Advertising

Friday, 25 November 2011

Re: Re: [wanita-muslimah] Khilafah tidak ada dalam Al-Quran?

Nah terjawab sudah pertanyaan pak KM, ternyata Abah HMNA tidak punya literatur atau refrensi pendukung yang menunjukkan bahwa Ibrahim adalah penguasa di kan'an atau mekkah kecuali opini abah pribadi. Bandingkan dengan Daud dan Sulaiman, banyak literatur sejarah menyebutnya dengan king. Kalau Ibrahim ? Memang tidak ada literatur yang menyebut sebagai raja.

Kalau merasa opini Abah HMNA benar dan tidak merasa otak atik matuk, tentu hal tsb adalah untuk abah sendiri.

Wassalam
Abdul Mu'iz

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "H. M. Nur Abdurrahman" <mnur.abdurrahman@yahoo.co.id>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Sat, 26 Nov 2011 07:09:19
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: Re: [wanita-muslimah] Khilafah tidak ada dalam Al-Quran?

Saya sudah jawab dalam dua kali postingan reply kepada Pak Chodjim. Silakan
dibaca, ini saya copas:
1. reply pertama:
Ibrahim adalah imam/pemerintah dari banyak pengikutnya, punya wilayah yaitu
Kan'aan dan Makkah sekitarnya (diwakilkan kepada Isma'il setelah dia
dewasa). Apa itu negara? Punya imam / kepala negara/ pemerintah, punya
rakyat, punya wilayah. Itu adalah bukti sejarah, Ibrahim adalah
imam/khalifah dari wilayah khilafah Kan'aan dan wilayah sekitar Makkah.
Justru yang menyangkal Ibrahim sebagai imam/khalifah, itulah sebaliknya yang
melakukan othak-athik An-Naasu = seluruh manusia, agar mathuk bahwa tidak
ada khalifah yang memerintah dalam khilafah Islamiyah.
2. reply menyusul:
Sebelum Sodom dan Gomorra dibinasakan Allah di mana Luth dan kaum/rakyatnya
bermukim di pinggir kedua negara kota (City States) tersebut, Konfederasi 4
Raja-Raja Elam, Goyim, Amrafel, Sinear, Elasar datang menjarah Sodom dan
Gomorra. Luth ditawan dan dibawa pergi oleh sang penakluk. Ketika Ibrahim
yang bermukim di Kan'an bersama kaum/rakyatnya mendengar, bahwa Luth yang
anak saudaranya itu tertawan, maka dikerahkannyalah pasukannya yang
terlatih, lalu mengejar musuh sampai ke Dan dan mengalahkan musuhnya di
sebelah utara Damsyik.
Sumber: KJVR-Genesis, 14:8-17

Negara adalah entitas, ada pemimpin yang memerintah punya pasukan, ada
rakyat yang diperintah dan ada wilayah. Ibrahim di samping sebagai nabi,
adalah pula Imam/khalifah/kepala negara atas kaumnya/rakyatnya di wilayah
Kan'an, punya pasukan terlatih.

Wassalam
HMNA

----- Original Message -----
From: "Mu'iz, Abdul" <quality@posindonesia.co.id>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Friday, November 25, 2011 7:58 AM
Subject: Re: Re: [wanita-muslimah] Khilafah tidak ada dalam Al-Quran?


Ada dual hal :

1) Saya amat apreciate dengan ulama' klasik termasuk ibnu Mansur dan imam al
Razi, sedikitpun saya tidak pernah menganggap beliau otak-atik mathuk.

2) Nah kalau Abah HMNA merasa tidak otak atik mathuk, ya jawab saja
pertanyaan pak KM apakah abah punya literatur yang menyatakan bahwa Ibrahim
adalah kepala negara (penguasa, khalifah, raja) di arab saudi (mekkah) dan
Palestina (kan'an).

Wassalam
Abdul Mu'iz

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "H. M. Nur Abdurrahman" <mnur.abdurrahman@yahoo.co.id>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Fri, 25 Nov 2011 07:44:29
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: Re: [wanita-muslimah] Khilafah tidak ada dalam Al-Quran?

Bagaimanapun juga Ibnu Manzur, Imam Ar Razi tidaklah mengutak-atik melainkan
mengkaji mengadakan istinbath dan itu hasil istinbath mereka masih relevan
hingga sekarang, yaitu penggunaan kata Imam simetris dengan khalifah dan
imamah simetris dengan khilafah.

Wassalam
HMNA

----- Original Message -----
From: Mu iz, Abdul
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Friday, November 25, 2011 5:49 AM
Subject: Bls: Re: [wanita-muslimah] Khilafah tidak ada dalam Al-Quran?



Abah,

Untuk perkara utak-atik matuk jangan berlindung pada Ibnu Manzur, Imam Ar
Razi, rujukan kitab klasik kurang memadai untuk menjelaskan konsep negara.
Lha mereka kan belum hidup di era nation state, jadi kurang pas untuk
menjelaskan fenomena khalifah dan negara. Abul a'la Maududi saja tidak
setuju dengan konsep nation state makanya menawarkan internasionalism bagi
umat islam artinya tanpa batas wilayah karena seluruh bumi adalah wilayah
Allah.

Wassalam
Abdul Mu'iz


Pada Kam, 24 Nov 2011 23.08 ICT H. M. Nur Abdurrahman menulis:>Kepala
negara itu biasa pula disebut Imam. Kepala Negara DI/TII yaitu Imam
Kartosoewiryo. Kartosoewiryo adalah Imam yang memimpin Negara DI/TII dan
sekaligus pula sebagai imam shalat yang memimpin shalat. Demikian pula
Kepala Negara Republik Islam Iran adalam Imam yang memimpin Negara Republik
Islam Iran, yang juga sekaligus sebagai imam yang memimpin shalat. Seperti
diketahui pemimpin Negara Republik Islam Iran yang pertama adalah Imam
Khomeini. Al-Khulafaa al-Raasyidun adalah para khulafaa yang memimpin
Khilafah Islamiyah, yang juga sekaligus sebagai imam yang memimpin shalat.
Khalifah 'Ali bin Abi Thalib oleh penganut madzhab Syi'ah dipanggil sebagai
Imam 'Ali, yang beliau ini tidak pernah memimpin shalat orang-orang Iran


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

0 comments:

Post a Comment