Advertising

Monday, 15 August 2011

Re: [wanita-muslimah] Massa FPI Sulsel Obrak-abrik Warung Coto Makassar

Strategi memelihara milisia atau sipil bersenjata sepertinya sudah menjadi strategi klassik tokoh2 militer atau militerism. Konflik akar rumput sebagai bagian dari kebijakan stabilisasi politik atau manajemen konflik.
Saya paham ini secara aktual, ketika setelah selesai membangun suatu kawasan pedesaan, tim kami nggak diijinkan mengekspose-nya. Semua publikasi dalam rangka transparansi di-delete. Kenapa? Karena dikatakan, militer sedang menganggarkan APBN untuk menetapkan daerah ini sebagai DOM. Kalo udah selese approvalnya baru bisa di-ekspose. Sebagai prajurit ya sudah kami nunut saja.
Cilakanya di alam demokrasi ini agama sering dijadikan alat politik, bukan alat untuk menuju Tuhan. Dengan kata lain politik ini bermodalkan pemahaman fiqh tekstual kita yg mendominasi.
Politik yang berorientasi kekuasaan, ditambah dengan bungkus agama tekstual yg mengenyampingkan nilai2 esoteris,adalah arah yang salah menuju titik terendah.
Jangan! Ubahlah haluan.
Salam
Mia

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Ari <masarcon@gmail.com>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Tue, 16 Aug 2011 06:35:57
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: [wanita-muslimah] Massa FPI Sulsel Obrak-abrik Warung Coto Makassar

dear pak chodjim,

FPI secara sosiologis adalah wujud sayap militer dari diktator mayoritas.
saat belajar pancasila, kita diajarkan jalan tengah, jangan menjadi
diktator mayoritas ataupun tirani minoritas.

di sektor politik, umat islam merasa selama ini diinjak injak oleh negara
dan tentara
di sektor ekonomi, umat islam merasa diinjak oleh suku tionghua atau china

jadi ketika reformasi, ketika upaya pam swakarsa melindungi icon pak harto
yang menjelang reformasi nampak makin memberi angin pada kelompok hijau
gagal,
mereka ganti nama jadi FPI.

di sektor politik dan kemasyarakatan pakai nama pembela islam
derivat dari sesuatu yang dominan, mayoritas, dan tidak bisa diganggu gugat

saya kira secara logika, posisi yang diambil FPI enak sekali.
aparat negara baik sipil, militer, aparat penegak hukum seperti polisi,
tidak bisa mengganggu gugat keberadaan FPI. malah kalau mereka diganggu
mereka bisa menggalang dukungan massa dengan alasan islam disakiti.

posisi yang sedap untuk mengambil proyek parkir dan pengamanan di setiap
sudut kota,
secara ekonomi, masuk deh, ada klan baru yang terbentuk di sana.
legitimasi agama, sosial, ekonomi, semua ada. apalagi yang mau dicari ?

udah PW. posisi wenakkk pak, jadi FPI itu. :D
aman tenteram, sejahtera di dunia.


salam,
Ari

<http://papabonbon.wordpress.com>


2011/8/16 chodjim <chodjima@gmail.com>

> FPI itu tidak mengerti hukum Islam, tetapi hanya mengatasnamakan Islam.
> Perusakan harta benda orang lain itu --meski dalam keadaan perang
> sekalipun-- diharamkan dalam Islam.
>
> FPI tidak mengerti bahwa warung buka itu bukan untuk orang yang berpuasa,
> tetapi untuk mereka yang memang diizinkan tidak berpuasa, dan orang-orang
> yang bukan beragama Islam.
>
> Yang diizinkan untuk tidak berpuasa dalam agama Islam ialah:
> 1) Orang sakit.
> 2) Orang yang sedang bepergian.
> 3) Orang yang pekerjaannya berat.
> 4) Orang tua yang sudah lemah.
> 5) Orang yang karena alasan hamil/menyusui yang atas nasehat dokter ia tak
> patut untuk berpuasa.
> 6) Orang yang memang TIDAK KUAT untuk berpuasa.
> 7) Orang yang tidak termasuk dalam seruan Q. 2:183.
>
> Makanya saya pernah mebulis di WM ini bahwa "negara" dalam Negara harus
> dilenyapkan, karena hal ini yang bisa menjadi duri dalam kehidupan
> bernegara. Mengapa FPI tidak mengobrak abrik para koruptor yang sudah
> terbukti korupsi? Bukankah ini yang lebih baik? Orang buka warung adalah
> orang yang bekerja atau berusaha secara halal, koq malah diobrak-abrik!
>
> Wassalam,
>
> chodjim
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

0 comments:

Post a Comment