Advertising

Tuesday, 5 March 2013

[wanita-muslimah] IBRAHIM ISA - SIAPA SUHARTO,<Bagian dari tulisan CAH PAMULANG

IBRAHIM ISA
Selasa, 05 Maret 2013
-----------------------------

SIAPA SUHARTO
<Bagian dari tulisan CAH PAMULANG, disiarkan oleh JKI dan
Chalik Hamid (05-03-2013)

* * *

Tulisan ini amat relevan dewasa ini. Melihat betapa gairahnya keluarga
mantan Presiden Suharto serta para pendukungnya, kembali mendesakkan
hasrat mereka agar Jendral Suharto dinobatkan sebagai "pahlawan
nasional" (Lihat pidato Probosutedjo pada peresmian patung Jendral
Suharto, dimuka tempat kediaman lama Suharto di Jogyakarta.).

Yang disiarkan di bawah ini, adalah sebagian kecil dari artikel atas
nama CAH PAMULANG, disiarkan oleh mailist JKI. Lalu dipublikasikan
kembali oleh penulis CHALIK HAMID di mailist hari ini..

* * *

Suharto lahir di Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta, 8 Juni 1921, dari
keluarga petani yang menganut kejawen. Keyakinan keluarganya ini kelak
terus dipeliharanya hingga hari tua. Karirnya diawali sebagai karyawan
di sebuah bank pedesaan, walau tidak lama.

Dia sempat juga menjadi buruh dan kemudian menempuh karir militer
pertama kali sebagai prajurit KNIL yang berada di bawah kesatuan tentara
penjajah Belanda. Saat Jepang masuk di tahun 1942, Suharto bergabung
dengan PETA. Ketika Soekarno memproklamirkan kemerdekaan, Soeharto
bergabung dengan TKR.

Salah satu 'prestasi' kemiliteran Suharto yang sering
digembar-gemborkannya semasa dia berkuasa adalah Serangan Umum 1 Maret
1949 atas Yogyakarta. Bahkan 'prestasi' ini sengaja difilmkan dengan
judul 'Janur Kuning' (1979) yang memperlihatkan jika serangan umum itu
diprakarsai dan dipimpin langsung oleh Letkol Suharto.

Padahal, sesungguhnya serangan umum itu diprakarsai Sultan
Hamengkubuwono IX. Hamengkubuwono IX lah yang memimpin serangan umum
melawan Belanda. Hamengkubuwono IX adalah seorang nasionalis yang
memiliki perhatian terhadap nasib rakyatnya, karena itu ia tidak mau
untuk di jajah. (lihat biografi Sultan Hamengkubuwono IX).

Pada 1959, Suharto yang kala itu menjabat sebagai Pangdam Diponegoro
dipecat oleh Nasution dengan tidak hormat karena Suharto telah
menggunakan institusi militernya untuk mengumpulkan uang dari
perusahaan-perusahaan di Jawa Tengah. Suharto kala itu juga ketahuan
ikut kegiatan ilegal berupa penyelundupan gula dan kapuk bersama Bob
Hasan dan Liem Sioe Liong.

Untuk memperlancar penyelundupan ini, didirikan prusahaan perkapalan
yang dikendalikan Bob Hasan. Konon, dalam menjalankan bisnis haramnya
ini, Bob menggunakan kapal-kapal 'Indonesian Overseas' milik C.M. Chow.
Siapa C.M. Chow ini? Dia adalah agen ganda. Pada 1950 dia menjadi agen
rahasia militer Jepang di Shanghai. Tapi dia pun kepanjangan tangan Mao
Tse Tung, dalam merekrut Cina perantauan dari orang Jepang ke dalam
jaringan komunis Asia.

Pada 1943, Chow ditugasi Jepang ke Jakarta. Ketika Jepang hengkang dari
Indonesia, Chow tetap di Jakarta dan membuka usaha perkapalan pertama di
negeri ini. Chow bukan saja membina WNI Cina di Jawa Tengah dan Timur,
namun juga di Sumatera dan Sulawesi. Salah satu binaannya adalah ayah
Eddy Tansil dan Hendra Rahardja yang bermarga Tan. Tan merupakan
sleeping agent Mao di Indonesia Timur. Pada pertengahan 1980-an, Hendra
Rahardja dan Liem Sioe Liong mendirikan sejumlah pabrik di Fujian, Cina
(Siapa Sebenarnya Suharto; Eros Djarot; 2006).

Nasution kala itu sangat marah sehingga ingin memecat Suharto dari AD
dan menyeretnya ke Mahkamah Militer, namun atas desakan Gatot Subroto,
Suharto dibebaskan dan akhirnya dikirim ke SSKAD (Sekolah Staf dan
Komando Angkatan Darat). Selain Nasution, Yani juga marah atas ulah
Suharto dan di kemudian hari mencoret nama Suharto dari daftar peserta
pelatihan di SSKAD, yang mana hal ini membuat Suharto dendam sekali
terhadap Yani. Terlebih Amad Yani adalah anak kesayangan Bung Karno.

* * *

Kolonel Pranoto Rekso Samoedro diangkat sebagai Pangdam Diponegoro
menggantikan Suharto. Pranoto, sang perwira 'santri', menarik kembali
semua fasilitas milik Kodam Diponegoro yang dipinjamkan Suharto kepada
para pengusaha Cina untuk kepentingan pribadinya. Suharto sangat sakit
hati dan dendam terhadap Pranoto, juga terhadap Nasution dan Yani.

Di SSKAD, Suharto dicalonkan untuk menjadi Ketua Senat. Namun DI.
Panjaitan menolak keras dengan menyatakan dirinya tidak percaya dengan
Suharto yang dinilainya tidak bisa dipercaya karena mempunyai banyak
catatan kotor dalam kair militernya, antara lain penyelundupan bersama
para pengusaha Cina dengan dalih untuk membangun kesatuannya, namun yang
terjadi adalah untuk memperkaya dirinya.

Atas kejadian itu Suharto sangat marah. Bertambah lagi dendam Suharto,
selain kepada Nasution, Yani, Pranoto, kini Panjaitan. Aneh tapi nyata,
dalam peristiwa 1 Oktober 1965, musuh-musuh Suharto—Nasution, Yani, dan
Panjaitan—menjadi target pembunuhan, sedangkan Suharto sendiri yang
merupakan orang kedua di AD tidak masuk dalam daftar kematian.

Dan ketika Yani terbunuh, Bung Karno mengangkat Pranoto Rekso Samudro
sebagai Kepala Staf AD, namun Pranoto dijegal oleh Suharto sehingga
Suhartolah yang mengambil-alih kepemimpinan AD, sehingga untuk
menghindari pertumpahan darah dan perang saudara—karena Siliwangi di
Jawa Barat (Ibrahim Adjie) dan KKO (Marinir) di Jawa Timur telah
bersumpah untuk berada di belakang Soekarno dan jika Soekarno
memerintahkan untuk 'menyapu' kekuatan Suharto di Jakarta, maka mereka
menyatakan siap untuk berperang—maka Soekarno melantik Suharto sebagai
Panglima AD pada 14 Oktober 1965.

* * *


------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

0 comments:

Post a Comment