kalau ingat libya ingat khadafi, lalu jadi ingat adnan kashogi ujungnya lagi
ingat amerika.
amerika di bawah obama yg demokrat, sama kayak waktu di bawah clinton
mestinya nggak segalak di jaman bush
soalnya kalau bush selain pada punya kepentingan minyak di sana,
mereka juga hobi perang. si khadafi aja yang sial. dia kelamaan berkuasa,
sehingga di usia gaek gini kudu pusing ketemu gelombang perubahan politik
lagi.
jaman masih muda, dia bisa kudeta raja, di jaman sekarang, mirisnya,
dia dikudeta rakyatnya sendiri. hwarakadah. gara gara fesbuk. :p
2011/3/2 H. M. Nur Abdurahman <mnur.abdurrahman@yahoo.co.id>
>
>
> Kita tidak mengetahui secara pasti dan komprehensif apa yg sebenarnya
> terjadi di sana. Kta hanya bisa berdo'a dan membantu secara moril,
> mudah-mudahan transisi yangg harus terjadi di libya ini bisa berjalan sampai
> kembali normal, dan tidak memakan banyak korban rakyat tak berdosa.
> Mudah-mudahan yg menang adalah kepentingan rakyat Libya bukan kepentingan
> american zionism(*) laknatuLlah.
>
> (*)
> Mengapa american zionism (amzi)?
> Pada hakekatnya politik pemerintahan AS sejak Perang Dunia Kedua adalah
> sebagai "Zionist Occupation Government". Lobi Yahudi sungguh berhasil
> menghunjam ke dalam Institusi Presiden AS . Tak seorang juapun presiden yang
> luput dari cengkeraman lobi Yahudi, sebab tanpa sokongan dana Yahudi
> (kecuali Obama ???) tidak ada seorang juapun dari warga negara AS akan mampu
> berhasil menduduki Gedung Putih.
>
> Wassalam
> HMNA
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "chodjim" <chodjim@gmail.com>
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Sent: Wednesday, March 02, 2011 11:07
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Di Libya bukan demo tetapi pemberontakan
>
> Khadafi sendiri menyatakan bahwa yang menghasut rakyat Libia adalah AS,
> Barat, dan Al-Qaida.
>
> Khusus yang al-Qaida, ini biasa didukung oleh abah HMNA. Bagaimana ini
> Abah, bukankah Abah mendukung sikap keduanya, Khadafi dan Al-Qaida? Tolong
> dilerai dong Abah, kan sesama sopir bis dilarang saling mendahului,
> hahaha.....
>
> Saya sendiri diberitahu oleh teman yang bekerja di Libya. Begini ceritanya:
> Libya berpenduduk 6 juta orang. Setiap keluarga yang tidak memiliki
> pekerjaan tetap, atau berpenghasilan kurang, diberi jaminan sosial oleh
> Pemerintah Libya. Jadi kemiskinan dalam arti fase fisik dan keamanan
> berdasarkan teori motivasi Maslow memang tidak ada. Tetapi, fase 3 ke atas,
> yaitu motivasi untuk memenuhi kebutuhan akan emosi, penghargaan dan
> aktualisasi diri dibungkam oleh pemerintah. Nah, hal itulah yang menyebabkan
> masyarakat berontak ketika ada perubahan iklim kekuasaan. Seandainya para
> petinggi Libya hidup berdasarkan ajaran agama dengan benar, niscaya tak akan
> ada pemberontakan.
>
> Kita bisa membandingkan dengan pemerintah AS. Bisakah rakyat AS digoyang
> hanya dengan isu kemiskinan, keterbungkaman, atau SARA? Mengapa
> negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam mudah sekali
> termakan isu SARA?
>
> Wassalam,
> chodjim
>
> ----- Original Message -----
> From: H. M. Nur Abdurahman
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Sent: Wednesday, March 02, 2011 5:52 AM
> Subject: [wanita-muslimah] Di Libya bukan demo tetapi pemberontakan
>
> Di Libya bukan demo tetapi pemberontakan
>
> Assalamu'alaikum wr wb,
>
> Dari FB KH Muhammad Arifin Ilham:
>
> SubhanAllah,tdk ada mencampakkan siapapun, majlis juga bersedih dg keadaan
> ini,& trus berdoa u ayahanda Muammar, umat Islam yg wafat di Libya & seluruh
> keberadaan kaum muslimin di dunia ini.InsyaAllah nilai Amal jariyyah disisi
> ALLAH trus mengalir.Kputusan musyawah u kemaslahatan umat & kbrlangsungn
> harakah dakwah.
>
> http://www.facebook.com/home.php#
> !/kh.muhammad.arifin.ilham/posts/10150150578829739
>
> Sebelumnya, seorang Mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Libya juga
> membantah pemberitaan di tanah air yang memojokkan Khadafi. Menurutnya, demo
> tsb memang didalangi AS. Baik demonstran mau pun "media" memang sudah
> disiapkan AS sehingga misinformasi menyebar ke mana-mana (padahal di surat
> Al Hujuraat ayat 6 kita diminta berhati-hati dalam menerima informasi).
>
> Itu bukan cuma demo biasa. Tapi terjadi pelemparan batu dan perusakan
> gedung-gedung pemerintah. Bahkan para demonstran juga merebut senjata dan
> menguasai berbagai kota di Libya termasuk Benghazi yang merupakan kota ke2
> terbesar di Libya. AS sendiri mendukung penuh pemberontakan ini. Jadi itu
> bukan demo, tapi pemberontakan yang didukung penuh oleh AS.
>
> Lihat bagaimana AS menyediakan berbagai strategi guna mendukung
> pemberontakan di Libya termasuk dengan mengerahkan Kapal Perang ke perairan
> dekat Libya:
>
> Obama Siapkan Berbagai Opsi Hadapi Krisis Libya
>
> http://www.detiknews.com/comment/2011/02/24/075037/1577927/10/obama-siapkan-berbagai-opsi-hadapi-krisis-libya
>
> http://www.antaranews.com/berita/248177/kapal-perang-as-dekati-libya
>
> Sebetulnya Khadafy berjasa melawan AS hingga kekayaan alam Libya tak
> dikuasai AS sebagaimana di Indonesia. Karenanya rakyat Libya makmur dgn GDP
> per kapita US$ 14 ribu/orang/tahun. Sementara Indonesia yg cuma dapat
> royalti emas dan perak 1% (Freeport dapat 99%) miskin dgn GDP per kapita US$
> 3000/orang. Itu pun jika dikurangi kekayaan 400 konglomerat macam Bakrie,
> Sampurna, dsb cuma US$ 300/orang.
>
> Saya curiga demo di Libya ini didalangi AS lewat kaki tangannya (militer,
> pejabat, politikus, dan LSM yg didanai AS) sehingga boneka AS bisa berkuasa
> di Libya. Apalagi dalam 10 tahun terakhir, Khadafi membuka Kedubes AS di
> Libya. Satu kesalahan yang fatal mengingat Kedubes AS yang umumnya begitu
> besar dan luas dengan pagar yang tinggi dan tertutup lebih mirip dengan
> Markas Militer ketimbang Kedutaan biasa. Di situlah sarang mata-mata AS dan
> pusat konspirasi untuk mengatur kaki tangan AS seperti para pejabat negara,
> militer, politikus, LSM dan media yang didanai AS. Di situlah AS mengatur
> strategi agar boneka mereka yang berkuasa di negeri itu.
>
> Harusnya Khadafi mengikuti langkah Iran untuk menyandera Kedubes AS selama
> 1000 hari agar Kedubes AS tak bisa berkutik menggerakkan pemberontakan di
> Libya.
>
> Banyak pihak menduga AS di belakang demo 1966 di Indonesia sehingga jutaan
> orang bisa berdemo dalam waktu lama. Itu butuh dukungan makanan/logistik
> serta uang saku yang cukup sehingga para demonstran tersebut tidak terlantar
> meski tidak mencari makan selama berminggu-minggu. Akibat demo tersebut,
> Soekarno yang anti AS diganti dengan Soeharto yang memberi konsesi kepada
> perusahaan AS seperti Caltex, Exxon, Freeport, dsb.
>
> Demo 1998 pun begitu. Pemerintahan Soeharto akhirnya diganti dengan Rezim
> Reformasi yang rajin mengobral BUMN-BUMN Indonesia kepada Asing (terutama
> AS) lewat program privatisasi yang dipaksakan oleh IMF dan Bank Dunia.
>
>
> http://agusnizami.wordpress.com/2010/10/21/demonstrasi-tanpa-cia-jadi-melempem/
>
> http://agusnizami.wordpress.com/2011/03/01/khadafi-lawan-pemberontakan-yang-didalangi-as/
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
--
salam,
Ari
<http://papabonbon.wordpress.com/>
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






0 comments:
Post a Comment