Muhaimin: Satgas TKI Terus Negosiasi dengan Arab Saudi
Senin, 25 Juli 2011 03:00 wib
0 19 Email0
Ilustrasi
SIDOARJO - Sepekan menjelang pelaksanaan moratorium Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Arab Saudi, Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan TKI terus melakukan pendampingan terhadap TKI bermasalah yang terancam hukuman mati di Arab Saudi.
Saat ini Satgas TKI sedang melakukan negosiasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk membebaskan TKI yang terancam hukuman mati di negeri kaya minyak tersebut.
Pernyataaan ini disampaikan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Meneketrans) Muhaimin Iskandar minggu siang saat melakukan kunjungan ke Sidoarjo.
Muhaimin menyatakan Satgas Perlindungan TKI sterus berupaya melakukan negosiasi baik terhadap pemerintah Arab Saudi maupun keluarga korban warga Arab Saudi agar sejumlah TKI yang terancam hukuman mati dapat segera dibebaskan dan dipulangkan kembali ke Indonesia.
"Yang menjadi prioritas pendampingan Satgas Perlindungan TKI adalah TKI yang bermasalah dengan hukum negara setempat dan terancam hukuman mati, bukan warga negara Indonesia yang terlibat kriminalitas di luar negeri," ujar Muhaimin kepada wartawan, di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (24/7/2011) malam.
Muhaimin menjamin tim Satgas Perlindungan TKI yang diketuai mantan Menteri Agama Mahfuth Basyuni ini akan membantu semaksimal mungkin sejumlah TKI di Arab Saudi yang kini terancam hukuman mati dengan cara melakukan pendekatan ke pemerintah Saudi untuk bisa mengajak warganya agar memaafkan TKI terancam hukuman mati, sehingga bisa kembali pulang ke Indonesia.
Berdasarkan data Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) saat ini sedikitnya ada 17 orang TKI di Arab Saudi yang terancam hukuman mati. Dua TKI saat ini prosesnya sudah di Mahkamah Agung Arab Saudi. Sementara 15 TKI lainnya masih proses pengadilan tahap pertama. (put)
(Pramono Putra/SUN TV/hri)
Saat ini Satgas TKI sedang melakukan negosiasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk membebaskan TKI yang terancam hukuman mati di negeri kaya minyak tersebut.
Pernyataaan ini disampaikan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Meneketrans) Muhaimin Iskandar minggu siang saat melakukan kunjungan ke Sidoarjo.
Muhaimin menyatakan Satgas Perlindungan TKI sterus berupaya melakukan negosiasi baik terhadap pemerintah Arab Saudi maupun keluarga korban warga Arab Saudi agar sejumlah TKI yang terancam hukuman mati dapat segera dibebaskan dan dipulangkan kembali ke Indonesia.
"Yang menjadi prioritas pendampingan Satgas Perlindungan TKI adalah TKI yang bermasalah dengan hukum negara setempat dan terancam hukuman mati, bukan warga negara Indonesia yang terlibat kriminalitas di luar negeri," ujar Muhaimin kepada wartawan, di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (24/7/2011) malam.
Muhaimin menjamin tim Satgas Perlindungan TKI yang diketuai mantan Menteri Agama Mahfuth Basyuni ini akan membantu semaksimal mungkin sejumlah TKI di Arab Saudi yang kini terancam hukuman mati dengan cara melakukan pendekatan ke pemerintah Saudi untuk bisa mengajak warganya agar memaafkan TKI terancam hukuman mati, sehingga bisa kembali pulang ke Indonesia.
Berdasarkan data Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) saat ini sedikitnya ada 17 orang TKI di Arab Saudi yang terancam hukuman mati. Dua TKI saat ini prosesnya sudah di Mahkamah Agung Arab Saudi. Sementara 15 TKI lainnya masih proses pengadilan tahap pertama. (put)
(Pramono Putra/SUN TV/hri)
From: Darwin Bahar
Sent: Tuesday, August 21, 2012 4:25 PM
Subject: [wanita-muslimah] Re: Jangan Pernah Minder jadi Pembantu (RALAT)
Mas Dwi, numpang ketawa, he he he (SOL)
Wassalam, Darwin
=====
Re: Jangan Pernah Minder jadi Pembantu (RALAT)
Tue Aug 21, 2012 3:35 am (PDT) . Posted by:
"Dwi Soegardi" soegardi
mungkin profesi loper koran internet lebih berharga dan membanggakan
:-)
2012/8/21 Wikan Danar Sunindyo <wikan.danar@gmail.com>
> **
__._,_.___
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.
.
__,_._,___






0 comments:
Post a Comment