Advertising

Wednesday, 4 January 2012

[wanita-muslimah] Jawaban yang Mendahului Bantahan, Suatu Mu'jizat

 

BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
 
WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
600. Jawaban yang Mendahului Bantahan, Suatu Mu'jizat
 
Provokator Abu Jahl berhasil menghasut Al Walid ibn Al Mughirah: "Cobalah  terangkan kepada kaum-kaummu itu bahwa engkau membantah Muhammad." Maka sehabis berpikir Al Walid berucap: "Yang dikatakan Muhammad itu tak lain dari sihir yang diterimanya dari orang lain. Itu tidak lain hanya ucapan manusia belaka." Tak lama kemudian, Allah menurunkan ayat 11 sampai dengan ayat 30 surah al Muddatstsir. Ucapan Al Walid itu terpateri dalam ayat 24 dan 25:
-- FQAL AN HDzA ALA SHR YWaTsR * AN HDzA ALA QWL ALBSyR *  Dibaca: faqaala in haadzaa illaa sihruy yu'tsaru * in haadzaa illaa qawlul basyari, artinya:
-- Maka ia berkata, ini tidak lain dari sihir yang diterimanya (dari ahli sihir) * Ini tak lain dari perkataan manusia *
Maka ayat 30 (yang terakhir dari paket) menyuruh siapa saja yang mengatakan Quran itu "man made", mengadakan investigasi:
--'ALYHA TS'At 'ASyR, dibaca: 'alayhaa tis'ata 'asyara, artinya padanya 19.
 
Perhatikan, bilangan 19 tidak menunjuk suatu substansi tertentu. Inilah satu-satunya ayat dalam Al Qur^an tentang bilangan yang tidak menunjuk suatu substansi tertentu. Sebagai contoh bilangan 12 menunjuk jumlah bulan dalam setahun, 950 menunjuk tahun, yaitu umur Nabi Nuh AS dll.
 
Yang ditunjuk oleh nya, Haa adalah muannats (gender perempuan), sehingga semua kitab-kitab tafsir mengatakan bahwa yang ditunjuk itu adalah neraka Saqar (neraka termasuk jenis kata gender perempuan) dalam ayat 26. Sehingga bilangan 19 diberi substansi 19 malaikat penjaga neraka. Alasannya ialah dalam ayat 31 disebutkan (terjemahannya saja): Kami tidak adakan penjaga neraka itu, melainkan malaikat-malaikat dan Kami tidak adakan bilangan mereka melainkan untuk cobaan bagi orang-orang kafir. Ada tiga keberatan kita, jika Haa (nya) menunjuk pada ayat 26:
 
Pertama, ayat (11 s/d 30) merupakan satu paket, artinya antara  ayat 30 dengan ayat 31 tidak diturunkan bersama-sama dalam satu waktu, melainkan dalam  waktu  yang  berbeda, karena diantarai oleh turunnya ayat-ayat yang lain.
 
Kedua, neraka  dalam ayat 31 menunjuk kepada neraka pada umumnya, sedangkan ayat 26 hanya menunjuk kepada neraka yang khusus yaitu Saqar.
 
Ketiga, jika ayat Haa (nya) pada ayat 30 tidak menunjuk pada ayat 24 dan 25, yaitu bagian dari Al Quran, yang dituduhkan oleh Al Walid sebagai kata-kata manusia (bukan wahyu), maka tuduhan Al Walid tidaklah terjawab sama sekali. (Haa adalah muannats, gender perempuan, jadi bukanlah keseluruhan Al Quran, yang muzakkar, laki-laki, karena dalam bahasa Arab, Haa hanya menunjuk sebagiannya saja. Contoh, malaaikah, yang muannats adalah sebagian dari malak, yang muzakkar, yang dalam bahasa Indonesia, malaaikah, malakain dan malak semuanya diterjemahkan dengan malaikat).
 
***
 
Dalam melakukan investigasi bilangan 19 dapat saja dilakukan terhadap sebagian isi Al Qur^an SETELAH bantahan Al Walid. Seperti misalnya Surah alA'raaf dibuka dengan kombinasi huruf-huruf Al Muqaththa'aat (potongan huruf) Alif, Lam, Mim, Shad. Maka jumlah keempat huruf itu dalam Surah tersebut adalah kelipatan 19.
Huruf          Jumlah
  Alif             2572
  Lam            1523
  Mim           1165
  Shad               98
    Jumlah    5358 = 282 x 19
Maka dapat saja mulut usil mengatakan bahwa itu sengaja disusun Muhammad dan para pembantunya supaya kelipatan 19.
 
Oleh sebab itu kita akan melakukan investigasi dalam 3 contoh saja SEBELUM Al Walid melakukan bantahannya, seperti dinyatakan dalam judul di atas: "Jawaban yang Mendahului Bantahan."
 
***
 
Pertama,  SK pengangkatan Muhammad menjadi Nabi dan Rasul Allah, yaitu ayat 1 s/d 5 dari surah AL'ALQ (dibaca al 'alaq).
-- AQRA  BASM  RBK  ALDZY  KhLQ * KhLQ  ALANSN  MN  'ALQ * AQRA  WRBK  ALAKRM  *  ALDzY  'ALM  BALQLM * 'ALM  ALANSN  MALM  Y'ALM * Tidak dijelaskan cara membacanya, tidak juga artinya. Yang penting pembaca dapat menghitung sendiri jumlah kata dan huruf seperti termaktub dalam tabel di bawah:
 
ayat           jumlah kata       jumlah huruf
 1                  5                18
 2                  4                14
 3                  3                14
 4                  3                13
 5                  4                17
           jumlah  19         Jumlah 76
 
Yaitu dengan catatan:
1. Bagi yang tidak bisa membaca huruf 'Arab Al Quran: Kh dan Dz itu SATU huruf.
2. Bagi yang bisa mengaji, dalam hadiah Kitab Al Quran dari Kerajaan Arab Saudi kepada para Jama'ah Islamiyah yang melaksanakan ibadah haji, pada halaman sampul termaktub bi alRasm al'Utsmaaniy (dengan ejaan 'Utsman), ayat 2 dan 5 dari surah AL'ALQ kata insaan dengan memanjangkan saa, menurut ejaan 'Utsman dituliskan ANSN (empat huruf), saa yang panjang dinyatakan dengan tanda baca, tidak seperti dengan Kitab Al Quran cetakan Indonesia, perpanjangan saa dinyatakan dengan Alif, sehingga dituliskan dengan ANSAN (lima huruf). Jadi kalau mau menghitung jumlah huruf dari ayat 1 s/d 5 dari surah AL'ALQ, jangan pakai Kitab Al Quran cetakan Indonesia.
 
Kedua, Al Quran dituliskan dengan ejaan yang dipakai oleh bangsa Quraisy, yang belum mengenal titik dalam huruh-huruf, jumlah huruf 19, seperti berikut:
 
 1  alif
 2  ba, ta, tsa
 3  jim, ha. kha 
 4  dal, dzal 
 5  ra, zay 
 6  sin, syin 
 7  shad, dhad 
 8  tha, zha 
 9  'ain, ghain 
10  fa 
11  qaf -> tidak masuk dalam (2), karena pakai kepala 
12  kef 
13  lam 
14  mim 
15  nun -> tidak masuk dalam (2), karena berbentuk mngkuk
16  waw 
17  ha 
18  hamzah 
19  ya -> juga tidak masuk dalam (2) karena pakai kepala
 
Ketiga, dalam SK pengangkatan Muhammad menjadi Nabi dan Rasul Allah termaktub kata ANSN (dibaca: insaan) artinya manusia. Coba kita adakan investigasi dalam bagian tubuh manusia yaitu telapak tangan. Semua(#) telapak tangan kanan manusia ada terlukis angka Arab |/\ (18), pada telapak tangan kiri amgka Arab /\| (81). (Dalam tulisan Arab membaca dan menulisnya dari kanan ke kiri, tetapi angka ditulis/dibaca dari kiri ke kanan). Coba jejerkan, maka menjadi 1881 = 99 x 19. Istimewanya pula, bilangan 99 itu adalah jumlah dari Asmaau lHusnaa, nama-nama Allah yang terbaik.  Para santri sudah tahu ini semua, yaitu kedua bilangan itu dijumlahkan 18 + 81 = 99, juga didapatkan Asmaau lHusnaa, tetapi bilangan 19 tersembunyi, baru muncul jika dijejerkan 1881. Apakah itu bukan Mu'jizat yang dikandung Al Quran?
 
Sayangnya agama Bahai yang juga memungut angka 19 dari Al Quran dijadikannya khurafat dengan mensakralkan angka 19, yaitu dipengaruhi oleh filsafat Yunani aliran Phytagorean yang mensakralkan bilangan. WaLlahu a'lamu bisshawab.
------------------------
(#)
Ada penyimpangan berupa anomali, tidak ada tanda |/\ dan /\|, sama juga jika dikatakan jumlah jari manusia 20, ada anomali jumlah jari tangan ada yang 11.
 
*** Makassar, 9 November 2003
    [H.Muh.Nur Abdurrahman]
http://waii-hmna.blogspot.com/2003/11/600-jawaban-yang-mendahului-bantahan.html

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment