"Kalo melihat begini NS itu gak selalu merugikan pere dunk ya...ha ha ha ekstrem banget yaaak?"
Nggak ekstrim kok mba, tapi pikiran yg radikal. Kukira kita mesti radikal di masa2 seperti ini.
Nikah sirri adalah semacam "nikah adat" so to speak. Nah kalau di beberapa negeri maju kebijakan publiknya tertuang dalam common law.
Kita juga punya common law. Nah yg mesti dilakukan adalah merevisi hukum perkawinan yg dapat melindungi perempuan dan anak dari dampak negatif kawin siri. Tapi seperti mba bilang, boro2 perlindungan pada nikah siri, lha di perkawinan konvensional juga perempuan terpasung.
Poligami sepertinya bukan jawaban yg mesti kita resource, karena:
- perempuan Indonesia nggak mau poligami, ini udah terbukti.
- perkawinan yg dilanggengkan atas nama "amin bukan iman", nggak membawa "berkah sakinah" sebagai tujuan perkawinan yg sakral. Ini bisa didiskusikan tersendiri.
Nah, perlindungan pada hukum siri paling tidak melindungi hak anak dan perempuan. Tentu saja nggak mengeliminasi drama2 telenovela sosial politik hehehe...leave it to the beaver..bukankah kita suka sinetron?
Salam
Mia
Dah ah ogah ngomongin mahluk yg atu ini. Pengen liat fenomena nikah sirri (NS) dari sisi lain.
Melihat kasus2 perceraian Maia VS Ahmad Dani, Yulia Rahmah VS Damian, dan kasus seorang temen (pere) yang kasusnya stuck di MA, karena suaminya tidak ingin bercerai (kabarnya suami itu pemalas/tidak bekerja jadi dia hanya mendompleng hidup dgn pendapatan istri: gitu deh kasarnya), pokoke kaum pere yang menjadi sulit mendapatkan kemerdekaannya karena nikah scr perdata.
Kalo melihat begini NS itu gak selalu merugikan pere dunk ya...ha ha ha ekstrem banget yaaak?
Kadang ane jadi mikir bhw sesungguhnya pernikahan itu, apapun bentuknya (monogami, poligami & NS) , jgua akan bergantung kepada moral2 or niat baik para pelakunya (pasutri). Poligami/NS akan menjadi baik bila pelakunya baik dan monogami bisa menajdi tidak baik bila pelakunya tidak baik.
Masalahnya, yang ada dipermukaan dan yg bisa dilihat adalah Poligami/NS ini dilakukan oleh orang2 yang tidak punya niat baik. Contoh yang baik, gak nongol he he he pade anteng aje soale laaah emang bukan wat konsumsi publik (alasannya).
Wassalam,
--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, aldiy@... wrote:
>
> Di milis WM ini kita sudah sering banget bolak-balik membahas fenomena perkawinan siri. Eh, sekarang malah bupatinya seenaknya melakukan itu.
>
> Saya nyaris nggk nonton teve, eeeh..pas lewat teve ada Aceng lagi menjelaskan bahwa perkawinan itu perdata, dimana seperti beli baju. Nah kalo bajunya robek bisa dipulangin. Hah?
>
> Berita Aceng laku di luar negeri nya? Antik banget negeri ini.
>
> Salam
> Mia
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
>
| Reply via web post | Reply to sender | Reply to group | Start a New Topic | Messages in this topic (9) |
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment