120504
Contoh untuk diwaspadai.
Bismi l-lahi r-rahmani r-rahiem.
Allah SwT telah banyak menganugerahkan kepada Bani Israil, antara lain kitab Taurat yang merupakan pedoman hidup bagi mereka. Namun nyatanya mereka tidak mau mengikutinya. Allah menerangkan akibat dari hal itu kepada Rasulullah Muhammad saw dalam firmanNya:
DAN TELAH KAMI TETAPKAN TERHADAP BANI ISRAIL DALAM KITAB ITU: "SESUNGGUHNYA KAMU AKAN MEMBUAT KERUSAKAN DI MUKA BUMI INI DUA KALI; DAN PASTI KAMU AKAN MENYOMBONGKAN DIRI DENGAN KESOMBONGAN YANG BESAR". (Surah al-Isra' [17] ayat 4)
Yang pertama mereka mengubah Taurat itu; bahkan mereka juga membunuh Nabi Sya'ya a.s. selain memenjarakan Irmia. Yang kedua mereka membunuh Nabi Zakaria dan Yahya a.s., bahkan bermaksud membunuh Nabi 'Isa a.s. Sebagai hukuman atas kesalahan-kesalahannya itu Allah mengirim bangsa-bangsa yang kuat dan pandai berperang untuk memasuki kampung-kampung mereka, membunuh, merampas, merampok; mereka ini juga membunuh para ulama maupun pembesar Bani Israil, ataupun menawannya. Namun Allah juga masih memberi kesempatan kepada kaum Bani Israil ini untuk berbenah diri. Ketika mereka sudah bertaubat, dan tidak lagi melakukan kerusakan, maka mereka jadinya dapat mengalahkan penyerangnya dan mengambil kembali harta mereka yang dirampas serta melepaskan keluarganya yang tertawan. Itu merupakan balasan atas langkah baik yang sudah mereka lakukan, namun jika mereka kemudian melakukan pelanggaran-pelanggaran lagi maka hukuman juga akan ditimpakan ulang, sebagaimana diingatkan Allah:
JIKA KAMU BERBUAT BAIK (BERARTI) KAMU BERBUAT BAIK BAGI DIRIMU SENDIRI DAN JIKA KAMU BERBUAT JAHAT, MAKA (KEJAHATAN) ITU BAGI DIRIMU SENDIRI,DAN APABILA DATANG SAAT HUKUMAN BAGI (KEJAHATAN) YANG KEDUA, (KAMI DATANGKAN ORANG-ORANG LAIN) UNTUK MENYURAMKAN MUKA-MUKA KAMU DAN MEREKA MASUK KE DALAM MESJID (TEMPAT BERIBADAT MEREKA), SEBAGAIMANA MUSUH-MUSUHMU MEMASUKINYA PADA KALI PERTAMA DAN UNTUK MEMBINASAKAN SEHABIS-HABISNYA APA SAJA YANG MEREKA KUASAI. (Surah al-Isra' [17] ayat 7)
Gambaran di atas memang merupakan gambaran tentang kaum Bani Israil, namun itu juga merupakan pelajaran bagi ummat Islam. Itu semua menggambarkan contoh penerapan sunnatullah bahwa kebaikan berbuah kebaikan; adapun kesalahan akan berbuntut kesusahan, walaupun kesalahan dapat ditebus dengan berbenah diri (bertaubat). Namun jika kesalahan atau pelanggaran diulang kembali, maka hukuman juga akan ditimpakan ulang, yang mungkin saja dalam bentuk lain. Allah menyebutnya dalam ayat berikutnya:
MUDAH-MUDAHAN TUHANMU MELIMPAHKAN RAHMAT(NYA) KEPADAMU; DAN SEKIRANYA KAMU KEMBALI (KEPADA KEDURHAKAAN), NISCAYA KAMI KEMBALI (MENGAZABMU) DAN KAMI JADIKAN NERAKA JAHANNAM PENJARA BAGI ORANG-ORANG YANG TIDAK BERIMAN. (Surah al-Isra' [17] ayat 8)
Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari apa yang digambarkan Allah dalam ayat-ayat itu, lalu menjaga diri tetap dalam kebaikan, terhindar dari langkah salah agar terlepas dari hukuman Allah.
Wa l-Lahu a'lamu bi sh-shawwab
==============================
SAW. = shalla 'l-Lahu 'alaihi wa sallam (Semoga shalawat Allah dan salamNya terlimpahkan pada Rasulullah Muhammad).
SWT. = subhanahu wa ta-'ala (Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi kedudukanNya).
*** Kutipan ayat-ayat diperoleh dari penelusuran menggunakan software sederhana: "Indeks Terjemah Qur'an".
========================================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment