like this! (sambil ngacungin 2 jempol)...:-)
wassalam,
--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "L.Meilany" <wpamungk@...> wrote:
>
> Saya pikir berbusana ; jilbab dan sejenisnya adalah bagian dari fesyen, mode, atau supaya seragam/identitas.
> Di Tangsel /Banten yg menerapkan syariat islam mewajibkan pegawai pemerintahn/PNS, BUMN
> memakai jilbab. Kalo sudah keluar dari kantor ya suka2 saja.
> Orang2 yg datang punya urusan juga siap2lah bawa kerudung pake baju sopan supaya mendapat pelayanan yg baik.
> Bagi orang Tionghwa yg suka pake short, tank top, ya kali itu pakailah celana panjang dan blus berlengan.
> Kadang2 sih pake tank top tapi diditutupi pashmina yg super lebar.
>
> Btw orang PKS juga ada yg gak pake jilbab seperti istrinya Adang Daradjatun dan istrinya Misbakhun :-)
>
> Jadi menurut saya gak ada gitu sangkut pautnya berjilbab dengan masalah kesalihan dalam beragama.
> Hanya mungkin identitas saja, ketauan gitu orang Islam.
>
> Di mal Pondok Indah 3 tahun lalu hampir gak ada kliatan pengunjung yg berbusana muslim. Sekarang ini sangat banyak.
> Sehingga toko besar seperti METRO dan SOGO kini menyediakan pernik2 busana muslim yg tentu harganya selangit.
>
> Di mal besar di Jakarta juga berbusana muslim tidak lagi dianggap sebagai 'kesalihan, ketaatan'.
> Duluu kalo ada muslim berjilbab yg mau masuk resto, penerima tamu didepan selalu mengatakan- disini ada miras, makanan yg tidak halal'
> Sekarang gak lagi, karena misalnya hari Jum'at malam banyak pengunjung perempuan berbusana muslim santai di kafe2 minum sedikit miras, merokok. Masuk resto2 yg ditengarai menunya ada bak.
> Sudah gak apa2 lagi.
>
> Padahal kalo menurut saya berjilbab itu bagian dari ibadah. Ibadah itu bermakna kalo ada pengorbanan [ kata Ibu Teresa]
> Jadi kalo sudah berjilbab, memakai atribut islam nggak mau berkorban [ menahan diri] artinya kan berbusananya gak ada punya nilai
> kesalihan sama sekali hanya sekadar berbusana yg modelnya beda saja.
> Apalagi sekarang busana muslimah itu konon nggak boleh berlebihan jadi tampak berlebihan [ katanya kalo gak pake aksesoris peniti, payet, kalung, warna warni, gelang gemerincing kayak pembantu]
>
> Jadi soal berkorupsi itu memang sudah dari bawaan pergaulan mungkin, tuntunan gaya hidup gak ada hubungannya dengan cara berbusana.
>
> salam,
> l.meilany
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Abdul Mu'iz
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Sent: Saturday, July 23, 2011 10:26 PM
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Indonesia bertambah soleh?
>
>
> Kita patut bersedih gejala konservatisme justru mengerdilkan makna sholeh, jilbab dari simbol menjadi bergeser politisasi, dikira masalah korupsi, kekerasan/kelaliman dan tawuran dapat diselesaikan dengan tampilan fisik berjilbab (maraknya perda syari'at wajib busana muslim bagi warga muslim) dan berbaju koko, lha kok indeks korupsi di negara barat yang kafir malah kecil kasus korupsinya, padahal mereka gak pakai jilbab dan gak pakai baju koko ??
>
> Wassalam
> Abdul Mu'iz
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> -----Original Message-----
> From: aldiy@...
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Sat, 23 Jul 2011 14:30:23
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Indonesia bertambah soleh?
>
> Jadi kita setuju bahwa pake jilbab, koko, tank top, dsb nggak ada hubungannya dengan korupsi dan kejahatan kan?
> Reformasi birokrasi, penegakan hukum, tata kelola yang baik itu berdampak langsung pada korupsi, misalnya. Itu lebih pas.
>
> Saya berpikir, bahwa makin meningkatnya jumlah yg berjilbab, ini karena konservatisme meningkat. Ada masa2 dimana budaya berbusana menjadi lebih konservatif atau sebaliknya. Sampai di sini, ok saja, bagian dari dinamika sosial.
>
> Namun yang membuat saya berpikir keras adalah fenomena2 yg disebut pak KM, juga berdimensi konservatisme agama. Padahal agama itu mestinya membebaskan, bukan menyempitkan. Test casenya adalah penjarahan2 FPI dkk. Jilbab misalnya,diwajibkan atas nama agama. Ini bukan gejala yg sehat, dan kupikir nggak wajar. Wong di Indonesia udaranya tropis kok, malah makin banyak yg berjilbab, itu aneh. Berarti ada indikasi bahwa jilbab menjadi simbol kesalehan, seperti yang ditayangkan sinetron2 murahan itu?
>
> Mohon pernyataan saya ini agar nggak disalahpahami. Saya nggak bilang bahwa perempuan2 yg mengenakan jilbab itu salah dan mesti dilarang loh! Yang saya salahkan adalah ajaran agama/perda yang mewajibkan jilbab, ini menyesatkan dan salah arah.
>
> Salam
> Mia
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: Dwi Soegardi <soegardi@...>
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Sat, 23 Jul 2011 06:18:51
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Indonesia bertambah soleh?
>
> banyak hal yang kabur soal penampilan dan kinerja (entah itu kinerja ritual
> seperti kesalehan, ataupun kinerja sosial ekonomi seperti good governance).
>
> apa hubungannya berjilbab dan berbaju koko dengan perilaku korupsi?
> padahal kalaupun pakai tank top, blujins, juga tidak menjamin pemerintahnya
> bakal bersih seperti Skandinavia.
>
>
> 2011/7/23 Abdul Muiz <muizof@...>
>
> > **
> >
> >
> > kudu diperjelas dulu, apakah jilbab dan baju koko merupakan indikasi
> > "sholeh" ? kalau sholeh merupakan perbuatan yang pro kebaikan, kebajikan dan
> > kemuliaan otomatis anti pada keburukan, kelaliman dan kemaksiatan, maka
> > jilbab dan baju koko apakah otomatis merupakan indikasi sholeh bagi
> > pemakainya ?? padahal kalau merujuk qur'an maka jilbab lebih banyak
> > dikaitkan dengan deferensiasi antara perempuan mukminat merdeka atau budak,
> > jadi lebih ke tampilan fisik untuk memudahkan menemukenali suatu
> > komunitas, bukan tolok ukur sholeh, baju koko malah gak disebut atau
> > disinggung qur'an.
> >
> > Meskipun berjilbab atau berbaju koko tetapi gemar korupsi, tawuran
> > dan mengintimidasi orang dengan dalih agama atau Tuhan, ya kontradiksi
> > dengan konsep sholeh itu sendiri.
> >
> > Wassalam
> > Abdul Mu'iz
> >
> > Dari: Kartono Mohamad <kmjp47@...>
> > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Dikirim: Sabtu, 23 Juli 2011 0:31
> > Judul: [wanita-muslimah] Indonesia bertambah soleh?
> >
> >
> >
> >
> > Kalau kita perhatikan, semakin Hari semakin banyak wanita yang berjilbab,
> > semakin banyak laki-laki berpakaian koko (meskipun pakaian ini berasal dari
> > Cina) dan berpeci putih gaya Yahudi, juga semakin banyak masjid bahkan
> > hampir di semua kantor dan mal ada masjid masing-masing, tetapi yang
> > korupsi
> > yang tawuran, yang mengintimidasi orang dengan dalih agama, makin banyak
> > juga.
> > Apakah semua atribut dan masjid tadi menandakan orang Indonesia bertambah
> > soleh ataukah tidak ada hubungan antara atribut dan kesolehan? Kalau tidak
> > ada hubungannya, mengapa sering dipersoalkan atau bahkan diwajibkan?
> > Mohon para ustadz di milis ini dapat menjelaskan.
> > KM
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> __________ NOD32 6233 (20110623) Information __________
>
> This message was checked by NOD32 antivirus system.
> http://www.eset.com
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment