BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
911 Post-Modernisme, Pluralitas dan Pluralisme
Sebelumnya ada ralat sedikit: Pada judul dua nomor seri sebelumnya tertulis
No.910 dan No.911, yang seharusnya No.909 dan No.910
Pertanyaan:
Salamun 'alaikum,
Ringkas saja ustadz, apa itu yang dimaksud dengan "post modernisme"?
Salam,
I Makkuta'nang
The idea of post-modernism came from Nietzsche's analysis of modernity and
its ends of decadence and nihilism. Pada pokoknya post-modernisme itu anti
kemapaman. Semangat post modernisme berupaya mendekonstruksi itu semua
konstruksi-konstruksi yang ada namun tanpa memberikan konstruksi yang baru
sebagai alternatif, karena post-modernisme bertolak dari dasar pikiran
(premise) relativisme, yang berujung pada kemunduran (dekadensi) dan
nihilisme. Tahun 1970-an tema pluralisme dan multikulturalisme mewarnai
wacana pemikiran global. Pemikiran tersebut adalah "baju baru" dari
post-modernisme.
***
Ajaran Islam menerima keberadaan penganut agama dan budaya lain. Pluralitas
agama, multi-kultur, multi-etnis, dan bangsa dalam masyarakat dan negara
manapun di dunia dewasa ini adalah suatu keniscayaan. Al-Qur`an sudah
jauh-jauh hari mengingatkan adanya pluralitas masyarakat manusia seperti
dinyatakan dalam ayat:
-- YAYHA ALNAS ANA KhLQNKM MN DzKR WANTsY WJ'ALNKM Sy'AWBA WQBAaL
LT'AARFWA AN AKRMKM 'AND ALLH ATQKM (S. ALHJRAT, 49:13), dibaca: ya-ayyuhan
na-su inna- khalaqna-kum min dzakariw wauntsa- wa ja'alna-kum syu-'u-baw wa
qaba-ila lita'a-rafu- inna akramakum 'indaLla-hi atqa-kum, artinya:
-- Hai manusia, sesungguhnya Kami ciptakan kamu dari laki-laki dan
perempuan, dan Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya
kamu berkenal-kenalan, sesungguhnya yang termulia di antara kamu di sisi
Allah, ialah yang lebih taqwa.
Selanjutnya ayat (30:22) menamakan keberagaman tersebut sebagai ayat-ayat
Allah, tanda-tanda kebesaran Allah bagi yang berilmu pengetahuan.
Dalam berhadapan dengan berbagai macam agama tersebut, Islam mengajarkan
harus bersikap toleran. Bahkan pemimpin dan umat Islam harus berfungsi
sebagai garda depan untuk melindungi umat agama lain dapat bebas menganut
agama dan beribadat menurut ajaran agamanya masing-masing. Tentu saja dalam
batas yang wajar, yakni tidak wajar ada yang mengaku Islam, namun juga
menyatakan ada nabi sesudah Nabi Muhammad SAW, yaitu Qadianisme.(*) Agama
Islam bertujuan untuk mewujudkan perdamaian dalam kehidupan ummat manusia.
Karenanya al-Qur`an meletakkan prinsip-prinsip pergaulan manusia atau
masyarakat muslim dengan non-muslim. Pribadi dan masyarakat Islam tidak
boleh memaksakan penganut agama lain pindah ke agamanya (ayat 2:256). Dalam
menyampaikan dakwah Islam, hendaklah dengan cara yang bijaksana, dengan
pelajaran dan diskusi yang lebih baik (ayat 16:125). Pribadi muslim tidak
dilarang untuk berbuat baik dan tolong menolong dengan penganut agama lain
, yang tidak bersikap bermusuhan (ayat 60:8).
Tetapi dalam hal iman dan peribadatan mahdhah (ritual) memang tidak ada
toleransi sebagaimana ditegaskan oleh Surah Al-Kafirun. Doa adalah otak
ibadat. Karena itu doa lintas agama tidak perlu diadakan. Majelis Ulama
Indonesia (MUI) pada bulan Juli 2005 mengeluarkan fatwa, diantaranya haram
bagi umat Islam mengaminkan doa agama lain, haram berpaham sekularisme dan
pluralisme.
Pluralitas agama dan multikultur itu juga ditemukan dalam masyarakat Islam
pertama yang dipimpin oleh Nabi Muhammad SAW sendiri. Negara-Kota (City
State) Madinah adalah masyarakat dan negara Islam pertama, yang
konstitusinya berupa Piagam Madinah sebagai konstitusi tertulis pertama
dalam sejarah ketatanegaraan dunia, terdiri dari perwakilan berbagai suku
bangsa dan penganut agama. Ikut membubuhkan tanda tangannya wakil kaum
muslimin (Muhajirin dan Anshar), bangsa dan penganut agama Yahudi, penganut
agama Kristen Orthodok, dan kaum musyrikin Arab.
Namun demikian umat Islam tidak diajarkan supaya berpaham pluralisme,
apalagi pluralisme agama dan multi kulturalisme. Ketika pluralitas telah
ditambah dengan isme, ia telah menjadi anutan, kepercayaan, paradigma,
bahkan keyakinan. Alhasil Islam mengakui masyarakat, apalagi umat, terdiri
dari berbagai etnis dan kultur. Tetapi Islam tidak menganut pluralisme dan
multikulturalisme, yang "baju baru" dari post-modernisme. WaLlahu a'lamu
bisshawab.
----------------------------------------
(*)
Qadianisme, agama Ahmadiyah Qadiyan yang masih mengaku Islam (sic), padahal
punya nabi lagi yaitu MGH setelah Nabi Muhammad SAW, menganggap wahyu masih
diturunkan Allah kepada manusia. Alasan mereka yaitu Allah bersifat Maha
Berkata-kata (Mutakallim), jadi masih terus menurunkan wahyu / berkata-kata
kepada manusia. Qadianisme sangat naif dengan pendapatnya itu, karena Allah
walaupun tidak lagi menurunkan wahyu / berkata-kata kepada manusia setelah
Nabi Muhammad SAW, masih banyak makhluk Allah yang lain seperti malaikat.
Jadi Allah tidaklah berhenti berkata-kata, walaupun sudah berhenti
berkata-kata kepada manusia setelah Nabi Muhammad SAW.
*** Makassar, 7 Februari 2010
[H.Muh.Nur Abdurrahman]
http://waii-hmna.blogspot.com/2010/02/911-post-modernisme-pluralitas-dan.html
----- Original Message -----
From: "Dwi Soegardi" <soegardi@gmail.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Tuesday, March 01, 2011 16:26
Subject: Re: [wanita-muslimah] Habib Rizieq: Islam Tidak Menolak Pluralisme
Yang dimaksud Rizieq Shihab adalah "pluralitas" bukan "pluralisme"
ini dua hal yang rada berbeda
uraian tentang keduanya yang paling bagus, bukan di text book,
tetapi dari milis ini
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/message/70047
<http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/message/70047>oleh ustadzah
Anita Tamara
===
Pluralitas itu hanya menyadari perbedaan saja. Seorang yg hidup dalam
pluralitas tidak akan mengusik orang-orang yang berbeda, namun tetap
punya penilaian pribadi terhadap yg berbeda itu "lebih jelek" "tidak
selamat" dsb. Pluralitas sudah ada di Indonesia sejak dahulu.
Sedangkan pluralisme itu ada unsur empati dalam kesadaran itu. Empati
ini penting untuk melihat dari sudut pandang orang yg berbeda itu.
Karena tanpa empati pasti orang-orang masih punya pendapat "kamu lebih
jelek daripada saya." Sulit memang untuk berpluralisme, untuk
menghilangkan prasangka ini. Pluralisme adalah "semua agama adalah baik
untuk pemeluknya masing-masing", bukan "semua agama adalah baik (untuk
saya)."
====
Tentu saja Anda bisa pula merujuk kepada Diane Eck yang pernah diposting mas
Muiz
===
- Pertama, pluralisme adalah keberagaman tidak sendirian, tapi energik
keterlibatan dengan keanekaragaman
- Kedua, pluralisme bukan hanya sekedar toleransi, tetapi aktif mencari
pemahaman melintasi garis perbedaan.
- Ketiga, pluralisme bukan relativisme, tetapi komitmen perjumpaan.
- Keempat, pluralisme didasarkan pada dialog.
(cek sumbernya di http://pluralism.org/pages/pluralism/what_is_pluralism)
===
Jadi, tidak hanya Rizieq yang masih perlu belajar tentang pluralisme,
tetapi juga wartawan Antara dan redakturnya yang menyelewengkan judul
berita.
Tidak menolak pluralisme, kok menggrebeg orang yang berpemahaman lain?
2011/3/1 sunny <ambon@tele2.se>
>
>
> Refleksi : MUI, HTI, SI, JI?
>
>
> http://www.antaranews.com/berita/246675/habib-rizieq-islam-tidak-menolak-pluralisme
>
> Habib Rizieq: Islam Tidak Menolak Pluralisme
> Jumat, 18 Februari 2011 19:20 WIB | 3277 Views
>
> Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq (kanan) bersama pendiri
> ESQ 165 Ari Ginanjar Agustian (kiri) dan anggota DPR dari PKS Al Muzammil
> Yusuf (tengah) saat pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) FPI di
> Gununggeulis, Sukaraja, Bogor, Jabar, Jumat (8/10) malam. Kegiatan yang
> diikuti perrwakilan FPI seluruh daerah se-Indonesia tersebut membahas
> agenda
> kerja serta menanggapi isu-isu terkini yang terkait dengan masalah
> nasional.
> FOTO ANTARA/Jafkhairi/ama/10
>
> Makassar (ANTARA News) - Ketua Umum Front Pembela Islam, Habib Rizieq
> Shihab menyatakan, Islam tidak pernah menolak pluralisme sepanjang tidak
> mencampuradukkan ajaran Islam dengan ajaran lain.
>
> "Islam sangat toleran, sangat jelas mengajarkan bagaimana menghargai orang
> lain. Islam tidak menolak pluralitas, kemajemukan, keberagaman. Yang
> penting
> jangan mencela ajarannya, qurannya dan keyakinanya," katanya saat
> membawakan
> Khutbah Jumat di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar, Jumat.
>
> Namun begitu, ia mengemukakan jika pluralisme bukan lahir dari agama
> Islam,
> sehingga haram hukumnya bagi ummat Islam untuk mengikutinya.
>
> "Islam selalu menghargai agama lain, bahkan Yahudi. Tetapi kalau Ahmadiyah
> baru ada, dan hanya menciplak agama Islam," ucapnya.
>
> Ia meminta ketegasan pemerintah membubarkan Ahmadiyah di Indonesia apapun
> resikonya, karena sama sekali berbeda dengan ajaran Islam.
>
> Habib berada di Makassar untuk menghadiri Musyawarah Besar FPI Sulsel,
> yang
> akan menetapkan kepengerusan baru, 18 Februari 2011.
>
> Sejumlah anggota FPI terlihat memadati aula lantai I Al Markas, tempat
> Musyawarah Besar berlangsung.
>
> Hanya saja, Ketua FPI Sulsel, Habib Muchsin Ja`far Al Habsy, belum mau
> memberikan keterangan dengan alasan dirinya ketua demisioner yang tidak
> punya wewenang.
>
> Selain menghadiri Mubes, Habib akan memenuhi undangan tablig akbar yang
> digelar Forum Umat Islam (FUI) Bulukumba sekaligus meresmikan FPI
> setempat.
>
> Sebelumnya, pengikut Ahmadiyah di Makassar menyatakan tidak khawatir soal
> rencana kedatangan Habib Rizieq.
>
> Juru bicara Ahmadiyah Makassar, Muh Muhtiar Ahmad, mengatakan siapa pun
> bebas berkunjung ke kota ini selama memberi kebaikan dan tidak mengganggu
> orang lain. (AAT/S016/K004)
> Editor: B Kunto Wibisono
> COPYRIGHT © 2011
>
> Berita Terkait
> a.. Siang ini Bundaran HI Jadi Pusat Aksi Tolak Ahmadiyah
> b.. Polisi Tahan 12 Tersangka Kasus Cikeusik
> c.. Pemerintah Kaji Berbagai Pendapat Soal Ahmadiyah
> d.. Tersangka Bentrokan Cikeusik Bertambah Jadi 10 Orang
> e.. Tujuh Terpidana Ciketing Segera Dibebaskan
> Video
> a.. Komnasham Usut Tuntas Cikeusik
> b.. Ribuan Massa Minta Bubarkan Ahmadiyah
> c.. Jimly : Sebaiknya Dibawa Ke Pengadilan
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment