Advertising

Wednesday, 4 January 2012

Re: [wanita-muslimah] Re: Ketua MUI: Syiah Sah sebagai Mazhab Islam

 

[LAI-Yahya 17:3] Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
Jadi menurut  [LAI-Yahya 17:3], Yesus adalah Rasul Allah.
 
Akan tetapi:
[Revelation 22:12] Listen! say Jesus, I am the first and the last, the beginning and the end.
Mengapa Revelation / Kitab Wahyu 22:12 yang ditulis Yohannes / Yahya berbeda dengan Yahya 13:3 ? Sebabnya ialah Yohanes penulis Kitab Wahyu, bukanlah Yohanes anak Zebedeus, yang salah seorang di antara 12 murid2 Yesus.
Alasan-alasannya adalah:
a)   Penulis Kitab Wahyu menyebut namanya sebagai 'Yohanes', padahal penulis Injil Yohanes dan Surat Yohanes tidak pernah menyebutkan jati dirinya.
b)   Bahasa Yunani yang jelek dari Kitab Wahyu.
AWilliam Barclay:
•        "... from the point of view of grammar it is easily the worst Greek in The New Testament. He makes mistakes which no schoolboy who knew Greek could make. Greek is certainly not his native language; and it is often clear that he is writing in Greek and thinking in Hebrew" (= ... dari sudut pandang gramatika / tata bahasa, itu adalah bahasa Yunani yang terjelek dalam Perjanjian Baru. Ia membuat kesalahan-kesalahan yang tidak mungkin akan dibuat oleh seorang anak sekolah yang mengerti bahasa Yunani. Yunani jelas bukanlah bahasa aslinya / bahasa ibunya; dan kadang-kadang jelas bahwa ia menulis dalam bahasa Yunani dan berpikir dalam bahasa Ibrani) - hal 11-12.
•        "The Greek of the Fourth Gospel is simple but correct; the Greek of the Revelation is rugged and vivid, but notoriously incorrect" (= Bahasa Yunani dari Injil yang keempat adalah sederhana tetapi benar; bahasa Yunani dari Kitab Wahyu adalah kasar dan gamblang / hidup, tetapi terkenal tidak benar) - hal 11-12.
A. T. Robertson mengutip Radermacher yang menyebut Kitab Wahyu ini sebagai:
"the most uncultured literary production that has come down to us from antiquity" (= hasil sastra / tulisan yang paling tidak beradab / berbudaya yang telah diturunkan kepada kita dari jaman purbakala) - hal 273.
J. H. Moulton: "Its grammar is perpetually stumbling, its idiom is that of a foreign language, its whole style that of a writer who neither knows nor cares for literary form" (= Gramatika / tata bahasanya terus-menerus tersandung, ungkapannya adalah ungkapan dari bahasa asing, seluruh gayanya adalah gaya dari seorang penulis yang tidak mengerti ataupun peduli pada bentuk sastra) - 'A Grammar of New Testament Greek', Book II, hal 3.
 
***
 
AWAL DAN PERKEMBANGAN KITAB WAHYU
Seorang arsitek yang berpengalaman mampu untuk menarasikan sejarah sebuah rumah. Dari pengamatannya yang serius dia dapat mengetahui bahwa serambi di rumah itu adalah tambahan, dapur sudah diperluas dan seterusnya. Kitab Wahyu adalah seperti sebuah rumah. Kitab ini telah diperluas secara bertahap, sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan ketujuh komunitas. Seperti sang arsitek berpengalaman di atas, ada juga sejumlah pakar tafsir Kitab Suci yang  setelah mempelajari Kitab Wahyu berkesimpulan seperti akan diuraikan berikut ini.
Yohanes yang bukan Yohannes, saudara Yakobus, anak Zebedeus. mula-mula menyusun bab-bab 4-11, barangkali di tahun 64M pada waktu pengejaran/penganiayaan oleh kaisar Nero. Pada waktu pengejaran / penganiayaan semakin intensif terasalah bahwa bab-bab 4-11 itu menjadi tidak memadai. Oleh karena itu 'rumah' harus diperluas. Umat Kristiani membutuhkan suatu refleksi yang lebih mendalam atas pengejaran/penganiayaan, juga atas politik kekaisaran Roma. Untuk menghadapi masalah ini Yohanes menulis bab-bab 12-22, barangkali pada tahun 95M pada masa pengejaran/ penganiayaan oleh kaisar Domitianus. Akhirnya, Yohanes menambahkan bab-bab 1-3 dan juga membuat lengkap bab 22.
 
Menurut dul-dul jabrut:
Nabi Isa yang turun itu,bukan dgn tubuh lamanya, tapi ROHnya yang turun kepada Nabi Muhammad saw.
Itukan Hinduisme, itu doktrin reinkarnasi, ruh yang berpindah-pindah dari tubuh orang dan binatang ke tubuh orang lain dan binatang lain.
 
dul-dul jabrut, karena kowe sangat mengkultuskan american zionism, kowe itu dikutuk Allah, termasuk dalam golongan Khatama Llaahu 'alaa quluubihim, sehingga kowe punya otak kacau, campur-campur kepercayaan Israiliyat (doktrin Paulus) + Hinduisme lalu mengacaukan aqidah Islam.
 
Howgh

 
 
----- Original Message -----
From: Abdullatif
Sent: Wednesday, January 04, 2012 8:57 PM
Subject: [wanita-muslimah] Re: Ketua MUI: Syiah Sah sebagai Mazhab Islam

 

Asalamu'alaikum wrwb
Apa dasarnya MUI menshahkan bahwa muslim syiah adalah Islam,saudara2 kita.

Apa alasan MUI mengharamkan Ahmadiyah? bukan Islam?

Apakah alasan MUI mengharamkan Liberal.HAM dan Demokrasi?

Sesungguhnya MUI itu benar apa yang dikatakan oleh SUNNI dibawah ini/

MUI adalah Majelis Iblis
dan FPI adalah Front Pembela Iblis

Keduanya dua nya adalah organisasi2 PENINDAS di RI.

Saya setuju kalau MUI tujuan bukan bukan untuk pemersatu
sebaiknya di bubarkan saja.Kita akan berjuang sampai MUI menerik FATWA haramnya kepada Liberal,Ahmadiyah,Demokrasi dll

Mari kita perbaharui komitment kita kpd ALLAH untuk Membela kaum minoritas Tertindas dari manusia Iblish.

Wassalamu'alikum wrwb.

Mari kita berkonmitment kepada ALLAH dan diri sendiri untuk membela kaum minoritas yang tertindas di negeri RI dan di negara2 lain2nya.
[QS 4:75].

Ini adalah perjuangan yang paling mulia selagi kita hidup.

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "Sunny" <ambon@...> wrote:
>
> Refl: Sangat enak sekali semprotan bualan sang professor ini dengan mengatakan bahwa pemecah antara Suni dan Syiah adalah Yahudi dan Nasrani. Inilah salah satu contoh penipuan MUI terhadap umat dan sekaligus juga menciptakan pertentangan di masyarakat Nusantra. MUI adalah tidak lain dari Majelis Ulama Iblis!
>
> http://syamsuri149.wordpress.com/2011/04/29/ketua-mui-syiah-sah-sebagai-mazhab-islam/
> Ketua MUI: Syiah Sah sebagai Mazhab Islam
> Posted on April 29, 2011 by Syamsuri Rifai
> Di tengah gencarnya isu yang menyudutkan syiah sebagai mazhab sesat dan dinilai bukan bagian dari Islam, Ketua Majelis Ulama Indonesia menyebut syiah sebagai mazhab yang sah dan benar dalam Islam.
>
> Di hadapan lebih dari seratus pelajar Indonesia yang belajar di Iran, Ketua MUI, Prof.Dr. KH. Umar Shihab mengatakan, “Sunni dan Syiah bersaudara, sama-sama umat Islam, itulah prinsip yang dipegang oleh MUI. Jika ada yang memperselisihkan dan menabrakkan keduanya, mereka adalah penghasut dan pemecah belah umat, mereka berhadapan dengan Allah swt yang menghendaki umat ini bersatu.”
>
> Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita ABNA, dalam kunjungannya ke Iran atas undangan Forum Pendekatan Mazhab Islam, Umar Shihab beserta beberapa anggota rombongan menyempatkan mengadakan tatap muka dan pertemuan dengan pelajar Indonesia yang sedang menuntut ilmu di kota suci Qom, Iran.
>
> Rombongan MUI terdiri dari ketua pusat, beberapa ketua harian dan ketua komisi, namun beberapa dari rombongan telah bertolak ke tanah air sehingga tidak sempat mengikuti pertemuan dengan para pelajar Indonesia tersebut. “Dalam kunjungan ini kami telah melakukan beberapa hal, diantaranya, atas nama ketua MUI. KH. Prof. DR. Umar Shihab dan atas nama Majma Taghrib bainal Mazahib Ayatullah Ali Tashkiri, telah dilakukan penandatanganan MOU kesepakatan bersama. Di antara poinnya adalah kesepakatan untuk melakukan kerjasama antara MUI dengan Majma Taghrib bainal Mazahib dan pengakuan bahwa Syiah adalah termasuk mazhab yang sah dan benar dalam Islam. ” Jelas Wakil Ketua Komisi Ukhuwah Islamiyah, DR. Khalid Walid.
>
> Lebih lanjut beliau menjelaskan,”Diantara bentuk kerjasama yang disepakati adalah pengiriman para peneliti dan ulama Indonesia ke Iran untuk mengikuti pertemuan dan pendidikan khusus mengenai beberapa hal yang beragam di Iran begitu juga sebaliknya, ulama-ulama dan peneliti Iran akan berkunjung ke Indonesia. Di samping itu juga kita telah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Departemen Pengurusan Haji dan juga berkunjung ke Kamar Dagang Industri Iran untuk bekerjasama dalam produk halal. Insya Allah, jalinan kerjasama ini diharapkan dengan tujuan mengeratkan hubungan antara Republik Islam Iran dengan masyarakat muslim Indonesia.”
> “Semoga dengan adanya kesepakatan dan kerjasama tersebut ukhuwah Islamiyah dapat terjalin dengan baik dan kedua belah pihak bisa saling memahami.” Harapnya.
>
> Perpecahan dan Kebodohan, Ujian bagi Umat Islam
>
> KH. Prof. DR. Umar Shihab menyampaikan nasehatnya di hadapan seratus lebih pelajar Indonesia yang hadir. Beliau menyatakan bahwa hidup di dunia ini penuh dengan tantangan, ujian dan kesulitan-kesulitan. Lebih lanjut menjelaskan, “Masyarakat Indonesia saat ini diuji dengan perpecahan. Dalam internal umat Islam sendiri terdapat berbagai macam kelompok yang mengarah kepada perpecahan, ada yang menyatakan diri sebagai kelompok liberal, kelompok anti agama, kelompok anti Syiah dan lain-lain. Keberadaan kelompok-kelompok ini sangat mengancam persatuan umat Islam.”
>
> Menurut beliau ada dua kelompok pemecah umat Islam. Pertama kelompok pemecah dari luar umat Islam, yakni dari kalangan Yahudi dan Nasrani. Sebagaimana yang dijelaskan Al-Qur’an keduanya tidak akan senang sampai umat Islam mengikuti agama dan kelompok mereka. Mereka melakukan berbagai macam cara dengan giat utuk memecah belah umat, melalui buku-buku, selebaran dan memanfaatkan tekhnologi yang mereka miliki. Mereka menipu dan menghasut umat misalnya melalui pemahaman pluralisme yang menyatakan semua agama sama. Ini adalah pemahaman yang sesat bahkan mengarah kepada kekafiran. Karena itu MUI telah mengeluarkan fatwa bahwa pernyataan dan keyakinan semua agama sama adalah pernyataan yang tidak bisa dibenarkan dan MUI telah mengharamkannya.
>
> Kedua, kelompok pemecah dari kalangan umat Islam sendiri. Tidak sedikit dari kelompok umat Islam yang justru memecah belah umat. Mereka mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang memicu perpecahan umat, mereka misalnya menyebut maulid itu bid’ah, mengucapkan shalawat di setiap kegiatan itu bid’ah sehingga dengan pemahaman yang seperti itu mereka menyesatkan dan memusuhi kelompok Islam yang mengamalkannya.
>
> Di bagian lain ceramahnya, Ketua MUI Pusat ini menyebut ujian kedua Umat islam adalah kebodohan. “Pelajari dan tuntutlah ilmu agama ini dengan benar dan dari sumbernya yang asli. Al-Qur’an menyebutkan, yang manakah lebih layak kamu ikuti, orang yang memiliki pengetahuan atau orang yang tidak memiliki pengetahuan?. Dan Nabi Muhammad saww dalam haditsnya menyebutkan, Aku adalah kota ilmu, dan Ali adalah pintunya. Dari riwayat Nabi ini, jelas disebutkan bahwa Sayyidina Ali lebih layak diikuti setelah Nabi. Karenanya tuntutlah ilmu yang berasal langsung dari sumbernya. Sayangnya kebanyakan kaum muslimin menyingkirkan dan melupakan hadits-hadits yang bersumber dari Sayyidina Ali, keluarga, sahabat utama dan terdekat dengan Nabi, dan lebih banyak mengamalkan dan menerima hadits dari selain beliau,”tegas Umar Shihab.
>
> Di penghujung ceramah beliau, Ketua MUI Pusat Prof. DR. Umar Shihab kembali mempertegas pesan Al-Qur’an, Innamal mu’minuna ikhwa, orang-orang yang beriman itu bersaudara. “Saudara-saudara belajarlah yang bersungguh-sungguh, dan ketika kembali ke tanah air, sampaikanlah ajaran Islam yang benar. Saya tidak menyatakan yang benar itu Syiah atau Sunni, tetapi keduanya.”tegas beliau.
>
> Prinsip MUI: Sunni dan Syiah Bersaudara
>
> Setelah Prof. Umar Shihab menyampaikan nasehatnya, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Beberapa pelajar kemudian mengajukan pertanyaan. Diantara pertanyaan yang diajukan, bisakah MUI wilayah di daerah mengeluarkan fatwa yang bertentangan dengan fatwa yang dikeluarkan oleh MUI Pusat?.
>
> Prof Umar Shihab memberikan jawaban, MUI wilayah jika berkaitan khusus dengan persoalan umat di daerahnya dibenarkan untuk mengeluarkan fatwa sendiri, namun jika berkaitan dengan kepentingan nasional, maka yang berhak mengeluarkan fatwa hanya MUI Pusat yang harus diikuti oleh MUI-MUI di daerah. Dan MUI di daerah tidak memiliki wewenang untuk menganulir fatwa yang telah dikeluarkan MUI Pusat.
>
> “Misalnya ada MUI Daerah yang mengeluarkan fatwa Syiah itu sesat -namun Alhamdulillah syukurnya belum ada MUI Daerah yang mengeluarkan fatwa seperti itu- maka fatwa tersebut tidak sah secara konstitusi, sebab MUI Pusat menyatakan Syiah itu sah sebagai mazhab Islam dan tidak sesat. Jika ada petinggi MUI yang mengatakan seperti itu, itu adalah pendapat pribadi dan bukan keputusan MUI sebagai sebuah organisasi.” Jelas beliau.
>
> Ketika ditanyakan langkah-langkah MUI Pusat yang akan dilakukan untuk mewujudkan persatuan umat dan menyelesaikan perselisihan Sunni-Syiah, Prof. Umar Shihab menjelaskan bahwa MUI akan menjadi penyelenggara seminar Internasional Persaudaraan umat Islam di bulan Desember akhir tahun ini. “MUI akan mengundang ulama-ulama dari berbagai Negara, dari Mesir, Iran bahkan dari Arab Saudi termasuk Syaikh Yusuf Qhardawi untuk hadir sebagai pembicara. Indonesia insya Allah akan menjadi perintis persatuan umat Islam khususnya antara Sunni dan Syiah, semoga Allah membantu usaha-usaha kita.” Jelas beliau.
>
> Setelah memasuki waktu maghrib, dilakukan shalat maghrib berjama’ah yang diimami oleh Sayyid Farid, dan Prof. Umar Shihab menjadi jama’ah di shaf pertama.
>
> Acara pertemuan tersebut diakhiri dengan makan malam bersama, dan do’a bersama dipenghujung acara dipimpin oleh KH. Prof. DR. Umar Shihab. Pertemuan Ketua MUI Pusat Prof. DR. Umar Shihab dengan pelajar Indonesia yang sedang berada di Qom Iran ini adalah pertemuan yang kedua kalinya, setelah sebelumnya dua tahun lalu diadakan pertemuan di tempat yang sama. (IRIB/ABNA)

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment