Yg saya tahu orang Jawa yg masih ada keturunan raja/sultan/pangeran ada
silsilahnya dari zaman Majapahit. Bisa dilihat di perpustakaannya. Tapi yg
tahun sekarang yg gak pernah ikut paguyuban/ yg menghilangkan diri dari
keturunannya ya hilang gitu saja kecuali ada kesadaran untuk mencatatkan
dirinya ke perkumpulan trah2.
Nanti tiba2 sadar, oh teman sekolah ternyata sodara, baru ketahuan setelah
puluhan tahun :-)
salam,
l.meilany
Kubaca Muljana menyebutkan sumber serat2 kuna dan catatan di Cina. Tapi
kok pas aku cek bukunya nggak ada lembaran Daftar Pustaka???
Arcon, beberapa tetua keluargaku Cina (benteng). Malah ada anggota
keluarga Cina yg pimpinan kelenteng tradisional. Dimana mereka menyimpan
catatan silsilah keluarga, nggak ada yg mikir tanya ke situ. Di keluarga
di Jawa, boro2 nama klan nya, namanya sendiri juga kita pada nggak ngeh
hehehehe..kelewatan emang....:-( Di keluargaku cuman diriku yg bawa nama
bapak.
Salam
Mia
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: Ari <masarcon@gmail.com>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Thu, 24 May 2012 11:05:35
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: [wanita-muslimah] Re: [jurnalisme] Irshad Manji, Sekali Lagi
(Tanggapan Atas Buku "Allah, Liberty, and Love")
genealoginya jadi gak jelas. padahal marga di orang china, arab atau
luar
jawa itu biasanya penting uat menelusuri genealogi. jadi kalaupun
dihidden, biasanya keluarganya tetap menyimpan sinci nya.
===
*kayu*-*kayu* simbolis yang disebut *sinci* (*papan* arwah) dan
bertuliskan
dalam bahasa Tiongkok tentang *nama*-*nama* leluhur marga Keluarga Han
yang
telah meninggal.
===
kayak kalau pak hmna dulu menyebut keluarga pattimura masih menyimpan
tameng keluarga yang berisikan genealogi keluarga pattimura. yg diklaim
dari keluarga muslim. nah, kalau sejarawan beneran, harusnya cross check
ke data primer berupa tameng keluarga dan menerjemahkan tulisan asli di
sana. hehehe :D
kalau slamet muljana, ane meragukan sumber data primernya.
salam,
Ari
status : mahasiswa
<http://papabonbon.wordpress.com/>
2012/5/24 <aldiy@yahoo.com>
> Arcon, dikatakan Muljana bahwa pejabat2 Tionghoa di Palembang dan di
> pesisir Jawa berusaha mengadopsi gelar-gelar kebangsawanan Jawa Hindu
> dengan cara perkawinan dan jasa proyek2 perluasan dan teknologi.
> Apa nama keluarga diperlukan untuk di-expose? Dengan kata lain,
> menghapus
> nama keluarga adalah bagian dari strategi budaya?
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment