Advertising

Sunday, 24 July 2011

Re: [wanita-muslimah] Ormas Islam Kecam Buku Hujatan Islam yangDijual Bebas di Gramedia Bekasi

 

Kalau kita rajin membaca buku-buku tentang lahirnya agama, maka di sana diungkapkan bahwa tokoh-tokoh agama itu mitos bila didasarkan pada arkeologi. Agama, katanya..., lahir dari suatu komunitas baru yang hendak mengungguli komunitas-komunitas (kaum-kaum) yang ada. Lalu, dibuat "setting" adanya "sang tokoh".

Dalam sejarah bahasa, saya pernah menerima pelajaran filologi bahasa Arab. Kata yang mengajar itu, nama orang dalam bahasa Arab dikategorikan "ism jamid". Artinya, nama hanya sebagai tanda untuk membedakan dari nama orang yang satu dengan lainnya. Oleh karena itu, sistem penamaan yang berkembang dalam bahasa Arab adalah bin... bin.... bin.... , atau laqab, kunyah atau didahului dengan abu... bin... bin...

Contohnya, Abu Bakar. Hampir seluruh umat Islam di dunia tidak mengetahui nama aslinya. Nama asli Abubakar adalah Abdullah bin Abi Quhafah. Laqab Abu Bakar dikenal sampai hari ini oleh orang Islam. Dengan kata lain Abdullah bin Quhafah tidak dikenal kebanyakan orang, yang dikenal adalah seseorang yang digelari Bapak Waktu Pagi alias Abu Bakar, karena beliau dari awal dikenal sebagai orang yang rajin bangun pagi untuk berdagang.

Nabi Muhammad sebelum diangkat sebagai nabi lebih dikenal sebagai Abu Qasim. Jadi, dari tinjauan filologi, boleh jadi "Muhammad" bukanlah "nama" yang sebenarnya, akan tetapi laqab atau nama kehormatan yang disandang beliau. Abu Qasim sebagai kunyah sebelum beliau diangkat nabi, lebih dikenal oleh masyarakat Kures (Quraysy). Karena beliau pekerjaannya sebagai agen Khadijah dalam sistem perdagangan bangsa Arab, maka beliau posisinya sebagai al-amiin.

Dalam kamus bahasa Arab "amiin" berarti:
1) reliable (trustworthy);
2) loyal;
3) safe (secure);
4) authorized representative (agent);
5) trustee

Jadi, kalau ada ahli sejarah yang memandang Muhammad al-Amin itu tidak berarti Muhammad itu adalah orang yang tepercaya melainkan beliau seorang agen dari Ibu Khadijah; ya kita jangan marah, dan menganggap orang itu melakukan fitnes. Di sinilah kita perlu dewasa dan berkesadaran. Dan, akhirnya kita perlu menjelaskannya secara argumentatif; meskipun kita sadar sepenuhnya bahwa kebanyakan argumen tokoh agama hanyalah apologetika.

Wassalam,

chodjim

----- Original Message -----
From: Abdul Mu'iz
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Monday, July 25, 2011 7:32 AM
Subject: Re: [wanita-muslimah] Ormas Islam Kecam Buku Hujatan Islam yangDijual Bebas di Gramedia Bekasi

Opini Prof Dr Muhammad Sven Kalisch dari Universitas Munster Jerman lebih heboh lagi, sebagai akademisi muslim dia mengemukan bahwa dari sudut ilmu sejarah ketokohan Nabi Muhammad sulit dibuktikan apakah merupakan mitos ataukah fakta, namun dia condong bahwa Tokoh Nabi Muhammad adalah mitos, opini dia didukung oleh data arkeologis sehingga sampai pada kesimpulan heboh tsb.

Wassalam
Abdul Mu'iz

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Dwi Soegardi" <soegardi@gmail.com>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Sun, 24 Jul 2011 19:59:48
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com<wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: [wanita-muslimah] Ormas Islam Kecam Buku Hujatan Islam yang
Dijual Bebas di Gramedia Bekasi

Lha umat Islam juga sering kok bikin tulisan menghukat

-- Sent from my Palm Pixi
On Jul 24, 2011 7:29 PM, Abdul Mu'iz &lt;quality@posindonesia.co.id&gt; wrote:

Saya setuju dengan pendapat ustadz Maulana, tulisan yang mempertanyakan Islam ya dilawan dengan tulisan.

Harusnya tokoh islam menyuguhkan bantahan argumentatif dan lebih cerdas lewat tulisan, sehingga umat disuguhi jawaban gamblang, mosok segala tulisan "miring" tentang Islam selalu divonis menghina Islam.

Harusnya kita berterima kasih dengan tulisan apapun tentang Islam, karena akan menjadi ladang amal untuk membantahnya bukan malah menyikapi dengan amarah dan emosional, malah orang yang telah membaca buku tersebut bisa jadi membenarkan tulisan tsb, karena tidak menemukan bantahan argumentatif dan cermat.

Sudah waktunya umat dicerdaskan dengan tulisan vs tulisan bantahan, bukan malah disikapi resisten, kita butuh kritik, janganlah kritik thd islam selalu divonis : menghujat atau menghina Islam.

Wassalam

Abdu Mu'iz

Powered by Telkomsel BlackBerry�

-----Original Message-----

From: "H. M. Nur Abdurrahman" &lt;mnur.abdurrahman@yahoo.co.id&gt;

Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com

Date: Mon, 25 Jul 2011 07:06:29

To: &lt;wanita-muslimah@yahoogroups.com&gt;

Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com

Subject: [wanita-muslimah] Ormas Islam Kecam Buku Hujatan Islam yang Dijual Bebas di Gramedia Bekasi

Ormas Islam Kecam Buku Hujatan Islam yang Dijual Bebas di Gramedia Bekasi

BEKASI (voa-islam.com) - Ormas-ormas Islam Bekasi mengecam buku berinisial "SPSB" yang dijual bebas di Toko Buku Gramedia di Mall Metropolitan Bekasi. Pasalnya, di beberapa negara Islam, buku ini dilarang beredar, karena penghujatan dalam buku ini sudah keterlaluan.

Buku setebal 198 halaman ini terang-terangan menuduh ibadah umat Islam mengadopsi ritual penyembahan berhala. "Kebudayaan Islam berakar dari penyembahan dewa bulan. Setidaknya, lima tiang utama dalam Islam berasal langsung dari praktik penyembahan berhala," tulis Curt Fletemier, sang penulis pada halaman 146.

Peribadatan yang dituding menjiplak ritual agama berhala itu adalah semua rukun Islam, dari shalat hingga ibadah haji. "Kaum Islamis melakukan ibadah Haji setiap tahun pada bulan Dzulhijjah. Ritual iri berasal dari praktik penyembahan berhala," lanjut Fletimer masih pada halaman yang sama.

Ironinya, meski jelas-jelas menghujat Islam, dalam pendahuluannya, Fletimer menyebut bukunya sebagai bentuk kasih sayang terhadap kaum muslimin.

"Ditujukan untuk orang Muslim yang berpikiran terbuka," (hlm. 7). Dan "Kami mengasihi Muslim" (hlm. 9).

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya, KH Murhali Barda mengaku tidak kaget dengan penghinaan dalam buku yang dijual bebas di Gramedia itu, karena sejarah pelecehan agama sudah sering terjadi sejak jaman para nabi. "Penghinaan terhadap islam seperti ini bukan hanya pada saat ini saja tapi ini sudah lama bahkan sejak pada zaman Rasulullah SAW," ujarnya melalui telepon kepada voa-islam.com, Jum'at (22/7/2011). "Ini semua kita kembalikan pada firman Allah: Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut mereka," tambahnya mengutip surat Ash-Shaff 8.

Jika berpedoman pada hukum Islam, jelas Murhali, semestinya orang-orang yang mencela Allah dan Rosul-Nya harus mendapat hukuman yang berat sesuai syariat.

"Dahulu sahabat Umar Bin Khatthab telah menyiapkan pedang yang siap terhunus bagi para penghina Allah dan Rosul-Nya," jelas Anggota Presidium Kongres Umat Islam Bekasi (KUIB) itu. "Kita harus memberi tahu pada masyarakat bahwa penghinaan kepada Allah dan Rasul-Nya adalah penghinaan besar. Berdasarkan syariat Islam, fardhu 'ain hukumnya untuk membunuh penghina Allah dan Rasul-Nya," tegas Murhali.

Sayangnya, jelas Murhali, hukum di Indonesia belum menerapkan Syariat Islam, sehingga orang yang menegakkan syariat Islam justru divonis bersalah berdasarkan hukum negara.

Senada itu, Dewan Pertimbangan Gabungan Remaja Islam (GARIS) Bekasi, Ustadz Maulana Al-Hamdani, mengecam peredaran buku 'SPSB' sebagai tindakan makar terhadap umat Islam. "Buku ini merupakan sebuah makar menjadi sebuah tantangan buat kita sebagai generasi muslim," katanya di Sekretariat GARIS, Jum'at (22/7/2011).

Meski hujatan dalam buku SPSB ini sudah keterlaluan, Ustadz Maulana mengimbau agar umat Islam tidak emosional, tapi harus mengedepankan ilmu. "Hal-hal seperti ini bisa kita counter dengan hal serupa, bukan dengan emosi. Artinya kalau ini sifatnya tulisan, lawannya adalah dengan tulisan," jelasnya.

Dari sisi lain, Ustadz Maulana berharap agar buku SPSB ini menjadi sarana memperkuat koordinasi dan ukhuwah umat Islam Bekasi. Buku itu harus

"Tantangan buku ini harus menjadi PR bersama, karena ketika PR ini tidak diposisikan sebagai PR bersama maka juga akhirnya umat Islam akan melemah," ujarnya. "Langkah konkrit yang harus ditempuh yakni dengan mengadakan pertemuan ormas-ormas Islam dan alim ulama untuk merumuskan hasil pertemuan ini berupa tulisan yang bisa dipertanggungjawabkan sebagai counter terhadap buku ini, untuk disebarkan melalui media-media islam yang ada," paparnya.

Ditemui di tempat terpisah, Komandan Brigade Ababil Pembela Islam, KH Sulaiman Zachawerus mengingatkan, sesuai firman Allah dalam surat Ali Imran ayat ke 118, orang kafir selalu menyimpan kebencian terhadap Islam dalam hatinya. "Ketika Agama Allah dihinakan sebagaimana dalam buku SPSB, umat Islam tidak boleh diam. Apabila musuh-musuh Islam berusaha menyerang Islam dengan tulisan maka umat Islam harus membalasnya dengan tulisan pula. Sedang yang bertindak langsung seperti penarikan buku adalah wewenang kejaksaan," jelasnya di Kantor Yayasan Al-Itqan Bekasi, Jum'at (22/7/2011).

Sebagai solusinya, Sulaiman mengimbau agar para ulama dan intelektual Islam segera menerbitkan buku jawaban balik terhadap buku SPSB. Meski buku SPSB keterlaluan dalam menghujat Islam, Sulaiman menekankan bahwa buku ini tidak berpengaruh apapun terhadap keagungan Islam. "Al-Qur'an gak bisa dilawan walaupun di putar-putar begini. Buku ini hanya bagaikan kentut saja yang hanya menyebarkan bau tidak sedap saja," jelas Sulaiman yang juga Ketua Forum Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bekasi itu.

Sementara itu, Ketua Umum Front Anti Pemurtadan Bekasi (FAPB) Abu Al-Izz Lc, penghinaan dalam buku SPSB sebagai buku murahan yang tidak bermutu sama sekali. Meski tidak bermutu, buku ini berbahaya bagi kaum awam.

"Buku ini adalah isu murahan yang tidak berpengaruh bagi kalangan Muslim yang paham dengan Islam. Tapi tidak bisa dianggap murahan begitu saja, karena buku ini mujarab menggoyang akidah kaum awam. Terutama ketika menyasar orang bodoh yang belum mengenal Islam," ujarnya saat ditemui voa-islam.com di Masjid Amar Ma'ruf Bekasi, Jum'at (22/7/2011).

Alumnus Universitas Al-Azhar Kairo Mesir ini mengimbau umat Islam agar meningkatkan dakwah secara konprehensif. Jika tidak, maka dakwah Islam akan ketinggalan dengan misi pemurtadan. "Mereka (orang kafir, ed.) bekerja 24 jam. Mereka menyusun strategi 24 jam, mereka juga berkorban 24 jam," tegasnya.

Al-Izz menambahkan, selama ini FAPB bahu-membahu dengan ormas-ormas Islam dalam menghadang gerakan kristenisasi di Bekasi. Sayangnya, intensitas itu hanya muncul pada peristiwa-peristiwa besar saja. Padahal yang tak kalah pentingnya adalah kerjasama saat investigasi dan advokasi umat.

Kecaman terhadap buku SPSB juga dilakukan oleh Ustadz Bernard Abdul Jabbar. Salah satu ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Bekasi ini menilai bahwa buku SPSB adalah salah satu bentuk kristenisasi.

"Hal semacam ini sudah sering mereka lakukan sebagai upaya untuk menjelaskan islam dan merupakan bentuk program kristenisasi dalam mengaburkan pandangan islam secara sempit," jelasnya kepada voa-islam.com, Sabtu (23/7/2011).

Senada itu, pakar kristologi terkemuka Irena Handono menilai buku SPSB sebagai buku yang tidak ilmiah, hanya berisi fitnah-fitnah terhadap Islam.

....Buku ini menebarkan kebencian, dibuat untuk melestarikan konflik...

"Buku ini menebarkan kebencian, dibuat untuk melestarikan konflik. Orang-orang yang membuat buku ini adalah penebar konflik," jelas di kantor Irena Centre, Jumat (22/7/2011).

[shouterz team]

Menurut mantan aktivis Katolik asal Surabaya ini, penulis buku SPSB ini adalah teroris yang berbahaya karena menargetkan kaum awam dan menebar kebencian umat beragama. "Target buku ini adalah membuat orang-orang awam ragu, dan membuat orang-orang diluar Islam semakin tidak simpati terhadap islam dan benci terhadap Islam," ujar ustadzah yang akrab disapa Ummi Irena itu. "Buku-buku seperti ini juga buku teroris. Ini bukan penulis yang mumpuni, tulisan ini penodaan, ini sama sekali ga elegan," pungkasnya.

Bernard yang juga Ketua Hizbud Dakwah Islam (HDI) Bekasi ini mengkritisi buku SPSB sebagai buku licik Kristen. "Ya, inilah tipu muslihat mereka. Itulah gaya tipuan mereka yang licik sebagaimana diajarkan Bibel mereka merujuk ke dalam Matius 10 pasal 16 dan kitab Roma 3 pasal 17," tandasnya.

Supaya tidak menjadi bulan-bulanan penghujatan oleh para misionaris, Bernard mengimbau umat Islam agar kembali kepada ajaran Islam yang sebenar-benarnya, dan menyusun buku jawaban balik terhadap hujatan SPSB. "Umat Islam harus kembali kepada asholah dakwah dan kepada islam yang benar agar tidak menjadi bulanan-bulanan dan sasaran tembak mereka. Tak kalah penting, harus siap mengcounter upaya-upaya buku-buku dengan tulisan buku juga," pungkasnya. [taz/shouters]

http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/07/24/15638/ormas-islam-kecam-buku-hujatan-yang-dijual-bebas-di-gramedia-bekasi/

http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/07/24/15634/awas-buku-menghina-islam-dijual-bebas-di-gramedia-bekasi/

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

=======================

Milis Wanita Muslimah

Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.

Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah

Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com

ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages

Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com

Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com

Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com

Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

&lt;*&gt; To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

&lt;*&gt; Your email settings:

Individual Email | Traditional

&lt;*&gt; To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join

(Yahoo! ID required)

&lt;*&gt; To change settings via email:

wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com

wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com

&lt;*&gt; To unsubscribe from this group, send an email to:

wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com

&lt;*&gt; Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment