Advertising

Monday, 25 October 2010

Re: [wanita-muslimah] 10 WNI Penipu Haji Ditangkap Polisi Madinah

 

Pantulan dari refleksi:
Para penipu itu sama sekali bukan dari petugas Depag

http://metronews.fajar.co.id/read/108240/33/puluhan-jemaah-haji-sulsel-tertipu
Puluhan Jemaah Haji Sulsel Tertipu
Polisi Medinah Bekuk Komplotan WNI

MEDINAH -- Sejumlah jemaah haji asal Sulawesi Selatan menjadi korban penipuan di tanah suci. Mereka kebanyakan menyerahkan uangnya tanpa sadar kepada penipu yang menggunakan modus operandi hipnotis. Sebagian lainnya ditipu dengan modus pembayaran uang untuk hewan kurban.

Ketua Kafilah Haji Sulsel, Ashabul Kahfi pada FAJAR malam tadi menyampaikan bahwa jumlah jemaah asal Sulsel yang menjadi korban penipuan sudah puluhan orang. Siapa saja mereka, wakil ketua DPRD Sulsel itu mengaku tidak hafal persis identitasnya.

"Namanya saya tidak hafal persis. Yang pasti, di kloter satu juga ada korbannya," kata ketua DPW Partai Amanat Nasional Sulsel itu saat menghubungi FAJAR.

Kahfi juga mengaku sudah mendengar kabar adanya warga asal Indonesia yang ditangkap polisi Arab Saudi karena menipu jemaah Indonesia. "Saya juga dapat kabar komplotan penipu itu sudah ditangkap. Sejauh yang saya tahu, belum ada orang Sulsel yang terindikasi terlibat dalam komplotan tersebut," tambahnya.

Lantaran maraknya aksi penipuan di tanah suci, Kahfi mengingatkan kepada jemaah yang masih ada di tanah air agar lebih waspada. "Jangan terpengaruh oleh ajakan-ajakan oknum tertentu di tanah suci. Kalau Anda ragu, tanyakan kepada petugas kloter atau petugas daker," Kahfi mengingatkan.

Sebelumnya, surat kabar Ukadh edisi Minggu 24 Oktober melaporkan, kepolisian Medinah telah mengamankan komplotan penipu jemaah haji asal Indonesia. Jumlahnya sepuluh orang, satu di antaranya perempuan.

"Selama musim haji tim investigasi dan kriminal telah berhasil membongkar kejahatan. Kami menangkap 10 orang WNI di antara mereka, termasuk seorang wanita," kata Juru Bicara Kepolisian Medinah Brigadir Jenderal Mohsen Radadi seperti dikutip Ukadh.

Saat ini, kesepuluh anggota komplotan tersebut sedang menjalani pemeriksaan intensif di kantor kepolisian Medinah. Ikut diamankan bersama mereka adalah barang bukti berupa uang tunai dalam dua mata uang, yaitu Rp3 miliar dan 40 ribu Riyal Saudi, serta sejumlah telepon seluler.

Komplotan yang sudah lama diincar kepolisian Medinah ini disebutkan menipu para jemaah haji asal Indonesia dengan menawarkan hewan kurban, uang dam, serta menjual kiswah palsu kakbah.
"Mereka beroperasi di sekitar Masjid Nabawi, di rumah-rumah makan sekitar masjid dan pertokoan," ungkap Kepala Kepolisian Medinah, Brigade Iwadl As-Sarhany.

As-Sarhany menambahkan, komplotan penipu asal Indonesia ini mengantongi surat keterangan tinggal di Mekah. Mereka sengaja datang ke Medinah untuk menjalankan aksinya.

Sebelumnya, Mohsen Radadi membeberkan, dalam menjalankan aksinya, komplotan ini menyaru sebagai orang saleh dengan terus menggenggam tasbih. Mereka juga menggunakan identitas jemaah haji aspal (asli tapi palsu) sehingga dapat masuk dan keluar pemondokan jemaah haji dengan leluasa.

Kadaker Medinah Kaget

Kepala Daerah Kerja Medinah Subakin Abdul Muthalib yang dikonfirmasi terkait penangkapan komplotan penipu jemaah hasi asal Indonesia ini mengaku kaget. Pasalntya, salah seorang di antara komplotan yang tertangkap polisi Medinah tersebut, juga pernah diamankannya.

"Saya kaget karena seorang di antara mereka adalah Karsomo Subaidi Ninggar. Dia itu pernah saya tangkap karena ia mendekati jemaah kita sementara dia bukan jemaah atau petugas haji," jelas Subakin pada wartawan di kantor Misi Haji Indonesia Medinah, Minggu 24 Oktober.

Menurut Subakin, Karsomo akhirnya dia lepaskan karena pihaknya tidak punya cukup bukti. Apalagi, yang bersangkutan telah berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Tapi apapun itu, ini jelas sangat memalukan. Saya dan teman-teman petugas haji di sini (Medinah) sangat terpukul. Di tengah berlangsungnya operasional haji, warga kita justru melakukan tindak kriminal terhadap jemaah haji kita sendiri," ucap Subakin.

Untuk meminimalisasi terulangnya hal serupa, dia pun mengimbau para jemaah haji asal Indonesia, baik yang sudah di Medinah, Mekah ataupun masih di tanah air untuk meningkatkan kewaspadaan jika berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal. Meskipun, sebutnya, itu orang Indonesia sendiri.

"Jangan mudah terpengaruh dengan tawaran apapun. Kalau ada yang mencurigakan, segera laporkan pada petugas kloter atau rombongan masing-masing," ujarnya mengingatkan.

----- Original Message -----
From: "sunny" <ambon@tele2.se>
To: <Undisclosed-Recipient:;>
Sent: Monday, October 25, 2010 19:57
Subject: [wanita-muslimah] 10 WNI Penipu Haji Ditangkap Polisi Madinah

Refleksi : Astagafirullah. Di Tanah suci pun tak luput disikat oleh penipu NKRI. Apakah para penipu ini bukan petugas Depag?

http://www.antaranews.com/berita/1287954738/10-wni-ditangkap-polisi-madinah

10 WNI Penipu Haji Ditangkap Polisi Madinah
Senin, 25 Oktober 2010 04:12 WIB | Peristiwa | Pendidikan/Agama |

Sejumlah orang memadatii pusat penjualan ponsel dan elektronik di sekitar kawasan Aziziah, Kota Mekkah, Sabtu (16/10). (ANTARA/SAPTONO)

Mekkah (ANTARA News) - Kepolisian Madinah menangkap 10 warga negara Indonesia (WNI) yang diduga melakukan penipuan terhadap jamaah haji Indonesia, dan dari 10 orang tersebut, salah seorang adalah seorang perempuan.

Harian Ukadh, Minggu (24/10/2010), menyebutkan bahwa 10 WNI tersebut diduga melakukan penipuan dalam pengadaan hewan kurban, badal haji, uang dam, dan menjual kain selubung Ka`bah palsu.

"Tim investigasi dan kriminal telah berhasil membongkar kejahatan selama musim haji. Kami menangkap 10 orang WNI di antara mereka termasuk seorang wanita," kata Juru bicara Kepolisian Madinah Brigadir Jenderal Mohsen Al Raddadi.

Polisi Madinah sudah lama mengincar 10 orang ini karena sudah mendapatkan informasi tentang modus kejahatan mereka.Kepala Kepolisian Madinah Brigade Iwadl As-Sarhany bahkan membentuk sebuah tim untuk menyelidiki komplotan tersebut.

Dari investigasi diketahui, 10 orang ini beroperasi di sekitar Masjid Nabawi, di rumah makan -rumah makan sekitar masjid, dan pertokoan di daerah markaziah Madinah. Mereka menyebar dalam lima kelompok.

Untuk memperlancar aksinya, para pelaku itu memberikan kesan mereka orang yang saleh antara lain dengan membawa tasbih di tangannya. Selain memakai tasbih, mereka juga menunjukkan identitas sebagai jamaah haji sehingga bisa masuk ke pemondokan para jamaah haji.

Komplotan tersebut merupakan WNI mukimin di Mekkah Al Mukarramah. Mereka sengaja datang ke Madinah untuk melakukan aksi kejahatannya.

Di tas mereka, ditemukan dokumen haji palsu dan potongan kain selubung (kiswah) Kabah. Setelah dilakukan investigasi mereka ditangkap dengan barang bukti sejumlah uang dan telepon seluler.

Dari catatan yang ditemukan Polisi Madinah, kelompok mereka telah menipu 70 orang calon haji Indonesia. Dari tangan mereka, polisi menyita uang Rp3 miliar atau 117 ribu riyal, uang 40 ribu riyal dan sejumlah telepon seluler. Mereka kini masih diperiksa polisi Madinah. (E001/K004)

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
MARKETPLACE

Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.

.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment