Yang dilakukan oleh pemuda Anshar, KWI dan ormas lainnya adalah contoh konstruktif, langsung joint action bikin barisan damai mengademkan suasana. Masyarakat pastinya terpengaruh secara positif dengan aksi2 seperti ini. Berita seperti ini kan yang tempo hari ditanyain mba Lina, bukan?
Bayangkan kalau ormas2 HTI, PKS,FPI misalnya langsung gabung perkuat barisan damai dengan ormas Kristen dan Islam ini, alangkah indahnya, ini baru hebat. Gimana, ada aksinya kah?
Salam
Mia
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: Ari <masarcon@gmail.com>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Mon, 26 Sep 2011 09:31:42
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: [wanita-muslimah] Joserizal: Ledakan Bom Solo Hanya Pengalihan Isu
capek nih jadi polisi. kudu pengamanan melulu ..... :(
sapa yg bikin isu, sapa yg kudu kerja menstabilkan suasana di lapangan.
pengamat ama ormas kayak HT sih bisanya ngomporin dan komentar doang.
plus ikutan memperkeruh suasana dengan melempas isu SARA
salam,
Ari
status : mahasiswa
<http://papabonbon.wordpress.com/>
2011/9/26 Lestyaningsih, Tri Ning <ninghdw@chevron.com>
> **
>
>
>
> Innalillah wa inna ilaihi rooji'uun. Turut berduka cita atas korban yang
> terjadi pada peristiwa Bom Solo. Semoga Allah segera membuka siapa
> sebenarnya otak dari peristiwa ini...
>
> http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/11/09/25/ls3467-joseriza
> l-ledakan-bom-solo-hanya-pengalihan-isu
>
> Joserizal: Ledakan Bom Solo Hanya Pengalihan Isu
> Minggu, 25 September 2011 22:25 WIB
> REPUBLIKA.CO.ID <http://republika.co.id/>, JAKARTA - Joserizal Jurnalis,
> Relawan Medis Daerah
> Konflik, Perang dan Bencana, menengarai ledakan bom bunuh diri di
> Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, hanya pengalihan isu
> semata.
>
> "Ledakan bom yang terjadi pukul 11.00 siang itu adalah sesuatu yang
> menggelitik akal kita," kata Jose, kepada Republika.co.id<http://republika.co.id/>,
> Ahad (25/9)
> malam.
>
> Ketika Presiden AS Barack Obama akan datang, imbuh Jose, muncul
> peristiwa latihan militer di Aceh. Lalu Ustadz Abu Bakar Ba'asyir (ABB)
> berhasil dihubungkan dengan peristiwa tersebut, sehingga terancam
> hukuman 15 tahun penjara.
>
> Jose menambahkan, ketika sedang hangat-hangatnya kasus Daftar Pemilih
> Tetap (DPT) dalam pemilu lalu, muncul ledakan bom di Hotel JW Marriot
> dan Ritz Carlton. "Saat ini, ada kasus Nazarudin yang merupakan bom
> waktu-sebagian sudah meledak-terhadap sejumlah orang penting negara ini,
> termasuk presiden," ujarnya.
>
> Lalu kasus Andi Nurpati yang patut diduga terlibat persoalan besar di
> Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang juga mengancam sah atau tidak sahnya
> pemilu yang lalu. Belum lagi kasus Antasari Azhar dan Bank Century yang
> ditutup-tutupi, karena diduga melibatkan presiden dan wakil presiden.
>
> "Setelah itu, ada orang Islam yang tewas di daerah Kristen pada tanggal
> 11 September, sama dengan peristiwa 9/11 di AS. Kemudian terjadi
> kerusuhan Ambon," papar Relawan Medis yang pernah terjun ke Ambon ini.
>
> Saat ini, kata Jose, terjadi bom Solo. Tidak lama kemudian ada pengakuan
> penjaga warnet yang melihat pelaku membuka internet. Dan yang dibuka
> adalah laman Alqaidah dan Ar-Rahmah. Pelaku juga meninggalkan tas yang
> berisi mushaf Alquran. Sama seperti pembajak pesawat pada peristiwa
> 9/11, yang juga meninggalkan tas berisi Alquran.
>
> Sore harinya, Presiden SBY langsung tahu bahwa pelaku peledakan di Solo
> adalah kelompok yang meledakkan bom di masjid Mapolresta Cirebon. "Tentu
> saja runtutan peristiwa dan fakta-fakta ini, membuat kita berpikir
> adanya hubungan kemungkinan (possibility connection)," ujarnya.
>
> Hubungan kemungkinan itu, kata Jose, bisa jadi continous conditioning
> (pengkondisian berkelanjutan) terorisme di Indonesia, sehubungan dengan
> kedatangan Obama ke Bali bulan November 2011.
>
> Yang kedua adalah pengalihan isu, sehubungan dengan akan disahkannya RUU
> Intelijen dan RUU Keamanan Negara oleh DPR. "Dan terakhir, bisa jadi ini
> merupakan rencana pihak-pihak tertentu yang ada hubungannya dengan
> masalah Ambon," pungkasnya.
>
> Redaktur: Chairul Akhmad
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
------------------------------------
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






0 comments:
Post a Comment