Sdr Sunny-----Syariat islam boleh diterapkan dan bagus,asalkan saja jangan Syariat Islam alaaaaa Taliban,saudi,Sudan dan Iran.
Syariat islam yang MURNi itu adalah;
1,sistem pemerintahan yang demokrasi dan pemerintah tidak ikut campur dgn agama dan tetap beralu adil
2 Melindungi hak2 minoritas dari tyrani majoritas,seperti di Barat dan USA.
3.Merdeka menjalankan keyakinan agama dan emnafsirkan ayat2 ALLAH
4 Anti diskriminasi.
Itulah syariat Islam yang MURNI.
Kalau Libya menerapakan Syariat islam taliban seperti
1.tidak ada kemerdekaan berpekaian bagi wanita dan laki2
2 tidak boleh berbeda keyakinan beragama,
3 klompok minoritas seperti Kristen,yahudi, muslim pro demokrasi
di perlakukan dgn diskrimiansi,tdk boleh menjadi pemimpin.
Kalau itu yang terjadi di Lebya,maka klompok Minoritas yg diperlakukan diskriminasi BERHAK memintak bantuan untuk menumbangkan klompok Islam Fundamentalis itu
Seperti terjadi pada TALIBAN yang pernah dibantu oleh USA,kemudian taliban berkianat dan berpihak kepada Al qaida Terorist.
Amerika dan negara2 yang membantu umat Islam dari gadafi sedang memperhatikan tujuan mereka.
Kita ingin melihat klompok Islam yang Progressive,atau pro demokrasi.
salam
--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "Sunny" <ambon@...> wrote:
>
> Ref: Harus diucapakan syukran kepada USA, Inggris, Perancis, Swedia etc yang telah memungkinkan rezim Gaddafi dieliminasikan untuk memungkinkan diterapkannya hukum Syariah di Libya.
>
>
> http://www.analisadaily.com/news/read/2012/01/22/31659/muslim_libya_tuntut_diterapkannya_hukum_syariah/#.Tx1HHfnPzRU
> Hari ini Pkl. 00:06 WIB
> Muslim Libya Tuntut Diterapkannya Hukum Syariah
> Tripoli, (Analisa). Ratusan orang Muslim mengadakan pertemuan umum Sabtu (21/1), guna menuntut Libya diperintah Hukum Syari"ah, seperti dikatakan penyelenggaranya sebagai reaksi atas munculnya partai politik sekuler pasca jatuhnya Muamar Khadafi tahun lalu.
> Pertemuan tersebut, diselenggarakan oleh kelompok agama dan politik Islam, berdemonstrasi di lapangan ibukota negeri itu, Tripoli, Timur Benghazi dan di Sabha, bagian Selatan negeri tersebut.
>
> Di Lapangan Aljazair, Tripoli, pemeluk agama Islam membakar "Buku Hijau", buku pedoman yang disusun oleh Khadafi mengenai politik, ekonomi dan kehidupan sehari-hari, untuk menegaskan bahwa Al-Qur"an mesti menjadi sumber utama peraturan di negeri itu.
>
> Sementara itu, satu kelompok pengikut aliran moderat menduduki lapangan tersebut selama lebih dari satu bulan meneriakkan, "Kami ingin negara sipil."
>
> Orang Muslim yang berdemonstrasi itu terdiri atas kelompok konservatif Ikhwanul Muslimin dan kubu garis keras Salafi, keduanya menerapkan ajaran Islam secara ketat, dan kelompok relatif moderat yang memilih negara sipil yang diilhami oleh Hukum Syari"ah.
>
> Pemrotes memberi gambaran singkat mengenai masa depan politik Libya, saat partai Islam dan sekuler diperkirakan bersaing untuk memperebutkan kursi di Majelis Nasional, yang anggotanya dijadwalkan dipilih pada Juni guna merancang UUD bagi negara Afrika Utara itu.
>
> Banyak ahli berpendapat Ikhwanul Muslimin merupakan kekuatan politik yang paling tertata dengan baik dan dapat tampil sebagai pemain utama politik di Libya setelah Khadafi --yang dengan keras menindas kubu Muslim selama 42 tahun kekuasaan otoriternya.
>
> Negara Barat mesti menerima kenyataan bahwa munculnya demokrasi di dunia Arab berarti membawa orang Muslim ke tampuk pimpinan, demikian laporan Reuters, Sabtu.
>
> Mereka telah menjadi pemenang terbesar pemilihan umum di Mesir, Tunisia dan Maroko selama beberapa bulan belakangan.
>
> Pemimpin Dewan Peralihan Nasional (NTC), yang memerintah di Libya, Mustafa Abdul Jalil, pada Oktober berjanji akan menegakkan Hukum Syari"ah. "Kita, sebagai umat Muslim telah menerima Syari"ah sebagai sumber undang-undang, sehingga setiap hukum yang bertolak-belakang dengan ajaran Islam dibatalkan secara hukum," katanya. (Ant/Rtr)
>
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment