Arcon, aku ndak tahu sejauh mana revisi UU Urusan Pemerintahan, tapi kayaknya nggak berubah deh, bahwa urusan Pertahanan Keamanan itu urusan Pemerintah Pusat. Jadi kayaknya nggak ada delegasi. Emangnya ada perubahan? maksutku masih kayak dulu operasionalnya, lha gimana Pemda punya perhatian?
Aku ndak bilang harus diubah bleng dalam semangat desentralisasi, tapi nggak ada reformasi yg jalan di bidang Hankam, cuman anggarannya saja yg sementara ini pindah, polisi tambah genduuut padahal mereka selalu menggedutkan diri mereka sendiri....:-(
Salam
Mia
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: Ari <masarcon@gmail.com>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Mon, 26 Sep 2011 10:51:55
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: [wanita-muslimah] Joserizal: Ledakan Bom Solo Hanya Pengalihan Isu
pertama. untuk masalah pertahanan seharusnya ada porsi yang jelas antara
militer, polisi dan aparat pemda. tapi untuk pertahanan militer semua
dijatuhkan ke tentara, sementara alutsista mereka terseok seok, dan komponen
cadangan (wamil, dll) uu nya nyangkut selama 7 tahun.
untuk pertahanan nir militer yg jadi jatah aparat sipil, RUU keamanan
nasional juga nyangkut bertahun tahun. jadi jelas pemda gak berusaha aware
akan masalah pertahanan yg seharusnya jadi porsi mereka.
untuk polisi, masalah keamanan publik, seringkali juga payung mereka
dibatasi dengan tekanan HAM dimana mana. sehingga mereka kudu memilih mana
yang potensi kerusakannya paling kecil. sehingga memposisikan fpi tidak
lanjut merangsek, dan rapat atau pertemuan aktivis yg akhirnya dipersuasi
untuk dibubarkan yang akhirnya terjadi.
salam,
Ari
status : mahasiswa
<http://papabonbon.wordpress.com/>
2011/9/26 <aldiy@yahoo.com>
> **
>
>
> Tata kelola adalah bagian dari proses kelembagaan menjadi masyarakat
> madani. Memilih keamanan vs HAM, itu menempatkan diri makan buah simalakama,
> padahal ada buah bermacam2 di samping si malakama.
>
> Mungkin ini level kebijakan, saya yakin polisi/militer familiar dg metode
> SWOT/AHP/ANP, yg membantu merealisasikan strategi2 alternatif tanpa si
> malakama. Tapi apakah kualitas pejabat membuat mereka mampu menjalankan ini?
> Maybe not. Apakah proses pembentukan kebijakan RIA diamalkan? Nggak tuh.
> Memangnya mesti FPI yg hobi kekerasan yg didanain, ormas lain nggak? Kalau
> pun iya kenapa ormas FBR yg mestinya berorientasi budaya jadi malah
> beringas?
>
> Apakah itu yg di kepala walikota Bogor dan Mendagri, public security? I
> really want to know.
>
> Atau mungkin itu diresehi di level budgeting. Kita tahu sekarang ini dari
> atas sampe bawah, money politics talk.
>
> Memelihara public security dengan cara itu beat the purpose, karena tangan
> yg satu tangan ngademin api, tangan yang lain bakar2. Padahal, ada cara2
> inovatif lainnya.
>
> Kalau kita semua nggak patuh akhlaqul karimah, tragedy of the commons will
> come true.
>
> Salam
> Mia
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: Ari <masarcon@gmail.com>
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Mon, 26 Sep 2011 10:08:37
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Joserizal: Ledakan Bom Solo Hanya Pengalihan
> Isu
>
> 1. kalau kaitan fpi dgn militer, terbantahkan dengan informasi bahwa pam
> swakarsa setelah tahun 98 dikasih opsi, menjadi satpol pp atau pulang ke
> daerah masing masing. (makanya satpol pp nya jakarta suka beringas, secara
> mereka eks pam swakarsa). jadi kaitan fpi dengan militer sudah putus benang
>
> merahnya.
>
> kaitan fpi dengan polisi. polisi tujuan utamanya adalah public security.
> sehingga mereka memposisikan keamanan/kestabilan di atas pelanggaran HAM.
> mereka pilih tidak terjadi bentrokan lebih besar dengan korban masif
> ataupun
> jika terjadi bentrokan bisa segera dilokalisir, dibandingkan perlindungan
> ham pada segelintir aktivis / masyarakat yg HAM nya dilanggar FPI.
>
> 2. case ahmadiyah atau seminar LGBT di sby. case ahmadiyah, cara pandang
> seperti ini direfleksikan dengan deden sudjana ikut jadi tersangka
> provokator dan dijatuhi hukuman. karena dianggap menentang pengamanan dan
> pemindahan lokasi kelompoknya oleh polisi.
>
> 3. kaitan fpi dengan pks. pks mendulang banyak suara dari kantong kantong
> fpi. sangat bisa jadi pks memposisikan diri saat ini sebagai pelindung
> secara ideologis dan kelembagaan di level pengambilan kebijakan (dpr/dprd),
>
> sedangkan fpi memposisikan diri sebagai sayap militer / kelompok penekan
> bagi pks.
>
> salam,
> Ari
> status : mahasiswa
>
> <http://papabonbon.wordpress.com/>
>
>
> 2011/9/26 <aldiy@yahoo.com>
>
> > Kalau kepingin introspeksi, mesti obyektif juga. Yang paling jelas, ada
> > teroris yg bunuh diri. Introspeksinya, kok bisa begitu ya? Apa yg salah
> > dengan pemahaman dan ajaran Islam yg kita lakukan? Misalnya loh.
> >
> > Yang masih kita duga2 adalah pengalihan isu. Pihak mana yang mengalihkan
> > dan utk apa? Dugaan di bawah ini ada mengandung kebenaran. Kita manusia
> > emang punya kemampuan merasakan suatu plot yg nggak baik.
> >
> > Makanya kita terus2an menuntut semua pihak, misalnya militer, polisi
> > menerapkan tata kelola yg baik, sebagai prioritas perubahan paradigma
> > pembangunan, dimana mereka bagian integral.
> >
> > Contoh tata kelola yg nggak baik kalau bukan korup, apa maksudnya polisi
> > mendanai FPI? Kita semua merasakan mata rantai kekerasan di antara
> teroris
> > - pihak2 pemain - militer/polisi. Di lapangan saya pernah temukan ini
> dengan
> > mata kepala sendiri.
> >
> > Lesson learned berharga, kekerasan melahirkan kekerasan. Sebagai bagian
> > dari masyarakat madani, yang mesti kita terus2an tuntut kepada para pihak
>
> > adalah good governance, akhlaqul karimah.
> >
> > Salam
> > Mia
> > Sent from my BlackBerryŽ smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> > Teruuusss...!
> >
> > -----Original Message-----
> > From: "Lestyaningsih, Tri Ning" <ninghdw@chevron.com>
> > Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Date: Mon, 26 Sep 2011 09:28:51
> > To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> > Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Subject: [wanita-muslimah] Joserizal: Ledakan Bom Solo Hanya Pengalihan
> Isu
> >
> >
> > Innalillah wa inna ilaihi rooji'uun. Turut berduka cita atas korban yang
> > terjadi pada peristiwa Bom Solo. Semoga Allah segera membuka siapa
> > sebenarnya otak dari peristiwa ini...
> >
> >
> > http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/11/09/25/ls3467-joseriza
> > l-ledakan-bom-solo-hanya-pengalihan-isu
> >
> > Joserizal: Ledakan Bom Solo Hanya Pengalihan Isu
> > Minggu, 25 September 2011 22:25 WIB
> > REPUBLIKA.CO.ID <http://republika.co.id/> <http://republika.co.id/>,
> JAKARTA - Joserizal Jurnalis,
> > Relawan Medis Daerah
> > Konflik, Perang dan Bencana, menengarai ledakan bom bunuh diri di
> > Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, hanya pengalihan isu
> > semata.
> >
> > "Ledakan bom yang terjadi pukul 11.00 siang itu adalah sesuatu yang
> > menggelitik akal kita," kata Jose, kepada Republika.co.id<http://republika.co.id/>
> <http://republika.co.id/>,
> > Ahad (25/9)
> > malam.
> >
> > Ketika Presiden AS Barack Obama akan datang, imbuh Jose, muncul
> > peristiwa latihan militer di Aceh. Lalu Ustadz Abu Bakar Ba'asyir (ABB)
> > berhasil dihubungkan dengan peristiwa tersebut, sehingga terancam
> > hukuman 15 tahun penjara.
> >
> > Jose menambahkan, ketika sedang hangat-hangatnya kasus Daftar Pemilih
> > Tetap (DPT) dalam pemilu lalu, muncul ledakan bom di Hotel JW Marriot
> > dan Ritz Carlton. "Saat ini, ada kasus Nazarudin yang merupakan bom
> > waktu-sebagian sudah meledak-terhadap sejumlah orang penting negara ini,
> > termasuk presiden," ujarnya.
> >
> > Lalu kasus Andi Nurpati yang patut diduga terlibat persoalan besar di
> > Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang juga mengancam sah atau tidak sahnya
> > pemilu yang lalu. Belum lagi kasus Antasari Azhar dan Bank Century yang
> > ditutup-tutupi, karena diduga melibatkan presiden dan wakil presiden.
> >
> > "Setelah itu, ada orang Islam yang tewas di daerah Kristen pada tanggal
> > 11 September, sama dengan peristiwa 9/11 di AS. Kemudian terjadi
> > kerusuhan Ambon," papar Relawan Medis yang pernah terjun ke Ambon ini.
> >
> > Saat ini, kata Jose, terjadi bom Solo. Tidak lama kemudian ada pengakuan
> > penjaga warnet yang melihat pelaku membuka internet. Dan yang dibuka
> > adalah laman Alqaidah dan Ar-Rahmah. Pelaku juga meninggalkan tas yang
> > berisi mushaf Alquran. Sama seperti pembajak pesawat pada peristiwa
> > 9/11, yang juga meninggalkan tas berisi Alquran.
> >
> > Sore harinya, Presiden SBY langsung tahu bahwa pelaku peledakan di Solo
> > adalah kelompok yang meledakkan bom di masjid Mapolresta Cirebon. "Tentu
> > saja runtutan peristiwa dan fakta-fakta ini, membuat kita berpikir
> > adanya hubungan kemungkinan (possibility connection)," ujarnya.
> >
> > Hubungan kemungkinan itu, kata Jose, bisa jadi continous conditioning
> > (pengkondisian berkelanjutan) terorisme di Indonesia, sehubungan dengan
> > kedatangan Obama ke Bali bulan November 2011.
> >
> > Yang kedua adalah pengalihan isu, sehubungan dengan akan disahkannya RUU
> > Intelijen dan RUU Keamanan Negara oleh DPR. "Dan terakhir, bisa jadi ini
> > merupakan rencana pihak-pihak tertentu yang ada hubungannya dengan
> > masalah Ambon," pungkasnya.
> >
> >
> > Redaktur: Chairul Akhmad
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > =======================
> > Milis Wanita Muslimah
> > Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> > Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> > Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> > ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> > Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> > Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> > Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
> >
> > Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment