Bung Mu'iz,
Kutipan di bawah ini adalah pernyataan (bukan TAFSIR) Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad sendiri dalam buku Ainai Sadaqat (The Truth about the Split) yang sebelumnya telah Anda rujuk.
"In this announcement it was explained that my article could be accepted only if it was interpreted as meaning "that those who did not accept the Promised Messiah as were only deniers of, or unbelievers in the Promised Messiahas and not actually outside the pale of Islam."
Pernyataan MBMA berlawanan dengan omongan Anda (dan GAL) yang menuding MBMA.
Jadi, apakah Anda mau terima atau tidak pernyataan MBMA tersebut? Ya atau tidak.
Gitu aja kok malah ngalor-ngidul kesana-kemari...
Salam,
MAS
--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Abdul Muiz <muizof@...> wrote:
>
> Anda tidak bosan-bosannya tunjuk cermin lawan bicara Anda, padahal Anda telah menuding hidung Anda di depan cermin. Saya baru sadar kalau saya sulit membedakan diskusi Anda dengan supir angkot atau tukang becak di warung kopi ketika diberikan info baru, malah berlagak pilon, "lho apa benar info itu ya ?? saya kok belum pernah melihatnya ya ?".
> Â
> Saya berikan info Debat TVone yang menampilkan Mahendradatta tentang tidak hanya JAI yang mengkafirkan orang Islam tetapi malah JAI menyetarakannya dengan Anjing (Pak Mahendradatta sambil membawa dokumen yang bertalian) dengan lantang Pak Mahendradatta menuding Ahmadiyah telah menista umat islam, ini bukan pengalihan tetapi justru amat relevan, tetapi berkali-kali Anda bilang tidak pernah menontonnya dan lagak Anda persis dengan gaya diskusi sopir angkot dan tukang becak di warung kopi kan ?? seharusnya kalau Anda empati mencari dong informasi itu, toh search engine kan banyak menampilkan link yang dicari, tinggal klik.
> Â
> Ok benar, saran mbak Mia, saya tidak perlu melayani Anda. Anda malah menuding mbak Mia perlu belajar banyak dan jujur, benar-benar tukang tunjuk cermin.
> Â
> Wassalam
> Abdul Mu'iz
>
> --- Pada Sel, 26/10/10, ma_suryawan <ma_suryawan@...> menulis:
>
>
> Dari: ma_suryawan <ma_suryawan@...>
> Judul: Bls: [wanita-muslimah] Re: Nabi Dzilly -->Tanya: Terjemahan "syubbiha lahum" dalam QS4:157
> Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Tanggal: Selasa, 26 Oktober, 2010, 10:57 AM
>
>
> Â
>
>
>
> Masih saja muter-muter dan ngalor-ngidul bicara soal Mahendratta di TV1 yang enggak saya tonton berusaha utk mengalihkan pokok persoalan yang ditulisnya sendiri...
>
> Saya ulang:
>
> Rupanya Anda baru menyadari bahwa link yang digunakan oleh GAL utk menuding MBMA mengenai masalah kafir adalah buku karya MBMA sendiri.
>
> Anda sendiri sebelumnya yang memulai menulis, bahwa menurut MBMA, siapa yang tidak percaya kepada MGA, ia menjadi kafir alias non-Muslim. Anda kemudian berdalih mengambil dari situs GAL. Saya kemudian tunjukkan kesalahan Anda (dan juga GAL), dengan buktinya dari buku Ainai Sadaqat (The Truth about the Split)dinyatakan oleh MBMA sendiri bahwa maksud kafir bukanlah sebagai non-Islam.
>
> Juga Anda sendiri pernah bilang bahwa Anda kafir (menolak) MGA, dan saya benarkan. Nah, kutipan yang Anda ambil di bawah ini cocok dengan yang sudah Anda katakan sendiri, namun bukan berarti Anda kemudian menjadi non-Islam. Nah, di sinilah kesalahan yang tidak mau Anda akui dengan tulus, bahwa di halaman lain dari buku tersebut ada tertulis:
>
> "In this announcement it was explained that my article could be accepted only if it was interpreted as meaning "that those who did not accept the Promised Messiahas were only deniers of, or unbelievers in the Promised Messiahas and not actually outside the pale of Islam."
>
> Jadi, apakah Anda mau terima atau tidak?
>
> Salam,
> MAS
>
> --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Abdul Muiz <muizof@> wrote:
> >
> > Saya sudah menunjukkan kata kafir yang dirujuk orang Ahmadiyah Lahore di ainai shadaqat tsb, kalau Anda menafsirkan kafir yang dimaksud adalah ingkar saja alias tidak otomatis identik dengan non muslim itu adalah hak Anda. Kalau Anda menyalahkan saya atau orang Ahmadiyah Lahore ya silakan saja, toh Anda kan inward looking. Atau Anda memaksa saya agar mengikuti penafsiran Anda ?. Agar Anda berhasil membangun image JAIÃÂ berwajah sejuk dan damai.
> > ÃÂ
> > Ini bukan persoalan saya menerima atau tidak penafsiran Anda dengan tulus ikhlas, karena saya masih penasaran dengan acara debat TVone yang terbuka untuk umum dengan nara sumber Mahendradatta tentang Ahmadiyah sungguh relevan dengan topik pengkafiran oleh JAI terhadap umat islam, bahkan Mahendradatta tidak hanya menyebutkan term kafir tetapi juga menyetarakan dengan anjing (sambil membawa dokumen tertulis, sayang sekali pak MahendradattaÃÂ tidak disampaikan rujukannya). Toh Anda berkilah, "ah itu kan saya tidak menontonnya ??"
> > ÃÂ
> > Wassalam
> > Abdul Mu'iz
> >
> > --- Pada Sel, 26/10/10, ma_suryawan <ma_suryawan@> menulis:
> >
> >
> > Dari: ma_suryawan <ma_suryawan@>
> > Judul: Bls: [wanita-muslimah] Re: Nabi Dzilly -->Tanya: Terjemahan "syubbiha lahum" dalam QS4:157
> > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Tanggal: Selasa, 26 Oktober, 2010, 10:29 AM
> >
> >
> > ÃÂ
> >
> >
> >
> > Bung Mu'iz,
> >
> > Anda masih muter-muter, dan rupanya Anda baru menyadari bahwa link yang digunakan oleh GAL utk menuding MBMA mengenai masalah kafir adalah buku karya MBMA sendiri.
> >
> > Anda sendiri sebelumnya yang memulai menulis, bahwa menurut MBMA, siapa yang tidak percaya kepada MGA, ia menjadi kafir alias non-Muslim. Anda kemudian berdalih mengambil dari situs GAL. Saya kemudian tunjukkan kesalahan Anda (dan juga GAL), dengan buktinya dari buku Ainai Sadaqat (The Truth about the Split)dinyatakan oleh MBMA sendiri bahwa maksud kafir bukanlah sebagai non-Islam.
> >
> > Juga Anda sendiri pernah bilang bahwa Anda kafir (menolak) MGA, dan saya benarkan. Nah, kutipan yang Anda ambil di bawah ini cocok dengan yang sudah Anda katakan sendiri, namun bukan berarti Anda kemudian menjadi non-Islam. Nah, di sinilah kesalahan yang tidak mau Anda akui dengan tulus, bahwa di halaman lain dari buku tersebut ada tertulis:
> >
> > "In this announcement it was explained that my article could be accepted only if it was interpreted as meaning "that those who did not accept the Promised Messiahas were only deniers of, or unbelievers in the Promised Messiahas and not actually outside the pale of Islam."
> >
> > Jadi, apakah Anda mau terima atau tidak?
> >
> > Salam,
> > MAS
> >
> > --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Abdul Muiz <muizof@> wrote:
> > >
> > > Saya ulangi lagi biar gak muter-muter,Ãâàdi Web Ahmadiyah Lahore http://studiislam.wordpress.com/Ãâàkan sudah disebutkan butir 3 sebagai berikut : "Semua orang Islam yang tidak berbaiâââ‰â¢at kepadanya, sekalipun tidak pernah mendengar nama beliau, hukumnya kafir dan keluar dari Islam (klik Ainai Sadaqat . hal 70-71)"
> > > ÃâÃÂ
> > > Saya mencobaÃâàmengklik yang dimaksud ternyata munculÃâàlink Web Ahmadiyah Qadiyan ( http://www.alislam.org/library/books/Truth-about-the-Split.pdfÃâà)Ãâàyang mencantumkan artikel karya Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad yang berjudul Truth Abaout The Split yang terdiri 410 halaman dalam bentuk file PDF. SeharusnyaÃâàorang Ahmadiyah Lahore lebih pas menjelaskan pernyataan mereka sendiri tentang hukumnya kafir dan keluar dari islam apabila tidak berbaiat kepada khalifah Ahmadiyah.
> > > ÃâÃÂ
> > > BarangkaliÃâà(ini menurut saya) yang dimaksud kutipan tsb adalah pada Part One tentang "Did the Baiâââ¬ÃÅ"at on the Hand of the Second Khalifa take Place in Ignorance?"Ãâàsaya temukan kutipan demikian : "I had also published a tract on the subject of the Kufr of those who did not accept the Promised Messiahas, and, in the words of Maulawi Muhammad Ali himself, I had in 1913 once again announced that those who did not believe in the Promised Messiahas were kuffar".
> > > ÃâÃÂ
> > > Semoga terjawab.
> > > ÃâÃÂ
> > > Wassalam
> > > Abdul Mu'iz
> > >
> > > --- Pada Sen, 25/10/10, ma_suryawan <ma_suryawan@> menulis:
> > >
> > >
> > > Dari: ma_suryawan <ma_suryawan@>
> > > Judul: Bls: [wanita-muslimah] Re: Nabi Dzilly -->Tanya: Terjemahan "syubbiha lahum" dalam QS4:157
> > > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > > Tanggal: Senin, 25 Oktober, 2010, 12:45 PM
> > >
> > >
> > > ÃâÃÂ
> > >
> > >
> > >
> > > Gini aja deh Bung Mu'iz, supaya tidak bertele-tele ngomong kesana-kemari menambah topik baru omongannya Mahendradatta yang enggak saya tonton, dan karena Anda sendiri yang memulai bicara soal kafir menurut MBMA, dan sudah saya berikan buktinya dari tulisan MBMA sendiri bahwa apa yang Anda/GAL tulis itu salah, apakah Anda mau terima atau tidak?
> > >
> > > Salam,
> > > MAS
> > >
> > > --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Abdul Muiz <muizof@> wrote:
> > > >
> > > > Lho, Anda ini setelah menuding sayaÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàmuter-muter sekarang menuding sayaÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàngalor ngidul, nanti menuding saya apalagi. Makanya saya minta Anda mengklarifikasi pendapat orang Ahmadiyah Lahore yang tidak setuju bahwa kelompok Ahmadiyah Qadiyan melalui MBMA mengkafirkan orang Islam yang tidak berbaiat pada khalifah ahmadiyah ?.
> > > > ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > KalauÃÆ'ââ¬Å¡ÃâàAnda menyangkal, ya silakan bantah saja link Ahmaidyah Lahore ( http://studiislam.wordpress.comÃÆ'ââ¬Å¡Ãâà).
> > > > ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > Sekarang Anda menuduh saya dan gerakan Ahmadiyah Lahore mempolitisir makna kafir, lha Anda dan Jama'ah Anda tidak pernah meresponse acara debat debat TV one tentang Ahmadiyah beberapa waktu yang lalu dengan nara sumber Pak Mahendradatta malah menunjukkan bukti tertulis bahwa orang Ahmadiyah (qadiyan) tidak hanya mengkafirkan orang muslim yang tidak mengimani kenabian MGA tetapi malah disetarakan anjing, lho kalau memang Mahendradatatta (anggota TPM = tim pembela muslim) dusta dan ngawur kenapa Anda dan JAI tidak menyeret saja orang seperti Mahendradatta ke pengadilan sebagai pelaku pencemaran nama baik ?? Apa Anda menuduh pak Mahendradatta mempolitisir makna kafir dan anjing ?
> > > >
> > > > Wassalam
> > > > Abdul Mu'iz
> > > >
> > > > --- Pada Sen, 25/10/10, ma_suryawan <ma_suryawan@> menulis:
> > > >
> > > >
> > > > Dari: ma_suryawan <ma_suryawan@>
> > > > Judul: Bls: [wanita-muslimah] Re: Nabi Dzilly -->Tanya: Terjemahan "syubbiha lahum" dalam QS4:157
> > > > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > > > Tanggal: Senin, 25 Oktober, 2010, 11:32 AM
> > > >
> > > >
> > > > ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Weleh2...piye tho Bung Mu'iz ini..ngomongnya kok makin ngalor-ngidul... ;-)
> > > >
> > > > Saya ulang.
> > > >
> > > > Anda sendiri yang telah menunjuk hidung (baca: menuding) MBMA soal masalah kafir dengan memegang tangan kalangan Lahore, dan saya katakan Anda salah dan GAL juga salah.
> > > >
> > > > Link http://studiislam.wordpress.com milik GAL yang Anda tunjuk itu merujuk pada buku yang ditulis oleh MBMA sendiri, dan dalam buku itu, di halaman lain yang tidak disebut/dirujuk oleh GAL, ada tertulis:
> > > >
> > > > "In this announcement it was explained that my article could be accepted only if it was interpreted as meaning "that those who did not accept the Promised Messiahas were only deniers of, or unbelievers in the Promised Messiahas and not actually outside the pale of Islam."
> > > >
> > > > Jadi, jelas sekali berbeda maksudnya dengan yang Anda katakan sebelumnya dan GAL inginkan, bahwa siapa yang tdk percaya kepada MGA, maka ia menjadi kafir alias non-Muslim.
> > > >
> > > > Nah, itulah kesalahan Anda dan GAL yang mempolitisir makna 'kafir' yang dimaksud oleh MBMA, dengan pemaknaan Anda (dan GAL) sendiri.
> > > >
> > > > Salam,
> > > > MAS
> > > >
> > > > --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Abdul Muiz <muizof@> wrote:
> > > > >
> > > > > Weleh-weleh Bung MAS,
> > > > >
> > > > > Anda suka tunjuk cermin, menunjuk saya muter-muter, justru Andalah yang muter-muter. Sudah jelas saya merujuk Ahmadiyah Lahore (GAI=Gerakan Ahmadiyah Lahore) yang mengkafirkan orang muslim yang tidak berbaiat pada khalifah Ahmadiyah lengkap dengan linknya kok, anda tuding itu maunya saya. Saya rekomendasikan kepada Anda sudah klarifikasi belum ke orang GAI atas pernyataan terbuka mereka di web site mereka, Anda malah menuding itu kan mau-maunya GAI supaya mau diterima islam mainstraim agar tidak dipersekusi.
> > > > >
> > > > > Kalau anda mengikuti debat TV one tentang Ahmadiyah beberapa waktu yang lalu dengan nara sumber Pak Mahendradatta malah menunjukkan bukti tertulis bahwa orang Ahmadiyah (qadiyan) tidak hanya mengkafirkan orang muslim yang tidak mengimani kenabian MGA tetapi malah disetarakan anjing, lho kalau memang Mahendradatatta (anggota TPM = tim pembela muslim) dusta dan ngawur kenapa Anda dan JAI tidak menyeret saja orang seperti Mahendradatta ke pengadilan sebagai pelaku pencemaran nama baik ??
> > > > >
> > > > > Betul kata mbak Mia, Anda begitu meradang karena dirangsek melulu oleh FPI sehingga kehilangan nalar dan kejujuran, anda terlalu inward looking, sehingga wajah damai yang ingin Anda citrakan kelihatan dari gaya diskusi anda yang cukup emosional, menyuruh banyak belajar lah, lebih seksama melihat Ahmadiyah lah, tidak cukup tahu persoalan ahmadiyah lah dsb dsb, kalau meminjam istilahnya mbak Lina Kepala Anda sudang ngebul. Sungguh diskusi dengan Anda yang saya harapkan bisa berjalan jujur dan obyektif menjadi antiklimaks. Benar kata mbak Mia, mayoritas kalau tidak bagus mengelolanya maka diskusi dengan minoritas akan berpotensi kontraproduktif.
> > > > >
> > > > > Wassalam
> > > > > Abdul Mu'iz
> > > > >
> > > > > --- Pada Jum, 22/10/10, ma_suryawan <ma_suryawan@> menulis:
> > > > >
> > > > > Dari: ma_suryawan <ma_suryawan@>
> > > > > Judul: Bls: [wanita-muslimah] Re: Nabi Dzilly -->Tanya: Terjemahan "syubbiha lahum" dalam QS4:157
> > > > > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > > > > Tanggal: Jumat, 22 Oktober, 2010, 2:40 PM
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Bung Mu'iz,
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Lho, yang sedang dibicarakan di sini kan maunya Anda begini, namun faktanya begitu.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Dari awal maunya Anda mengatakan dan mengarahkan bahwa menurut MBMA, barangsiapa yang tidak percaya MGA sebagai nabi maka ia kafir alias menjadi non-muslim. Namun faktanya berbeda. Saya telah memberi bukti bahwa MMBA sendiri telah menjelaskan dalam link http://www.alislam.org/library/books/Truth-about-the-Split.pdf bahwa siapa yang tidak percaya, maka ia ingkar kepada MGA namun ia tetap seorang Muslim. Jadi, di sinilah kesalahan Anda.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Makanya dari awal saya katakan jangan muter-muter kayak HMNA, to the point saja dan bawa buktinya.
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Salam,
> > > > >
> > > > > MAS
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Abdul Muiz <muizof@> wrote:
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > > bung MAS,
> > > > >
> > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > Lho, hanya karena saya menyampaikan hal yang berbeda Anda lantas menyuruh saya seperti anak kecil, supaya belajar Ahmadiyah dengan seksama, ini adalah menggelikan. Seperti yang sudah saya katakan theologi yang JAIÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâàdibangunÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàdengan mencari pembenar sepertiÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàkisah wafatnya nabi isa di india, kebenaran kenabian MGA dan segala sepak terjang MGA adalah benar adanya.
> > > > >
> > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > Perlu Anda ketahui, saya tidak punya kepentingan (keinginan) apapunÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàtentang Khalifah kedua Anda (MBMA = Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad), dia berpendapat apapun itu hak dia, jadi kalau saya mengutip opini orang Ahmadiyah Lahore (GAI = Gerakan Ahmadiyah Indonesia)ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàyang mengatakan MBMA mengkafirkan orang yang tidak berbaiat lantas Anda katakan, orang GAI itu kan cari muka ?ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàcari aman agar tidak dipersekusiÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàdengan harapan diterima aliran islam mainstream itu sih urusan Anda. Pendapat Anda pada GAI ya mirip pendapat mbak MIA bahwa Anda dalam kelompok JAI
> adalahÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâàInward looking, sekalipun mengedepankan islam dg wajah damai, kalaupun Anda membantah tudingan mbak Mia, menurut saya GAI akan membantah tudingan Anda dengan cara serupa.
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > > Wassalam
> > > > >
> > > > > > Abdul Mu'iz
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > > --- Pada Jum, 22/10/10, ma_suryawan <ma_suryawan@> menulis:
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > > Dari: ma_suryawan <ma_suryawan@>
> > > > >
> > > > > > Judul: Bls: [wanita-muslimah] Re: Nabi Dzilly -->Tanya: Terjemahan "syubbiha lahum" dalam QS4:157
> > > > >
> > > > > > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > > > >
> > > > > > Tanggal: Jumat, 22 Oktober, 2010, 11:29 AM
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > > Bung Mu'iz,
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > > Jika ingin belajar sejarah Ahmadiyah, pelajarilah dengan seksama dr sumbernya - jangan cuma sepotong-sepotong spy jgn terlihat Anda tidak mengerti persoalannya sampai-sampai Anda menuding Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad mengatakan seperti yang Anda inginkan, padahal tidak.
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > > Ini fakta sejarahnya, bahwa sebelum memisahkan diri, para pemuka GAL (Gerakan Ahmadiyah Lahore) adalah murid-murid Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad. Salah satunya adalah Muhammad Ali. Setelah MGA wafat, kemudian mereka berbai'at kepada Hakim Nuruddin sebagai Khalifatul Masih I. Bai'at kepada Khalifah (pengganti/penerus nabi) adalah bukti yang tak dapat dibantah bahwa mereka mengimani/percaya MGA sebagai nabi. Sampai era ini tidak ada issue mengenai polemik kenabian atau kafir atau hal lain.
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > > Polemik-polemik tersebut hadir setelah mereka (Muhammad Ali dkk) menolak terpilihnya Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad sebagai Khalifatul Masih II. Mereka menolak berbai'at kepadanya karena dianggap tidak pantas dan terlalu muda utk menjadi Khalifah. Kemudian mereka memisahkan diri dan membentuk GAL, dan kemudian menyerang pribadi Khalifatul Masih II - penjelasannya bisa dibaca tuntas di link yang Anda rujuk sendiri http://www.alislam.org/library/books/Truth-about-the-Split.pdf
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > > Nah, agar diterima oleh kalangan Islam maintream yang pada masa itu sedang gencar-gencarnya menyerang Ahmadiyah, dan demi untuk menghindari persekusi dan kekerasan, maka GAL kemudian memunculkan pemahaman bahwa MGA bukan nabi, serta pemahaman sempit bahwa orang yg tidak mengimaninya akan menjadi kafir (non-Islam) dituding oleh mereka (GAL) sbg ajaran Khalifatul Masih II, padahal bukan.
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > > Salam,
> > > > >
> > > > > > MAS
> > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > > > --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Abdul Muiz <muizof@> wrote:
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > Bung Suryawan,
> > > > >
> > > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > > Saya tidak salah, karena saya cuma mengutip web orang GAI (Gerakan Ahmadiyah Lahore), Anda sih tidak melihat link yang sudah saya sampaikan yaitu http://studiislam.wordpress.com/ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàcoba anda baca sekali lagiÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâàlinkÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàtsb, pada kolom ucapan selamat datang maka akan Anda temukan kata-kata sebagai berikut :
> > > > >
> > > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > > Banyak umat Islam yang tidak / belum mengetahui perpecahan dalam Ahmadiyah yang terjadi tahun 1914. Pada tahun tersebut Ahmadiyah terpecah menjadi dua. Perpecahan itu diakibatkan tiga perbedaan yang sangat FUNDAMENTAL yakni :
> > > > >
> > > > > > > 1. Hazrat Mirza Ghulam Ahmad betul-betul Nabi.
> > > > >
> > > > > > > 2. Beliau itu ialah Ahmad yang diramalkan dalam Qur'an Suci. 61:6.
> > > > >
> > > > > > > 3. Semua orang Islam yang tidak berbaiÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¾ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãââat kepadanya, sekalipun tidak pernah mendengar nama beliau, hukumnya kafir dan keluar dari Islam (klik Ainai Sadaqat . hal 70-71)
> > > > >
> > > > > > > Yang mendukung pendapat itu adalah Ahmadiyah Qadiyan. Di indonesia organisasi itu bernama Jemaat Ahmadiyah Indonesia.
> > > > >
> > > > > > > Sedangkan yang tidak menyetujuinya memisahkan diri dan membentuk anjuman baru. Anjuman itu bernama Anjuman Ahmadiyya Ishaati Islam Lahore (AAIIL) atau yang lebih dikenal dengan nama Ahmadiyah Lahore. Di Indonesia organisasi ini bernama Gerakan Ahmadiyah Indonesia. Untuk lebih mengenal lebih lanjut tentang Ahmadiyah Lahore ini silahkan klik
> > > > >
> > > > > > > - Gerakan Ahmadiyah Indonesia
> > > > >
> > > > > > > - Kliping Tentang Ahmadiyah
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > Nah apakah Anda pernah mengklarifikasi pernyataan mereka (GAI = Gerakan Ahmadiyah Lahore), sehingga menyalahkan saya yang telah mengutip opini orang GAI. Gitu lho.
> > > > >
> > > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > > Wassalam
> > > > >
> > > > > > > Abdul Mu'iz
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > --- Pada Kam, 21/10/10, ma_suryawan <ma_suryawan@> menulis:
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > Dari: ma_suryawan <ma_suryawan@>
> > > > >
> > > > > > > Judul: Bls: [wanita-muslimah] Re: Nabi Dzilly -->Tanya: Terjemahan "syubbiha lahum" dalam QS4:157
> > > > >
> > > > > > > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > > > >
> > > > > > > Tanggal: Kamis, 21 Oktober, 2010, 11:55 AM
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > Anda salah Bung Mu'iz. Makanya saya katakan supaya Anda jangan muter-muter seperti HMNA, berikan buktinya langsung dari Ahmadiyah.
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad tidak pernah menyatakan seperti yang Anda inginkan, bahwa orang Islam yang tidak terima atau berbai'at kepada Mirza Ghulam Ahmad hukumnya kafir dan keluar dari Islam. Anda keliru.
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > Dalam link yang Anda rujuk sendiri http://www.alislam.org/library/books/Truth-about-the-Split.pdf - Sebaliknya Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad menyatakan:
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > "In this announcement it was explained that my article could be accepted only if it was interpreted as meaning "that those who did not
> > > > >
> > > > > > > accept the Promised Messiahas were only deniers of, or unbelievers in the Promised Messiahas and not actually outside the pale of Islam."
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > Jadi, jelas sekali berbeda maksudnya dengan yang dikatakan oleh bung Mu'iz.
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > Dan juga seperti yang telah saya berikan kepada Mia sebelumnya bahwa pemaknaan "kafir" tidak seperti kelompoknya MUI, Istiaji, HMNA, Lina, dll yang senang memakai kata "kafir" dengan arti non-Islam yang harus disingkirkan, diperangi atau dibasmi. Ini jelas mengerdilkan dan menyempitkan makna sejati dari "kafir". Penyempitan makna ini digunakan demi kepentingan kelompok mereka saja untuk memuaskan syahwat politik dalam "membela agama" mereka.
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > Salam,
> > > > >
> > > > > > > MAS
> > > > >
> > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Abdul Muiz <muizof@> wrote:
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > tambahan dari saya :
> > > > >
> > > > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > > > sebenarnya saya menangkap pola pikir bung MAS paradoks atau kontradiksi, ketika saya memposting bahwa Ahmadiyah Qadian (melalui khalifah Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad) mengkafirkan orang yang tidak mempercayai kenabian Mirza Ghulam Ahmad,ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâàBung MAS "menyangkal"
> denganÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàbalik bertanyaÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâàDisampaikan di mana? Kapan disampaikannya? Apakah Anda punya buktinya? Monggo.. to the point saja...gak usah muter-muter kayak HMNA,
> > nanti malah makin keliatan maunya Anda. ( lihat arsip web WM http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/message/149322ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâà)
> > > > >
> > > > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > > > Padahal begitu saya mengkafirkan diri saya karena kafir (ingkar/menolak) kenabian Mirza Ghulam Ahmad, bung MAS membenarkan pengakuan saya.
> > > > >
> > > > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > > > Saya ingin mengklarifikasiÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàmeskipun saya pernah memposting bahwaÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàdiskusi tsb sudah pernah dilakukan beberapa tahun
> sebelumnyaÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàdan hasilnya sepakat untuk berbeda, biar tidak mubadzir tidak usah diulangi, namunÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàsupaya
> > sayaÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàtidak dianggap muter-muter akan saya sampaikan bahwa pengkafiran oleh orang Ahmadiyah Qadian terhadap orangÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâàIslam yang tidak
> > > berbaiÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¾ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãââat kepada MGA, sekalipun tidak pernah mendengar nama beliau, hukumnya kafir dan keluar dari Islam dapat dibaca di ainai shadaqat
> padaÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàlink ini http://studiislam.wordpress.com/ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàatau link ini
> > > > http://www.alislam.org/library/books/Truth-about-the-Split.pdfÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > > > Wassalam
> > > > >
> > > > > > > > Abdul Mu'iz
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > --- Pada Rab, 20/10/10, Abdul Muiz <muizof@> menulis:
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > Dari: Abdul Muiz <muizof@>
> > > > >
> > > > > > > > Judul: Bls: [wanita-muslimah] Re: Nabi Dzilly -->Tanya: Terjemahan "syubbiha lahum" dalam QS4:157
> > > > >
> > > > > > > > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > > > >
> > > > > > > > Tanggal: Rabu, 20 Oktober, 2010, 10:23 PM
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > Al qur'an sendiri mengatakan, orang yang berpegang teguh pada tali Allah yang sangat kuat yang tidak akan putus adalah orang yang kafir (ingkar)ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàkepada thaghut dan beriman kepada Allah (QS 2:256)
> > > > >
> > > > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > > > Demikian pula,ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâàsaya kafir (ingkar) kepada kenabian MGA, dan beriman kepada Allah swt.
> > > > >
> > > > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > > > Wassalam
> > > > >
> > > > > > > > Abdul Mu'iz
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > --- Pada Rab, 20/10/10, ma_suryawan <ma_suryawan@> menulis:
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > Dari: ma_suryawan <ma_suryawan@>
> > > > >
> > > > > > > > Judul: Bls: [wanita-muslimah] Re: Nabi Dzilly -->Tanya: Terjemahan "syubbiha lahum" dalam QS4:157
> > > > >
> > > > > > > > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > > > >
> > > > > > > > Tanggal: Rabu, 20 Oktober, 2010, 8:25 PM
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > Anda bener Mia..., cuma Lina saja yg gak ngerti, dan yang mengatakan dirinya kafir adalah Mu'iz sendiri..bukan saya...:-))
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > Sesuai keterangan al-Qur'an dan Hadits, pemakaian kata "kafir" punya tempat dan sikon tertentu. Ada konteksnya, dengan dimensi yang luas.
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > Tidak seperti kelompoknya MUI, Istiaji, HMNA, Lina dll yang senang memakai kata "kafir" dengan arti non-Islam yang harus disingkirkan, diperangi atau dibasmi. Ini jelas mengerdilkan dan menyempitkan makna sejati dari "kafir". Penyempitan makna ini digunakan demi kepentingan kelompok mereka saja untuk memuaskan syahwat politik dalam "membela agama" mereka.
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > Salam,
> > > > >
> > > > > > > > MAS
> > > > >
> > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, aldiy@ wrote:
> > > > >
> > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > Betul sekali dalam soal kafir ada konteks yg menyertainya:
> > > > >
> > > > > > > > > -"kekafiran" muiz dari percakapan antara muiz-suryawan.
> > > > >
> > > > > > > > > - bayangkan kalau orang seperti wawan, istiaji,FPI,MUI "mengkafir2kan" orang/ kelompok lain. Apa akibatnya? Kalau kita turutin mereka sudah lama suryawan dkk di-ban dari milis ini. Sementara FPI selalu merangsek ahmadiyyah.
> > > > >
> > > > > > > > > - bayangkan kalau saya "mengkafirkan" HMNA karena dia menutup2i kebenaran dalam konteks diskusi ahmad rashid,intel yahudi dsb. Apa implikasinya kira2?apa yang ingin saya sampaikan?
> > > > >
> > > > > > > > > Kalau kita selalu mengingat konteks (asbabun nuzul), it is both simple and meaningful.
> > > > >
> > > > > > > > > Salam
> > > > >
> > > > > > > > > Mia
> > > > >
> > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > -----Original Message-----
> > > > >
> > > > > > > > > From: donnie damana <donnie.damana@>
> > > > >
> > > > > > > > > Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > > > >
> > > > > > > > > Date: Wed, 20 Oct 2010 14:14:46
> > > > >
> > > > > > > > > To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> > > > >
> > > > > > > > > Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > > > >
> > > > > > > > > Subject: Re: Bls: [wanita-muslimah] Re: Nabi Dzilly -->Tanya: Terjemahan "syubbiha lahum" dalam QS4:157
> > > > >
> > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > Kata martin luther king, hukum tidak bisa menyebabkan seseorang yang membenci berubah menjadi cinta, tapi minimal mereka tidak akan melakukan pembunuhan karena kebenciannya tersebut.
> > > > >
> > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > Jadi, masalahnya adalah bukan di label mengkafirkan dan dikafirkan.. tetapi pada konteks dimana kafir-mengkafirkan itu digunakan.
> > > > >
> > > > > > > > > Kalo kafir-mengkafirkan digunakan dalam konteks untuk menyulut kebencian dan mengobarkan kemarahan, maka tanpa hukum positif yang pasti, maka kekerasan pada yang dikafirkanpun tidak dapat dielakkan.
> > > > >
> > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > ...meskipun hukum gak bisa mengubah orang benci jadi cinta ;D
> > > > >
> > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > :D
> > > > >
> > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > On Oct 20, 2010, at 9:17 AM, Lina wrote:
> > > > >
> > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > Makanya biarin aja di kafir2in or di sesat2in ama org laen or pemerintah yak...he he hanya saja kalo disesat2in pemerintah ada konsekwensi hukum dikepemerintahannya. Ape bener2 sesat menurut Allah, yaaak entar hukumannya di hari akhir, kalo mang begeto. As simple as that.
> > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > Makanya kalo di bilang kafir, jangan lalu di cap bahwa yg mengkafirkan itu telah mengambil hak Allah...aha aha. Wong ALlah jg dah ngasih tau ciri2 orang kafir, musyrik, etc...As simple as that.
> > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > Anggap ajah ini semua sebuah peringatan wat kita. Jangan dianggap sbg musuh yg harus di basmi.
> > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > salam as simple as that,
> > > > >
> > > > > > > > > > Lina
> > > > >
> > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "ma_suryawan" <ma_suryawan@> wrote:
> > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > Anda benar, bung Mu'iz.
> > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Abdul Muiz <muizof@> wrote:
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > saya juga kafir lho ? kafir (menolak) pada kenabian MGA :)
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > --- Pada Sen, 18/10/10, ma_suryawan <ma_suryawan@> menulis:
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Dari: ma_suryawan <ma_suryawan@>
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Judul: [wanita-muslimah] Re: Nabi Dzilly -->Tanya: Terjemahan "syubbiha lahum" dalam QS4:157
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Tanggal: Senin, 18 Oktober, 2010, 4:28 PM
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâà'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬ÃâÃÂ¦ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâá
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Lina,
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Rupanya Lina ini mengenal sosok MGA yang sesuai dengan lamunan atau imajinasinya sendiri.
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Saya teruskan.
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "Lina" <linadahlan@> wrote:
> > > > >
> > > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > > http://www.ppalanwar.com/news/53/13/Nabi-Dzilly-dalam-Kasus-Mirza-Ghulam-Ahmad/d,detail_news_mawaidl/
> > > > >
> > > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > > ************
> > > > >
> > > > > > > > > > > > > Dalam pandangan umat Islam secara umum, tidak ada lagi konsep kemaksuman setelah Nabi Muhammad, seberapapun tinggi derajat seseorang, dan sehebat apapun ia mampu berdialog dengan Tuhan. Biarpun pengakuan MGA benar, tetaplah dia tidak maksum -dan karena itu boleh dikritisi-, dan tidak ada konskwensi apapun dengan tidak mempercainya. Ibn Taymiyah, yang sangat kritis terhadapa Ibn `Araby, tidak kurang sedikitpun ketakwaaannya, apalagi keIslamannya, biarpun yang benar misalnya Ibn `Araby. Kenabian parsial setelah Nabi Muhammad adalah internal.
> > > > >
> > > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > > MGA dengan memposisikan diri sebagai nabi dengan tahaddynya, ia telah menjadi "diktator" kebenaran. Kandungan wahyunya menjadi kebenaran mutlak, dan tidak boleh dikritik. Penafsirannya terhadap penyaliban Nabi Isa misalnya, mejadi satu-satunya penafsiran yang benar. Bahkan implikasinya lebih luas lagi, mereka yang di luar Ahmady, karena tidak percaya kenabian MGA, adalah kafir,
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Lina, catat ini:
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Saya kafir (menolak) terhadap agama yang diajarkan oleh tipikal kyai/mullah/ulama Anda, seperti, antara lain, ajaran propaganda bunuh diri adalah bom syahid, Nabi Isa yang masih hidup/tidur dg jasad kasarnya, tuhannya HMNA adalah tuhan yang tidak lagi menurunkan wahyu, orang yang tidak puasa dihukum, orang nikah wajib bisa baca Qur'an, hukum rajam bagi kasus perzinahan, dll.
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Juga buat Anda, tentu Anda kafir (menolak) terhadap kenabian MGA, karena Anda tidak mempercayainya, sama seperti kaum Kristen atau Yahudi yang kafir (menolak) kepada Nabi Muhammad SAW karena tidak mempercayainya.
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > As simple as that.
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > >yang tidak sah menjadi imam salat bagi Ahmady.
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Saya ulang:
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Orang Ahmadi tidak mau bermakmum kepada orang yang menyatakan Ahmadiyah sebagai non-Islam, menyesatkan, mengkafirkan atau menghina apa yang diyakini oleh Jemaat Ahmadiyah - larangan ini sesuai dengan nasehat Rasulullah SAW dan Pendiri Jemaat Ahmadiyah.
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > > Mereka yang jelas-jelas tidak iman kepada kenabian MGA jika mati tidak boleh disalati jenazahnya
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Ah, itu kan cuma lamunan Anda saja...
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Mirza Ghulam Ahmad menyatakan:
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > "Rasulullah s.a.w. pernah memberikan baju kepada seorang munafik dan menyembahyangkan jenazahnya. Mungkin saja orang itu pada saat menjelang ajal telah bertobat. Tugas orang mukmin adalah untuk menerapkan prasangka baik. Untuk itulah telah diberlakukan agar setiap yang wafat di shalatkan jenazahnya. Bagi jemaat kita tidak wajib, melainkan sebagai ihsan [kebaikan] dapat saja jemaat melakukan shalat jenazah bagi warga non jemaat. "wa shalli `alaihim inna shalaataka sakanul lahum [dan doa/shalatkanlah mereka, karena sesungguhnya doa/shalatmu menjadi ketentraman bagi mereka (At-Taubah: 103)]." Di situ yang dimaksud shalaat adalah shalat jenazah. Sedangkan sakanul lahum membuktikan bahwa doa Rasulullah s.a.w. menimbulkan ketentraman dan kesejukan bagi orang-orang yang berdosa." (Malfuzhat, Jld. 4)
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > Salam,
> > > > >
> > > > > > > > > > > > MAS
> > > > >
> > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > > *******
> > > > >
> > > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > > NB: Kalo baca artikel dari website Ahmadiyah resmi, mang belum pernah ditemukan tulisan autentik yg menyatakan di luar ahmady (tdk percaya kenabian MGA) adalah kafir, Ahmadier tidak boleh menyalati jenazah non-ahamdy, Ahmadier tdak mau berimam sholat kepada non-ahmady. Sepertinya hal2 begini hanya ditemukan pada praktek kehidupan sehari-hari. Namun kalau ada ahmadier seperti MAS ini, yang mengaku tidak pernah melakukan hal2 tsb, maka arti ne apa? Kalo wat ane sih arti ne Ahmadier juga macem2...dan akan terus be-revoulsi atopun ber-evolusi...:-)).
> > > > >
> > > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > > wassalam,
> > > > >
> > > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > > --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Abdul Muiz <muizof@> wrote:
> > > > >
> > > > > > > > > > > > > >
> > > > >
> > > > > > > > > > > > > > Bung MAS,
> > > > >
> > > > > > > > > > > > > >
> ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâà'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâà'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¦ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâà'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'
> Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬ÃâÃÂ¦ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâá
> > > > >
> > > > > > > > > > > > > > Pengelompokan nabi atas dua kelompok : nabi pembawa syari'at
> danÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâà'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâà'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'âââ¬ÃÂ¦ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¦ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâ¦ÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã 'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ãâà'ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Â 'ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃââÃ
> Æ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¢ÃÆ'Ã'ÃâÃÂ¢ÃÆ'ââââ¬Ã
¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'ââ¬Â¦ÃâÃÂ¡ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâÃÂ¬ÃÆ'Ã'Ãâ 'ÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬ÃâÃÂ¦ÃÆ'Ã'âââ¬Ã
Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡Ãâá nabi non pembawa syari'at itu memang dikenal pada qishashul anbiya' yakni 25 rasul atau nabi saja. Jumlah nabi memang banyak ada yang dikisahkan dan ada yang tidak dikisahkan, sejauh yang saya tahu para nabi itu turun di timur tengah saja, apa ada nabi yang diturunkan di luar timur tengah ?.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment