100326 Jika sudah sampai batas
Bismi l-lahi r-rahmani r-rahiem.
Secara umum kita diperintahkan untuk berdakwah dengan segala macam cara dan sarana sebagaimana termaktub dalam al-Qur'an (surat an-Nahl [16]:125):
"SERULAH (MANUSIA) KEPADA JALAN TUHANMU DENGAN HIKMAH DAN PELAJARAN YANG BAIK DAN BANTAHLAH MEREKA DENGAN CARA YANG BAIK....."
Di dalam melaksanakan perintah Allah SWT untuk berdakwah, mengajak-ajak ke jalan yang benar (jalan Allah) tidak mustahil kita menghadapi kenyataan bahwa tidak sedikit dari mereka yang menjadi sasaran dakwah itu justru menolak sama sekali. Tidak jarang ketika berbantah atau berdiskusi itu justru mereka "menawarkan" cara penyelesaian yang menurut mereka lebih baik; kadang-kadang mereka justru mengancam. Ataupun mereka melakukan "perlawanan" dengan berbagai macam cara yang dapat mengecewakan maupun mematahkan semangat bagi yang semangat dakwahnya kurang kuat. Dalam hal memilih beragama kita tidak boleh memaksa (QS 2:256); terhadap tawaran mereka yang akan menyesatkan itu kita harus menjaga diri.
"DAN JANGANLAH KAMU CENDERUNG KEPADA ORANG-ORANG YANG ZALIM YANG MENYEBABKAN KAMU DISENTUH API NERAKA, DAN SEKALI-KALI KAMU TIADA MEMPUNYAI SEORANG PENOLONGPUN SELAIN ALLAH, KEMUDIAN KAMU TIDAK AKAN DIBERI PERTOLONGAN.
Tugas kita hanyalah penyampaikan perintah, yang mugkin terasa enak maupun yang sebenarnya tidak enak, berat ataupun ringan. Oleh karena itulah jika kita sudah berusaha melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah, maka bolehlah kita "akhiri" pertentangan itu dengan baik-baik sebagaimana Allah mengajarkan (Qur'an Surat Hud [11] ayat 121-123):
DAN KATAKANLAH KEPADA ORANG-ORANG YANG TIDAK BERIMAN: "BERBUATLAH MENURUT KEMAMPUANMU; SESUNGGUHNYA KAMIPUN BERBUAT (PULA)." (121). DAN TUNGGULAH (BAGAIMANA AKIBAT PERBUATANMU)
Kita juga masih berharap penuh bahwa Allah memberi kemudahan masa depan mereka itu dengan membuka hati mereka memberikan hidayahNya agar mereka itu mau tertaubat dengan taubat yang benar, lalu menjadikan mereka itu mau menerima apa-apa yang pernah kita sampaikah, lalu berbalik menjadi pejuang muslim yang gigih. Hal yang demikian ini bukanlah hal yang tak mungkin terjadi. Semogalah itu terjadi, yang Allah menjanjikan untuk kita penghargaan, balasan yang tak kurang nilainya dari dunia seisinya.
Wa l-Lahu a'lamu bi sh-shawwab
SAW. = shalla 'l-Lahu 'alaihi wa sallam (Semoga shalawat Allah dan salamNya terlimpahkan pada Rasulullah Muhammad).
SWT. = subhanahu wa ta-'ala (Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi kedudukanNya)
*** Kutipan ayat-ayat diperoleh dari penelusuran menggunakan software sederhana: "Indeks Terjemah Qur'an".
============
Assalamu 'alaikum wr. wb.
Semoga sedikit uraian di atas bermanfaat.
Sebarkanlah pelita hikmah ini dengan forward langsung ataupun dengan mengajak bergabung (JOIN) di URL http://groups.
Jika Anda punya ataupun ingin kajian masalah tertentu untuk pegangan hidup silakan hubungi saya.
Wassalam,
dr. H.R.M. Tauhid-al-Amien, MSc., DipHPEd., AIF.
e-mail: tauhid@pwmjatim.
Jalan Kendangsari Lebar 48 Surabaya INDONESIA 60292
Telp. (031)-841-7486, 081-652-7486
============
Dana aktivita/dakwah? Bergabunglah dalam http://www.asiakita
Untuk yang serius berbisnis, kunjungi http://www.esyariah
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment