Advertising

Friday, 25 June 2010

Re: [wanita-muslimah] FPI Bubarkan Sosialisasi Kesehatan Komisi IX DPR

 

FPI dan HTI itu lebih mengedepankan nahi mungkar, sehingga kesannya amar makrufnya jadi samar-samar.

Wassalam
Abdul Mu'iz

--- Pada Sab, 26/6/10, aldiy@yahoo.com <aldiy@yahoo.com> menulis:

> Dari: aldiy@yahoo.com <aldiy@yahoo.com>
> Judul: Re: [wanita-muslimah] FPI Bubarkan Sosialisasi Kesehatan Komisi IX DPR
> Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Tanggal: Sabtu, 26 Juni, 2010, 9:04 AM
> Kalo fpi,hti,hmna dkk nggak sadar
> sendiri maka orang lain akan menyadarkan mereka.membuat
> arcon jadi rindu suharto :-( Caranya ruang mereka mesti
> diperkecil, bukan malah dilebarin atau disejajarkan. Yg
> mengganggu ketertiban umum ditangkepin semua ketika mereka
> berulah,biang2nya dipenjara lebih lama ato dikucilin secara
> sosial. Pengikutnya dibimbing disadarkan.saya nggak pernah
> capek berdakwah di kalangan pks hti kapan saja sempet:-)
> Saya berceramah karena rasa sayang kpd mereka. Kalo lagi
> kesel mendingan diam dulu.
> Sayap muhammadiyah nu yg moderat mesti jadi sparring
> partner mereka, jangan malah apologis. Kurasa lsm/ngo utk
> capacity building jamaah sesat ini mesti didirikan karena
> ngo punya strategi inovatif utk ini. Warna islam yg
> diajarkan adalah warna kemanusiaan dg konteks indonesia ke
> masa depan, bukan arab abad 6.
> Gimana temans? Setuju?
> Salam
> Mia
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL,
> Nyambung Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: "Ary Setijadi Prihatmanto" <ary.setijadi@gmail.com>
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Fri, 25 Jun 2010 11:33:54
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: [wanita-muslimah] FPI Bubarkan Sosialisasi
> Kesehatan Komisi IX DPR
>
> Mbak Mia,
>
> In their universe, mereka kan merasa jadi subyek yang
> beraksi.
> Orang lain kan kerak neraka, pastinya takut dah sama
> mereka....
>
> Apa mereka merasa jadi "tools" dari suatu Subyek lain dalam
> kaitannya sama
> mediasi ke Obyek tertentu (activity theory, sekalian pake
> teori buatan orang
> Sovyet :-D)? Kayaknya gak... :-(
> Dan kayaknya juga, gak ada mekanisme perbaikan diri yang
> memugkinkan mereka
> sadar itu.
>
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: <aldiy@yahoo.com>
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Sent: Saturday, June 26, 2010 8:32 AM
> Subject: Re: [wanita-muslimah] FPI Bubarkan Sosialisasi
> Kesehatan Komisi IX
> DPR
>
>
> > Arcon grombolan fpi dan sejenisnya ini makin
> merajalela saja.bagian dari
> > premanism akar rumput dg warna fundamentalis.menurutmu
> sikap kita
> > memelihara fpi ini bagian dari taktis manajemen preman
> ato karena kita
> > takut?
> > Salam
> > Mia
> >
> > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus
> XL, Nyambung
> > Teruuusss...!
> >
> > -----Original Message-----
> > From: Ari Condro <masarcon@gmail.com>
> > Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Date: Fri, 25 Jun 2010 07:52:14
> > To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> > Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Subject: Re: [wanita-muslimah] FPI Bubarkan
> Sosialisasi Kesehatan Komisi
> > IX
> > DPR
> >
> > 1. acaranya jelas sosialisasi masalah kesehatan, bukan
> inisiasi ideologi
> > pki.  (lain kali kalo ada yg bikin inisiasi
> ideologi islam yg berbau makar
> > pada pemerintah kayak bikin bikin kerajaan islam ala
> khilafah gue bisa
> > doenk
> > bubarin secara sepihak, palagi yg bau baunya ngedukung
> terorisme)
> >
> > 2. yg membuat acara anggota DPR dan bukan dalam rangka
> penyebaran
> > komunisme
> >
> > 3. forum banyuwangi cinta damai dan fpi gak punya
> wewenang ngebubarin
> > acara
> > secara sepihak.
> >
> >
> > salam,
> > Ari
> >
> >
> > 2010/6/25 H. M. Nur Abdurahman <mnur.abdurrahman@yahoo.co.id>
> >
> >>
> >>
> >> Pantulan:
> >> Ada sebuah kejadian tentang kasus seorang pencuri
> yang sempat ketahuan
> >> dan
> >> melarikan diri sambil diteriaki oleh sang pemilik
> rumah dengan ucapan:
> >> "PKI...", lalu pencuri ini membalas teriakan
> tersebut dengan: "Saya bukan
> >> PKI, saya pencuri".
> >>
> >> UU No.27 thn 1999 dengan tegas menyatakan melarang
> penyebaran,
> >> pengembangan
> >> marxisme-komunisme atau bentuk perwujudan lainnya
> (Psl.107a), serta
> >> menegaskan bahwa dipidana penjara 15 (lima belas)
> tahun barang siapa yang
> >> mendirikan yang diketahui atau patut diduga
> menganut ajaran
> >> komunisme/marxisme-leninisme dalam segala bentuk
> perwujudannya, barang
> >> siapa
> >> yang mengadakan hubungan dengan atau memberikan
> bantuan kepada
> >> organisasi,
> >> baik di dalam maupun di luar negeri, yang
> diketahui berasaskan
> >> marxisme-komunisme dalam segala bentuk dan
> perwujudannya (Psl.107e).
> >>
> >> Salam
> >> HMNA
> >>
> ****************************************************************
> >>
> >> BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
> >>
> >> WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
> >> [Kolom Tetap Harian Fajar]
> >> 476 Lindungilah Tunas Bangsa dari Marxisme
> >>
> >> "Pembakaran buku Franz hanya satu simbol. Seluruh
> buku komunis harus
> >> dimusnahkan, sebab meracuni generasi muda," ujar
> HM Suaib D, Ketua Umum
> >> Gerakan Pemuda Islam (GPI) kepada pers. GPI adalah
> salah satu di antara
> >> 33
> >> ormas pendukung Aliansi Anti Komunis (AAK). Yang
> dimaksud dengan buku
> >> Franz
> >> adalah buku berjudul Pemikiran Karl Marx oleh
> Franz Magnis Suseno. Ratna
> >> Srumpaet yang mewakili Aliansi untuk Kemerdekaan
> Berpikir dan Bersuara
> >> (AKBB) menyahut: "Iqra, bacalah, bukan bakarlah!"
> Hai, Ratna, jangan
> >> memotong ayat. Lengkapnya Firman Allah (demi
> keotentikan transliterasi
> >> huruf
> >> demi huruf):
> >> -- AQRA^ BASM RBK ALDZY KHLQ (S. AL 'ALQ, 1),
> dibaca: Iqra' bismi
> >> rabbikal
> >> ladzi- khalaq (s. al 'alaq), artinya:
> >> -- Bacalah atas nama Maha Pemeliharamu Yang
> mencipta (96:1).
> >>
> >> Apakah masuk dalam logika sehat, para remaja dan
> mahasiswa Muslim disuruh
> >> atas nama Allah Yang Maha Pemelihara Maha Pencipta
> untuk membaca
> >> buku-buku
> >> beraliran kiri yang berlandaskan paradigma
> atheisme historische
> >> materialisme, hai Sarumpaet? Sekali lagi kami
> ingatkan, jangan mengelabui
> >> para remaja dan mahasiswa Muslim dengan menjual
> ayat secara memotong
> >> ayat,
> >> hai Sarumpaet!
> >>
> >> AAK berjanji akan menyisir dan membakar buku-buku
> kiri pada Hari
> >> Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2001. Penyisiran dan
> pembakaran itu tidak
> >> jadi
> >> dilaksanakan, bukan karena Pemerintah melarang
> sweeping buku kiri.
> >> "Gertakan
> >> yang serius" dari AAK berhasil menciutkan nyali
> pemilik toko buku yang
> >> berorientasi pada pertimbangan ekonomis. Para
> pemilik toko buku tidak
> >> berani
> >> mengambil risiko, sehingga mengembalikan buku-buku
> kiri kepada
> >> penerbitnya
> >> sebelum 20 Mei.
> >>
> >> ***
> >> Bertebarnya buku-buku marxisme pada hakekatnya
> tidak terpisahkan dari
> >> gerilya politik yang dilancarkan oleh komunis
> gaya-baru. Buku-buku aliran
> >> kiri itu sangat bermanfaat bagi gerakan komunis
> gaya baru tersebut dalam
> >> upaya menjaring para remaja dan mahasiswa Muslim
> untuk dibina melalui
> >> diskusi sehingga para remaja dan mahasiswa Muslim
> itu tanpa sadar menjadi
> >> pion-pion orang-orang komunis, karena mereka telah
> diberi suntikan
> >> "narkoba"
> >> marxisme sehingga terbius. Beberapa mahasiswa saya
> di Fakultas Teknik UMI
> >> menjadi simpatisan Partai Rakyat Demokratik (PRD)
> dari bacaan-bacaan yang
> >> dibacanya dan dari diskusi-diskusi yang
> diikutinya. Mereka menyangka
> >> seorang
> >> marxist dapat saja menjadi Muslim yang baik.
> Bahkan Drs H. Abdurrahman,
> >> seorang dosen senior IAIN, mengakatakan dalam
> sebuah forum mubahatsah,
> >> bahwa
> >> tidak kurang dari mahasiswa-mahasiswanya adalah
> simpatisan PRD yang
> >> menyangka bahwa marxisme itu sangat Islami. Di
> Jakarta onderbouw dari PRD
> >> yaitu Forum Kota (Forkot) dan Front Aksi Mahasiswa
> dan Rakyat Untuk
> >> Demokrasi (Famred), berbasis massa di IAIN.
> >>
> >> Cerita lama berulang kembali. Riwayatmu dulu
> (meminjam ungkapan Gesang
> >> dalam Bengawan Solo), Alimin, yang orang tuanya
> Muslim yang baik, sejak
> >> umur
> >> 16 tahun "dicuri" dari orang tuanya dikirim ke
> Rusia ditempa menjadi
> >> kader
> >> komunis. Pulang ke Indonesia menjadi benggolan
> komunis yang menyusup ke
> >> dalam Syarikat Islamnya Allahu yarham HOS
> Tjokroaminoto. Riwayatmu ini
> >> (juga
> >> meminjam dari Gesang), Budiman Sudjatmiko, yang
> orang tuanya Muslim taat
> >> di
> >> Bogor menjadi Ketua PRD dan Faisal Reza, yang
> kemanakan Tosari Wijaya,
> >> menjadi Sekjen PRD, merupakan reklame yang baik
> sekali untuk memikat para
> >> remaja dan mahasiswa Muslim dengan slogan palsu:
> "Seorang marxist dapat
> >> saja
> >> menjadi Muslim yang baik, dan marxisme itu sangat
> Islami."
> >>
> >> Agar para remaja, mahasiswa dan buruh Muslim dapat
> menjaga diri tidak
> >> kena
> >> suntik narkoba marxisme oleh gerilya politik
> komunis gaya-baru, maka di
> >> samping PRD, Famred dan Forkot yang telah
> disebutkan di atas, perlu
> >> mengetahui pula ormas-ormas yang sejenisnya: Liga
> Mahasiswa Untuk
> >> Demokrasi
> >> (LMUD), Komite Buruh Aksi untuk Reformasi (Kobar),
> Front Nasional
> >> Perjuangan
> >> Buruh Indonesia (FNPBI), dan Serikat Buruh
> Sejahtera Indonesia (SBSI).
> >> Agitasi yang dilancarkan mereka berselubung
> ataupun bertopengkan
> >> memperjuangkan demokrasi, HAM dan membela kaum
> buruh.
> >>
> >> ***
> >>
> >> UUD 1945 mengamanatkan kepada Pemerintah untuk
> mencerdaskan kehidupan
> >> bangsa. Maka berkatalah Tri Agus, koordinator
> AKBB: "Bagaimana bangsa ini
> >> mau cerdas kalau bukunya dibakar". Bangsa ini akan
> tetap dapat dibuat
> >> cerdas
> >> tanpa peredaran buku-buku kiri, hai Agus. Bahkan
> tunas bangsa harus
> >> dilindungi dari racun atheisme yang ditebarkan
> oleh buku-buku kiri. UUD
> >> mengamanatkan kepada Pemerintah untuk melindungi
> segenap bangsa
> >> Indonesia.
> >> Terhadap racun atheisme Tap MPRS No.XXV/MPRS/1966,
> yang dikukuhkan oleh
> >> Tap
> >> MPR No.V/MPR/1973, mengamanatkan kepada Pemerintah
> untuk melarang
> >> penyebaran
> >> ajaran komunisme, leninisme dan marxisme. Lagi
> pula UU No.27 thn 1999
> >> menegaskan pelanggaran terhadap larangan itu
> adalah tindak pidana.
> >> WaLlahu
> >> A'lamu bi Al Shawa-b.
> >>
> >> *** Makassar, 27 Mei 2001
> >> [H.Muh.Nur Abdurrahman]
> >>
> >> http://waii-hmna.blogspot.com/2001/05/476-lindungilah-tunas-bangsa-dari.html

> >>
> >>
> ###############################################################
> >>
> >>
> >> ----- Original Message -----
> >> From: "sunny" <ambon@tele2.se
> <ambon%40tele2.se>>
> >> To: <Undisclosed-Recipient:;>
> >> Sent: Friday, June 25, 2010 07:11
> >> Subject: [wanita-muslimah] FPI Bubarkan
> Sosialisasi Kesehatan Komisi IX
> >> DPR
> >>
> >>
> >> http://www.antaranews.com/berita/1277385567/fpi-bubarkan-sosialisasi-kesehatan-komisi-ix-dpr

> >>
> >> FPI Bubarkan Sosialisasi Kesehatan Komisi IX DPR
> >> Kamis, 24 Juni 2010 20:19 WIB | Peristiwa |
> Kesehatan |
> >> Banyuwangi (ANTARA News) - Front Pembela Islam
> (FPI) bersama Forum
> >> Banyuwangi Cinta Damai dan LSM Gerak membubarkan
> acara sosialisasi
> >> kesehatan
> >> gratis yang digelar Komisi IX DPR di salah satu
> rumah makan di Kelurahan
> >> Pakis, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis.
> >>
> >> "Ini ada komunitas anggota PKI (Partai Komunis
> Indonesia). Kenapa ada di
> >> sini?" kata Ketua FPI Banyuwangi, Aman Faturahman,
> kepada sejumlah
> >> peserta
> >> pertemuan yang terkejut melihat kehadiran anggota
> FPI itu.
> >>
> >> Acara sosialisasi kesehatan gratis itu dihadiri
> Ketua Komisi IX DPR, dr.
> >> Ribka Tjiptaning Proletariati dan anggota Komisi
> IX, Rieke Dyah Ayu
> >> Pitaloka.
> >>
> >> Melihat suasana yang semakin memanas, panitia
> segera mengevakuasi Ribka
> >> dan
> >> Rieke ke kantor DPC Partai Demokrasi Indonesia
> Perjuangan (PDIP) di Jalan
> >> Jaksa Agung Suprapto, Banyuwangi.
> >>
> >> Menurut Ketua FPI Banyuwangi, pertemuan itu
> merupakan acara temu kangen
> >> bekas anggota PKI dan keturunannya, sehingga
> pertemuan tersebut harus
> >> dibubarkan.
> >>
> >> "Sosialisasi kesehatan gratis dari Komisi IX hanya
> sebagai kedok. Saya
> >> curiga acara itu merupakan kegiatan terselubung
> untuk menumbuhkan
> >> semangat
> >> komunisme lagi karena banyak peserta dari luar
> Kabupaten Banyuwangi yang
> >> datang," kata Aman.
> >>
> >> Untuk itu, lanjut dia, FPI bersama organisasi
> masyarakat Islam di
> >> Banyuwangi membubarkan acara tersebut untuk
> menjaga kondusivitas keamanan
> >> di
> >> kabupaten paling timur Pulau Jawa itu.
> >>
> >> "Kami mengantisipasi tumbuhnya bibit PKI baru
> karena gerakan PKI pada
> >> tahun
> >> 1965 berawal dari Kabupaten Banyuwangi," katanya
> menambahkan.
> >>
> >> Sementara itu, Ribka Tjiptaning mengaku kecewa
> dengan sikap FPI yang
> >> membubarkan secara paksa acara sosialisasi
> kesehatan gratis Komisi IX
> >> DPR.
> >> Padahal, menurut dia, sosialisasi tersebut sangat
> diperlukan oleh
> >> masyarakat
> >> di daerah.
> >>
> >> "Kami tidak melakukan temu kangen bekas anggota
> atau keturunan PKI di
> >> Banyuwangi. Acara kami ini murni tugas Komisi IX
> DPR tentang sosialisasi
> >> pentingnya penyediaan fasilitas kesehatan gratis
> di daerah," katanya.
> >>
> >> Penulis buku berjudul "Aku Bangga Jadi Anak PKI"
> itu pada 2002 mengaku
> >> sudah terbiasa mengalami intimidasi seperti itu.
> >>
> >> "Ini menunjukkan bahwa negara kita belum
> demokratis sehingga orang lain
> >> masih berpikir awam tentang latar belakang saya,"
> katanya.
> >>
> >> Sementara itu, Rieke menambahkan, kegiatan
> sosialisasi kesehatan gratis
> >> tersebut merupakan kegiatan umum dan bisa dihadiri
> siapa saja, termasuk
> >> bekas anggota atau keturunan PKI.
> >>
> >> "Saya menyayangkan sikap yang dilakukan FPI karena
> bekas anggota atau
> >> keturunan PKI juga warga negara Indonesia,"
> katanya.
> >>
> >> Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Banyuwangi,
> Muhammad Abas, mengatakan
> >> undangan yang hadir dalam kegiatan sosialisasi
> kesehatan gratis tersebut
> >> berasal dari berbagai elemen, namun beberapa
> peserta yang hadir merupakan
> >> keturunan keluarga bekas anggota PKI.
> >>
> >> "Memang benar, ada beberapa peserta yang keturunan
> keluarga bekas anggota
> >> PKI," kata Abas yang juga menjadi panitia dalam
> kegiatan tersebut.(*)
> >>
> >> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> >>
> >> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> >>
> >>
> >>
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > =======================
> > Milis Wanita Muslimah
> > Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga,
> maupun masyarakat.
> > Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah

> > Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com

> > ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages

> > Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> > Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> > Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
> >
> > Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups
> Links
> >
> >
> >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > =======================
> > Milis Wanita Muslimah
> > Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga,
> maupun masyarakat.
> > Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah

> > Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com

> > ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages

> > Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> > Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> > Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
> >
> > Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups
> Links
> >
> >
> >
> >
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga,
> maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah

> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com

> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages

> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga,
> maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>     wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com
>
>
>

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Get real-time World Cup coverage on the Yahoo! Toolbar. Download now to win a signed team jersey!

.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment