berkomunikasi dengan jin qarin pendampingnya, sehingga orang itu "mampu" membaca pikiran orang lain. Sebenarnya apa yang terjadi, pada waktu dukun itu bertatap muka dengan orang lain, dukun yang bisa berkomunikasi dengan jin pendampingnya itu menyuruh jin pendampingnya menanyakan kepada jin qarin pendamping orang lain itu apa yang sedang dipikirkan oleh orang yang didampinginya itu. Jin qarin pendamping dukun itu tidak bisa mengorek informasi dari jin qarin yang baik.
***
Tambahan:
Dalam Seri 205 di bawah ada dijelaskan ttg tentera jin Nabi Sulaiman AS:
BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
205. Apakah dalam Kejadian Sesungguhnya Nabi Sulaiman AS
Dapat Bercakap-cakap dengan Burung dan Semut?
Saya akan membahas pertanyaan dalam judul di atas untuk memenuhi janji saya dalam seri 203 dua pekan yang lalu. Pembahasan dimulai dengan mengemukakan empat ayat dalam S. AnNaml:
(1) Wa Qaala Yaa-ayyuhaa nNaasu 'Ullimnaa Manthiqa thThayri. Berkata (Sulaiman): hai manusia, telah diajarkan kepada kami logika burung (27:16).
(2) Wa Husyira liSulaimana Junuwduhu mina lJinni wa lInsi wa thThayri Fahum Yuwza'uwna. Dan telah berkumpul bersama Sulaiman pasukannya yang terdiri dari jin, manusia dan burung-burung dalam formasi tempur (22:17).
(3) Hattay idzaa Ataw 'alay Waadi nNamli Qaalat Namlatun Yaa-ayyuhaa nNamlu Dkhuluw Masaakinakum. Sehingga tatkala mereka sampai ke lembah "semut", berkata "seekor semut", hai "semut" masuklah ke dalam tempat tinggalmu (27:18).
(4) Fatabassama Dhaahikan min Qawlihaa. Maka (Sulaiman) tersenyum oleh ucapan ("semut") itu (27:19).
(1) Wa Qaala Yaa-ayyuhaa nNaasu 'Ullimnaa Manthiqa thThayri. Berkata (Sulaiman): hai manusia, telah diajarkan kepada kami logika burung (27:16).
Nabi Sulaiman AS mengerti mantiq burung, yakni memahami makna kicau, gerak-gerik dan perangai serta kebiasaan burung. Sekarang ini ada sebuah disiplin ilmu yang disebut ethology (jangan dikacaukan dengan ecology), yaitu ilmu yang berhubungan dengan perangai binatang (animal behavior), terutama yang berhubungan dengan habitatnya. Dalam Abad yang lalu ada Sulaiman modern yang bergelar "The Bird Man of Al Catraz", yaitu seorang penghuni/narapidana di penjara Al Catraz yang faham dan ahli betul dalam hal ethology khusus untuk burung.
(2) Wa Husyira liSulaimana Junuwduhu mina lJinni wa lInsi wa thThayri Fahum Yuwza'uwna. Dan telah berkumpul bersama Sulaiman pasukannya yang terdiri dari jin, manusia dan burung-burung dalam formasi tempur (22:17)
Kata-kata yang dibentuk oleh huruf-huruf jim, nun, nun, mempunyai pengertian terlindung, terhalang, terisolasi dan terasing. Jinn adalah makhluk yang tidak kelihatan, terlindung dari pandangan mata manusia, dan dapat pula berarti suku terasing. Jannah, taman, adalah tempat yang terlindung dari matahari oleh bayangan pohon, mujannah, perisai, penghalang dari tebasan musuh, janin, bayi yang masih terlindung dalam rahim ibu, majnun, orang gila, orang yang pikirannya kabur seakan-akan terhalang oleh kabut, tidak dapat membedakan antara bayangan dengan kenyataan.
Adapun jin dari pasukan Nabi Sulaiman AS, bukanlah jin dalam pengertian yang pertama, oleh karena kalau begitu yang diperlukan tidak usah sepasukan, cukup sejin saja (tentu tidak benar kalau dikatakan seorang jin). Yang dimaksud dengan pasukan jin Nabi Sulaiman AS adalah orang-orang asing, yaitu mata-mata yang terdiri dari orang asing dari penduduk negeri yang dimata-matai, semacam pasukan kolone ke-5, yaitu tentara yang terlindung dari penglihatan musuh karena tidak berpakaian seragam untuk penyamaran. Orangnya kelihatan, tetapi identitasnya sebagai tentara tidak nampak karena menyamar sebagai penduduk biasa. Pasukan burung adalah pasukan gerak cepat, yaitu pasukan kavaleri dan regu-regu pengintai yang membawa burung-burung untuk komunikasi. Perintah dari induk pasukan ataupun laporan ke induk pasukan diikatkan pada kaki burung.
(3) Hattay idzaa Ataw 'alay Waadi nNamli Qaalat Namlatun Yaa-ayyuhaa nNamlu Dkhuluw Masaakinakum. Sehingga tatkala mereka sampai ke lembah "semut", berkata "seekor semut", hai "semut" masuklah ke dalam tempat tinggalmu (27:18).
(4) Fatabassama Dhaahikan min Qawlihaa. Maka (Sulaiman) tersenyum oleh ucapan ("semut") itu (27:19).
"Semut" dalam ayat 18 dan 19 yang dikutip di atas itu, bukanlah semut yang sebenarnya, akan tetapi manusia biasa dari "puak semut". "Seekor semut" maksudnya Kepala Suku dari puak semut.
Kalau AL NML dianggap betul-betul semut, maka orang akan menghadapi kesulitan dalam menterjemahkannya ke bahasa lain yang mengenal pembedaan bentuk kata tunggal (mufrad, singular) dengan jamak (jama', plural), yaitu seperti berikut:
an ant said: O, ant, enter your dwellings. Maka perhatikan ant itu tunggal, (u)Dkhuluw dan Masaakinakum adalah jamak. Sayang dalam bahasa Inggris orang tidak membedakan dalam bentuk imperative singular dengan plural, tetap enter, tetapi dalam bahasa Arab dibedakan udkhul (tunggal) dengan udkhuluw (jamak).
Qaalat Namlatun Yaa-ayyuhaa nNamlu Dkhuluw Masaakinakum.
Yaa-ayyuha- => seruan kepada banyak orang (jama', plural)
Namlu dalam kalimat diperlakukan sebagai jama' (plural), walaupun bentuknya mufrad (singular)
(u)Dkhuluw, masuklah kalian => jama'
Masaakinakum, rumah kalian => jama'
Untuk mengelakkan kesalahan gramatikal, apabila anNamlu dianggap betul-betul semut, maka Mohammed Marmaduke Pikthall menterjemahkannya dengan:
an ant exlaimed, O ants! Enter your dwellings. Jadi M.M.Pikthall "terpaksa" menjamakkan ants untuk menyesuaikannya dengan dwellings (Masaakinakum). Maka akibat mengelakkan kesalahan gramatikal, ia salah dengan menjamakkan ants yang sesungguhnya tunggal (mufrad), yaitu anNamlu.
Akan tetapi jika anNamlu difahamkan sebagai nama diri (a proper name) dari sebuah puak atau suku, yaitu puak Semut, maka ayat itu terjemahannya, sebagaimana diterjemahkan seperti berikut:
M.H.Syakir dari World Organization For Islamic Services (WOFIS), Tehran, Iran, dalam tafsirnya menterjemahkan the valley of the Naml, a Namlite dan O Naml. Dari tafsir Maulana Muhammad Ali, Pakistan, Soedewo menterjemahkan de vallei van den Naml, een Namliet dan O Naml.
Kesimpulannya: Jika dianggap anNamlu itu betul-betul semut, maka orang akan tertumbuk pada kesulitan gramatikal dalam menterjemahkan ayat itu kedalam bahasa yang mengenal pembedaan bentuk kata yang singular dengan piural. Kalau difahamkan anNamlu adalah nama diri dari suatu puak bangsa manusia, yaitu puak Semut, maka itu maa fi lmas.alah, no problem, tidak ada kesulitan gramatikal, sebab walaupun anNamlu itu singular, sesungguhnya ia plural, sekelompok bangsa manusia yang mengelompokkan diri dalam sebuah qaum, yaitu mereka namakan dirinya puak Semut. Bandingkan dengan people, yaitu any group of human beings (men or women or children) collectively, walaupun bentuknya singular, tetapi kata itu plural: people go, bukan people goes. .
***
Dari penafsiran bahwa anNamlu itu betul-betul semut, dikembangkanlah menjadi karya sastra, yaitu imajinasi berupa cerita-cerita Israiliyat. Tujuannya semula untuk menyampaikan pesan nilai, mendidik anak-anak, yang kemudian melebar menjadi cerita-cerita penglipur lara, yang umumnya disenangi ibu-ibu dalam majlis ta'lim. WaLlahu A'lamu bi shShawab.
*** Makassar, 3 Desember 1995
[H.Muh.Nur Abdurrahman]
http://waii-hmna.blogspot.com/1995/12/205-apakah-dalam-kejadian-sesungguhnya.html
----- Original Message -----
From: Sunny
To: WM
Sent: Monday, September 26, 2011 6:49 PM
Subject: [wanita-muslimah] Fw: [nasional-list] Islam dan Dunia Jin
From: Sandy Dwiyono
Sent: Saturday, September 17, 2011 1:33 PM
To: nasional-list@yahoogroups.com ; ppiindia@yahoogroups.com
Subject: [nasional-list] Islam dan Dunia Jin
http://joyodrono-cahmabung.blogspot.com/2011/09/islam-dan-dunia-jin.html
Islam dan Dunia Jin
Sepanjang sejarah manusia selalu memiliki daya tarik yang mendalam bagi supranatural dan tak terlihat. Keberadaan paralel dunia untuk kita sendiri selalu terpesona orang. Dunia ini sering disebut sebagai dunia roh, dan hampir setiap set orang memiliki beberapa konsep satu. Dengan beberapa orang, roh-roh tidak lebih maka jiwa orang-atau mati hantu. Dengan orang lain, roh yang baik kekuatan baik atau kekuatan jahat - baik berjuang melawan satu sama lain untuk mendapatkan pengaruh atas kemanusiaan. Namun, kedua penjelasan ini lebih selaras dengan cerita rakyat dan fantasi. Penjelasan sebenarnya dari dunia seperti itu berasal dari Islam. Seperti setiap cara lain, Islam juga mengklaim menjelaskan alam yang tak terlihat. Ini adalah dari alam bahwa Islam menjelaskan kepada kita tentang dunia jin. Penjelasan Islam jin memberi kita dengan jawaban begitu banyak untuk hari misteri modem. Tanpa pengetahuan tentang dunia ini, umat Islam akan menjadi seperti non-Muslim dan akan berjalan berkeliling mencari jawaban lama untuk datang dengan cara mereka. Jadi, siapa atau apa jin?
Jin adalah makhluk diciptakan dengan kehendak bebas, hidup di bumi secara paralel dunia untuk umat manusia. Kata Jin Arab adalah dari kata kerja 'Janna' yang berarti untuk menyembunyikan atau menyembunyikan. Jadi, mereka secara fisik terlihat dari manusia sebagai deskripsi mereka menunjukkan. Tembus pandang ini adalah salah satu alasan mengapa beberapa orang menyangkal keberadaan mereka. Namun, (seperti yang akan terlihat) yang mempengaruhi dunia jin telah pada dunia kita, sudah cukup untuk menyangkal ini penolakan modern salah satu dari ciptaan Allah. Asal-usul jin dapat ditelusuri dari Al-Qur'an dan Sunnah. Allah berfirman:
"Sesungguhnya Kami menciptakan manusia dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang halus Dan Kami telah menciptakan jin sebelum itu dari api tanpa asap api."
(QS Al-Hijr 15:26-27)
Jadi jin diciptakan sebelum manusia. Adapun asal fisik mereka, maka Nabi (saw) telah mengkonfirmasi ayat di atas ketika ia berkata: "Para malaikat diciptakan dari cahaya dan jin dari nyala api" [1] . Ini adalah deskripsi dari jin yang memberitahu kita begitu banyak tentang mereka. Karena mereka diciptakan dari api, sifat mereka umumnya telah berapi-api dan dengan demikian hubungan mereka dengan manusia telah dibangun di atas ini. Seperti halnya manusia, mereka juga diwajibkan untuk menyembah Allah dan mengikuti Islam. Tujuan mereka dalam hidup adalah persis sama dengan kita, sebagaimana firman Allah:
"Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah-Ku"
(QS. Ad-Dhariyat 51:56)
Jin sehingga dapat menjadi Muslim atau non-Muslim. Namun, karena sifat berapi-api mayoritas dari mereka adalah non-Muslim. Semua non-Muslim jin merupakan bagian dari tentara jin yang paling terkenal, Iblis-yang Setan [2] . Akibatnya, ini jin kafir juga disebut Shaytans (setan). Adapun jin yang menjadi Muslim, maka pertama dari mereka melakukannya di zaman Nabi (saw) ketika sekelompok dari mereka kagum dengan bacaan Alquran. Allah memerintahkan Nabi untuk memberitahukan orang-orang dari acara ini:
"Katakanlah (Wahai Muhammad): Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekelompok jin mendengarkan dan berkata;" Sesungguhnya kami telah mendengar Al Qur'an yang menakjubkan Ini panduan dibenarkan jadi kita harus percaya di dalamnya, dan kita tidak pernah akan membuat. bermitra dengan kami junjungan '"
(QS Al-Jin 72:1-2)
Dalam banyak aspek dari dunia mereka, jin sangat mirip dengan kita. Mereka makan dan minum, mereka menikah, memiliki anak dan mereka mati. Rentang hidup bagaimanapun, adalah jauh lebih besar kemudian kita. Seperti kita, mereka juga akan dikenakan hisab Akhir oleh Allah Yang Maha Tinggi. Mereka akan hadir dengan umat manusia pada hari kiamat dan baik akan pergi ke surga atau neraka.
Kemampuan
Yang jelas membedakan jin dari manusia, yang kekuatan dan kemampuan mereka. Allah telah memberi mereka kekuasaan ini sebagai tes untuk mereka. Jika mereka menindas orang lain dengan mereka, maka mereka akan bertanggung jawab. Dengan mengetahui kekuatan mereka, kita sering dapat memahami banyak misteri yang terjadi di sekitar kita. Salah satu kekuatan dari jin, adalah bahwa mereka dapat mengambil bentuk fisik yang mereka suka. Dengan demikian, mereka dapat muncul sebagai manusia, hewan pohon dan hal lain. Selama beberapa tahun terakhir bunga dalam subjek alien dan UFO telah menjadi meningkat. Program seperti X-file dan batas luar telah meningkatkan popularitas teori bahwa alien ada. Ribuan orang telah terlihat makhluk tampak aneh di seluruh dunia. Namun penampakan ini, masih belum terbukti secara substansial bahwa alien ada. Melainkan - dan tampaknya lebih masuk akal semua penampakan makhluk tersebut hanya memamerkan jin dalam bentuk yang berbeda. Jadi pada saat Anda melihat sesuatu yang tampak seperti ET, kemungkinan besar yang hanya jin jahat mencoba untuk menakut-nakuti dan membingungkan Anda!
Kemampuan untuk memiliki dan mengambil alih pikiran dan tubuh makhluk lain juga merupakan kekuatan yang jin telah digunakan selama berabad-abad sangat. Namun ini, adalah sesuatu yang telah dilarang kepada mereka karena merupakan penindasan besar untuk memiliki yang lain. Kepemilikan manusia adalah sesuatu yang selalu membawa perhatian besar. Namun pengetahuan yang benar tentang subjek ini jarang terjadi antara orang. Selama 3 dekade terakhir subyek kepemilikan telah menjadi sangat komersial. Selama 70-an film-film seperti The Exorcist dan Rosemary Bayi digunakan untuk mendidik masyarakat tentang kepemilikan. Namun, karena lembaga-lembaga tersebut (industri film) sangat dipengaruhi oleh ajaran Kristen, pengetahuan tentang subjek itu tidak ada. Ketimbang mendidik masyarakat tentang kepemilikan jin, film seperti The Exorcist hanya cenderung untuk menakut-nakuti isi badan hidup dari kita! [3] Hanya melalui Islam kita dapat memahami seperti fenomena. Kita tahu sebagai Muslim, bahwa jin memiliki orang karena berbagai alasan. Kadang-kadang itu karena jin atau keluarga yang telah terluka sengaja. Bisa jadi karena jin telah jatuh cinta dengan orang tersebut. Namun, sebagian besar kepemilikan waktu terjadi karena jin adalah hanya berbahaya dan jahat. Untuk alasan ini kami telah diberitahu oleh Nabi (saw) untuk tidak berkeliaran di tempat-tempat di mana jin berada, misalnya pemakaman, reruntuhan, gurun, tempat pasar dll Kami juga telah diperintahkan untuk membaca Alquran sering di rumah kami sebagai Nabi (saw) berkata: "Sesungguhnya, setan lari dari rumah di mana Surah Al-Baqarah (2 bab Al Qur'an) dibacakan" [4] .
Jika seseorang tidak menjadi dimiliki, maka nama Allah harus digunakan dalam mengusir jin. Jika kita melihat praktek Nabi dan para sahabatnya, kita menemukan banyak Duas (supplications) untuk mengusir jin. Semua Duas memanggil Allah untuk membantu orang kerasukan. Bagaimana bertentangan ini adalah untuk banyak modern pengusir setan. Banyak pengusir setan, Muslim dan non-Muslim, sering memanggil nama-nama lain selain Allah untuk mengusir jin [5] . Ketika jin tidak meninggalkan, orang-orang percaya bahwa cara mereka berhasil. Namun, ini adalah tipuan dari jin, karena tahu bahwa jika mematuhi pengusir setan, maka ia telah berhasil membuat dirinya beribadah lain selain Allah yaitu syirik komit. Jin sering kembali ketika pengusir setan daun, karena tahu bahwa apa-apa kecuali kata-kata Allah bisa mencegahnya menindas orang lain.
Hal ini tidak hanya manusia yang dimiliki, tetapi juga hewan, pohon dan benda-benda lainnya. Dengan melakukan hal ini, jin jahat berharap untuk membuat orang lain orang menyembah selain Allah. Kepemilikan berhala adalah salah satu cara untuk melakukan ini. Belum lama lalu fenomena seluruh dunia minum susu berhala Hindu, mengejutkan dunia. Dari Bombay ke London, Delhi ke California, berhala yang tak terhitung jumlahnya menjilat susu. Ganesh [6] dewa gajah, monyet Hanoman dewa Shiva lingam dan bahkan, organ swasta laki-laki (!), semua tampaknya membuang waktu ke susu seolah-olah ada hari esok! Sayangnya orang diambil oleh ini (termasuk Muslim) dan banyak berbondong-bondong untuk memberi makan (?) Para dewa Hindu. Siapa pun yang tahu tentang kepemilikan jin, pasti akan tahu bahwa ini adalah upaya klasik untuk membuat orang melakukan syirik. Dan itu berhasil, karena banyak orang mulai menyembah potongan-potongan kayu tak bernyawa dan marmer. Siapapun dengan setengah otak akan berkata kepada diri sendiri, 'mengapa di bumi tidak seorang dewa perlu diberi makan?!! Tentunya jika Ganesh, Hanuman atau Siwa itu ilahi maka mereka tidak perlu makan? " Namun, akal sehat seperti tampaknya kurang karena jin bermain malapetaka dengan orang-orang mudah tertipu.
Occult
Melalui kekuatan mereka terbang dan tembus pandang, jin adalah komponen utama dalam kegiatan okultisme. Voodoo, sihir Hitam, roh jahat, Sihir arwah semua dapat dijelaskan melalui dunia jin. Demikian juga, sehingga dapat ilusi dan prestasi penyihir. Karena jin dapat melintasi jarak yang besar selama hitungan detik, nilai mereka untuk penyihir adalah besar. Sebagai imbalan untuk membantu mereka dalam sihir mereka, jin sering meminta para penyihir untuk menjual jiwa mereka kepada mereka dan bahkan untuk Iblis. Jadi penyihir mengambil jin dan Iblis sebagai tuhan selain Allah. Di zaman kita, beberapa prestasi yang dilakukan oleh penyihir dan penghibur adalah tanpa diragukan lagi dari bantuan dari jin.
Salah satu kegiatan yang paling sering berhubungan dengan jin, memberitahu keberuntungan. Sebelum munculnya Nabi (saw) peramal dan peramal itu tersebar luas. Orang-orang ini akan menggunakan rekan mereka dari jin untuk mencari tahu tentang masa depan. Para jin akan pergi ke surga terendah dan mendengarkan para malaikat berbicara antara mereka sendiri tentang peristiwa Masa Depan yang mereka dengar dari Allah. Jin kemudian akan menginformasikan peramal. Inilah sebabnya mengapa sebelum masa Nabi (saw) banyak peramal yang sangat akurat dalam prediksi mereka. Namun, setelah kedatangan Nabi langit dijaga oleh malaikat intens, dan setiap jin yang berusaha mendengarkan diserang oleh meteor (bintang menembak):
"Dan Kami menjaganya (langit) dari setiap setan yang terkutuk, kecuali satu yang mampu merebut mendengar dan dia dikejar oleh api menyala terang"
(QS Al-Hijr 15:18)
Nabi (saw) juga mengatakan: "Mereka (para jin) akan menyampaikan informasi kembali turun hingga mencapai bibir seorang penyihir atau forrtune-teller Kadang-kadang meteor akan menyusul mereka sebelum mereka bisa lulus di Jika mereka lulus pada. sebelum menyerang, mereka akan menambahkan seratus kebohongan " [9] . Jadi, jelas dari ini seperti bagaimana peramal mendapatkan hak prediksi masa depan. Hal ini juga jelas mengapa mereka mendapatkan begitu banyak salah. Orang-orang seperti Nostradamus [10] adalah contoh, karena beberapa prediksi tentang masa depan itu benar sementara banyak yang benar-benar salah. Sayangnya, jumlah memberitahu keberuntungan yang terjadi antara kaum Muslimin juga meningkat. Dengan mengunjungi negeri-negeri Muslim seperti Maroko, seseorang dapat melihat untuk berapa banyak antar jin-peramal kegiatan benar-benar ada. Jika Anda melihat ke langit di malam yang jelas di Maroko, Anda akan melihat langit terang benderang dengan bintang jatuh! Sebuah tampilan yang jelas dari setan yang terusir dari langit.
Peramal juga beroperasi melalui Qareen tersebut. Qareen adalah jin pendamping yang ditugaskan untuk setiap manusia. Ini adalah jin yang membisikkan keinginan basis kami dan terus-menerus mencoba untuk mengalihkan kita dari kebenaran. Nabi (saw) berkata:. "Setiap orang dari kalian telah diberikan pendamping dari jin Para sahabat bertanya:? Bahkan Anda Messenger O 'Allah Dan Nabi menjawab: Bahkan saya, kecuali bahwa Allah telah membantu saya melawan dia dan dia telah mengajukan. Sekarang dia hanya memberitahu saya untuk berbuat baik " [11] . Karena Qareen adalah dengan semua kehidupan pribadi-Nya, ia tahu semua yang telah terjadi kepada orang dari buaian hingga liang kubur. Dengan membuat kontak dengan Qareen tersebut, si peramal demikian mampu membuat bahwa itu adalah dia yang tahu tentang orang itu. Dia tampak di bola kristal nya atau telapak seseorang dan hasil untuk memukau dia dengan pengetahuan yang tidak diketahui orang lain [12] . Tingkat keparahan pergi ke peramal adalah seperti yang Nabi (saw) mengatakan: "Doa orang yang mendekati peramal dan bertanya padanya tentang apa pun, tidak akan diterima selama empat puluh hari atau malam" [13] dan : "Barang siapa mendekati peramal dan percaya pada apa yang ia katakan, telah kafir kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad" [14]
Efek dari jin tidak hanya terbatas pada peramal. Kegiatan lain seperti papan oujia dan pemanggilan arwah, yang digunakan untuk menghubungi orang mati, yang dimanipulasi oleh jin "Apakah Anda ada Charlie.? Charlie berbicara kepada kita! "Adalah jenis kata yang diucapkan oleh sanak cemas (nama jelas berbeda!) Berusaha untuk melakukan kontak dengan orang yang mereka cintai!. Dan itu adalah ketika jin mulai berbicara dan berkomunikasi sebagai 'Charlie', bahwa orang-orang yang benar-benar tertipu [15] .
Salah satu manipulasi terbesar dari jin adalah melalui penglihatan. Melalui visi ini jin lebih cenderung untuk memimpin orang-orang menjauh dari menyembah Allah maka setiap cara lain. Ketika seseorang melihat visi di depan matanya itu adalah sesuatu yang sangat sulit untuk menjelaskan. Hanya dengan memiliki pengetahuan tentang dunia jin dan keyakinan kepada Allah, seseorang bisa melawan uji coba tersebut. Angka-angka tak terhitung visi Yesus Kristus dan Perawan Maria selama berabad-abad telah menjadi pilihan populer untuk setan. Ia tampaknya hampir seperti jika orang Kristen menyesatkan adalah trik yang paling termudah untuk jin! Tidak hanya orang Kristen tertipu oleh penglihatan-penglihatan ini, tetapi sering kali jin memiliki dan mulai bicara dari suara mereka. Untuk orang-orang Kristen ini dikenal sebagai lidah para malaikat dan dengan demikian bukti bagi iman mereka. Namun, jumlah dimengerti omong kosong dan sampah yang terdengar adalah bukti jelas bahwa ini sebenarnya lidah dari setan! Untuk orang lain, visi orang tua mereka atau kerabat yang biasa. Dengan mengambil pada bentuk orang tua masyarakat, jin dapat meyakinkan orang bahwa jiwa-jiwa orang mati masih bergaul dengan orang-orang di bumi. Ini adalah mengapa begitu banyak orang percaya pada hantu.
Serangan setan visi juga melanda umat Islam. Banyak Muslim yang mengklaim telah melihat visi Nabi Muhammad (saw) dan bahkan Allah! Dengan melakukan ini, Setan dapat menyesatkan umat Islam lemah. Melalui visi tersebut, Muslim sering mengatakan bahwa perintah-perintah Islam tidak berlaku bagi mereka. Jin memberitahu mereka bahwa Doa, Puasa, haji dll tidak wajib bagi mereka. Ini adalah penipuan besar dan sayangnya salah satu yang telah sangat efektif. Tingkat setan visi masih berlanjut hingga hari ini. Kematian terakhir Diana Princess of Wales memicu kasih yang besar dan adorasi untuk wanita ini. Bahkan kesedihan dari orang-orang Inggris seperti itu, bahwa seolah-olah Diana sesuatu yang ilahi. Tidak lama setelah berkabung Diana mencapai puncaknya, bahwa visi-nya sudah terlihat di Istana Hampton Court! Jika visi itu terjadi, keinginan Iblis dan tentara jin untuk memanfaatkan acara ini, tampak jelas. Visi tersebut merupakan upaya jelas oleh Iblis untuk memimpin umat manusia menjauh dari jalan Allah [16] .
Dunia jin adalah salah satu yang baik menakutkan dan menarik. Dengan mengetahui dunia ini kita bisa menjelaskan banyak misteri dan isu-isu yang mengganggu kita. Dengan melakukan ini kita bisa menghindari ekstrem yang orang telah pergi ke, tak ada yang lebih ekstrim maka orang lain menyembah selain Allah. Dengan mempelajari tauhid Allah, kami membela diri dari sekutu tersembunyi dari iblis:
"Sesungguhnya dia (Iblis) dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu posisi di mana Anda tidak dapat melihat mereka"
(QS Al-A'raf 7:27)
Mungkin ada jin duduk di sudut kamar Anda sekarang, atau bahkan satu di belakang Anda. Jika demikian, maka bagaimana Anda akan menangani hal ini ciptaan Allah? Pelajari Islam dengan benar dan Anda akan mampu menghadapi semua ciptaan Allah - dan bukan hanya jin. Dengan menjadi Muslim sejati dan pengikut Islam, takut iblis, jin dan hal lain akan meninggalkan kita - tidak akan menyentuh orang percaya kecuali bila dikehendaki Allah.
Catatan kaki
1 Diriwayatkan oleh Muslim - Eng. Trans. Vol. 4, p.1540, No.7134
2 Harus diingat bahwa Iblis adalah jin dan bukan malaikat. Konsep Iblis menjadi Malaikat jatuh adalah dari Kristen dan bukan Islam.
3 Bahkan ketika The Exorcist pertama kali ditampilkan pada bioskop, itu begitu menakutkan sehingga banyak orang pingsan dan satu bahkan mati!
Authentic 4 - Diriwayatkan oleh Tirmidzi
5 Sementara orang-orang Kristen memanggil nama Yesus, banyak orang Muslim menyebut nama orang kudus Muslim yang saleh! Ritual yang dilakukan oleh banyak Muslim yang lebih mirip dengan voodoo kemudian eksorsisme dipraktekkan oleh Nabi dan para sahabatnya!
6 Ganesha, dewa gajah menuju, tampaknya menjadi peminum terbesar! Bahkan tidak hanya berhenti pada susu. Pada saat kejadian, seorang wanita di India memutuskan untuk melihat apakah Ganesh akan minum apa-apa lagi - jadi dia menawarkan wiski! Dan Lo dan lihatlah Ganesha minum Whiskey! Cukuplah untuk mengatakan, perempuan itu ditendang keluar dari India.
7 Kapal yang ditemukan adalah lebih dari 50 tahun. Ini kemudian karena terbakar dan mudah hancur.
Authentic 8 - Diriwayatkan oleh Tirmidzi
9 Diriwayatkan oleh Bukhari - Eng. Trans. Vol.7, p.439, No.657
10 Michel de Nostradamus adalah seorang Perancis yang terkenal peramal dari abad ke-16.
11 Diriwayatkan oleh Muslim - Eng. Trans. Vol.4, p.1472, No.6757
12 Contoh klasik tentang bagaimana peramal dapat salah adalah kasus Diana, Putri Wales dan Dodi Fayed. Keduanya pergi menemui seorang peramal yang mengatakan Diana bahwa dia akan hidup panjang dan bahagia. Beberapa minggu kemudian, pada 31 Agustus 1997, Diana dan Dodi Fayed tewas. Setelah itu peramal terbang mencari perlindungan, sebagai seni kejahatan mereka menunjukkan dekadensi nya.
13 Diriwayatkan oleh Muslim - Eng. Trans. Vol.4, p.1211, No.5540
Authentic 14 - Dilaporkan oleh Ahmed
15 papan Ouija sangat menyesatkan, yang orang bahkan berhasil mendapatkan berhubungan dengan semangat Jack the Ripper!
16 Sebuah buku informatif tentang dunia jin adalah Ibnu Taymeeyah Esai tentang jin diterjemahkan oleh Abu Bilal Phillips Ameenah.
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment