Tergantung tempat sih kalo soal perkosaan. Di Arab pembantu berjilbab semua teuteeup aja disikat.. Bingung jg :) pake baju astronot kali yah kalo mau aman :p
Salam bingung
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
-----Original Message-----
From: "wpamungk@centrin.net.id" <wpamungk@centrin.net.id>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Wed, 17 Oct 2012 19:53:03
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: [wanita-muslimah] Majalah Tempo menyakiti Umat Islam
Bapak satu ini ngomong apa seh? Saya kok jadi bingung. Dari masalah Mia
lari ke Gunawan Mohamad lari ke departement store Ramayana,
???
Salam bingung,
l.meilany
*[wanita-muslimah] Re: Majalah Tempo menyakiti Umat Islam*
*
*
*
*
*Berita Majalah Tempo dan ucapan2 Goenawan Mohammad – adalah bentuk
kebodohan modern.*
*
*
*
*
*Gonawan Mohammad dalam situs2 banyak disebut2 sebagai agen Zionisme
Internasional, untuk merusak ahlaq dan memecah belah umat Islam ...
*
*
*
*
*
*MAKA MAKLUMILAH ITU WAHAI MANUSIA ...*
KELUH KESAH DAN KEKHAWATIRAN SEORANG WANITA YANG TIDAK PERLU ..... Dulu
waktu aku ( MIA ) masih seusia Puteri, doaku adalah, ya Tuhan kalau
aku punya anak nanti janganlah kau berikan anak perempuan.
Dan saya ( MIA ) benar2 melakukan doa itu. Bukan karena aku nggak suka
anak
perempuan, tapi karena kurasakan pada waktu itu dunia sama sekali nggak
kondusif, nggak adil, nggak ramah, berbahaya, buat anak perempuan. Dan aku
nggak mau anakku mengalami ini.
*
*
*
*
*RAHTARAIS MENASIHATI MIA DAN LINA SBB :*
Bukankah Allah SWT Maha Pelindung dan Maha Penolong bagi orang2 mukmin
yang
bertaqwa ?
Niscaya keberkahan akan diturunkan dari langit dan bumi ... termasuk
keberkahan keselamatan dirinya dari bahaya apapun .. !!!!
Bentuk2 jahiliyyah modern ( kebodohan modern )
Siapa bilang bodoh itu hina ? Bodoh itu karena belum tahu ilmunya. Jadi
justru orang pintar akan jadi hina, apabila karena ilmunya tidak
dijalankannya. Dan musibah akan dialaminya ... baik didunia apalagi di
akhirat kelak ...
Yaitu orang2 yang tidak mau dinasihati ulama dengan ( ilmu ) dasar2 Al
Qur'an dan As Sunnah ..serta ilmu2 Fiqih dan mengikuti keteladanan
( sejarah ) orang2 Shaleh .... meskipun ilmu itu sudah masik kehatinya ...
tetap membandel pada Tuhan ... KURANG IMAN DAN TAQWANYA ..
Sebagai contoh salah satu bab ilmu bagi seorang wanita muslimah :
" *bahwa wanita itu lebih banyak kerumah, kalau keluar agar tutup aurat
dan
jangan berada diluar rumah dimalam hari, atau setidaknya dikawal dua
muhrimnya yang laki2 kalau ada. Jangan sekali2 tinggal di cost2an (
sendirian )*"
Kemudian ada seorang wanita dia tinggal di cost2an, karena siang dia kerja
di Ramayana Departemen Store. Muslim tak berjilbab, wajah cantik ceria dan
tubuh menggiurkan. Tiba2 ada keperluan ketemu kerabatnya, tapi hari sudah
malam dia nekat jalan kaki menuju rumah kerabat tak jauh hanya 200 meter
melalui jalan raya kota sedang agak sepi. ( Kejadian ini nyata di
kebayoran Lama )
Sekelompok pemuda pengemudi angkot dan teman2 seusai lelah menarik angkot,
minum2 bir, melihat wanita itu lewat begitu cantik dan menggiurkan, jalan
sendiri, mereka ramai2 naik angkotnya – wanita dipepet sampai tempat sepi,
dipaksa masuk dibekap mulutnya, serta selanjutnya diperkosa beramai2 ..
1. Nah kalau wanita itu bodoh, karena tidak tahu harus pakai jilbab,
harus hati2 tak boleh keluar malam sendirian sepenting apapun
keperluannya.
Maka dia tidak berdosa, bahkan kezhaliman yang diterimanya akan merupakan
ujian baginya dan Allah SWT angkat derajatnya, sebagai balasan bala
musibah
dirinya.
2. Tetapi kalau wanita itu sudah diperingatkan dengan ilmu2 itu. wajib
tutup aurat, wajib tetap dirumah dimalam hari. Tetapi nekat terjadilah
bencana itu, adalah teguran Allah SWT baginya, dosa baginya ditimpakan
musibah, agar dia sadar kesalahannya cepat2 istighfar dan bertaubat dan
kembali menjalani ilmu2 yang telah diperingatkan padanya.
3. Bahkan ada satu ilmu mujarab ( sebar luaskan bagi yang mengalami
bahaya, kehinaan, kezhaliman, tawuran, kebakaran, banjir, gempa, dalam
kendaraan yang menakutkan, dlsb yang sifatnya darurat ), agar terhindar
dari bala musibah apapun – baik bagi yang bodoh maupun yang sudah
diingatkan. Insya Allah bencana diatas tidak akan terjadi, amiin ... ..
sebagai berikut ini :
DOA DZIKIR UNTUK KARUNIA PERTOLONGAN DARI MUSIBAH ATAUPUN UNTUK
KESELAMATAN
DARI BENCANA, ANCAMAN, KEKHAWATIRAN, DIUCAPKAN BERULANG-ULANG ....
* " BISMILLAAHILLADZII LAA YADHURRU MA'ASMIHII SYAI'UN FIL'ARDHI WA
LAA
FISSAMAA'I WA HUWASSAMI'UL'ALIIM " *
ARTINYA ;
DENGAN NAMA ALLAH YANG DENGAN NAMANYA TIDAK AKAN MEMBAHAYAKAN SESUATU YANG
ADA DIBUMI DAN DILANGIT DAN DIA MAHA MENDENGAR LAGI MENGETAHUI.
Apalagi para pengikut mazhab Imam Syafi'i, yang selalu diajari untuk
membaca do'a Qunut setiap shalat Subuh, tidak akan mengalami bencana2
apapun disiang hari sampai esok harinya bukan ?
Doa Qunut termasuk do'a tolak bala Sunnah Rasul kita ...
Dengan senatiasa mencermati, introspeksi diri dalam meningkatkan iman dan
taqwa hari demi hari, disamping kesibukan duniawi kita, dengan senantiasa
menghadiri majelis2 ilmu dari guru2 yang benar dan lurus. Maka peningkatan
iman dan taqwa kita akan cepat terrealisir dari jaminan Al Qur'an surat Al
A'raaf ayat 96 ini ...
æóáóæú Ãóäøó Ãóåúáó ÇáúÞõÑóì ÂãóäõæÇú æóÇÊøóÞóæÇú áóÝóÊóÍúäóÇ Úóáóíúåöã
ÈóÑóßóÇÊò ãøöäó ÇáÓøóãóÇÁö æóÇáÃóÑúÖö æóáóÜßöä ßóÐøóÈõæÇú ÝóÃóÎóÐúäóÇåõã
ÈöãóÇ ßóÇäõæÇú íóßúÓöÈõæäó
* *
*
*
*WA LAU ANNA AHLAL QURAA AAMANUU WAT TAQAULA FATAHNAA 'ALAIHIM BARAKAATIM
MINAS SAMAA'I WAL ARDHI WA LAAKIN KADZAABUU FA AKHADZNAAHUM BIMAA KAANUU
YAKSIBUUN*
* *
*Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah
Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi
mereka mendustakan ( ayat-ayat Kami ) itu, maka Kami siksa mereka
disebabkan perbuatannya.*
( QS 07 AL A'RAAF 96 )
NAH, TIDAK USAH TAKUT PUNYA ANAK PEREMPUAN LAGI YA MIA, YA LINA ... BAHKAN
ORANG SENDIRI SEHARUSNYA LEBIH SENANG JIKA DICIPTAKAN JADI WANITA ...
JADI WANITA ITU SANGAT BERUNBTUNG ...
WANITA ITU KEDUDUKANNYA SANGAT MULIA DISISI ALLAH SWT KARENA SYARATNYA
GAMPANG SEKALI DALAM BERAGAMA ...
MESKI SEDIKIT REPOT ..TAPI SANGAT TIDAK BERAT, KECUALI WAKTU MENGANDUNG,
MELAHIRKAN DAN MEMELIHARA ANAK2NYA DIWAKTU KECILNYA ...
INSYA ALLAH, WALLAHU A'LAAM / ISMAIL IBRAHIM
2012/10/13 <aldiy@yahoo.com>
> **
>
>
> ** Dulu waktu aku masih seusia Puteri doaku adalah, ya Tuhan kalau aku
> punya anak nanti janganlah kau berikan anak perempuan.
>
> Dan saya bener2 melakukan doa itu. Bukan karena aku nggak suka anak
> perempuan, tapi karena kurasakan pada waktu itu dunia sama sekali nggak
> kondusif, nggak adil, ngga ramah, berbahaya, buat anak perempuan. Dan
> aku
> nggak mau anakku mengalami ini.
>
> (Kilas balik, saya bingung sendiri dg doaku itu. Sekarang anak perempuan
> orang lain aku adopsi, lha anakku dua2nya cowok. Makanya, be careful
> with
> what u wish for!).
>
> Poinnya, dunia yg ramah pada perempuan, dimanakah? Bandingkan juga
> dengan
> Malala.
>
> Salam
> Mia
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
> ------------------------------
> *From: * "Sunny" <ambon@tele2.se>
> *Sender: * wanita-muslimah@yahoogroups.com
> *Date: *Sat, 13 Oct 2012 02:28:11 +0200
> *To: *<Undisclosed-Recipient>
> *ReplyTo: * wanita-muslimah@yahoogroups.com
> *Subject: *[wanita-muslimah] Majalah Tempo menyakiti Umat Islam
>
>
>
>
> http://arrahmah.com/read/2012/10/12/23893-majalah-tempo-menyakiti-umat-islam.html
>
> Majalah Tempo menyakiti Umat Islam
>
> Bilal
>
> *Jum'at, 12 Oktober 2012 11:30:59*
>
>
> *(Arrahmah.com <http://arrahmah.com/>) -* ARTIKEL Tempo tentang 'Surat
> Terakhir Dari Putri" menyakitkan umat Islam Indonesia, khususnya
> masyarakat Aceh. Dengan simplifikasi yang buru-buru dan tanpa
> penelitian
> yang mendalam, Tempo langsung mengambil kesimpulan :* "Terlepas dari
> penyebab kematiannya, banyak pihak berharap agar Putri menjadi korban
> terakhir dari penerapan qanun yang dibuat dan diterapkan tanpa
> memperhatikan perlindungan atas hak-hak anak."*
>
> Tulisan yang dibuat Jajang Jamaludin dan Imran MA ini juga menyimpulkan:
> *"Kematian
> Putri menjadi kian tak biasa karena berkaitan dengan penerapan hukum
> syariah di Bumi Serambi Mekah..*
>
> Misi Tempo yang anti syariat Islam ini makin jelas, dengan
> ditampilkannya
> artikel kedua tentang kasus di Aceh itu dengan artikelnya :
> "Diskriminasi
> Sana Sini". Dalam alinea pertama, Tempo menulis: *"Kematian Putri Erlina
> tak hanya mengundang belasungkawa dari masyarakat biasa. Lebih dari
> itu,
> kematian remaja 16 tahun ini juga memantik kembali perlawanan kalangan
> aktivis perlindungan anak dan perempuan terhadap peraturan yang mereka
> anggap diskriminatif. "Putri menjadi korban kebijakan diskriminatif atas
> nama moralitas dan agama,"kata Komisioner Komisi Nasional Perempuan Andy
> Yentriyani dalam siaran persnya, Jumat pekan lalu.*
>
> Artikel itu kemudian ditutup dengan : *"Karena itulah Andy mendesak agar
> aturan aturan yang diskriminatif dan sangat merugikan tersebut segera
> direvisi. Sesuatu yang juga sejak dulu diteriakkan oleh Komisi Nasional
> Hak
> Asasi Manusia."*
>
> Dan kebijakan Tempo yang sinis terhadap syariat Islam itu makin terlihat
> jelas dengan Catatan Pinggir yang dibuat 'god father-nya' Goenawan
> Mohamad.
> *"Mengenang Putri, 16 tahun, yang bunuh diri setelah dituduh sebagai
> pelacur oleh polisi syariah di Langsa, Aceh,"kata Goenawan mengawali
> catatannya.*
>
> Kebijakan Tempo anti Perda Syariah dan Undang-Undang yang Islami ini
> sebenarnya sudah lama dan nampak terang benderang pada Tempo edisi 4
> September 2011, dengan menampilkan judul liputan khusus: Perda Syariah
> Untuk Apa. Kebijakan redaksinya nampak dalam kolom opininya yang
> menyatakan
> :
> **
>
> *"Indonesia tampaknya bukan tempat yang tepat untuk menegakkan hukum
> yang
> berlatar belakang syariah. Lihat saja penerapan aturan-aturan baru
> bernuansa keagamaan itu . Ketentuan itu diterapkan secara diskriminatif:
> begitu tegas terhadap masyarakat kelas bawah, tapi tidak bergigi
> manakala
> harus berhadapan dengan pelanggar aturan dari kalangan elite atau
> masyarakat kelas atas. Inilah antara lain kritik terhadap penerapan
> syariah
> Islam yang telah berjalan lebih dari sepuluh tahun di Bumi Serambi
> Mekah,
> Aceh. Hampir semua hukuman hanya mengena pada masyarakat kelas bawah."*
>
> Tempo menutup kebijakan redaksinya itu dengan: *"Lahirnya aturan-aturan
> syariah ini barangkali lebih efektif ketimbang dakwah puluhan tahun para
> kiai di kampung-kampung. Sebab aturan-aturan itu menggunakan
> tangan-tangan
> perkasa pemerintah (daerah) untuk memaksa para perempuan setempat
> mengenakan kerudung dan pakaian yang Islami, atau memaksa pasangan yang
> hendak menikah belajar membaca Al Quran lebih serius. Namun kemungkinan
> besar aturan-aturan itu tidak sanggup menjawab persoalan substansial
> yang
> sedang dihadapi bangsa ini, seperti kemiskinan, kerusakan lingkungan dan
> korupsi."*
>
> *Kesimpulan yang Membahayakan*
>
> Majalah Tempo yang dikenal dengan majalah investigasi ternama, ternyata
> dalam kasus bunuh diri Putri di Langsa Aceh ini melakukan simplifikasi
> yang
> buru-buru dan dipaksakan. Tempo tidak berusaha mengadakan penyelidikan
> yang
> mendalam tentang kasus ini dan mengambil kesimpulan bahwa kasus bunuh
> diri
> itu karena* berkaitan dengan penerapan hukum syariah di Bumi Serambi
> Mekah.*
>
> Ada beberapa cacat mendasar dalam laporan Tempo soal kasus itu:
>
> 1.
>
> Tempo tidak mengadakan penelitian dengan mewawancarai mendalam
> berbagai pihak, apakah masyarakat sekitar, keluarga dan Dinas Syariat
> Islam
> Aceh benar tidaknya Putri itu pelacur. Hanya berdasar pada surat dari
> Putri, Tempo menampik Putri itu pelacur. Padahal Koran lokal pada 4
> September 2012, seperti diberitakan Tempo, menulis judul: "Dua
> Pelacur ABG
> Ditangkap Menjelang Subuh." Harian Pro Haba Aceh menulis : "Dua
> Pelacur ABG
> *Dibereukah* WH".
> 2.
>
> Bila Putri bukan pelacur, maka Kepala Dinas Syariat Islam kota
> Langsa,
> Ibrahim Latif sendiri mengaku tidak mengatakan bahwa dua perempuan
> itu
> pelacur. Ini Nampak dari sikap polisi Syariah Aceh yang melepaskan
> dua
> perempuan itu ke keluarganya, esok hari, karena baru sekali ini
> tertangkap
> razia. Bila mereka pelacur ' biasanya' berulang kali tertangkap. Maka
> bila
> ada Koran harian di Aceh, membuat judul dengan mengatakan bahwa
> Putri dan
> temannya itu pelacur, tentu di luar tanggung jawab Kepala Dinas
> Syariat
> Islam.
> 3.
>
> Maka, kesimpulan Tempo yang menyatakan kematian Putri akibat
> diterapkannya syariat Islam di Aceh, menimbulkan pertanyaan:
>
> a. Polisi Syariah Aceh sudah menangkap ratusan atau ribuan orang yang
> berkhalwat seperti Putri ini (qanun disahkan tahun 2003), dan baru
> sekarang
> terjadi kasus bunuh diri, kenapa sebelum-sebelumnya tidak terjadi
> kasus
> bunuh diri?
>
> b. Terjadinya kasus bunuh diri Putri ini, tentu harus diselidki lebih
> lanjut: apa yang telah dilakukan Putri selama ini sehingga ia berani
> mengambil resiko bunuh diri? Bagaimana hubungan keluarga di Putri?
> Apakah
> ada kasus tertentu yang menimpa Putri selain ia ditangkap malam itu
> karena
> melanggar undang-undang yang ada? Surat dari Putri yang menyatakan
> bahwa
> ia tidak menjual diri ditulis, karena ia dituduh polisi Syariah Aceh
> ia
> menjual diri atau karena media menulis bahwa ia pelacur? Dan
> seterusnya.
> 4.
>
> Kami menyadari bahwa merupakan hak Tempo lah untuk menempatkan diri
> sebagai oposisi melawan syariat Islam di Aceh. Tapi karena media
> jurnalistik membawa dampak yang luas di masyarakat, maka kami
> berharap
> Tempo hati-hati,* cover both side* dan tidak menyederhanakan masalah,
> bila terjadi suatu kasus karena diterapkannya syariat Islam.
> 5.
>
> Bagi kami, diterapkannya syariat Islam di Aceh adalah suatu berkah.
> Karena memang dalam sejarahnya, Islam menjadi elan vital dan prinsip
> yang
> kokoh dalam perjuangan rakyat Aceh (dan juga bangsa Indonesia)
> ratusan
> tahun melawan penjajah Belanda. Entah apa jadinya seandainya Islam
> tidak
> menjadi pegangan dalam perjuangan masyarakat Aceh dan rakyat
> Indonesia
> melawan Belanda yang disamping ingin menguras kekayaan tanah air juga
> menyebarkan Kristenisasi di Indonesia.
> 6.
>
> Kami menyadari diterapkannya syariat Islam di Aceh, masih ada
> kekurangan di sana-sini. Tapi paling tidak kini Aceh jauh lebih damai
> dari
> pada dulu sebelum diterapkannya syariat Islam di sana. Juga kami
> yakin bila
> diadakan survei yang obyektif tentang pemerkosaan, kenakalan remaja,
> tawuran dan lain-lain di Aceh dengan daerah lain yang tidak
> diterapkan
> syariat Islam, maka Aceh lebih rendah angka kriminalitasnya.
> 7.
>
> Bila Tempo mau obyektif, sedikit-sedikit ada kasus di Aceh, karena
> pelaksanaan syariat Islam di Aceh, maka Tempo juga harusnya bersikap
> adil
> bahwa banyaknya korupsi, pembunuhan dan kejahatan di negeri ini
> karena
> diterapkannya 'undang-undang sekuler'. Beranikah Tempo mengambil
> kesimpulan
> seperti itu?
> 8.
>
> Kami terus terang akan senantiasa mendukung diterapkannya syariat
> Islam baik dalam bentuk Perda maupun Undang-Undang. Karena bagi kami
> ini
> adalah prinsip hidup dan akan membawa berkah dan kesejahteraan di
> negeri
> ini. Kami yakin bila syariat Islam diterapkan dan penegak-penegak
> hukumnya
> bersikap Islami, maka angka kriminalitas, korupsi dan kejahatan
> lainnya
> akan turun drastic. Bila Tempo anti Perda yang bernuansa syariat
> Islam
> atau undang-undang yang Islami, maka kami akan senantiasa ' melawan'
> Tempo.
> 9.
>
> Kami menyadari bahwa dalam penerapan syariat Islam itu tentu ada
> ketidaksempurnaan. Karena itu kami terus mendorong ditingkatkannya
> kualitas
> guru agama, polisi syariah dan petugas-petugas lain di lapangan
> maupun
> pengambil kebijakan sehingga penerapan syariat ini benar-benar
> dirasakan
> manfaatnya oleh masyarakat dan menjadi *rahmatan lil alamin* bagi
> semua.
>
> Nuim Hidayat*, Penulis adalah Wartawan Senior dan Dosen Jurnalistik di
> STID Mohammad Natsir*
>
>
>
------------------------------------
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
------------------------------------
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






0 comments:
Post a Comment