Itu perlambang, mbak. Petunjuk bahwa mbak Mia berusaha keras melawan ancaman, gunakan terus akal, fikiran dan ilmu agar tetap berada dalam kesadaran penuh. Jangan mengandalkan perasaan, nanti malah gak rasional.
________________________________
Dari: "aldiy@yahoo.com" <aldiy@yahoo.com>
Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Dikirim: Selasa, 16 Agustus 2011 10:39
Judul: Re: [wanita-muslimah] Massa FPI Sulsel Obrak-abrik Warung Coto Makassar
Di penghujung tahun 2007 aku bermimpi ketika lagi berada di daerah..dan mimpiku simbolis. Pulang ke kampung ibuku (tanah air?), dan kami melihat gelombang badai di batas langit, sedang menuju ke kampung kami. Dalam mimpiku gelombang badai nggak pernah bener2 sampe ke kampung, tapi kami sudah panik duluan dan saling berbunuhan. Dan kejadian mengerikan menimpa orang kampung dan keluarga besarku. Aku terbangun dan menangis, waktu itu menjelang subuh. Langsung menelpon keluarga, tentu saja mereka baik2 saja.
Kuharapkan bahwa mimpi ini jadi peringatan, supaya tetep dalam jalur beramal baik, dan nggak emosional apalagi panik. Apa yang akan terjadi di depan, kita mempunyai daya untuk menggoreskan pulpen di atas lembaran diari kita.
Salam
Mia
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: "chodjim" <chodjima@gmail.com>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Tue, 16 Aug 2011 06:36:39
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: [wanita-muslimah] Massa FPI Sulsel Obrak-abrik Warung Coto Makassar
Yang pro itu membuat FB satu orang menjadi admin di banyak group. Di dunia nyata juga begitu, beberapa orang mendirikan ormas, seolah-olah yang mengikuti atau yang menjadi pendukung itu banyak.
Dan, justru ini yang saya khawatirkan seperti dalam ungkapan Sabdopalon atau serat Dharmogandhul. Kata Dharmogandhul --dalam bahasa sederhana saya-- suatu saat nanti orang yang diinjak-injak oleh para Ngarabi (beragama Arab) sudah sampai titik nadir, akhirnya marah dan melakukan serangan balik. Terjadi perang saudara, dan akhirnya agama Ngarabi ini punah dari Nusantara. Jadi, bukan Islam yang punah tetapi agama Ngarabi. Dan berkembanglah agama Buda-Budi, agama yang dilandasi oleh pencerahan pikiran dan hati.
Nah, tentu saya sebagai orang Indonesia senanti berdoa agar tercipta kedamaian, dan bangkit kesadaran hidupnya sehingga tanpa terjadi konflik, semua orang bisa hidup beragama dengan baik dan bermanfaat baik bagi dirinya maupun orang lain.
Wassalam,
chodjim
----- Original Message -----
From: Abdul Muiz
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, August 16, 2011 5:51 AM
Subject: Bls: [wanita-muslimah] Massa FPI Sulsel Obrak-abrik Warung Coto Makassar
di FB banyak group pro dan kontra keberadaan FPI, mbak. Contoh Group yang anti : Fpi Dajal, Bubarkan Fpi (Front Pembela Islam), KOMUNITAS ANTI FRONT PEMBELA ISLAM [FPI], Bubarkan Fpi Sekarang, Tindak FPI, FPI Tobatlah, ANTI FPI, Bubarkan FPI, Bubarkan FPI !, Pembubaran fpi, DUKUNG PEMBUBARAN FPI, Gerakan anti FPI, Penolakan Tindakan FPI, Tolak Aksi FPI, komunitas beragama anti FPI, Lawan Fpi dll
Namun secara kuantitas, group yang pro FPI lebih banyak.
Wassalam
Abdul Mu'iz
________________________________
Dari: "aldiy@yahoo.com" <aldiy@yahoo.com>
Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Dikirim: Selasa, 16 Agustus 2011 6:26
Judul: Re: [wanita-muslimah] Massa FPI Sulsel Obrak-abrik Warung Coto Makassar
Di Quran dikatakan berapa kali tuh dikatakan, bahwa janganlah berlebih2an dalam beragama?
Pak Muiz,di FB dah ada gerakan melawan tindakan pengrusakan FPI kah?
Salam
Mia
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: "Abdul Mu'iz" <quality@posindonesia.co.id>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Mon, 15 Aug 2011 20:21:38
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: [wanita-muslimah] Massa FPI Sulsel Obrak-abrik Warung Coto Makassar
Ini adalah akibat dari law of inforcement lemah, sehingga merusak atas nama agamapun dibiarkan, kebebasan berpendapat memang dijamin konstitusi, tetapi membiarkan merusak adalah perbuatan kriminal, ada undang-undang yang melarang merusak, menzalimi orang cari nafkah dari sudut hukum dan moral adalah keliru.
Kalau kita simak opini ketua FPI jakarta Habib Salim, "bahwa yang apa dilakukan angggota FPI itu sudah benar karena warung yang dirusak itu nekat tetap buka pada saat umat Islam tengah menjalankan ibadah puasa. Menurutnya itu adalah suatu tindakan yang merusak akidah" menurut hemat saya bukan hanya salah menafsirkan agama, tetapi membodohkan umat, dan pantas menjadi olok-olokan umat non muslim maupun umat beradab.
Sangat tidak logis, warung buka siang hari akan mendangkalkan aqidah, hanya orang primitif berpendapat begitu apalagi kalau dicari rujukan pernahkah rasul merusak warung yang buka di siang hari saat ramadhan ? Justru merampas nafkah saudaranya sendiri adalah bentuk kezaliman yang tidak dapat dimaafkan.
Wassalam
Abdul Mu'iz
Powered by Telkomsel BlackBerry®
[Non-text portions of this message have been removed]
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment