Kalau kepingin introspeksi, mesti obyektif juga. Yang paling jelas, ada teroris yg bunuh diri. Introspeksinya, kok bisa begitu ya? Apa yg salah dengan pemahaman dan ajaran Islam yg kita lakukan? Misalnya loh.
Yang masih kita duga2 adalah pengalihan isu. Pihak mana yang mengalihkan dan utk apa? Dugaan di bawah ini ada mengandung kebenaran. Kita manusia emang punya kemampuan merasakan suatu plot yg nggak baik.
Makanya kita terus2an menuntut semua pihak, misalnya militer, polisi menerapkan tata kelola yg baik, sebagai prioritas perubahan paradigma pembangunan, dimana mereka bagian integral.
Contoh tata kelola yg nggak baik kalau bukan korup, apa maksudnya polisi mendanai FPI? Kita semua merasakan mata rantai kekerasan di antara teroris - pihak2 pemain - militer/polisi. Di lapangan saya pernah temukan ini dengan mata kepala sendiri.
Lesson learned berharga, kekerasan melahirkan kekerasan. Sebagai bagian dari masyarakat madani, yang mesti kita terus2an tuntut kepada para pihak adalah good governance, akhlaqul karimah.
Salam
Mia
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: "Lestyaningsih, Tri Ning" <ninghdw@chevron.com>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Mon, 26 Sep 2011 09:28:51
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: [wanita-muslimah] Joserizal: Ledakan Bom Solo Hanya Pengalihan Isu
Innalillah wa inna ilaihi rooji'uun. Turut berduka cita atas korban yang
terjadi pada peristiwa Bom Solo. Semoga Allah segera membuka siapa
sebenarnya otak dari peristiwa ini...
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/11/09/25/ls3467-joseriza
l-ledakan-bom-solo-hanya-pengalihan-isu
Joserizal: Ledakan Bom Solo Hanya Pengalihan Isu
Minggu, 25 September 2011 22:25 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Joserizal Jurnalis, Relawan Medis Daerah
Konflik, Perang dan Bencana, menengarai ledakan bom bunuh diri di
Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, hanya pengalihan isu
semata.
"Ledakan bom yang terjadi pukul 11.00 siang itu adalah sesuatu yang
menggelitik akal kita," kata Jose, kepada Republika.co.id, Ahad (25/9)
malam.
Ketika Presiden AS Barack Obama akan datang, imbuh Jose, muncul
peristiwa latihan militer di Aceh. Lalu Ustadz Abu Bakar Ba'asyir (ABB)
berhasil dihubungkan dengan peristiwa tersebut, sehingga terancam
hukuman 15 tahun penjara.
Jose menambahkan, ketika sedang hangat-hangatnya kasus Daftar Pemilih
Tetap (DPT) dalam pemilu lalu, muncul ledakan bom di Hotel JW Marriot
dan Ritz Carlton. "Saat ini, ada kasus Nazarudin yang merupakan bom
waktu-sebagian sudah meledak-terhadap sejumlah orang penting negara ini,
termasuk presiden," ujarnya.
Lalu kasus Andi Nurpati yang patut diduga terlibat persoalan besar di
Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang juga mengancam sah atau tidak sahnya
pemilu yang lalu. Belum lagi kasus Antasari Azhar dan Bank Century yang
ditutup-tutupi, karena diduga melibatkan presiden dan wakil presiden.
"Setelah itu, ada orang Islam yang tewas di daerah Kristen pada tanggal
11 September, sama dengan peristiwa 9/11 di AS. Kemudian terjadi
kerusuhan Ambon," papar Relawan Medis yang pernah terjun ke Ambon ini.
Saat ini, kata Jose, terjadi bom Solo. Tidak lama kemudian ada pengakuan
penjaga warnet yang melihat pelaku membuka internet. Dan yang dibuka
adalah laman Alqaidah dan Ar-Rahmah. Pelaku juga meninggalkan tas yang
berisi mushaf Alquran. Sama seperti pembajak pesawat pada peristiwa
9/11, yang juga meninggalkan tas berisi Alquran.
Sore harinya, Presiden SBY langsung tahu bahwa pelaku peledakan di Solo
adalah kelompok yang meledakkan bom di masjid Mapolresta Cirebon. "Tentu
saja runtutan peristiwa dan fakta-fakta ini, membuat kita berpikir
adanya hubungan kemungkinan (possibility connection)," ujarnya.
Hubungan kemungkinan itu, kata Jose, bisa jadi continous conditioning
(pengkondisian berkelanjutan) terorisme di Indonesia, sehubungan dengan
kedatangan Obama ke Bali bulan November 2011.
Yang kedua adalah pengalihan isu, sehubungan dengan akan disahkannya RUU
Intelijen dan RUU Keamanan Negara oleh DPR. "Dan terakhir, bisa jadi ini
merupakan rencana pihak-pihak tertentu yang ada hubungannya dengan
masalah Ambon," pungkasnya.
Redaktur: Chairul Akhmad
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






0 comments:
Post a Comment