This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Advertising

Wednesday, 30 November 2011

Bls: Re: Re: [wanita-muslimah] Khilafah tidak ada dalam Al-Quran?

 

Masya Allah, Abah HMNA betapa keras hati dan betapa tertutupnya hati abah !!

HMNA : Dawud dan Sulaiman yang didukung oleh bukti arekeologis, mereka berdua
adalah Raja, bukan Nabi, jadi tidak bisa diambil sebagai bahan
bandingan.

Abdul Mu'iz : yang kita bahas itu fokus kepada apakah ibrahim itu kepala negara atau bukan, lha kok saya anjurkan membandingkan Ibrahim di satu sisi dengan Dawud + Sulaiman di sisi lain status raja bagi Dawud dan Sulaiman yang nyata-nyata didukung oleh arkeologis dikomentari abah, bukan nabi ? ini kan gak nyambung sama sekali, ya tentu saja Arkeolog tidak mengenal term "nabi" karena nabi itu hanya dikenal di dunia agama timur tengah.

HMNA : Saya tidak berangan-anagan melainkan hasil istinbath.

Abdul Mu'iz : baru kali ini saya dengar orang seperti abah ber-istimbath pada rujukan perjanjian lama. Kalau mau terbuka dan jujur, coba cari adakah orang kristen dan orang yahudi terutama pemuka agama mereka yang nyata-nyata beriman kepada perjanjian lama ada enggak mereka beropini (beri-istimbath menurut istilah Abah) bahwa Ibrahim kepala negara. Atau kalau abah tidak menemukan orang kristen dan yahudi yang berpendapat bahwa ibrahim adalah kepala negara, coba cari orang islam yang sependapat dengan abah, biar istimbath abah tidak disebut berangan-angan. Kalau malu tanya pada anak SD, tanya saja guru/dosen agama mana yang sependapat dengan abah bahwa Ibrahim adalah kepala negara.

HMNA :Malkisedek dari segi morphology itu akar katanya MLK ShDQ = raja kebenaran. Khalifah pertama bergelar Ash-Shiddiq.

Abdul Mu'iz : oalah abah, otak-atik matuk dari mana lagi itu abah, emangnya perjanjian lama itu menggunakan bahasa arab ? sejak kapan taurat atau perjanjian lama itu turun kepada nabi musa dengan bahasa arab ?. Dari pembahasan ini saja sudah ngelantur, alias ngelindur :). Maaf ya abah

HMNA :TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek." (Mazmur 110:4)
Psa 110:1-4
A Psalm of David. The LORD said unto my Lord, Sit thou at my right hand, until I make thine enemies thy footstool.
The LORD shall send the rod of thy strength out of Zion: rule thou in the midst of thine enemies.
Thy people shall be willing in the day of thy power, in the beauties of
holiness from the womb of the morning: thou hast the dew of thy youth.
The LORD hath sworn, and will not repent, Thou art a priest forever after the order of Melchizedek.

Jadi menurut Zabur, (Mazmur, Psalm) 110:4 Malkisedek/Melchizedek adalah seorang imam, bukan raja dari Kerajaan Salem.

Abdul Mu'iz : Nah menurut kitab genesis, Malkisedek bertemu abram. Sementara di kitab Mazmur Malkisedek dikisahkan bersama Dawud. Lantas siapa itu Malkisedek ?, kapan sezaman dengan siapa ? jadi makin nggeladrah kan ? :)

________________________________
Dari: H. M. Nur Abdurrahman <mnur.abdurrahman@yahoo.co.id>
Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Dikirim: Kamis, 1 Desember 2011 11:55
Judul: Re: Re: Re: [wanita-muslimah] Khilafah tidak ada dalam Al-Quran?


 
1 Dawud dan Sulaiman yang didukung oleh bukti arekeologis, mereka berdua adalah Raja, bukan Nabi, jadi tidak bisa diambil sebagai bahan bandingan.
***
2 Saya tidak berangan-anagan melainkan hasil istinbath.
***
3 Malkisedek dari segi morphology itu akar katanya MLK ShDQ = raja kebenaran. Khalifah pertama bergelar Ash-Shiddiq.
***
4 TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek." (Mazmur 110:4)
Psa 110:1-4
A Psalm of David. The LORD said unto my Lord, Sit thou at my right hand, until I make thine enemies thy footstool.
The LORD shall send the rod of thy strength out of Zion: rule thou in the midst of thine enemies.
Thy people shall be willing in the day of thy power, in the beauties of holiness from the womb of the morning: thou hast the dew of thy youth.
The LORD hath sworn, and will not repent, Thou art a priest forever after the order of Melchizedek.

Jadi menurut Zabur, (Mazmur, Psalm) 110:4 Malkisedek/Melchizedek adalah seorang imam, bukan raja dari Kerajaan Salem.
***
5 Tidak semua penafsiran Paulus itu mesti benar, dan tidak semua mesti salah, jadi harus kita tebang pilih. Dalam kasus ini penafsiran Paulus dipilih karena diuatkan oleh referens Zabur, (Mazmur, Psalm) 110:4.
Jadi Malkisedek/Melchizedek adalah seorang imam, bukan raja dari Kerajaan Salem sama sekali bukan penafsiran gaya "Gatholoco",

Fyi, no.3 s/d 5 adalah postingan ulangan dari postingan reply kepada postinagn Pak Chodjim

Wassalam
HMNA

----- Original Message -----
From: Mu'iz, Abdul
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Thursday, December 01, 2011 9:01 AM
Subject: Re: Re: Re: [wanita-muslimah] Khilafah tidak ada dalam Al-Quran?

Abah yakin dengan takwil subyektif abah terhadap perjanjian lama ?

Nanti abah terjebak tebang pilih lho. Makanya kalau mau fair, bandingkan tokoh Nabi Ibrahim dengan dua tokoh nabi lain yaitu Dawud dan Sulaiman yang didukung oleh literatur dan bukti arekeologis bahwa Dawud dan Sulaiman adalah Raja di kalangan Yahudi. Kalau Ibrahim ???? Nah abah kalau ngotot ada baiknya bertanya ke siswa SD Islam atau madrasah ibtida'iyyah, tsanawiyah, Aliyah bahkan tanya saja mahasiswa IAIN siapa tokoh yang bergelar nabi sekaligus raja, dijamin gak ada yang menjawab Ibrahim.

Makanya berhentilah berangan-angan abah, bahwa Ibrahim adalah kepala Negara. Jangan dibandingkan Nabi Muhammad kalau nabi Muhammad sekaligus kepala negara bukan cuma umat islam yang beropini begitu orang kristen seperti Michael H Hart juga mengakui.

Wassalam
Abdul Mu'iz

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "H. M. Nur Abdurrahman" <mnur.abdurrahman@yahoo.co.id>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Thu, 1 Dec 2011 07:57:35
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: Re: Re: [wanita-muslimah] Khilafah tidak ada dalam Al-Quran?

Pada mulanya memang nomaden, ke Can'an, ke Mesir, ke Sinai, kembali ke Can'an dan menetap di situ, berhenti menjadi nomaden. Dalam sejarah mereka ini disebut 'Ibriyyah al-Jadidah (Deutro 'Ibriyyah). 'Ibriyyah dari 'abara artinya menyeberang.
Secara tekstual memang tidak ada disebutkan secara eksplisit Ibrahim seorang yang berdaulat mengepalai suatu wilayah. Tetapi jika secara takwil, ada disebutkan:
LAI-Kejadian 13:
10 Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. --Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora. --
11 Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu, lalu ia berangkat ke sebelah timur dan mereka berpisah.
12 Abram menetap di tanah Kanaan, tetapi Lot menetap di kota-kota Lembah Yordan dan berkemah di dekat Sodom.
13 Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap TUHAN.
14 Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,
15 sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu.

Jadi Ibrahim diberikan oleh Allah wilayah kedaulatan, sejauh mata memandang ke timur dan barat, utara dan selatan. Karena bumi melengkung seperti bola, tidaklah seluruhnya wilayah Kan'an yang diberikan Allah kepadanya. Bagian wilayah Kan'an di bawah lengkung permukaan bumi yang tidak tampak oleh pandangan lurus Ibrahim, bukanlah wilayah kedaulatan Ibrahim.

Wassalam
HMNA

----- Original Message -----
From: aldiy@yahoo.com
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Monday, November 28, 2011 10:12 AM
Subject: Re: Re: Re: [wanita-muslimah] Khilafah tidak ada dalam Al-Quran?

Ibrahim dan kabilahnya adalah kelompok nomaden, yg tentu saja pindah sana-sini, disalahpahami HMNA sebagai kepala negara dengan cakupan wilayah sana-sini itu.

Ndak papa kalau HMNA sendiri yg salah paham, blio bisa meluruskannya sendiri, asal yg lain jangan ikutan salah paham, ya kan?

Salam
Mia

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___

[wanita-muslimah] *Khilafah Salah satu Prinsip Aswaja*

 

*Khilafah Salah satu Prinsip Aswaja*
http://www.eramuslim.com/suara-kita/pemuda-mahasiswa/a-baedlowi-an-nawy-alumni-ponpes-al-huda-madiun-nu-nkri-dan-khilafah.htm

Definisi *Ahlus Sunnah wal Jamaah*, menurut Nashir bin Abdul Karim Al-Aql, adalah golongan kaum muslimin yang berpegang dan mengikuti *As-Sunnah* (sehingga disebut ahlus sunnah) dan bersatu di atas kebenaran (al-haq), bersatu di bawah para imam (khalifah) dan tidak keluar dari jemaah mereka
(sehingga disebut wal jamaah). (Nashir bin Abdul Karim Al-Aql, Rumusan Praktis Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah, Solo : Pustaka Istiqomah, 1992, hal.
16).

Definisi yang seumpamanya disampaikan oleh Syekh Abdul Qadir Jailani di dalam kitabnya Al-Ghaniyah, yang menjelaskan tentang *ahlus sunah* sebagai perbuatan yang mengikuti segala yang ditetapkan Nabi SAW (maa sannahu rasulullah SAW).

Dan disebut *wal jamaah*, kerana mengikuti *ijma'* sahabat mengenai keabsahan kekhilafahan empat khalifah dari Khulafa` Rasyidin) (maa ittifaqa 'alaihi ashhabu rasulillah fi khilafah al-a`immah al-arba'ah al khulafa`ar-rasyidin). (Balukia Syakir, Ahlus Sunnah wal Jamaah, Bandung : Sinar Baru, 1992, hal. 31)

Dari pengertian *Ahlus Sunah Wal Jamaah* di atas, jelas sekali bahwa perjuangan menegakkan Khilafah dengan sendirinya sangat sinonim dengan ajaran *Ahlus Sunah Wal Jamaah*. Ini karena, Khilafah berkati rapat dengan istilah *wal jamaah*. Jadi, jamaah di sini maksudnya adalah kaum muslimin yang hidup di bawah kepimpinan khalifah dalam negara Khilafah. Khilafah merupakan prinsip dasar yang sama sekali tidak terpisah dengan *Ahlus Sunah Wal Jamaah*.

Kesatuan *Ahlus Sunah Wal Jamaah* dan Khilafah ini akan lebih dapat dipastikan lagi, jika kita menelaah kitab-kitab yang membahaskan aqidah *Ahlus Sunnah wal Jamaah*. Dalam kitab-kitab aqidah itu, semuanya menetapkan wajibnya Khilafah. Dalam kitab *Al Fiqhul Akbar* (Bandung : Pustaka, 1988), karya Imam Abu Hanifah (w. 150 H) dan Imam Syafi'i (w. 204 H), terdapat fasal yang menegaskan kewajiban mengangkat imam (khalifah) (fasal 61-62).

Dalam kitab *Al-Farqu Baina Al-Firaq*, karya Imam Abdul Qahir Al-Baghdadi (w. 429 H) menerangkan 15 prinsip Ahlus Sunah Wal Jamaah. Prinsip ke-12 adalah kewajiban adanya Khilafah (Imamah). Kata Abdul Qahir al-Baghdadi, "Inna al-imaamah fardhun 'ala al-ummah." (sesungguhnya Imamah [Khilafah] fardhu atas umat). (Lihat Imam Abdul Qahir Al-Baghdadi, Al-Farqu Baina Al-Firaq, Beirut : Darul Kutub Al-Ilmiah, 2005, hal. 270). Dalam kitab *Al-Masa`il Al-Khamsuun* fi Ushul Ad-Din hal. 70, karya Imam Fakhruddin Ar-Razi (w. 606 H) beliau mengatakan, "Mengangkat Imam [khalifah] adalah wajib ke atas umat Islam." Pernyataan serupa juga ditegaskan oleh Imam Ibnu Hazm (w. 456 H) dalam kitabnya '*Ilmu Al-Kalam 'Ala Mazhab Ahlis Sunnah wal Jamaah* hal. 94 pada bab Mas`alah fi Al-Imamah.

Hal yang sama juga terdapat dalam kitab *Al-Hushuun Al-Hamidiyah Lil Muhafadhati 'Ala al 'Aqaidi al Islamiyah*, karya Sayyid Husain Efendi, hal.189, beliau mengatakan,"Ketahuilah bahawa wajib atas kaum muslimin secara syara' untuk mengangkat seorang Khalifah." (i'lam annahu yajibu 'ala al-muslimin syar'an nashb Imamin.). Kitab ini termasuk jenis Kitab Tauhid yang wajib diajarkan di Pesantren Salaf. Bab Khilafah sengaja diletakkan di bagian akhir sebagai pamungkas lantaran Khilafah adalah institusi paling penting untuk menjaga Aqidah Islam, penegak hudud, dan pengatur segala urusan politik dalam maupun luar negeri.

Selain dalam kitab-kitab aqidah seperti dicontohkan di atas, dalam kitab-kitab tafsir, hadis, atau fiqih akan ditemukan kesimpulan serupa bahawa Khilafah memang kewajiban syar'i menurut *Ahlus Sunah Wal Jamaah*. Imam Al-Qurthubi dalam *Tafsir Al-Qurthubi* (1/264) menyatakan," Tidak ada perbedaan pendapat mengenai wajibnya yang demikian itu (Khilafah) di antara umat dan para imam, kecuali yang diriwayatkan dari Al-Asham, yang memang *asham* (tuli) dari syariah (laa khilaafa fi wujubi dzaalika baina al-ummah wa laa baina al-aimmah illa maa ruwiya 'an al-asham haitsu kaana 'an asy-syariah asham.).

Imam Nawawi dalam *Syarah Muslim* (12/205) berkata,"Ulama sepakat bahawa wajib atas kaum muslimin mengangkat seorang khalifah." (ajma'uu 'alaa annahu yajibu 'ala al-muslimin nashbu khalifah).

Imam Mawardi dalam *Al-Ahkam As-Sulthoniyah* hal. 5 berkata,"Mengadakan akad Imamah bagi orang yang melaksanakannya di tengah umat, adalah wajib menurut *ijma'*." (aqdul imamah liman yaquumu bihaa fi al-ummah waajibun bil ijma').

Jelaslah, bahawa Khilafah adalah memang ajaran asli dan murni *Ahlus Sunah Wal Jamaah* dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Khilafah adalah wajib menurut *Ahlus Sunah Wal Jamaah*.

Dengan demikian adalah sungguh aneh bin ajaib jika ada individu atau kelompok yang mengaku penganut *Ahlus Sunah Wal Jamaah*, tetapi mengingkari atau bahkan menolak Khilafah. Pengingkaran penganut *Ahlus Sunah Wal amaah* terhadap Khilafah adalah batil. Ini jelas-jelas upaya keji dan jahat untuk membinasakan, menghancurkan, dan memalsukan ajaran *Ahlus Sunah Wal Jamaah* dari prinsip dasarnya.

Maka kepada para pihak penghadang khilafah, sebagian narasi teks di atas harus dibantah lebih dahulu sebelum mengeluarkan statemen menolak ide khilafah. Bentuknya harus berupa hasil kajian *Bahtsul Masaail* yang dipublkasikan dan diuji dalam forum intelektual yang kredibel. Tetapi ini akan sulit dilakukan, sebab ide khilafah apalagi *tathbiq as-syariah* itu termaktub dalam lembar demi lembar Kitab-kitab kuning yang terlanjur menjadi *maraji'*, *maqayis* (standarisasi) dan *qanaat* (keyakinan) komunitas Ulama dan santri.

Jadi secara 'fitrah' dan fikrah, dunia pesantren akan lebih mudah mengadopsi ide Khilafah daripada menolaknya. Menolak ide ini berarti harus 'membakar' dan men-*Delete* kemapanan *aqwal*, fatwa dan *ijtihad* para Ulama *Salaf*. Tentu bila mengambil langkah ini, kita akan 'kualat' dan pasti dikutuk oleh Allah SWT, sebagaimana firman-Nya ."*KAMATSALI AL HIMARI YAHMILU ASFAARA*".

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___