Advertising

Saturday, 2 July 2011

Re: tambahan <= Re: [wanita-muslimah] KH. Ali Yafie: Hukum Pancung, Sengaja Dikobarkan oleh Non- Muslim

 

Lha, iyalah Mbak Mia. Nabi itu mendobrak tradisi ketika bangsa Arab hidup di
zaman biadab dan diubah menjadi masyarakat Madani alias beradab. Pelaksanaan
teknis, mungkin saja pada masa itu masih ada yang dipertahankan. Contohnya,
ketika guru ngaji saya memberikan pengajaran tentang makan dan minum.
Makanlah dengan dikunyah banyak-banyak bahkan diceritakan sang guru kalau
bisa mengunyah 40 kali. Tentu nilai yang diharapkan, makanannya sudah lembut
di mulut sehingga perut tidak banyak dibebani untuk menggiling. Kalau makan
tidak boleh ada sebutir rimah yang tersisa di jemari. Harapannya, tak ada
makanan yang terbuang mubazir.

Tentu, bentuk makanan yang berupa nasi yang lunak tidak memerlukan 40x
kunyah dan berbeda dengan makanan di Jazirah Arab. Sampai hari ini makanan
tradisional Arab adalah roti bulat dari gandum yang diameternya 25 - 30 cm.
Lalu, disobek lalu dicocol bumbu.

Lha, makanan Jawa Timur kan tidak seperti di Arab yang tinggal menyobeki. Di
Jatim seperti di banyak bagian Indonesia, penduduknya makan nasi. Sudah
begitu, ada sayur lodeh, sayur sop, sayur asem, atau rawon. Lha, mosok
sunahnya harus tetap menggunakan jemari kalau makan. Tentu saja, bukan sunah
nabi kalau obok-obok sayur atau kuah dengan jemari... Dan, bahkan sup-sup
tersebut malah tidak higinis bila diobok-obok dengan jemari.

Jadi, yang harus kita petik adalah nilai-nilai baik yang tertuang dalam
Alquran maupun sunah Nabi, sedangkan pelaksanaan teknis harus disesuaikan
dengan perkembangan peradaban serta meningkatnya kualitas kesadaran manusia.

Wassalam,

chodjim

----- Original Message -----
From: <aldiy@yahoo.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Sunday, July 03, 2011 9:43 AM
Subject: Re: tambahan <= Re: [wanita-muslimah] KH. Ali Yafie: Hukum Pancung,
Sengaja Dikobarkan oleh Non- Muslim

Sunnah Nabi tentu saja nggak dibilang biadab. Sunnah nabi memperbaiki
peradaban yang biadab. Nabi hidup di jaman biadab, tentu saja parameternya
beda dengan jaman sekarang.
Yang jelas biadab adalah manusia jaman sekarang yg mau memberlakukan rajam
pancung,bom bunuh diri, apalagi senjata nuklir dg kelakuan biadab kayak
gitu.

Pak HMNA harap jangan emosional dan kalap dalam membahas argumen temen2 di
sini, jadinya nggak melihat argumen yang valid saking kalapnya.

Salam
Mia
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "H. M. Nur Abdurrahman" <mnur.abdurrahman@yahoo.co.id>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Sun, 3 Jul 2011 08:11:33
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: tambahan <= Re: [wanita-muslimah] KH. Ali Yafie: Hukum Pancung,
Sengaja Dikobarkan oleh Non- Muslim

----- Original Message -----
From: "Wikan Danar Sunindyo" <wikan.danar@gmail.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Saturday, July 02, 2011 1:50 PM
Subject: Re: tambahan <= Re: [wanita-muslimah] KH. Ali Yafie: Hukum Pancung,
Sengaja Dikobarkan oleh Non- Muslim

kalau rajam dan mancung kepala dibilang mengikuti sunnah nabi
tapi bikin kekhalifahan nunggu dulu sampai bisa menguasai nuklir
udah gitu, bikin bom bunuh diri di mana2 padahal jelas2 gak ada
tuntunannya di jaman nabi

menurut saya, syariah atau sunnah nabi sudah dipelintir2 seenaknya sendiri
pokoknya yang menurut dia atau kemauannya benar itu yang ia anggap sunnah
nabi
ini bukan orang yang mengikuti sunnah nabi, tapi maksain sunnah nabi
ngikutin kemauan/nafsu dia
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
HMNA:
Kok, emosional dan impulsif begitu ! Kok reaksioner begitu kalau mengenai
khilafah.
Ada yang bilang rajam dan penggal itu biadab, padahal itu Sunnah Nabi.
Itukan tidak beradab kalau Sunnah Nabi dibilangin biadab.
FIS Aljazair yang memenangkan pemilu yang memaklumkan khilafah dihancurkan.
Berdasar atas pengalaman itu maka untuk memaklumkan berdirinya khilafah
perlu punya kekuatan yang riel yaitu senjata nuklir, jadi bukan berdasarkan
nafsu, melainkan berdasar pertimbangan rasional.
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||

salam,
--
Wikan

2011/7/2 Ari <masarcon@gmail.com>:
> peradaban memang bergeser. buktinya kita tidak mengejar ngejar cicak untuk
> dibunuh meskipun ini sunnah nabi. herannya rajam orang dan memancung
> kepala
> kok dengan semangatnya dilakukan.
>
> beradab macam apa itu ?

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment