Intinya : di internal MUI sendiri tidak kompak, ada yang menghakimi syi'ah sesat, ada yang tidak. Padahal Syi'ah sebagai salah satu firqah punya varian yang beragam mulai dari mengkultuskan Ali bin Abi thalib secara extrim, moderat hingga netral.
Sama halnya dengan MUI menyikapi Ahmadiyah, ada dua aliran yang berseberangan tentang anggapan thd Nabi Muhammad.
So what ?
Wassalam
Abdul Mu'iz
kalau berita kemarin. MUI Sampang mengeluarkan fatwa kalau syiah sesat sih. makanya jadinya tetep heboh di madura sana.
2012/1/4 Sunny <ambon@tele2.se>
Ketua MUI Pusat: Umar Shihab Tak Berhak Bela Syi'ah Atas Nama MUI
JAKARTA (voa-islam.com) - Pernyataan salah seorang pengurus MUI Pusat KH. Umar Shihab di sebuah stasiun TV swasta bahwa Syiah tidak sesat justru membingungkan umat Islam. Selama ini melalui berbagai kajian yang membahas tentang Syiah, umat Islam di Indonesia sebenarnya sudah terbangun kesadarannya akan kesesatan dan bahayanya paham Syiah.
Hal tersebut terlihat saat ormas-ormas Islam Ahlus Sunnah se-Indonesia pada hari Jumat 10 Juni 2011 di Masjid Al Furqan DDII Pusat, Jakarta mengeluarkan pernyataan sikap bersama yang intinya bahwa Syiah adalah paham sesat dan berbahaya. (Baca;http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/06/12/15257/pernyataan-sikap-umat-islam-indonesia-tentang-bahaya-syiah-kutipan-lengkap/).
Pernyataan KH. Umar Shihab tentang Syiah yang berbicara atas nama MUI dan bertentangan dengan kesepakatan ormas Islam Ahlus Sunnah se-Indonesia ini pun mendapatkan tanggapan dari Ketua MUI Pusat KH. Ahmad Cholil Ridwan Lc.
Kyai Cholil, sapaan akrabnya mengatakan bahwa Umar Shihab tidak berhak berbicara mewakili MUI Pusat sebab ia bukan ketua umum dan bukan koordinator pengurus harian MUI.
Umar Shihab tampil di TV itu mestinya pendapat pribadi dia tidak berhak untuk mewakili MUI, yang berhak bicara langsung tanpa mandat dari rapat pimpinan itu adalah ketua umum MUI atau ketua koordinator harian KH. Maruf Amin, kata Kyai Cholil saat dihubingi voa-islam.com, Senin (2/1/2012).
rekomendasi yang bunyinya; umat Islam agar mewaspadai supaya aliran Syiah tidak masuk ke Indonesia, itu kan lebih dari pada sesat. Ngapain diwaspadai jangan masuk ke Indonesia kalau itu tidak sesat
Saat ditanya tentang pendapat Umar Shihab yang menyatakan bahwa MUI tidak pernah mengeluarkan fatwa sesat, KH. Cholil Ridwan menjelaskan bahwa MUI sudah mengeluarkan rekomendasi agar mewaspadai masuknya Syiah, dengan adanya rekomendasi itu menujukkan bahwa Syiah justru lebih dari sekedar paham sesat tapi juga berbahaya.
Itu memang bukan fatwa, tetapi ada rekomendasi yang bunyinya; umat Islam agar mewaspadai supaya aliran Syiah tidak masuk ke Indonesia, itu kan lebih dari pada sesat. Ngapain diwaspadai jangan masuk ke Indonesia kalau itu tidak sesat. Artinya bahaya sekali kalau Syiah itu besar di Indonesia nanti akan terjadi konflik yang tidak berkesudahan seperti di Irak, Libanon, Pakistan. Di Pakistan itu mereka Cuma 11% tapi sering kali terjadi masjid Syiah dan masjid Sunni dibakar, tokoh-tokoh Sunni dibunuh dan lain sebagainya, jelas Pimpinan Ponpes Al Husnayain ini.
Tidak mungkinlah Syiah dengan Sunni itu bisa akur, Umar Shihab itu ngimpi saja itu
Ia juga menilai bahwa upaya Umar Shihab yang terlihat dari statemennya untuk mendekatkan antara Sunni dan Syiah hanyalah mimpi.
Tidak mungkinlah Syiah dengan Sunni itu bisa akur, Umar Shihab itu ngimpi saja itu. Dia kan ingin mendekatkan Sunni-Syii dan lain sebagainya, pungkasnya. (Ahmed Widad)
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment