Advertising

Tuesday, 5 October 2010

Re: [wanita-muslimah] Re: Seri 941 Sepuluh Suku Israil yang Hilang

 

MAS mengemukakan link:
http://www.tombofjesus.com/index.php?option=com_content&view=article&id=103:takhat-sulaiman-monument&catid=46:documents&Itemid=82
untuk menunjukkan bahwa Yus Asaf yang ada kuburannya di Srinagar adalah Jesus.
#########################################
HMNA:
The Tomb of Jesus in Srinagar ini perlu diuji / diperhadapkan pada:
http://en.wikipedia.org/wiki/Ten_Lost_Tribes
yang menunjukkan ada bangsa Indian Amerika yang merupakan salah satu dari the Ten Lost tribes
dan The Book of Mormon yang menyebutkan Jesus setelah peristiwa pensaliban pernah mngunjungi Indian Amerika tsb

Memang Jesus pernah ke Kashmir, tetapi tidak wafat di sana. Jadi The Tomb of Yus Asa di Srinagarf bukanlah kuburan Jesus. Mengapa? Kalau Jesus wafat di Srinagar, artinya Jesus hanya berkunjung ke timur saja mencari the Lost Tribes of Israels. Beliau tidak sempat ke barat .

Bagi yang berminat bisa baca link
http://www.tombofjesus.com/index.php?option=com_content&view=article&id=103:takhat-sulaiman-monument&catid=46:documents&Itemid=82
dan link
http://en.wikipedia.org/wiki/Ten_Lost_Tribes
serta
The Book of Mormon di bawah.
********************************************
http://www.tombofjesus.com/index.php?option=com_content&view=article&id=103:takhat-sulaiman-monument&catid=46:documents&Itemid=82
The Takhat Sulaiman (Throne of Solomon) is a large temple situated on the top of a hillock near the Dal Lake in Srinagar, Kashmir. It was renamed Sankarachariya by the Hindu Maharaja in 1848. There are four inscriptions, in Persian Sulus script, chiseled onto this monument, two of which are still legible. The inscriptions are recorded in Khwaja Hassan Malik's book, Tarikh-i-Kashmir (Khwaja Hassan Malik, Tarikh-i-Kashmir, f. 56).

Concerning the year 54, mentioned in the inscriptions cited below, Professor Fida Hassnain notes the following:

"Note that since Islam did not exist during the reign of Gopadatta (79-109 AD), connecting the year 54 with the Muslim Hijra Era is absurd. During that period, the Laukika Era was exclusively used in Kashmir. As this era started in 3076 BC, the 54th year mentioned in the inscription would come to either 22 BC or 78 AD (since Laukika Year 1 is 3076 BC, 3054 would be 22 BC, and 3154 would be 78 AD.) As it was not possible for Jesus Christ to have traveled to Kashmir in 22 BC, I take the year 78 AD to be the correct date of his arrival."

The Inscriptions:

The Persian script is still legible on the monument today. That script is composed of the first two lines of an original four lines that once appeared on the monument. The last two lines can still be seen on the monument, but are now illegible.

We present the transliteration of the original four lines of the Persian script (recorded in several works, as you will read below), then the English translation follows.

"Maimar een satoon Raj Bihishti Zargar. Sal panjah wa chahar"
"The mason of this pillar is the suppliant Bihishti Zargar, year fifty and four."

"Een satoon bardast Khwaja Rukun bin Murjan"
"Khawaja Rukun, son of Murjan, erected this pillar"

"Dar een waqt Yuz Asaf da'wa-i-paighambari mikunad, Sal punjah wa chakar."
"At this time, Yuz Asaf proclaimed his prophethood, year fifty and four."

"Aishan Yusu Paighambar-i-Bani Israel ast."
"He is Jesus, Prophet of the Children of Israel."

Khawaja Nazir Ahmad:

In his book, Jesus in Heaven on Earth: Journey of Jesus to Kashmir, his preaching to the Lost Tribes of Israel and death and burial in Srinagar, Nazir Ahmad states:

"After the conquest of Kashmir by the Sikhs, these last two inscriptions were mutilated. They are still visible but cannot be read intelligibly (Pirzada Ghulam Hasan, Tarikh-i-Kashmir, MSS. Vol. 3 f. 25 (b) (Research Library, Srinagar). Mulla Nadiri, the earliest Muslim historian of Kashmir, whom I have already quoted, gives the text of the last two only (Mulla Nadiri, Tariki-i-Kashmir, MSS. f. 35). It is identical with the one given by me. He mentions only these two, probably because they contained information of far greater historical value than the first two inscriptions. Khwaja Hassan Malik Chaduara, who wrote his Tarikh-i-Kashmir during the reign of Emperor Jahangir, mentions all the four inscriptions but does not give their text at all. (Khawaj Hassan Malik Chaduara, Tarikh-i-Kashmir, MSS.f 2-12). In Wajeez-ut-Tawarikh four inscriptions are mentioned but the text of the first three only is given. Khawaja Hassan Malik in his Tarikh-i-Kashmir also speaks of these four inscriptions. I will quote only the first and third inscriptions given in his book:

1. Maimar een satoon Raj Bihishti Zargar. Sal panjah wa chaharam.

3. Dar een waqt Yuz Asaf da' wa-i-paighambari mikunad. Sal panjah wa chahar."

"This reads exactly as the wording already given. It must be noted that during the times these three writers wrote their histories the inscriptions were intact and had not been obliterated.

"Major H.H. Cole gives photographic reproductions of the first two inscriptions. They read:

1. Maimar een satoon Raj Bihishti Zargar. Sal panjah wa chaharam
2. Een satoon bardast Khwaja Rukun bin Murjan. (Major H.H. Cole, Illustrations of Ancient Buildings in Kashmir, 1, A, 68-69.)

"Again, I would like to point out that the first inscription as given by Major Cole corresponds exactly with the wording given by Mulla Nadiri. Major Cole also, without quoting their text, speaks of the two inscriptions:
'There are also two mutilated inscriptions on each side of the two flank walls encasing the stairs. Their characters are in Persian' (Ibid, 8).

Copyright © 2010 The Tomb of Jesus Website. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.

*******
http://en.wikipedia.org/wiki/Ten_Lost_Tribes
Native Americans
Several explorers, especially during the 17th and 18th centuries, claimed to have collected evidence that some of the Native American tribes might be descended from the Ten Lost Tribes. Several recent books and articles have focused on these theories.
The belief that some Native Americans were a Lost tribe of Israel goes back centuries and includes individuals like the 1782 President of the Continental Congress Elias Boudinot and Mordecai Noah, the most influential Jew in the United States in the early 19th Century.
The Book of Mormon, one of the religious texts of the Church of Jesus Christ of Latter-day Saints (Mormons), claims that early residents of the Americas included descendents from the tribe of Joseph, and particularly through Manasseh.
Some sources such as Howshua Amariel and various researchers assert that there is DNA evidence, linguistic research and other research which indicates links between the Cherokee Nation and the Jewish people.

***
The Book of Mormon
oleh HMNA

Agama Mormon berpusat di kota Salt Lake City di negarabagian Utah, Amerika Serikat. Para pengikut Gereja Mormon menyebut gereja mereka: The Church of Jesus Christ of Latter-Day Saints. Gereja Mormon berbeda dengan gereja Kristen lain karena disamping mengakui Biblos, mereka juga menggunakan kitab suci sendiri yang disebut The Book of Mormon, yang dalamnya termaktub bahwa ada satu kelompok sukubangsa Israel yang berlayar ke benua Amerika, lebih dari 2000 tahun sebelum kedatangan Columbus. Mereka itu rupanya kelompok kecil yang meluputkan diri dari bangsa Assyria yabg menaklukkan Kerajaan Israil Utara/Samaria (721SM). Para pendatang ini, menurut The Book of Mormon menurunkan dua bangsa. Satu bangsa bernama Lamanit, nenek moyang bangsa Indian, yang kemudian lupa pada agama mereka dan menjadi penyembah berhala. Kelompok satu lagi yang disebut Nephit membangun kota-kota besar, tetapi kemudian dimusnahkan bangsa penyembah berhala.

Dalam The Book of Mormon dikisahkan bahwa sebelum bangsa Nephit musnah, ajaran-ajaran mereka sempat ditulis pada prasasti-prasasti emas oleh nabi mereka yang bernama Mormon. Putranya Moroni menyembunyikan rasasti-prasasti itu dalam tanah. Joseph Smith kemudian berhasil menemukan prasasti-prasasti itu, lalu menuliskan apa yang tertera disitu, dan itulah yang kemudian menjadi The Book of Mormon tersebut, yang menjadi dasar keyakinan agama Mormon. Dalam The Book of Mormon disebutkan setelah peristiwa salib, Jesus ada di benua bagian barat itu mengunjungi Bani Israil yang luput dari tangan bangsa Assyiria.

Semula agama Mormon berkembang di Illinois. Tetapi kemudian mereka mendapat kesulitan disana. Oleh pemeluk Kristen lain, mereka dipandang sebagai aliran sesat dan dimusuhi. Karena itu tahun 1847, pemimpin Mormon Brigham Young bersama 148 pengikutnya memasuki wilayah barat Amerika yang belum dijamah, untuk mencari permukiman baru. Bagaikan Musa yang membawa suku-bangsa Israel keluar dari Mesir, begitu pula Brigham Young membawa pengikutnya mencari tempat yang katanya telah dijanjikan oleh Tuhan kepadanya. Dan ketika mereka sampai di sebuah lembah yang indah, ia mengatakan "Disinilah Tempatnya". Merekapun mulai membangun permukiman di lembah itu, di pinggir sebuah sungai yang mengalir ke danau Great Salt Lake. Sungai itu mereka beri nama Sungai Yordan, seperti nama sungai di Kanaan yang mengalir ke danau garam Laut Mati. Kota itulah yang kemudian berkembang menjadi Salt Lake City ibukota negarabagian Utah.

Dari tahun ke tahun pengikut Mormon yang pindah ke kota yang mereka sebut Yerusalem Baru atau Kota Rasul-Rasul itu, meningkat pesat, dan kota itupun menjadi pusat agama Mormon. Agama Mormon sekarang ini menonjol di Amerika karena banyak dari kalangan anggotanya pengusaha kaya-raya yang sukses. Mereka mendirikan gereja-gereja megah dan indah. Penganut Sekte Mormon ini berpoligami. Katanya mengikuti Jesus yang berpoligami.
Referens: The Book of Mormon yang ada dalam perpustakaan pribadi saya

----- Original Message -----
From: "ma_suryawan" <ma_suryawan@yahoo.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Tuesday, October 05, 2010 12:57
Subject: [wanita-muslimah] Re: Seri 941 Sepuluh Suku Israil yang Hilang

Sudah terbukti memplagiat tulisan saya, sekarang terbukti lagi bagaimana Nur Abdurrahman alias HMNA ini mulai menuduh dan berdusta utk melindungi harga diri dan 'intelektualitas' nya. Ini buktinya.

HMNA: "Rupanya MAS bikin tambahan dari aslinya yang ini: "At this time Yus Asaf proclaimed his prophethood." Meniru orang Yahudi bikin sisipan dalam Taurat. Itulah sebabnya sampai sekarang MAS tidak mau menyebutkan dari sumber mana dia mengutip tulisannya itu."

Saya jawab:

Anda berdusta.

Kalimat itu bukan tambahan dari saya, tetapi kalimat itu ada di prasasti Takhtat Sulaiman.

Di prasasti tertulis:

"Maimar een satoon Raj Bihishti Zargar. Sal panjah wa chahar"
"The mason of this pillar is the suppliant Bihishti Zargar, year fifty and four."

"Een satoon bardast Khwaja Rukun bin Murjan"
"Khawaja Rukun, son of Murjan, erected this pillar"

"Dar een waqt Yuz Asaf da'wa-i-paighambari mikunad, Sal punjah wa chakar."
"At this time, Yuz Asaf proclaimed his prophethood, year fifty and four."

"Aishan Yusu Paighambar-i-Bani Israel ast."
"He is Jesus, Prophet of the Children of Israel."

Sumber: http://www.tombofjesus.com/index.php?option=com_content&view=article&id=103:takhat-sulaiman-monument&catid=46:documents&Itemid=82

HMNA: "Patut diduga dengan keras bahwa tambahan itu dinaksudkan untuk membuktikan Yus Asaf yang berkubur di Srinagar itu adalah Jesus (Isa) al-Masih. Untuk menguatkan pengakuan Ghulam Ahmad sebagai the Promised Messiah, karena telah terbukti Isa al-Masih sudah mati dan berkubur di Srinagar. Padahal Yus Asaf itu dari Yusafzai artinya Bani Yusuf. Yus Asaf hanya gelar saja, dia seorang dari Bani Yusuf (Suku Manasye).

Jawaban saya:

HMNA berdusta. Tidak ada tambahan kalimat yang dibuat di monumen tua itu untuk menguatkan pengakuan Mirza Ghulam Ahmad.

Kalimat itu sudah ada di sana sebelum Mirza Ghulam Ahmad lahir.

Salam,
MAS

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "H. M. Nur Abdurahman" <mnur.abdurrahman@...> wrote:
>
> ----- Original Message -----
> From: "ma_suryawan" <ma_suryawan@...>
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Sent: Tuesday, October 05, 2010 10:59
> Subject: [wanita-muslimah] Re: Seri 941 Sepuluh Suku Israil yang Hilang
>
>
> Nur Abdurrahman alias HMNA memplagiat (mengambil tanpa izin) sepenggal tulisan saya, yang pernah saya tulis di milis Surau dan Islib, untuk kemudian digunakannya dalam kolom harian tetapnya utk dipublikasikan.
>
> Berikut kutipan tulisan saya di Milis Surau message#44832 tanggal 10 Mei 2010:
>
> "...sebuah monumen tua di kota Srinagar
> yang dibangun pada zaman Gopadatta (79-109 M) tertulis(terjemahan): "At this time Yus Asaf proclaimed his prophethood.
> Year fifty and four. He is Jesus, Prophet of the Children of Israel."["Pada saat ini Yus Asaf memproklamirkan kenabiannya. Tahun limapuluh dan empat. Ia adalah Yesus, Nabi dari Anak-anak Israil']
>
> Prof. Fida Hassnain, pakar arkeologi dan sejarah Kashmir memberi catatan khusus bahwa tahun ke 54 yang dimaksud dalam monumen itu adalah tahun 3154 Era Laukika atau 78 M, yaitu tahun kedatangannya di Kashmir."
>
> Berikut kutipan tulisan HMNA tanggal 26 September 2010 di kolom harian tetapnya:
>
> "...Sebuah monumen tua di kota Srinagar yang dibangun pada zaman Gopadatta (79-109 M) tertulis (terjemahan): "Year fifty and four. He is Jesus, Prophet of the Children of Israel."(Tahun limapuluh dan empat. Ia adalah Yesus, Nabi dari Anak-anak Israil)
> ############################################################################
> HMNA:
> Apanya yang dicopas, mana ada dari tulisan saya At this time Yus Asaf proclaimed his prophethood. "Pada saat ini Yus Asaf memproklamirkan kenabiannya. Rupanya MAS bikin tambahan dari aslinya yang ini: "At this time Yus Asaf proclaimed his prophethood." Meniru orang Yahudi bikin sisipan dalam Taurat. Itulah sebabnya sampai sekarang MAS tidak mau menyebutkan dari sumber mana dia mengutip tulisannya itu.
>
> Patut diduga dengan keras bahwa tambahan itu dinaksudkan untuk membuktikan Yus Asaf yang berkubur di Srinagar itu adalah Jesus (Isa) al-Masih. Untuk menguatkan pengakuan Ghulam Ahmad sebagai the Promised Messiah, karena telah terbukti Isa al-Masih sudah mati dan berkubur di Srinagar. Padahal Yus Asaf itu dari Yusafzai artinya Bani Yusuf. Yus Asaf hanya gelar saja, dia seorang dari Bani Yusuf (Suku Manasye).
>
> Secara theologis, Ghulam Ahmad yang sebagai the Promised Messiah bermakna Ghulam Ahmad adalah reinkarnasi Isa al-Masih. Itu artinya secara theologis Qadianisme sama sekali BUKAN Islam, melinkan Hinduism. Qadianisme patut dibedakan dengan Ahmadiyah Lahore yang menyatakan Ghulam Ahmad hanya sebagai mujaddid saja seperti Imam Ghazali dan Imma Syafi'i. Jadi Ahmadiyah Lahore masih tetap Islam.
> ################################################################################

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
MARKETPLACE

Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.


Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment