Dengan Taiwan kita tidak memerlukan negara ketiga. Di Taiwan ada Kantor Perwakilan Dagang Indonesia (resminya dibuka oleh Kadin tetapi diisi oleh orang pemerintahan, termasuk dari kemlu), dan di Jakarta ada Kantor Perwakilan dagang Taiwan (idem). Dengan Israel kalau urusan visa diurus oleh Kedubes RI di Singapura, demikian pula Kedubes Israel di Singapura mengurus visa orang Indonesia yang akan berkunjung ke Israel. Tetapi bukan berarti Singapura mewakili untuk Indonesia dalam urusan Israel. Dalam berdagang, importir kita bisa mengimpor langsung dari Israel, dan sebaliknya, dan baru berurusan dengan Kedubes Israel di Singapura ketika mereka akan mengunjungi Israel. Kalau orang Israelnya mau ke Indonesia, dia mengurus visa di Kedubes RI di Singapura. Perlu diingat bahwa dalam paspor Indonesia tidak lagi ditulis, "Tidak berlaku untuk ke Israel".
Adanya negara ketiga diperlukan jika kita tidak punya hubungan diplomatik (lagi) adalah jika ada kepentingan seperti kita punya WNI atau punya aset di sana.. Masalah Comoro island, bukan menggunakan negara ketiga mewakili Indonesia, tetapi untuk berusrusan resmi dengan Comoro, dirangkap oleh Kedubes RI di Tanzania. Bukan karena kita tidak punya hubungan diplomatik (tidak saling mengakui), tetapi hanya atas alasan efisiensi. Atau ketika atas alasan keamanan, misalnya, personil kedubes kita ditarik dari suatu negara, maka kedubes kita terdekat ditunjuk untuk merangkap.
KM
From: Herri <herri.permana@yahoo.co.id>
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, August 22, 2012 7:52 AM
Subject: [wanita-muslimah] Re: Fw: [linkers] Wah! Indonesia Ternyata Impor Kurma dari Israel
Begini pak KM, impor/ekspor dari satu negara ke negara lain selalu ada aturan misal tentang tarif/cukai karangtina dll.Misal impor sapi dari aussie bisa langsung tapi argentina harus dikarangtina dulu.
begitu juga tentang tarif , misal impor kain katun 100% (di dunia perdagangan internasional dikenal HS Code) dari Malaysia bea masuk 0 % tapi dari Bangladesh (misal) 10 %.Nah aturan2 macam gini dibicarakan secara bilateral , jadi kalau ga punya hub diplomatik ya ga bisa.Selain itu juga hambatan-hambatan non tarif (pembatasan pintu masuk impor hortikultura misalnya), atau kasus kemaren pelarangan rokok kretek oleh USA yang dimenangkan oleh Indonesia di sidang WTO karena USA membolehkan rokok menthol padahal kan kretek ama menthol sama cuma masalah flavor.
memang ada hubungan dagang tanpa hub dipolomatik tapi ini harus negara ketiga misal Comoros , semua hubungan perdagangan kita dengan Comoros diwakili oleh perwakilan dipomatik/atase perdagangan kita di Dar-es Salam Tanzania.
Sementara dgn Israel kita tidak punya negara ketiga untuk mewaakili hub perdagangan, politik dll antara kita dengan mereka.
Seperti saya ceritakan sebelumnya hub perdagangan dengan Israel di masa Soeharto adalah operasi bawah tangan (biasanya melibatkan BAKIN) bukan hubungan perdagangan resmi.Sapi dari Israel kalo ga salah buat ke Tapos kan ini mah ga aneh Soeharto doyan upeti berupa sapi,makanya di Tapos semua jenis sapi yang ada di text book anak peternakan IPB ada semua..
Kita emang menandatangani sejumlah perjanjian Free Trade misal ACFTA , AFTA dll yang sedang dirintis tapi basicly Indonesia sebenarnya negara yang cukup protektif terhadap impor .
--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Kartono Mohamad <mohnuh2002@...> wrote:
>
> Hubungan dagang tidak harus ada hubungan diplomatik. Kita tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan Taiwan, tetapi hubungan dagang sudah banyak. Bahkan Taiwan menanamkan modal di Indonesia.
> Jaman Pak Harto kita sudah impor sapi dan senjata dari Israel.
> KM
>
>
>
>
>
> ________________________________
> From: Herri <herri.permana@...>
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Sent: Friday, August 10, 2012 12:56 PM
> Subject: [wanita-muslimah] Re: Fw: [linkers] Wah! Indonesia Ternyata Impor Kurma dari Israel
>
>
> Â
>
> kayaknya berita ini hoax...logika aja RI ga punya hubungan diplomatik dengan israel jadi produk israel kalo masuk Indonesia pasti langsung di banned lah..kan harus ada dokumen negara asal barang..
>
> Hubungan perdagangan RI-Israel cuma persenjataan doang , pertamanya beberapa pucuk senapan serbu Uzi yang dibawa Tingley agen Mossad yang jadi istruktur BAKIN (CIA nya Indonesia) di awal 70 an , trus pesawat A-4 Skyhawk veteran perang Yom Kipur yang kemudian ditempatkan di Makassar (sebenarnya konyol juga beli pesawat ini . A-4 adalah pesawat yang paling banyak tertembak jatuh gara-gara ngeluarin panas berlebih makanya jadi sasaran empuk rudal SAm SA-2 dan SA-6 juga protable SAM macam SA-7, tapi emang senjata2 yang dibeli jaman orba nyaris semua kualitas rendahan ) , terakhir UAV yang dipake Prabowo buat operasi di Papua , tempo hari KASAU sempet mau beli lagi tambahannya eh keburu ketauan DPR hehe.
>
> Tambahan info impor produk holtilutura pintu masuknya udah dibatasi cuma lewat medan , makassar dan surabaya plus soekarno hatta (cargo udara) , makanya harga pangan dan buah lokal jadi rada mahal dan terbatas , biasa akal-akalan indag buat proteksi produk dalam negri plus selamat dari aturan WTO.BTW korma tuh HS code nya berapa yah..
> biar lebih jelas bisa diliat koq di internet korma israel apa bener masuk RI
Adanya negara ketiga diperlukan jika kita tidak punya hubungan diplomatik (lagi) adalah jika ada kepentingan seperti kita punya WNI atau punya aset di sana.. Masalah Comoro island, bukan menggunakan negara ketiga mewakili Indonesia, tetapi untuk berusrusan resmi dengan Comoro, dirangkap oleh Kedubes RI di Tanzania. Bukan karena kita tidak punya hubungan diplomatik (tidak saling mengakui), tetapi hanya atas alasan efisiensi. Atau ketika atas alasan keamanan, misalnya, personil kedubes kita ditarik dari suatu negara, maka kedubes kita terdekat ditunjuk untuk merangkap.
KM
From: Herri <herri.permana@yahoo.co.id>
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, August 22, 2012 7:52 AM
Subject: [wanita-muslimah] Re: Fw: [linkers] Wah! Indonesia Ternyata Impor Kurma dari Israel
Begini pak KM, impor/ekspor dari satu negara ke negara lain selalu ada aturan misal tentang tarif/cukai karangtina dll.Misal impor sapi dari aussie bisa langsung tapi argentina harus dikarangtina dulu.
begitu juga tentang tarif , misal impor kain katun 100% (di dunia perdagangan internasional dikenal HS Code) dari Malaysia bea masuk 0 % tapi dari Bangladesh (misal) 10 %.Nah aturan2 macam gini dibicarakan secara bilateral , jadi kalau ga punya hub diplomatik ya ga bisa.Selain itu juga hambatan-hambatan non tarif (pembatasan pintu masuk impor hortikultura misalnya), atau kasus kemaren pelarangan rokok kretek oleh USA yang dimenangkan oleh Indonesia di sidang WTO karena USA membolehkan rokok menthol padahal kan kretek ama menthol sama cuma masalah flavor.
memang ada hubungan dagang tanpa hub dipolomatik tapi ini harus negara ketiga misal Comoros , semua hubungan perdagangan kita dengan Comoros diwakili oleh perwakilan dipomatik/atase perdagangan kita di Dar-es Salam Tanzania.
Sementara dgn Israel kita tidak punya negara ketiga untuk mewaakili hub perdagangan, politik dll antara kita dengan mereka.
Seperti saya ceritakan sebelumnya hub perdagangan dengan Israel di masa Soeharto adalah operasi bawah tangan (biasanya melibatkan BAKIN) bukan hubungan perdagangan resmi.Sapi dari Israel kalo ga salah buat ke Tapos kan ini mah ga aneh Soeharto doyan upeti berupa sapi,makanya di Tapos semua jenis sapi yang ada di text book anak peternakan IPB ada semua..
Kita emang menandatangani sejumlah perjanjian Free Trade misal ACFTA , AFTA dll yang sedang dirintis tapi basicly Indonesia sebenarnya negara yang cukup protektif terhadap impor .
--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Kartono Mohamad <mohnuh2002@...> wrote:
>
> Hubungan dagang tidak harus ada hubungan diplomatik. Kita tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan Taiwan, tetapi hubungan dagang sudah banyak. Bahkan Taiwan menanamkan modal di Indonesia.
> Jaman Pak Harto kita sudah impor sapi dan senjata dari Israel.
> KM
>
>
>
>
>
> ________________________________
> From: Herri <herri.permana@...>
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Sent: Friday, August 10, 2012 12:56 PM
> Subject: [wanita-muslimah] Re: Fw: [linkers] Wah! Indonesia Ternyata Impor Kurma dari Israel
>
>
> Â
>
> kayaknya berita ini hoax...logika aja RI ga punya hubungan diplomatik dengan israel jadi produk israel kalo masuk Indonesia pasti langsung di banned lah..kan harus ada dokumen negara asal barang..
>
> Hubungan perdagangan RI-Israel cuma persenjataan doang , pertamanya beberapa pucuk senapan serbu Uzi yang dibawa Tingley agen Mossad yang jadi istruktur BAKIN (CIA nya Indonesia) di awal 70 an , trus pesawat A-4 Skyhawk veteran perang Yom Kipur yang kemudian ditempatkan di Makassar (sebenarnya konyol juga beli pesawat ini . A-4 adalah pesawat yang paling banyak tertembak jatuh gara-gara ngeluarin panas berlebih makanya jadi sasaran empuk rudal SAm SA-2 dan SA-6 juga protable SAM macam SA-7, tapi emang senjata2 yang dibeli jaman orba nyaris semua kualitas rendahan ) , terakhir UAV yang dipake Prabowo buat operasi di Papua , tempo hari KASAU sempet mau beli lagi tambahannya eh keburu ketauan DPR hehe.
>
> Tambahan info impor produk holtilutura pintu masuknya udah dibatasi cuma lewat medan , makassar dan surabaya plus soekarno hatta (cargo udara) , makanya harga pangan dan buah lokal jadi rada mahal dan terbatas , biasa akal-akalan indag buat proteksi produk dalam negri plus selamat dari aturan WTO.BTW korma tuh HS code nya berapa yah..
> biar lebih jelas bisa diliat koq di internet korma israel apa bener masuk RI
__._,_.___
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.
.
__,_._,___






0 comments:
Post a Comment