Demonstran Anti SBY Diancam Akan Ditembak
Junaedi/Ali Akbar Batubara — HARIAN TERBIT
JAKARTA– Sekitar lima ribuan orang melakukan aksi unjuk rasa di Bundaran HI, Istana Negara dan masa terkonsentrasi sekitar pukul 13.00 WIB, di halaman Kantor YLBHI, Jalan Diponegoro Nomor 74, Jakarta Pusat. Meski ada demo untuk mengkudetanya, Presiden SBY tetap masuk kantor untuk terima Presiden Liberia.
Menurut Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) yang juga anggota Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI), Adhie Masardi, pihaknya tidak melakukan aksi meminta SBY mundur secara besar-besaran, karena ada kabar pihaknya akan di serbu pihak keamanan. Pernyataan resmi ingin 'menghabisi' aksi unjuk rasa ini berasal dari pihak Istana dan Menteri Pertahanan dan Keamanan.
"Kami sebagai pihak yang waras tidak akan ikut terbuai dengan kecurigaan mereka, lalu menghadapinya secara fisik. Kita tak mau masyarakat sipil digebuki atau ditembak," kata Adhie kepada Harian Terbit, Senin (25/3).
Bahkan, lanjut Adhie, pihaknya mendengar ada pihak tertentu yang memobilisasi masyarakat sipil untuk menyerang aksi unjuk rasa. Untuk itu, massa MKRI akan berkonsentrasi di depan YLBHI, setelah itu diserahkan kepada teman-temannya yang akan ke Istana atau Bunderan HI.
"Di depan YLBHI diadakan panggung demokrasi untuk pemerintahan sipil dan bakti sosoial. Di situ akan diadakan orasi dari beberapa tokoh masyarakat," jelasnya.
BHAKTI SOSIAL
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, rencana aksi unjuk rasa besar-besaran dengan tujuan menggulingkan rezim pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono hari ini, Senin (25/3), dikabarkan tidak jadi digelar. Acara demo diubah jadi bakti sosial dikomandoi MKRI. "Acara diubah jadi bakti sosial pembagian sembako," ucapnya.
Menurut Rikwanto, kegiatan bakti sosial (baksos) akan digelar sekitar pukul 13.00 WIB, di halaman Kantor YLBHI, Jalan Diponegoro Nomor 74, Jakarta Pusat. Estimasi warga yang datang mengikuti baksos, berjumlah 3.000 warga.
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menuturkan, juga akan ada orasi politik Buyung Nasution, Lili Wahid, Ratna Sarumpaet, Adhie Massardi, dan lainnya. Selain itu, juga akan digelar acara kesenian dan baca puisi.
Sementara itu, Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, meski sempat mengkhawatirkan aksi ini sebagai upaya 'kudeta', Presiden SBY tetap akan berkantor seperti biasa. "Hari ini Bapak Presiden menerima kunjungan Presiden Liberia," ujar Julian Aldrin Pasha.
Sebelumnya, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa menegaskan, besok Presiden akan beraktivitas seperti biasa. Menurutnya, SBY tidak terpengaruh dengan isu kudeta. "Pada 25 Maret Presiden memiliki agenda yang padat dan ia akan bekerja seperti biasa," kata Daniel.
Berdasarkan agenda yang telah ditetapkan sebelumnya, hari ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf yang akan berada di Indonesia pada 24-28 Maret untuk menghadiri High Level Panel of Eminent Persons on the Post-2015 Development Agenda di Bali
| Reply via web post | Reply to sender | Reply to group | Start a New Topic | Messages in this topic (1) |
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment