Bismilahirrahmanirr
Ulama2 yang menulis namanya "H" didepan namanya adalah dgnn tujuan RIA belaka....agar orang lain tahu bahwa dia adalah HAJI.
Orang2 Japan malu memakai tanda.Title seperti Dr,PHD, S1.s 2 dll
akan banyak orang tertipu oleh nama2 itu,
Yangmenetukan seseorang itu baik dan buruk adalah ==karya2nyata dlm masarakat...
Seperti HMNU..yang menulis nama sendiri dgn "H" didepan namanya/
salam=peace
--- In wanita-muslimah@
>
> Siapa Pendusta Agama
>
> Rabu, 24 Maret 2010, 17:59 WIB
>
>
>
> Oleh Anang Rikza Masyhadi
>
>
>
> "Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Yaitu, orang yang menghardik
> anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka,
> celakalah orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai terhadap
> shalatnya, yang berbuat riya, dan enggan memberikan bantuan." (QS Almaun
> [107]: 1-7)
>
> Dalam surah tersebut, Allah SWT demikian lugas mengaitkan agama dengan
> keberpihakan kepada kaum dhuafa. Seseorang dikategorikan telah berdusta atau
> berkhianat kepada agamanya manakala ia mengabaikan anak yatim dan orang
> miskin.
>
> Surah Almaun diawali dengan pertanyaan, "Tahukah kamu orang yang mendustakan
> agama?" Menurut banyak ahli tafsir, hal itu dimaksudkan untuk menggugah hati
> pendengarnya agar memberikan perhatian lebih kepada apa yang selanjutnya
> akan ditunjukkan pada ayat-ayat berikutnya.
>
> Anak yatim dan orang miskin adalah dua kelompok yang paling rentan di
> masyarakat. Mereka digolongkan orang-orang yang lemah. Itulah mengapa Islam
> mewajibkan kita menolong mereka. Islam mendorong umatnya agar dalam beragama
> tidak selalu mementingkan aspek ibadah mahdhoh yang bersifat vertikal saja.
>
> Islam juga menganjurkan ibadah sosial, seperti memerhatikan nasib
> orang-orang lemah. Jadi, surah Almaun seolah ingin menegaskan bahwa pendusta
> agama bukan hanya orang yang mengaku Muslim, tetapi tidak mau shalat. Lebih
> dari itu, orang yang mengaku Muslim, tetapi tidak punya kepekaan sosial dan
> tidak peduli pada lingkungan sekitar.
>
> Ayat selanjutnya bertutur tentang orang-orang yang lalai dalam shalatnya dan
> riya. Lalai dalam shalat berarti bahwa orang itu fisiknya shalat; tetapi
> hati, jiwa, dan perilakunya tidak ikut shalat. Yaitu, yang shalatnya tidak
> berdampak pada perilaku sosialnya sehari-hari. Dalam shalat, banyak hikmah
> yang terkandung. Ada yang berpendapat, ketika shalat dibuka dengan
> takbiratulihram, itu berarti kita menyapa Allah. Kemudian, diakhiri dengan
> salam, yang artinya menyapa manusia.
>
> Menengok ke kanan dan kiri sebagai tanda akhir shalat menunjukkan bahwa kita
> peduli pada kondisi lingkungan sekitar atau tetangga di kanan dan kiri.
> Dengan demikian, salah satu pesan fundamental shalat adalah kepedulian pada
> orang lain.
>
> Kisah berikut menarik untuk disimak. KH Ahmad Dahlan, konon pada tahun
> 1912-an, mengajarkan santri-santrinya surah Almaun selama beberapa bulan.
> Ketika ditanya alasannya, beliau menjawab bahwa selama mereka belum ada yang
> melaksanakannya, ia tetap akan mengajari Almaun itu. Baru, setelah diketahui
> ada salah seorang santrinya yang memelihara anak yatim di rumahnya, beliau
> melanjutkan pelajaran ke surah-surah lainnya.
>
> http://www.republik
> siapa-pendusta-
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment