Advertising

Thursday, 23 August 2012

Re: [wanita-muslimah] Re: Dari File Lama: "Dampak Medis Shalat Tahajjud"

 

Masalahnya menurut saya bukan pada pembuktiannya,  tapi pada pertanyaan lanjutannya yaitu so what?
So what gitu looh kalau terbukti /tidak?

Apakah kalau terbukti akan membuat orang berlomba - lomba untuk menjadi sholeh dan ikhlas?

Kalau nggak nggak ada,  apa penelitian tersebut ada "manfaatnya"?

Kalau ya, apakah orang yang ikut berlomba - lomba menjadi sholeh dan ikhlas, bisa dikategorikan dalam golongan orang yang sholeh dan ikhlas karenanya?

;D

On Aug 22, 2012 3:06 PM, "Wikan Danar Sunindyo" <wikan.danar@gmail.com> wrote:
 

jadi kayaknya memang masih susah ya untuk membuktikan bahwa orang yang
beriman bisa "lebih superior" ketimbang orang yang tidak beriman
ada artikel yang menulis mengenai daging dengan penyembelihan secara
islam lebih sehat daripada yang disembelih dengan cara dibius
kalau kayak gini gimana mas donnie?

salam,
--
Wikan

2012/8/21 donnie ahmad <donnie.damana@gmail.com>
>
>
>
> Mungkin saya keliru, tapi saya merasa uda Darwin miss the point. Saya
> sudah bilang orang yang religius akan punya kualitas hidup dan kesehatan
> yang lebih baik. Saya percaya orang yang menghidupkan Al Qur'an dalam
> kesehariannya juga punya tendensi yang sama.
> Saya hanya menunjukkan saja metode yang dipakai doktor tersebut dalam
> penelitiannya (jika memang seperti yang ditulis) akan punya fundamental
> flaws (secara ilmiah) untuk membuktikan klaim yang dibuat beliau. Dan flaws
> nya minimal ada dua, pertama adanya bias seleksi, karena kelompok yang
> diamati tidak dirandomisasi. Jadi ada kemungkinan apa yang teramat tidak
> mencerminkan truth value. Kedua bagaimana mengukur kadar keikhlasan secara
> sahih? Apakah dengan ditanya dan menjawab ikhlas kemudian bisa kita kategori
> kan sebagai orang yang ikhlas? Atau orang yang tahajud nya paling konsisten
> dan lama bisa dikategorikan sebagai ikhlas? Setahu saya sih yang bisa
> mengukur kadar keikhlasan seseorang hanya Allah semata, cmiiw.
>
> Dan yang terpenting adalah orang yang lulus disertasi doktor tidak serta
> merta membuktikan bahwa dia benar ;-)
> Apalagi kalau metode punya flaws yang mendasar. Dan ini sering saya jumpai
> juga ketika membimbing atau menguji disertasi kandidat doktor. Toh pada
> akhirnya dengan segala pertimbangan, kandidat tersebut mendapat gelar doktor
> nya. :-)
> Scientific rigor masih merupakan barang yang mahal dalam dunia akademik di
> Indonesia. Bahkan di universitas - universitas besar sekalipun.
>
> Salim,
> :D

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment