Keterlaluan emang wartawan kita. Mereka yang mestinya di garda wawasan terdepan, malah mereduksi beritanya sendiri. Saksinya bilang 'diperkosa' kok dia bikin judul 'ditiduri?'. Kurasa dalam pikirannya emang gitu...prihatin deh.
Kalo wartawan itu mo tebus dosa, dia mesti ngikutin kasus itu sampe kapolsek pemerkosa itu diadilin.
salam
Mia
--- In wanita-muslimah@
>
> Judul salah dan menyesatkan!
>
> "rela"? "ditiduri"?
>
> Seharusnya "... mengaku DIPERKOSA ...."
>
> Ini koran mana ya, Pos Metro Medan?
> Wartawan dan redakturnya perlu belajar lagi,
> bukan hanya bahasa, tetapi wawasan gendernya.
>
> Lagian pakai koma, kemudian kalimat berikutnya subyeknya "AKP Sofyan."
> Apa yang rela ditiduri itu "AKP Sofyan."
>
> Tapi minimal nama korban tidak diungkap, sudah bener.
> Kelanjutan kasus ini patut disimak.
>
>
>
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment