Iya drama seperti itu selalu menarik karena karakterisasi manusia seperti lakon. Tapi mesti tetep dilihat dalam aspek besar sosiologi sejarah, supaya nggak kering, bermakna dan nggak lepas konteks.
Zhou itu bukannya salah satu dinasti paling awal yg pernah menyatukan Cina dalam perang seribu tahun? Cek Tian yg mendirikan dynasti Zhou?
Saya mengira2 saja karena nggak lagi pegang literaturnya. Biasanya tokoh2 perempuan (di jaman "Aryan" ini) tampil menjelang keruntuhan dinasti/atau di kasus Zhou mungkin keruntuhan aspek feminin (yin apa yang?).
Aceh misalnya matriarkal, dan sultan2 perempuan2 tampil menjelang keruntuhan total matriarkal. Mereka2 semua negarawati/administrator hebat, tapi kendala pertukaran jaman merupakan faktor alamiah (bencana?) Yg tak terelakkan.
Atau bisa juga diliat sebagai usaha mengembalikan aspek2 pemerataan/humanisme/modal sosial masyarakat, di jaman Aryan ini, tapi nggak berhasil digilas patriarki/maskulinisme.
Salam
Mia
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: Ari <masarcon@gmail.com>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Fri, 2 Dec 2011 14:26:32
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: Re: Re: [wanita-muslimah] wali-raja-tokoh rakyat
kalau saya tertarik sama si bu cek tian ini soalnya dia rakyat biasa,
asalnya selir, yg bisa bertahan di antara intrik politik sampai bisa jadi
kaisar wanita. udah gitu di jaman dia, dinasti tang menjapai puncak
kejayannya pulak.
berarti dia administrator yang hebat. main politiknya juga hebat.
sayang dinasti zhou yg dia dirikan, seperninggal dia abis, balik ke dinasti
tang lagi.
salam,
Ari
status : mahasiswa
<http://papabonbon.wordpress.com/>
2011/12/2 <aldiy@yahoo.com>
> Terimakasih referensi nya Arcon. Aku emang nggak browsing cukup di teater
> yg serius, sebatas yg ngepop saja..hehehe..
>
> Tapi aku ndak suka kalo larinya akhirnya ke raja ratu lagi, ya sama saja
> akhirnya pusat2 kekuasaan feodal juga. Untung Baduy Dalam masih ada, sisa2
> museum sejarah hidup. Di Cina perdesaan di danau dekat Kunming itu yg jadi
> the living museum.
>
> Yg paling serius kulakukan adalah menggali sendiri legenda2 lokal kalau
> lagi pergi ke daerah. Aku belum sempet tulis legenda Puteri Betung dari
> Gayo Leuser, hiksss nenek yang mau kuwawancarai meninggal, jadinya
> wawancarain pewarisnya. Maapin ya nek.
>
> Terakhir ke Flores, terlalu singkat waktunya untuk wawancara beberapa
> nenek cantik dan kakek gagah di Desa Bena. Mesti balik lagi dan nginep ni.
>
> Yang jelas, pemandu kami panggil2 neneknya di kawah Kelimutu, supaya
> meniup kabut yg menutupi 3 kawah. Nah terus tersingkaplah kabut...waktu
> kami turun kabut pun balik lagi..hehehe...otag-atig-matug..emangnya HMNA
> doang yg bisa melakukan ini..:-)
>
> Salam
> Mia
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: Ari <masarcon@gmail.com>
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Fri, 2 Dec 2011 11:01:28
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: Re: Re: [wanita-muslimah] wali-raja-tokoh rakyat
>
> makanya mbak, yg dilihat jangan nyai dasimah atau ca bau an, tapi lihat
> tetraloginya pram, tokoh nyai ontosoroh van wonokromo, surabaya adalah
> figur wanita yg kuat dan berkuasa. figur beberapa nyai dan wanita indo yg
> ada di kalangan masyarakat betawi juga ada disinggung di tetralogi pram.
>
> secara karakter, figur nyai ontosoroh ini lebih berenergi daripada nyai
> dasima. kalau liat cerita china yang feminis, kudu liat karakter bu cek
> tian / wuze tian, kaisar wanita dinasti Tong yg sangat berkuasa di china,
> atau legenda mu lan.
>
> http://en.wikipedia.org/wiki/Wu_Zetian
>
>
> salam,
> Ari
> status : mahasiswa
>
> <http://papabonbon.wordpress.com/>
>
>
> 2011/12/2 <aldiy@yahoo.com>
>
> > Cocok dengan cerita ibu saya tentang beberapa Nyai di keluarga kami,
> > dimana ibu saya cerita dengan penuh hormat, padahal mereka Nyai atau
> gundik
> > Belanda/Cina. Cocok dengan legenda tragis Nyai Dasima. Cocok dengan
> > perempuan2 di keluarga besarku yg semuanya pada "galak2"...kecuali
> sesudah
> > jadi Muhammadiyah/PKS.
> >
> > Yang aku nggak suka dengan pilem Chau Bak An adalah nggak ada kiprah
> > feminisnya sama sekali, nggak ada aspek sosiologi sejarah ttg peran
> > perempuan di pesisir Jawa, terutama Batavia. Perempuan di situ cuma jadi
> > boneka saja, padahal nggak gitu realitasnya.
> >
> >
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






0 comments:
Post a Comment