Nepal memang penganut Hindu, jadi kulturnya beda, cara pandang nasab juga beda, test DNA juga bukan kebutuhan bagi mereka. Yang kita bahas itu kan dari sisi keislaman.
Wassalam
Abdul Mu'iz
------------------------------Pada Kam, 8 Mar 2012 05:02 ICT Sunny menulis:>Menurut berita hanya ada satu desa di Nepal yang masih berlaku polyandri. >>From: Mu iz, Abdul >Sent: Tuesday, March 06, 2012 10:05 PM>To: wanita-muslimah@yahoogroups.com >Subject: Bls: Re: Re: [wanita-muslimah] Re: Kenapa Kita berjilbab & tdk boleh salaman ke sembarang orang?>> >>Mas Wikan,>>Saya tidak tahu persis mengapa polyandri dilarang dalam Islam, sementara polygami boleh.>>Menurut pendapat saya pribadi, barangkali karena Islam amat peduli dengan kepastian nasab, menentukan status anak benih siapa dalam pernikahan poligami lebih mudah ditentukan dibanding polyandri. Kalau toh test DNA sebagai solusi penentuan benih siapa, maka problemnya karena test DNA itu mahal, maka jadi diskriminatif, hanya yang kaya saja yang bisa poliandri. Mungkin perlu didengar suara perempuan, mas Wikan.>>Wassalam>Abdul Mu'iz>>>------------------------------Pada Sel, 6 Mar 2012 17:59 ICT Wikan
Danar Sunindyo menulis:>kalau laki-laki muslim ibarat raja, makanya boleh kawin dengan 4 perempuan>ini kan juga "kritik" dari orang2 non muslim>argumen buat mendukung sih seolah-olah valid, tapi kalau dibalik juga>gak bisa jadi argumen pendukung wanita boleh menikahi 4 pria>misal orang bilang, jumlah wanita lebih banyak dari pria, kenyataannya>menurut sensus yang terjadi justru sebaliknya ... lalu apa wanita>boleh menikahi banyak pria?>salam,>-->Wikan>2012/3/5 Mu iz, Abdul <mailto:muizof%40yahoo.com>>>>>> Sebenarnya baik pria muslim maupun wanita muslimah mempunyai atau berbagi> hak dan peran serta tanggung jawab yang sama. Pria bisa dan berhak menjadi> raja, perempuan juga bisa dan berhak menjadi ratu, pria bisa belerja di luar> rumah perempuan juga bisa, pria bisa menjadi pemimpin, perempuan juga bisa,> pria bisa memikul peran dan tanggung jawab mengasah, mengasih dan mengasuh> anak,>perempuan juga bisa.>> Adapun aurat perempuan lebih banyak dibanding
pria lebih karena faktor> construct social. Karena di arab dan era nabi Muhammad, perempuan> ditradisikan menempati sektor domestik, maka dibiasakan berperan di seputar> rumah saja, sementara pria mencari nafkah, pelindung dan pengayom keluarga,> sehingga dominan dalam menyanggah ekonomi keluarga, hal ini membawa> konsekuensi dominasi kaum pria terhadap perempuan. Cara pandang menjadi> paternalistis, ini juga berimplikasi pada cara pandang aurat perempuan,> karena budak khususnya yang berjenis perempuan masa itu dipandang lazim> diperlakukan semena-mena, maka bisa diganggu dan dilecehkan seenaknya dan> dari segi etika berpakaian, para budak perempuan dibiarkan bahkan tidak> diberikan atau disediakan pakaian sopan oleh tuan atau majikannya. Karena> construct demikian itulah islam menyuruh menutup pakaian perempuan sebagai> identitas pembeda sebagai perempuan merdeka alias>bukan budak agar tidak> diganggu.>>
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment